- 13 jam yang lalu
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
JAKARTA, KOMPAS.TV - Memilih mobil bukan hanya soal anggaran dan merek, tetapi juga warna. Pakar otomotif Anjar Leksana menjelaskan bahwa warna kendaraan turut memengaruhi nilai jual kembali (resale value), terutama di pasar mobil bekas.
Anjar mengatakan mobil dengan warna netral seperti hitam, putih, silver, dan abu-abu cenderung lebih diminati di pasar mobil bekas sehingga lebih mudah dijual dan harganya lebih stabil.
Sementara warna kromatik atau mencolok seperti merah, kuning, hijau, atau warna unik lain biasanya memiliki pasar lebih sempit sehingga bisa membuat harga jual turun atau butuh waktu lebih lama untuk laku.
Baca Juga Begini Cara Wuling Bersaing di Pasar Mobil Listrik Indonesia | RENGGINANG di https://www.kompas.tv/lifestyle/650596/begini-cara-wuling-bersaing-di-pasar-mobil-listrik-indonesia-rengginang
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/lifestyle/650627/tips-pilih-warna-mobil-biar-tak-menyesal-saat-dijual-lagi-sapa-pagi
JAKARTA, KOMPAS.TV - Memilih mobil bukan hanya soal anggaran dan merek, tetapi juga warna. Pakar otomotif Anjar Leksana menjelaskan bahwa warna kendaraan turut memengaruhi nilai jual kembali (resale value), terutama di pasar mobil bekas.
Anjar mengatakan mobil dengan warna netral seperti hitam, putih, silver, dan abu-abu cenderung lebih diminati di pasar mobil bekas sehingga lebih mudah dijual dan harganya lebih stabil.
Sementara warna kromatik atau mencolok seperti merah, kuning, hijau, atau warna unik lain biasanya memiliki pasar lebih sempit sehingga bisa membuat harga jual turun atau butuh waktu lebih lama untuk laku.
Baca Juga Begini Cara Wuling Bersaing di Pasar Mobil Listrik Indonesia | RENGGINANG di https://www.kompas.tv/lifestyle/650596/begini-cara-wuling-bersaing-di-pasar-mobil-listrik-indonesia-rengginang
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/lifestyle/650627/tips-pilih-warna-mobil-biar-tak-menyesal-saat-dijual-lagi-sapa-pagi
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:03Intro
00:06Saudara pertimbangan membeli mobil ternyata bukan hanya sekedar soal budget, tapi juga warna.
00:13Perlu banyak pertimbangan hingga adanya kesepakatan, apalagi jika mobil dibeli untuk keluarga.
00:18Berikut liputan jurnalis Kompas TV Asri Gunawan dan juru kamera Gahniar Febrian di ajang IMS 2026.
00:25Di pameran otomotif sebesar IMS, orang datang untuk melihat kendaraan dengan teknologi terbaru.
00:32Pertimbangan mengenai tenaga mesin atau fitur canggih sudah biasa.
00:37Tapi yang justru berbeda adalah perdebatan mengenai pilihan warna kendaraan.
00:42Nah bagi pasangan terlebih suami istri, pemilihan warna mobil ini bukan sekadar tampilan saja,
00:47tapi soal citra diri dan juga soal perhitungan masa depan.
00:51Apakah ingin tampil beda dan berani atau aman dan mudah dijual di masa depan?
01:01Ketika fitur dan spesifikasi sudah disepakati, pilihan warna justru menjadi titik yang paling sulit menemukan kata sepakat,
01:09termasuk bagi pasangan suami istri.
01:12Sebagian istri warna adalah ekspresi diri, ingin tampil lebih segar, lebih personal dan tak terlalu pasaran.
01:19Sementara bagi sebagian suami, warna dipertimbangkan lebih rasional, netral, mudah dirawat, dan memiliki nilai jual kembali yang lebih stabil.
01:29Seperti Jessica dan Stefanus, Jessica ingin sesuatu yang tak biasa.
01:34Ia mencari warna yang lebih unik.
01:36Sementara Stefanus memiliki pertimbangan berbeda.
01:39Baginya, warna netral seperti putih atau hitam lebih aman dan lebih mudah dijual kembali.
01:46Pertimbangan soal pilihan warna. Nah ini, kalian berdua gimana nih? Udah menentukan pilihan warna atau masih ada perdebatan?
01:52Masih perdebatan sih.
01:53Masih milih-milih ya, paling netral, putih, hitam, atau apa mungkin grey juga boleh.
01:58Kalau Kak, Stefanus lebih milih yang netral.
02:01Kalau Kak Jessica?
02:03Netral, cuma mungkin kalau putih sama hitam agak bosan ya.
02:08Ini warna apa nih kalau di luar putih?
02:10Masih galau juga sih, pengennya warnanya yang antik, unik gitu.
02:14Mungkin kayak coklat, atau pengen beda aja.
02:17Kalau Kak, gimana pertimbangan? Ini apa nih? Kenapa milihnya? Hitam, putih, silap.
02:21Harga jual cenderung lebih stabil ya, dibanding warna yang unik.
02:31Project Manager IIMS 2026, Rudy, menyebut,
02:35Prevensi warna memang tak bisa digeneralisasi.
02:38Setiap brand memiliki strategi dan segmentasi pasar yang berbeda,
02:43termasuk dalam menentukan pilihan warna yang ditawarkan.
02:46Untuk segmentasi korporasi atau pendaraan harian,
02:50warna netral masih menjadi pilihan utama
02:53karena dianggap lebih aman dan mudah dirawat.
02:56Namun untuk segmentasi hobi, sport, dan off-road,
02:59warna-warna cerah dan kontras justru menjadi daya tarik tersendiri.
03:03Di IIMS 2026, sejumlah brand menampilkan warna-warna
03:07yang lebih berani dan ekspresif,
03:09terutama untuk menjangkau konsumen muda
03:11dan pecinta otomotif dengan karakter kuat.
03:15Ah, ini luar biasa pertanyaan menarik dan perdebatan yang seru kali ya,
03:19karena mobil akan selalu di garasi.
03:21Jadi harus nyaman kedua belak pihak nih, suami dan istri.
03:24Kalau kami mengamati tiap tahun,
03:26memang soal warna ini memang biasanya ada trend-trend tertentu.
03:30Contoh, ketika masuk tahun milenium,
03:33tahun 2000-an, ke atas itu memang biasanya ada trend-trend warna tertentu.
03:36Tapi lebih spesifik lagi di brand-brand,
03:41memang mereka sangat concern soal ini sepertahankan saya.
03:45Contohnya kita di hall sekarang,
03:47kalau bisa dilihat itu ada beberapa brand yang warnanya memang terlihat berbeda.
03:53Di IIMS 2026, warna netral tetap ramai peminat,
03:57namun warna-warna cerah dan unik mulai mencuri perhatian.
04:01Prevensi warna tetap bersifat dinamis.
04:04Sejumlah segmentasi kendaraan, terutama model sport dan kendaraan bernuasa gaya hidup,
04:09warna-warna yang lebih ekspresif, yang lebih dipilih.
04:12Sementara kendaraan harian atau korporasi,
04:15tentu dominan berwarna netral.
04:19Pada akhirnya, memilih warna mobil bukan sekadar selera,
04:24tapi juga strategi.
04:25Apakah ingin berani beda dan mencolok,
04:28atau pilih main aman demi investasi jangka panjang?
04:32Kalau Anda, gimana?
04:34Asri Gunawan, Gani Arpebrian, Kompas TV, Jakarta.
04:39Membeli mobil perlu banyak pertimbangan.
04:42Selain budget, soal warna ternyata juga perlu dipikirkan.
04:45Kenapa? Nah, kita bahas bersama dengan pakar otomotif Anjar Leksana.
04:49Selamat pagi, Mas Anjar.
04:50Selamat pagi, Mas.
04:52Mas, benar nggak sih kalau harga mobil itu dipengaruhi sama warnanya,
04:56terutama mobil bekas?
04:58Dan kalaupun memang berpengaruh, ini selisihnya berapa besar sih, Mas?
05:02Oke, jadi secara umum memang warna ada pengaruhnya,
05:05tapi tidak signifikan.
05:06Kalau kita bicara self-value atau nilai jual kembali,
05:09biasanya untuk mobil bekas itu yang paling concern adalah pertama brand,
05:13karena pasti pabrikan Jepang dan pabrikan Cina punya depresasi yang berbeda.
05:16Biasanya kalau Jepang lebih bagus,
05:18karena marketnya di sini sudah stabil, sudah terbentuk.
05:22Nah, sementara itu beberapa pilihan lain kayak warna itu memang ada pengaruhnya,
05:27tapi ya mungkin kecil ya, walaupun ada.
05:30Misalnya contoh kayak kemarin ada beberapa MBB second tahun 2022,
05:34CPT dengan kilometer di bawah 50 ribu,
05:37sama-sama 50 ribu ada tiga pilihan.
05:39Untuk warna netral seperti warna hitam dan silver itu dijual 235 jutaan ya.
05:45Sedangkan untuk warna-warna merah,
05:47MBB yang sama, merknya sama, produknya sama,
05:50warna yang merah, dijual malah 225.
05:53Jadi mungkin ada gap sebesar 5 sampai 10 juta.
05:56Jadi itu jadi gambaran bahwa ya pasti ada perbedaan harga
06:00kalau kita bisa jual kembali.
06:02Jadi kalau sebelum kita beli mobil,
06:04memang harus diperhatikan apakah itu mobil untuk long lasting,
06:07untuk jangka waktu yang lama,
06:08atau hanya memang untuk misal 5 tahun kita akan jual kembali.
06:12Nah, warna itu pasti akan jadi pilihan ya,
06:14sebelum membeli.
06:16Jadi konsep.
06:17Tapi kalau bicara soal warna, Mas,
06:18biasanya yang punya resale value lebih tinggi,
06:21itu warna seperti silver, hitam, atau putih,
06:24atau seperti apa sih, Mas?
06:26Oke, bicara resale value untuk warna.
06:29Sebenarnya warna kan kita kata-kata ada dua ya,
06:32kalau di dalam mobil.
06:33Warna yang netral,
06:34seperti hitam, putih, silver, abu-abu,
06:37itu disebut sebagai warna netral.
06:39Selain itu disebut warna kromatik.
06:41Warna kromatik itu merah, jindah, ungu, hijau, biru,
06:44dan seterusnya.
06:45Nah, kalau misal untuk masar mobil bekas,
06:48ya paling banyak pasti ya warna netral ya,
06:50warna hitam.
06:51Apalagi beberapa pabrikan,
06:52kayak misal T-brand yang sudah di Indonesia sudah lama,
06:56mereka punya market share 31%,
06:58jualannya 275.000 unit setahun,
07:02dan mereka merilis data bahwa 30% dari itu,
07:05berarti 75.000 unit itu adalah warna hitam.
07:08Jadi, pasti ketika di pasar mobil bekas pun,
07:11warna hitam lebih dominan,
07:13lebih membanjiri pasar dibandingkan warna-warna lainnya.
07:15Nah, misal untuk warna-warna yang fresh,
07:17yang berwani,
07:18yang kayak seperti tadi dibilang juga ekspresif,
07:20memang ada bertahan,
07:22tapi itu biasanya segmen city car.
07:24Nah, untuk segmen city car itu
07:25biasanya kan diuni oleh kawala-kawala muda,
07:28masyarakat urban,
07:29yang pengen menjadi apa ya,
07:32identitas atau bagian dari gaya hidup,
07:34bisa diajak nongkrong,
07:35bisa jadi mobilitas,
07:37sebagian dari ekspresi jiwa juga.
07:39Makanya misal kayak city car brio itu,
07:41misal warnanya green lime,
07:44warnanya merah,
07:45itu lebih tetap disukai,
07:47walaupun bekasnya juga
07:49warnanya-warnanya anti mainstream,
07:52tapi untuk segmen terentuh,
07:54ini harganya masih bertahan,
07:55seperti itu.
07:56Nah, kalau misalnya merah atau kuning yang biasa gitu ya,
08:00mungkin masih banyak yang mau,
08:02tapi kalau ternyata itu warnanya terlalu sangat-sangat unik gitu,
08:06mas, misalnya pinknya pink terang banget,
08:08atau ijo-ijo stabilo gitu,
08:10atau oranye-oranye seperti apa gitu ya,
08:13bener-bener kayak cone di pinggir jalan,
08:15itu gimana cara,
08:16ataupun gimana resale value-nya,
08:18apakah kemudian lebih susah untuk dijual kembali, mas?
08:21Ya, kalau bicara resale value itu,
08:23yang warna-warna yang aneh itu,
08:24biasanya untuk mobil keluarga,
08:26mobil keluarga baik SUV,
08:28baik MBV,
08:29maupun apapun itu,
08:30fan,
08:31biasanya lebih cenderung memilih warna-warna yang netral.
08:34Nah, kalau misalnya untuk warna-warna seperti itu,
08:36yang agak-agak cerah,
08:38biasanya pink,
08:39memang pabrikan China itu,
08:40sekarang memang inovasinya di permainan warna ya,
08:43untuk menggoda konsumen,
08:44di segmen-semen yang muda itu.
08:46Tapi kalau bicara mobil keluarga,
08:48pasti arahnya ke warna yang netral.
08:50Kalau bicara lifestyle, gaya hidup,
08:53itu biasanya warna-warna yang ekspresif,
08:56yang kromatik.
08:58Jadi pasti ada segmen tertentu,
09:01itu tidak bisa dijeneralisir, gitu.
09:03Warna tertentu memang misalnya harganya akan turun,
09:06tidak seperti itu.
09:07Jadi kembali lagi sama segmennya,
09:09sama pembelinya.
09:11Nah, tapi Mas Anjar,
09:12pernah nggak sih menemukan case-case,
09:14misalnya orang udah beli warna yang sangat unik,
09:16kemudian dia menyesal,
09:17karena kok ngejualnya lebih susah, ya?
09:19Karena yang minat sedikit, gitu.
09:21Pernah nggak sih Mas menemukan case seperti itu?
09:23Ya, pernah menurut teman saya juga yang suka otomotif,
09:26dia bilang beli MBV warna merah, gitu kan,
09:29menyenangkan anti-mainstream.
09:31Padahal, ya,
09:32kalau bicara mobil keluarga itu kan,
09:34pasti bicara lagi,
09:35nanti ya,
09:36sebuah culture orang Indonesia kan,
09:38sebelum beli mobil,
09:39akan terinyalakan jual-jualnya gimana ya.
09:41Nah, warna merah itu yang tadi,
09:44akhirnya ketika dia juga mau menjualnya,
09:47karena mungkin butuh uang,
09:48jadi drop banget,
09:49misalnya harga pasarannya adalah untuk model yang sama,
09:52gitu, tahun 2017,
09:53waktu itu Rp 190 jutaan.
09:55Karena dia terdesak,
09:57jadi drop ke Rp 175 ditawarkan.
10:00Nah, itu mungkin ada beberapa orang-orang yang,
10:02dalam tanda khusus,
10:03ya, menyesal, ya,
10:04membeli karena mungkin keputusan emosional saat.
10:07Memang ya, bagian dari marketing sih,
10:09warna itu kan,
10:09pasti yang disentuh adalah sisi emosional,
10:11ketika sebelum kita membeli kendaraan.
10:14Seperti itu.
10:14Pasti saya rasa menyesal sih,
10:15kalau ada warna yang berbeda.
10:17Khususnya, khususnya,
10:18untuk jenis-jenis mobil keluarga.
10:20Beda lagi untuk menjualan hobi ya.
10:23Tergantung pokoknya tujuannya apa,
10:24dan juga nih,
10:25dia mau pakai city car atau keluarga, gitu ya.
10:28Nah, kemudian kalau tadi kita bicara soal resell,
10:30nah, ketika kita membeli nih mas,
10:32ketika kita mau membeli sebuah mobil
10:35yang warnanya terlalu unik, gitu kan,
10:37itu biasanya memang sudah tersedia,
10:39atau biasanya kita harus inden, mas?
10:41Karena kan permintaannya biasanya dikit, tuh.
10:43Ya, kalau secara umum,
10:44pabrikan itu biasanya lebih memusatkan warna-wara populer dulu.
10:48Jadi kan kita sebelum beli mobil,
10:49pasti kita inden dulu kan,
10:51di dealer, dari dealer datanya masuk nanti ke pabrik.
10:53Nah, pabrik itu biasanya mengutamakan warna-wara netral,
10:56karena memang lebih populer, lebih banyak.
10:58Dan tidak setiap minggu itu warna-wara tertentu ada.
11:01Memang itu tergantung lagi sama dealernya,
11:03tergantung lagi sama strategi marketing
11:05masing-masing APM, atau pabrikan otomotif.
11:08Nah, kalau misal warna-wara tentu,
11:09memang kadang indenya lebih lama,
11:11atau memang sudah ada,
11:13memang stoknya tapi sedikit,
11:15tapi ready, ready stock memang ada.
11:16Jadi itu kembali lagi,
11:19ngelihat pasarnya sih,
11:20kalau misal di Indonesia sih,
11:21kebanyakan negara-negara tropis seperti ini,
11:23memang lebih banyak warna-wara netral.
11:26Terus, yang unik lagi,
11:27apakah warna khusus itu
11:30memang ada,
11:31kalau kita tidak bermaksudnya diskredit dan wilayah tertentu ya,
11:35misal kayak kita jalan ke Manado gitu,
11:37di daerah Sulawesi Utara.
11:38Di sana, jalan-jalan di sana justru lebih banyak warna merah,
11:41dominan.
11:42Itu banyak sekali mobil di sana.
11:44Mungkin,
11:45nah, ketika saya tanya kepada kepala
11:49bagian penjualan di daerah timur,
11:50yang khusus di membawahi beberapa-banyak mobil di sana,
11:53ternyata memang ada bagian dari culture.
11:55Di sana itu ternyata ada,
11:57namanya baju adat,
11:59saya lupa namanya,
12:00warnanya merah.
12:01Dan itu,
12:02di sana ternyata berpengaruh terhadap pembelian mobil.
12:06Warna merah itu melambangkan keberanian,
12:09melambangkan menyala,
12:10membara,
12:11semangat.
12:11Jadi,
12:12masyarakat di sana
12:14cenderung memilih mobil warna yang merah.
12:16Apapun itu jenisnya,
12:17mau jadi hatchback,
12:18e-seden,
12:19SUV,
12:19MPV,
12:20semuanya rata-rata
12:21banyak warna merah.
12:23Itu,
12:23memang kasus tertentu ya.
12:25Jadi,
12:26mungkin pasar mobil bekas,
12:27di sana pun,
12:28pasti akan berbeda
12:29dibandingkan misalnya di daerah Jabodetabek.
12:31Harganya mungkin yang lebih stabil,
12:33lebih banyak,
12:34karena peminatnya banyak,
12:35di mana di sana,
12:36mungkin warna merah jadi,
12:39jadi apa ya,
12:40yang jadi pilihan utama,
12:41bagi masyarakat.
12:43Oke,
12:43jadi culturalnya juga berpengaruh ya,
12:45terhadap pemilihan warna mobil.
12:46Kemudian,
12:46mas,
12:47kalau bicara soal tren warna,
12:48apakah memang kita punya pola gitu,
12:52dari tahun ke tahun ini,
12:53misalnya lebih tren warna apa,
12:54atau misalnya,
12:56ngikutinnya lebih ke merknya,
12:57jadi merknya punya warna signature,
12:59atau seperti apa sih,
13:00kalau kita lihat tren warna mobil,
13:01dari tahun ke tahun,
13:02mas?
13:03Ya,
13:03baik.
13:04Kalau warna mobil,
13:05dari tren tahun ke tahun,
13:06pasti berubah ya,
13:07kalau kita kayak flashback,
13:08kilas balik ke tahun 90-an.
13:10Dulu MPV itu kayak,
13:11sebuahnya merknya kan,
13:12kijang gitu kan.
13:13Warna biru,
13:14warna hijau,
13:15warna merah marung,
13:16itu kan jadi lazim,
13:17kan.
13:17Tapi setelah,
13:19berapa tahun,
13:2010 tahun kemudian,
13:21warna itu sudah mulai ditinggalkan,
13:22kan,
13:22untuk mobil-mobil keluar,
13:24ya,
13:24lebih warna netral.
13:25Terus kemudian,
13:26ada juga tren,
13:27perubahan tren.
13:28Kalau zaman dulu,
13:29warna putih itu,
13:29identik dengan taksi,
13:31identik dengan,
13:32gampang kotor,
13:33gampang apa ya,
13:35pudar warnanya.
13:35Karena memang zaman dahulu,
13:37teknologinya berbeda dengan sekarang.
13:39Warna putih sekarang,
13:40menjadi warna yang banyak,
13:41digemari oleh masyarakat,
13:42karena memang,
13:43teknologi misal kayak,
13:44anti UV,
13:46anti ultraviolet,
13:47sudah,
13:47sudah bisa diterapkan,
13:49di dalam mobil.
13:49Jadi,
13:50ketika warna putih,
13:51diterapkan,
13:52dicat,
13:53lebih,
13:53warnanya lebih,
13:55bertahan,
13:56dibandingkan mungkin,
13:57mobil-mobil yang keluaran,
13:58tahun 90-an,
13:58atau tahun 2000-an.
13:59Nah,
14:00untuk giro color,
14:01atau warna,
14:02warna tertentu,
14:02yang dimiliki pabrik,
14:03kan,
14:04pasti ada ya.
14:04Ambil contoh,
14:05kayak Mazda punya,
14:07solret,
14:07yang warnanya merah,
14:08menyala,
14:09bagus,
14:09gitu kan,
14:10di daerah kita,
14:11tropis itu,
14:12mataharinya kan,
14:13langsung direct.
14:14Jadi,
14:14ketika kena sinar matahari,
14:16itu warnanya,
14:16menyala indah,
14:17gitu.
14:18Cuman,
14:19warna-warna seperti itu,
14:20punya,
14:20sebenarnya,
14:21ada problemnya adalah,
14:23ketika kita perbaikan,
14:24pasti,
14:24untuk bengel-bengel biasa,
14:26itu agak susah ya.
14:27Karena,
14:27ada beberapa layer,
14:28beberapa lapis,
14:29ketika,
14:30mobil itu diproduksi,
14:31menggunakan cat-cat khusus,
14:32tertentu,
14:33dengan kode-kodenya,
14:34kode-kode cat yang rumit,
14:35yang tidak dijumpai di pasaran,
14:37itu mungkin salah satu tantangannya.
14:38Jadi,
14:38kalau misalnya punya warna-warna tertentu,
14:40harus ke bengel resmi.
14:42Terus,
14:42ada beberapa juga,
14:43hero color yang dari,
14:44misal,
14:45contoh yang ada di Indonesia saja lah,
14:47kayak Mitsubishi punya,
14:48quartz,
14:49white pearl,
14:49yang warna putih.
14:51Kalau misal,
14:52sama-sama modelnya baru,
14:542026,
14:55nicknya sama,
14:56biasanya ada extra cost tuh,
14:57kalau misalnya kita beli warna putih itu,
14:59bisa 3-5 juta,
15:01dibandingkan warna-warna,
15:02reguler,
15:03atau warna hitam,
15:04atau warna yang,
15:05seperti itu.
15:07Oke,
15:07selain resale value,
15:08juga untuk perawatannya,
15:09dipikirkan lagi ke depannya,
15:11kira-kira bakal sulit.
15:12Oke,
15:13kita juga berharap juga,
15:15masyarakat bisa lebih bijak,
15:16tujuannya apa dulu,
15:17gitu ya mas ya,
15:17kalau buat jangka panjang,
15:19oke lah,
15:19warna-warna unik boleh,
15:20tapi kalau untuk misalnya 5 tahun,
15:22atau 3 tahun ke depan dijual,
15:23ya lebih baik warna-warna retral,
15:24gitu ya mas ya.
15:25Retral.
15:26Iya,
15:26baik.
15:26Terima kasih,
15:27Mas Anjar Leksana,
15:28sudah bergabung bersama kami,
15:29di Sapa Indonesia pagi,
15:31selamat pagi mas.
15:34Saudara,
15:35jangan beranjak,
15:36kami akan kembali,
15:37dengan informasi lainnya.
15:39Sesaat lagi,
15:39ya isteri.
Komentar