00:00Cuaca ekstrim, produksi beras di Riau meningkat 6,56%.
00:04Badan Pusat Statistik, BPS, Provinsi Riau mengatakan, produksi beras di tahun 2025 mengalami peningkatan sebesar 6,56% dibandingkan tahun 2024.
00:16Hal ini berdasarkan hasil survei kerangka sampel area, KSA, yang mencatat bahwa luas panen tahun 2025 mencapai 60,12 hektare, sedangkan di tahun 2024 adalah 56,4 2 ribu hektare.
00:28Pada 2025, luas panen padi di Riau diperkirakan naik sekitar 3,70 ribu hektare atau 6,56% dibanding tahun sebelumnya.
00:37Hal ini menjadi sinyal positif bagi ketahanan pangan daerah, ujar Kepala BPS Provinsi Riau, Asep Riyadi, Selasa, 4 November 2025.
00:47Ia menjelaskan, padi dalam bentuk gabah kering panen, GKP, pada 2025 diproyeksikan sebanyak 250,84 ribu ton,
00:55naik tipis 0,26% dibandingkan 2024 yang sebanyak 250,19 ribu ton.
01:02Sedangkan produksi padi dalam bentuk gabah kering giling, GKG, diperkirakan sebesar 222,63 ribu ton,
01:09meningkat 0,57 ribu ton dibandingkan tahun sebelumnya.
01:12Jika dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi penduduk,
01:15maka produksi beras tahun 2025 diperkirakan mencapai 127,77 ribu ton,
01:20naik 0,26% dari tahun 2024 yang sebanyak 127,44 ribu ton.
01:27Meski Riau menghadapi dinamika cuaca selama tahun 2025,
01:31namun Asep menjelaskan bahwa peningkatan luas panen terbanyak terjadi di periode Januari hingga September 2025
01:36dengan pertanian mencapai 51,45 ribu hektare,
01:39naik 7,94% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
01:43Adapun punca panen padi terjadi pada bulan Maret 2025 dengan luas panen mencapai 10,98 ribu hektare,
01:49lebih tinggi dibanding Maret 2024.
01:52Meski peningkatannya tidak besar,
01:54ini menunjukkan produktivitas lahan pertanian masih terjaga, jelasnya.
01:59Ia menjelaskan, ada tiga kabupaten yang menjadi produsen terbesar di Riau pada 2025.
02:05Di antaranya Kabupaten Rokan Hilir, Indragiri Hilir, dan Siak.
02:10Sementara produksi terendah tercatat di Indragiri Hulu, Kota Dumai, dan Kota Pekanbaru,
02:15Asep menyebutkan bahwa beberapa daerah seperti Rokan Hilir, Siak, dan Kepulauan Meranti
02:20mencatat peningkatan signifikan dalam produksi padi,
02:23sedangkan sejumlah sentra lama seperti Indragiri Hilir, Pelalawan, dan Kuantan Siningi justru mengalami penurunan.
02:30Tingkat produksi ini dipengaruhi kondisi cuaca dan sarana-prasarana dalam pertanian.
02:35Dengan dukungan irigasi dan pengelolaan lahan yang lebih baik mampu mempertahankan produktivitas,
02:39sementara beberapa daerah lain masih terdampak oleh kondisi cuaca dan ketersediaan sarana produksi.
02:44Jelasnya, menurutnya, dengan kenaikan luas dan produksi panen padi,
02:49menjadi ukuran bahwa pertanian di Riau semakin tangguh.
02:52Pemerintah daerah diharapkan terus mendorong peningkatan produktivitas,
02:56terutama melalui perbaikan sarana irigasi dan penggunaan benih unggul, pungkasnya.
03:00Terima kasih telah menonton!
Komentar