Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengancam akan mengirimkan kapal induk kedua ke kawasan Timur Tengah. Pengiriman kapal induk ini disebut sebagai peringatan terhadap Iran apabila gagal mencapai kesepakatan terkait program nuklirnya.

Trump menyebut kapal induk USS Gerald R. Ford akan segera meninggalkan wilayah Karibia menuju Timur Tengah.

Trump memutuskan mengirim armada perang kedua ke Iran sebagai upaya menekan Teheran agar segera menyepakati negosiasi nuklir.

Pemerintah Iran menyatakan tidak takut terhadap pengerahan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Kementerian Luar Negeri Iran juga menolak kemungkinan Teheran menghentikan pengayaan uranium dalam negosiasinya dengan Washington. Iran menegaskan tidak akan terintimidasi oleh ancaman perang dari Amerika Serikat.

Baca Juga Trump Ancam Kirim Kapal Induk Kedua ke Timur Tengah, Tekan Iran Sepakati Negosiasi Nuklir di https://www.kompas.tv/internasional/650729/trump-ancam-kirim-kapal-induk-kedua-ke-timur-tengah-tekan-iran-sepakati-negosiasi-nuklir

#donaldtrump #iran #nukliriran #amerikaserikat #asvsiran

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/650731/iran-tegaskan-tak-takut-soal-ancaman-trump-tambah-kapal-induk-militer-as-ke-timur-tengah
Transkrip
00:00Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam mengirimkan kapal induk kedua ke Timur Tengah.
00:05Dikirimnya kapal induk ini sebagai peringatan terhadap Iran jika gagal mencapai kesepakatan tentang program nuklirnya.
00:14Trump menyebut USS Gerald Air Force segera meninggalkan wilayah Karibia menuju Timur Tengah.
00:21Trump memutuskan mengirimkan armada perang kedua ke Iran sebagai upaya menekan Teheran
00:26untuk cepat-cepat menyepakati negosiasi nuklir.
00:29AIS dan Iran akhirnya memulai kembali negosiasi program nuklir Iran pada pekan lalu di Oman.
00:34Namun negosiasi masih awet dan akan memasuki putaran kedua dalam waktu dekat.
00:39USS Gerald Ford akan bergabung dengan kelompok tempur USS Abraham Lincoln yang sudah mengepung Iran sejak Januari lalu.
00:50Pemerintah Iran menyatakan tidak takut dengan penggerahan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
00:55Kementerian luar negeri Iran menolak kemungkinan Teheran untuk menghentikan pengayaan uranium dalam negosiasinya dengan Washington
01:02dan menegaskan bahwa negaranya tidak akan terintimidasi oleh ancaman perang Amerika Serikat.
Komentar

Dianjurkan