00:00Pemimpin Hamas Osama Hamdan dalam keterangannya di Al Jazeera menyebut
00:04Hamas menolak segala bentuk perwalian atau pengawasan dari pihak manapun atas Gaza.
00:10Senada dengan itu, pemimpin senior Hamas Khalid Mesyal bilang
00:13masa depan Palestina harus diputuskan rakyat Palestina sendiri
00:17tanpa campur tangan bangsa lain.
00:19Ia menegaskan untuk menangani masalah Palestina secara objektif
00:23bukan melalui sudut pandang Israel.
00:57Sebelumnya sejumlah pihak di Indonesia
00:59menyatakan kesiapan pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza.
01:03Komisi 1 DPR menyebut soal anggaran pengiriman pasukan
01:07dipastikan tak akan mengganggu keuangan pemerintah.
01:10Dalam rapat beberapa kali di Komisi 1 dipastikan itu tidak akan mengganggu
01:15kebutuhan dalam negeri sehingga pengiriman di sana itu sudah diperhitungkan
01:22dan sudah dipastikan bahwa kebutuhan dalam negeri akan tetap tercukupi.
01:29Kementerian luar negeri merespon kehadiran Israel di dalam Board of Peace.
01:34Juru bicara Kementerian luar negeri melihat kehadiran pihak yang berkonflik
01:38dalam Board of Peace bentukan Trump merupakan bagian menuju perdamaian.
01:43Indonesia tetap tegas mengecam pelanggaran hukum internasional
01:46termasuk hukum humaniter internasional yang terjadi di Gaza,
01:50akses bantuan kemanusiaan, serta mendukung realisasi solusi dua negara.
01:56Keanggotaan negara manapun dalam Board of Peace tidak mengubah posisi prinsip tersebut.
02:02Di Board of Peace maupun di semua forum yang ada,
02:05Indonesia sejak awal menuntut penghentian kekerasan terhadap warga sipil
02:08mengecam pelanggaran hukum internasional termasuk hukum humaniter internasional
02:14yang terjadi di Gaza, akses bantuan kemanusiaan, serta realisasi solusi dua negara.
02:20Dalam konteks tersebut, Indonesia melihat pentingnya keterlibatan para pihak
02:24yang berkonflik sebagai bagian dari proses menuju perdamaian.
02:29Indonesia oleh karanya akan memanfaatkan keanggotaan di Board of Peace
02:33untuk juga aktif mendorong keterlibatan otoritas Palestina
02:37dan memastikan seluruh proses tetap berorientasi pada kepentingan Palestina.
02:43Pakar Hubungan Internasional Universitas Katolik Parahiangan Julius Purwadi Hermawan
02:48meminta Indonesia harus waspada atas kepentingan-kepentingan
02:52yang tidak sejalan dengan perjuangan bangsa Palestina.
02:55Apalagi, Hamas sendiri sudah menganggap kehadiran International Stabilization Force
03:00atau ISF sebagai pendukung asing.
03:02Tetapi pertanyaannya apakah betul gagasan Trump yang terkait dengan ISF
03:09itu benar-benar disambut baik.
03:11Saya justru khawatir ya, Hamas sudah menyampaikan bahwa
03:14menolak foreign occupation.
03:17Artinya bahwa ISF itu seperti foreign occupation.
03:21Dan ini bukanlah ya, bahwa ini bukan martabat yang diperjuangkan.
03:26Tapi kepentingan lain, dan saya mengingatkan hati-hati dan kepentingan yang lain itu.
03:32Indonesia memiliki komitmen dalam konstitusi untuk ikut menjaga perdamaian dunia
03:37dan memperjuangkan hak kemerdekaan bangsa-bangsa.
Komentar