Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPASTV - Roy Suryo menyoroti pembentukan satuan tugas (satgas) pada 2015 di era Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Ia menyebut ada satu satgas yang tidak ditandatangani Presiden saat itu, yakni Satgas Pemberantasan Ijazah Palsu.

"Dari Bonjowi dan itu nanti akan kita dorong. Beliau akan membuka misteri tahun 2015 yang waktu itu ada satgas yang semuanya dibentuk oleh pemerintahan Jokowi waktu itu. Kecuali satu satgas yang tidak ditanda tangani Jokowi yaitu Satgas Pemberantasan Ijazah Palsu," kata Roy Suryo, Jumat (13/2/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Roy saat memaparkan perkembangan perkara yang menyeret namanya.

Ia juga mengapresiasi tim kuasa hukum dan para ahli yang telah memberikan keterangan dalam pemeriksaan.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Produser: Yuilyana

Thumbnail: Galih

#roysuryo #ijazahjokowi #jokowidodo

Baca Juga Polisi Update Berkas Perkara Tersangka Roy Suryo Cs di Kasus Tudingan Ijazah Jokowi di https://www.kompas.tv/nasional/650754/polisi-update-berkas-perkara-tersangka-roy-suryo-cs-di-kasus-tudingan-ijazah-jokowi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/650766/roy-suryo-ungkit-satgas-2015-yang-disebut-tak-ditandatangani-jokowi
Transkrip
00:00Kalau ada yang mau menambahkan?
00:30Sebelumnya ada juga Dr. Leoni Yudian, dan juga oleh Dr. Bonabuato.
00:35Nah, artinya apa?
00:36Ini adalah hal yang penting.
00:38Koreksi semua dilakukan.
00:40Karena sebagaimana kita tahu, SP3 ini bentuknya adalah surat penghentian perkara.
00:44Ya, atau surat penghentian penghentian itu.
00:46Itu perintah.
00:47Jadi artinya suratnya yang dicabut.
00:49Kalau suratnya dicabut, harusnya gambarnya bukan hanya dua tuyul di sini.
00:53Tapi, 8 tuyulnya.
00:55Ya kan, gitu.
00:56Tapi kan tak hanya ada dua, ini yang lucu.
00:58Jadi, artinya gak boleh, berarti suratnya salah.
01:02Gitu ya, yang lain beropet.
01:03Oh, enggak, kita bergantung-gantung.
01:05Artinya, itu yang harus dilakukan.
01:08Dan, hari ini juga, kami ingin mengaturkan juga apresiasi.
01:12Dan terima kasih kepada salah satu api kita.
01:15Dr. Leoni Yudian, bersama kelompok gonjolinya.
01:18Yang juga-juga, sama dengan Pak Dr. Bunga Tua, hanya lebih lengkap.
01:24Jadi, barusan tadi, jam 11.45, tepat sebelumnya jatuhkan,
01:29Komisioner di KIP, Komisi Informasi Pusat,
01:32sudah mengabulkan permintaan untuk membuka KPU,
01:36dan bukan hanya KPU Jakarta,
01:38tetapi juga KPU DKI, dan juga KPU Surakarta,
01:42UGM, untuk membuka semua data yang dihitamkan,
01:46memang ada pengecualian.
01:48Pengecualiannya yang diri-biri secara pribadi,
01:50misalnya NUK, atau nomor KTP, NPWP, dan juga nilai.
01:54Itu memang dikecualikan.
01:56Gak apa-apa, itu memang dikecualikan,
01:57tapi itu semua dibuka.
01:58Dan itu yang menarik banget,
02:00artinya apa?
02:01Artinya, Alhamdulillah,
02:03energi kita, vitamin kita,
02:05Bunga Tua, itu makin terbuka,
02:07dan tadi ada statement bagus dari Pak,
02:09nah ini,
02:10orangnya ada, namanya ada di sini,
02:12saya sebut saja,
02:14dari Pak Lukas Luarso,
02:15ya, nah ini,
02:17menulis 200 yıl ketemu JT Frid ini,
02:19dari Bonjowi,
02:20dari Bonjowi,
02:21dan itu nanti akan kita dorong,
02:23oleh Bala RRT atau JT,
02:24dia akan membuka misteri tahun 2015,
02:29yang waktu itu ada satgas yang semuanya ditutup,
02:32oleh pemerintahan Jokowi waktu itu,
02:34kecuali satu satgas,
02:35yang tidak dikandatangan di Jokowi,
02:37yaitu satgas pemberantasan ijazah palsu.
02:40Wah!
02:41Jadi, tim Jokowi,
02:43eh, tim Bonjowi,
02:44itu akan membongkar itu semuanya,
02:46jadi satu kata yang ingin kami sampaikan,
02:49kepada orang yang masih ngeyak,
02:51orang yang masih kemudian tidak mau menunjukkan kejujurannya,
02:55apalagi Alhamdulillah,
02:56ini hari Jumat yang sangat berkah,
02:58menyongsong bulan suci Ramadan,
03:00ya, minggu depan,
03:02maka sebaiknya satu kata sangat,
03:03apa?
03:04Tobatlah!
03:05Oh, Tobat!
03:05Oh, Tobat!
03:07Oh, Tobat!
03:09Tobatlah!
03:10Tobatlah!
03:11Tumpung hari baik,
03:12dan nanti,
03:13siang nanti,
03:14ya, teman-teman yang bisa bersama Ibnah,
03:16dari ARM,
03:17akan menyenggarkan acara mudah.
03:19Mudah,
03:19ini adalah salah satu step,
03:20kita memasuki bulan suci Ramadan.
03:23Saya kira itu, mas.
03:28Melihat fakta secara utuh,
03:30menelusuri yang tak terlihat,
03:32satu langkah lebih dekat,
03:33satu langkah lebih mendalam.
03:35Saksikan di Poinvestigasi di Kompas TV,
03:37channel 11,
03:38di Televisial.
03:39Saksikan di Poinvestigasi di Kompas TV,
Komentar

Dianjurkan