Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
LAMPUNG, KOMPAS.TV - Peristiwa pembunuhan terjadi di lingkungan Sekolah Menengah Pertama 12 Krui Pesisir Barat Lampung, pada senin 29 september lalu. Pelaku merupakan seorang siswa berinsial SR yang tega menghabisi nyawa temanya sendiri lantaran merasa dendam dan sakit hati kerap mendapat bullying atau perundungan dari korban.

Baca Juga Polisi Ungkap Produksi Senpi Berkedok Bengkel di https://www.kompas.tv/regional/620371/polisi-ungkap-produksi-senpi-berkedok-bengkel

Kejadian bermula saat jam istirahat sekolah, korban dengan emosi mendatangi pelaku di ruang kelas dan menantangnya berkelahi, karena tak terima dengan perlakuan perundungan yang kerap dialami-nya, pelaku mengambil gunting dan langsung menusuk korban dibeberapa bagian tubuh.

Polisi sudah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tkp dengan mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan saksi termasuk para siswa yang melihat peristiwa terjadi.

#bullying #pembunuhan #pesisirbarat

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/620560/sering-dibully-siswa-smp-bunuh-teman-sekolah
Transkrip
00:00Peristiwa pembunuhan terjadi di lingkungan sekolah menengah pertama 12 krui pesisir Barat Lampung pada Senin 29 September lalu.
00:13Pelaku merupakan seorang siswa berinisial SR yang tega menghabisi nyawa temannya sendiri.
00:19Lantaran merasa dendam dan sakit hati, kerap mendapat bullying atau perundungan dari korban.
00:24Kejadian bermula saat jam istirahat sekolah, korban dengan emosi mendatangi pelaku di ruangan kelas dan menantangnya berkelahi.
00:33Karena tak terima dengan perlakuan perundungan yang kerap dialaminya, pelaku mengambil gunting dan langsung menusuk korban di beberapa bagian tubuh.
00:41Di Dinas Pendidikan mendapat laporan dari Kepala Sekolah SMP 12 bahwa ada perkelahian di jam istirahat yang menyebabkan kematian siswa.
00:57Ini kami sedang berada di puskesmas bihak untuk menengok dan melihat korban.
01:04Itu kelas 1.
01:071 SMP?
01:081 SMP.
01:08Polisi sudah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP dengan mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan saksi, termasuk para siswa yang melihat peristiwa terjadi.
Komentar

Dianjurkan