00:00Lubang raksasa di desa Pondok Balik, Ketol Aceh Tengah kian meluas.
00:05Lubang raksasa bertambah 1 meter setiap hari dan kini telah mencapai total 3 hektare.
00:14Gambar udara menunjukkan longsoran di lubang raksasa desa Pondok Balik, Ketol Aceh Tengah terus bergerak aktif.
00:22Lubang raksasa kini mencapai 3 hektare dan mengancam permukiman dan lahan pertanian.
00:27Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyatakan pemerintah sudah melakukan langkah antisipasi
00:34dengan memindahkan tawar listrik dan membangun jalan alternatif untuk warga.
00:39Itu untuk daruratnya, PLN sudah dipindah di tempat yang aman, sempat 3 hari padam.
00:49Kemudian jalan juga sudah dipindahkan.
00:52Untuk penanganan jangka panjang, nanti silakan rekan-rekan media bertanya ke Kementerian PNI.
00:58Sementara Kementerian Pekerjaan Umum menutup sementara aliran air dari limbah masyarakat guna mengurangi luasan longsoran.
01:07Kita masih survei, survei geolestrik dan geotenik, itu adalah survei yang untuk menentukan jenis apa penanganan permanen di sini.
01:18Sehingga hasil yang kita tentukan nanti betul-betul tepat dengan kondisi tanah sekitar ini.
01:25Selanjutnya kami langkah pertama sekali, sebenarnya kami sudah melakukan pembunuhan air, air limbah masyarakat.
01:32Karena air itulah satu-satunya penyebab yang setiap hari tanah semakin bergerak.
01:39Kajian di lapangan menemukan longsoran bertambah 1 meter setiap hari.
01:44Jarak lubang raksasa ke permukiman saat ini sekitar 500 meter atau semakin dekat.
01:51Jarak yang sekarang itu hampir 500 meter tuh Bang.
01:57Semakin dekat Pak Cahmata ya?
01:59Benar, lubang makin perlahan makin membesar.
02:03Nah, puncak-puncaknya kemarin pada waktu bencana hidrometeorologi tanggal 26-27 November,
02:09itu kecepatan perubahan besar lubang itu semakin cepat.
02:15Seperti yang disebutkan tadi, hampir 1 meter bisa setiap hari.
02:20Tim penanganan masih mengkaji penyebab pasti pergerakan tanah
02:24dan diharapkan selesai akhir Februari 2026 agar mendapat solusi permanen.
02:29Tim Liputan, Kompas TV
Komentar