Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
ACEH TENGAH, KOMPAS.TV - Lubang raksasa di Desa Pondok Balek Ketol, Aceh Tengah, kian meluas. Lubang tersebut bertambah sekitar satu meter setiap hari dan kini telah mencapai total tiga hektare.

Gambar udara menunjukkan longsoran di lubang raksasa Desa Pondok Balek Ketol, Aceh Tengah, yang terus bergerak aktif.

Permukiman dan lahan pertanian warga terancam tergerus imbas pergerakan tanah di lubang raksasa Aceh Tengah yang terus terjadi.

Untuk membahas kondisi terkini dan langkah penanganannya,simak dialog KompasTV bersama Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga.

Baca Juga Pantauan Udara Sinkhole di Aceh Tengah Bergerak Aktif, Meluas Hingga 3 Hektare | KOMPAS MALAM di https://www.kompas.tv/regional/650735/pantauan-udara-sinkhole-di-aceh-tengah-bergerak-aktif-meluas-hingga-3-hektare-kompas-malam

#sinkhole #acehtengah #lubangraksasa #longsor

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/650736/full-ungkap-pergerakan-sinkhole-bupati-aceh-tengah-permukiman-dan-pertanian-warga-terancam
Transkrip
00:00Pergerakan tanah di lubang raksasa Aceh Tengah terus terjadi.
00:04Permukiman dan lahan pertanian warga terancam, tergerus.
00:07Untuk membahasnya, kami saat ini sudah bersama dengan Bupati Aceh Tengah, Hally Yoga.
00:12Assalamualaikum, selamat malam Pak Bupati.
00:16Waalaikumsalam, selamat malam Mas Muhammad Ibrahim.
00:19Baik, selamat juga Pak.
00:20Pak, terakhir kami wawancara dengan Camat Ketol itu 500 meter jaraknya ke permukiman.
00:27Untuk hari ini, di Sabtu malam ini, berapa jarak lubang raksasa ke permukiman Pak?
00:35Terima kasih perlu kami sampaikan bahwa tadi juga Bapak Kepala BNP juga hadir.
00:44Juga kita perintahkan, juga kita tugaskan dari Dinas PU untuk mengecek lokasi lubang raksasa tadi di Kecamatan Ketol.
00:54Ini hari ini, jarak jauhnya antara lubang tempat longsor itu dengan jalan alternatif.
01:03Ini sebelumnya kan hampir 80 meter nih, 80 meter.
01:07Dan sekarang, sudah dekat tinggal ada yang 30 meter, ada yang 25 meter.
01:12Jadi setiap hari, ini penurunannya luar biasa ini.
01:16Penurunannya pada tanahnya, longsornya luar biasa.
01:19Ini sangat cepat sekali.
01:20Nah, untuk jalan alternatif ini, sebelumnya adalah 80 meter.
01:25Tapi sekarang, yang arah ini sudah tinggal 25 meter lagi nih, arah ke utara.
01:32Ini dekat, sudah dekat.
01:34Nah, ini yang kita khawatiran kemarin.
01:36Dan ini sudah kita sampaikan kepada Bapak Menteri BU.
01:40Dan beliau pun hadir.
01:41Ini langkah cepat.
01:42Karena tanah masyarakat, pertanian, dan ada dua rumah di sekitar lubang raksasa itu.
01:49Hari ini kan sudah dekat nih, sekitar 2 meter, 3 meter lagi itu akan jalan amroh.
01:55Tapi ke pemukiman, ini memang masih sekitar 450 meter lah.
02:01Tapi terus bergerak.
02:02Yang kita khawatirkan bukan ke pemukimannya sebenarnya ini.
02:05Yang kita khawatirkan adalah, lubang raksasa ini tadi mengarah ke sungai, sungai pesangan.
02:12Yang hari ini berjarak hingga 450.
02:15Nah, sungai ini berada di atas.
02:18Sementara posisi lubang ini kan di bawah ini.
02:21Kalau ini nanti sampai ke lubang, apa, ke sungai.
02:24Dan ini kan membuat bahaya.
02:26Dan akan terputus, bukan hanya terputus jalan antar kabupaten Aceh Tengah dan Lemanum Ria.
02:32Tapi berdampak kepada perekonomian.
02:35Itu bisa menyebabkan banjir bandang juga, Pak Bupati?
02:39Sudah pasti.
02:40Sudah pasti.
02:41Karena kan tanahnya ini kan bercampur pasir ini.
02:45Bercampur pasir.
02:47Maka ini yang kita khawatirkan.
02:48Karena jatuhnya setiap hari.
02:50Setiap hari jatuh, jatuh, jatuh.
02:53Nah, ini kalau tidak segera ditindaklanjuti.
02:57Beberapa waktu yang lalu dengan Pak Menteri hadir, ini kan jauh sekali.
03:00Nah, sekarang tinggal 25 meter lagi alternatif.
03:02Lewat alternatif itu sudah tinggal 25 meter lagi.
03:05Nah, ini kan sudah sangat dekat.
03:07Nah, ini mungkin harus segera diatasi.
03:10Kajian dengan Universitas Syahkuala, Provinsi Aja sudah.
03:16Tapi ini kan tidak perlu lama kajiannya.
03:18Harus perlu adalah eksekusi penanggulan secara darurat agar jangan nanti ini berpindah.
03:25Meskipun ada apa?
03:27Itu solusi yang bisa dilakukan segera apa, Pak, untuk menghentikan semakin meluas lubang ini, Pak?
03:36Pertama kan ini sudah ada kajian dari Kementerian PU dan timnya sudah berada di lokasi.
03:41Dan ini ada teknis, ada tiga modul segmen yang dilakukan oleh Kementerian PU.
03:48Dan teknis ini saya juga belum memahami seperti apa.
03:50Yang jelas pertama langkah adalah yang di pinggir sungai.
03:55Ini harus segera dibuat bronjong dan lain sebagainya teknis.
04:00Kemudian yang harus segera lagi adalah ini kan jalan alternatif sudah dekat.
04:03Sudah dekat.
04:05Kalau ini semakin melepar, ini kan puluhan netar, ratusan netar tanah masyarakat akan nanti amblas.
04:11Kalau mitigasi terutama untuk permukiman warga, seperti apa, Pak Bupati?
04:16Kalau untuk permukiman masyarakat, ini sudah kita sampaikan.
04:20Karena di sana juga ada pacaman, kepala desa, dan petugas-petugas kita.
04:25Ini sudah, mereka sudah sangat memahami.
04:28Tapi kan kalau memahami sudah.
04:30Tapi kalau tidak ada langkah konkret, nah tentu ini kan cukup mengkhawatirkan.
04:36Karena pergerakan perbandingannya, 13 tahun dulu pasca bencana gempa,
04:41dengan 2 bulan banjir bandang yang tanggal 26 November ini lebih luas ini.
04:48Yang 2 bulan ini daripada 13 tahun yang lalu.
04:51Begitulah pergerakan daripada jatuhnya tanah-tanah yang sekitar...
04:57Ada rencana warga dipindah, Pak?
04:58Ketempat yang lebih aman, yang semakin jauh dari lubang?
05:02Itu belum mengarah ke situ.
05:04Tapi himpohannya sudah belum mengarah.
05:06Karena ada sekitar hampir 450 meter lagi.
05:09Yang kita khawatirkan ini ke ini, Pak.
05:11Ke apa?
05:12Ke sungai tadi.
05:14Iya.
05:15Ke sungai.
05:16Ini arahnya ke sungai lebih cepat daripada ke pemukiman.
05:19Ke pemukiman itu arah barat.
05:21Kalau ke sungai ini arah selatan, itu lebih cepat sampai ke sungainya.
05:24Pak, kemarin jalan utama kan sudah terputus ya, Pak.
05:28Sekarang jalur alternatif saja sudah hampir kena.
05:32Mobilisasi warga di sana bagaimana, Pak?
05:35Itu kan jalannya masih bisa dipakai.
05:37Ini kan jalan alternatif, jalan utama sudah putus.
05:41Jalan utama sudah putus, tambah jalan alternatif ini sudah dekat juga.
05:45Tapi ini kalau jalan alternatifnya juga nanti sudah belum bisa dilaksanakan penanggulangannya,
05:52ini kan berdampak.
05:54Itu berdampak berat itu bagi perekonomian di dua kebupaten.
05:59Dua kebupaten AC Tengah dan...
06:00Ini semoga segera bisa diselesaikan.
06:04Ada solusi yang permanen ya, Pak.
06:06Karena berburu, berpacu dengan waktu di sana.
06:09Tapi terima kasih Pak Bupati, Bupati AC Tengah, Haily Yoga,
06:13telah menyampaikan bagaimana kondisi lubang raksasa di AC Tengah yang hingga kini terus meluas.
06:18Terima kasih Pak Bupati.
Komentar

Dianjurkan