Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Sosial, Saifullah Yusuf menyesalkan pernyataan Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara yang bilang penonaktifan BPJS PBI merupakan instruksi khusus Presiden.

Mensos bilang telah melayangkan surat untuk meluruskan pernyataan yang dianggap menyesatkan tersebut.

Mensos menyampaikan, penonaktifan ini mengacu pada pemutakhiran data penerima manfaat agar bantuan lebih tepat sasaran dan menghindari penyalahgunaan.

Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara minta maaf kepada Presiden Prabowo dan tidak bermaksud mengeluarkan pernyataan bahwa kebijakan penonaktifan BPJS PBI merupakan instruksi Presiden yang dijalankan melalui Kementerian Sosial.

Pemerintah Kota Denpasar menegaskan komitmen terhadap pemerintah pusat untuk bersinergi tentang penyelesaian penonaktifan BPJS PBI Kesehatan desil 6 sampai 10 akibat pemuktahiran data penerima bantuan sosial secara nasional oleh pemerintah pusat.

Baca Juga Wali Kota Denpasar Minta Maaf ke Presiden dan Mensos Atas Pernyataannya Soal Penonaktifan BPJS PBI di https://www.kompas.tv/nasional/650745/wali-kota-denpasar-minta-maaf-ke-presiden-dan-mensos-atas-pernyataannya-soal-penonaktifan-bpjs-pbi

#mensos #bpjs #walikotadenpasar #prabowo

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!


Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/650792/mensos-bantah-penonaktifan-bpjs-pbi-instruksi-prabowo-walkot-denpasar-minta-maaf
Transkrip
00:00Kita keserutan lain saudara, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyesalkan pernyataan wali kota Denpasar Igusti Ngurahjaya Negara
00:07yang bilang penonaktifan BPJSPBI merupakan instruksi khusus Presiden.
00:14Mensos bilang telah melayangkan surat untuk meluruskan pernyataan yang dianggap menyesatkan tersebut.
00:21Mensos menyampaikan penonaktifan ini mengacu pada pemutakhiran data penerima manfaat
00:27agar bantuan lebih tepat sasaran dan menghindari penyalahgunaan.
00:35Saya terus terang menyesalkan pernyataan salah satu wali kota ya
00:41yang menyatakan bahwa seakan-akan penonaktifan BBI itu merupakan instruksi Presiden.
00:51Hari ini saya kirim surat kepada wali kota Denpasar Igusti Ngurahjaya Negara
00:56untuk meluruskan pernyataannya karena itu bisa menyesatkan.
01:01Kenapa? Karena penonaktifan itu semata-mata didasarkan data yang ada.
01:09Wali kota Denpasar Igusti Ngurahjaya Negara minta maaf kepada Presiden Prabowo dan tidak bermaksud
01:16mengeluarkan pernyataan bahwa kebijakan penonaktifan BPJSPBI merupakan instruksi Presiden
01:23yang dijalankan melalui Kementerian Sosial.
01:26Pemerintah kota Denpasar menegaskan komitmen terhadap pemerintah pusat
01:30untuk bersinergi tentang penyelesaian penonaktifan BPJSPBI kesehatan Desil 6-10
01:37akibat pengutakhiran data penerima bantuan sosial secara nasional oleh pemerintah pusat.
01:45Saya selaku wali kota Denpasar memohon maaf kepada Bapak Presiden
01:50dan juga kepada Bapak Menteri Sosial
01:53atas pernyataan kami yang menyatakan bahwa Bapak Presiden
01:57menginstruksikan kepada Menteri Sosial
02:00untuk menonaktifkan penerima manfaat PBI Desil 6-10
02:06yang jumlahnya sebanyak 24.401 jiwa di kota Denpasar.
02:12Sejujurnya sedikit pun tidak ada niat kami seperti itu.
02:16Master kami adalah Bapak Presiden mengeluarkan instruksi nomor 4
02:21tahun 2025 tentang data sen
02:25yang mana bertujuan meningkatkan akurasi data
02:30terlatih tidak mahal
02:30terletih atau salcap
Komentar

Dianjurkan