Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 4 jam yang lalu
DENPASAR, KOMPAS.TV Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara tanggapi pernyataan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf. Jaya Negara minta maaf kepada presiden dan tidak bermaksud mengeluarkan pernyataan dirinya yang viral atas ucapannya terkait penonaktifan BPJS PBI yang di intruksikan presiden.

Wali Kota Denpasar bilang sejujurnya tidak ada niat untuk menginformasikan seperti itu.

Pemerintah Kota Denpasar menegaskan komitmen terhadap pemerintah pusat untuk bersinergi tentang penyelesaian penonaktifan BPJS PBI kesehatan desil 6-10 akibat pemuktahiran data penerima bantuan sosial secara nasional oleh pemerintah pusat.

Video Editor: Lintang Amiluhur

__________________________________________

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/650722/wali-kota-denpasar-minta-maaf-ke-prabowo-soal-pernyataan-nonaktif-bpjs-pbi-instruksi-presiden
Transkrip
00:00Untuk pada kesempatan yang baik ini, saya selaku wali Kota Denpasar
00:03memohon maaf kepada Bapak Presiden dan juga kepada Bapak Menteri Sosial
00:09atas pernyataan kami yang menyatakan bahwa Bapak Presiden
00:14menginstruksikan kepada Menteri Sosial untuk menonaktifkan
00:18penerima manfaat PBI desil 6-10 yang jumlahnya sebanyak 24.401 jiwa di Kota Denpasar.
00:27Sejujurnya sedikitpun tidak ada niat kami seperti itu.
00:33Maksud kami adalah Bapak Presiden mengeluarkan instruksi nomor 4 tahun 2025
00:39tentang dati SEND yang mana bertujuan meningkatkan akurasi data
00:46agar lebih tepat sasaran efektif dan efisien.
00:51Nah berdasarkan data ini adalah keputusan Menteri Sosial nomor 4 POINC
00:57yang disebutkan penerima bantuan yuran jaminan kesehatan
01:02menggunakan desil 1-5.
01:06Nah untuk itulah saya mendapat laporan dari Ibu Kadis kami
01:11bahwa di Denpasar ada penonaktifan terhadap penerima manfaat BBI
01:18desil 6-10 sejumlah 24.401 jiwa ini.
01:24Nah untuk itulah saya melakukan rapat dan sekaligus mengundang daripada BPJS Kota Denpasar
01:31kami mengambil kebijakan untuk data yang dinonaktifkan sejumlah 24.401 jiwa itu
01:39kami memanfaatkan dana APBD untuk pembiayaannya.
01:45Nah jadi penerima manfaat desil 6-10 di Kota Denpasar
01:50tetap mendapat pelayanan BPJS Kesehatan.
01:54Itulah sebenarnya maksud tujuan kami.
01:56Terima kasih.
02:23Melihat fakta secara utuh menelusuri yang tak terlihat
02:26satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih mendalam.
02:29Saksikan di Poinvestigasi di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
Komentar

Dianjurkan