Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SIDOARJO, KOMPAS.TV - Korban meninggal akibat ambruknya mushala di Pondok Pesantren Al Khoziny Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur telah dimakamkan.

Maulana Alfian Ibrahim merupakan santri tingkat sekolah menengah pertama di Ponpes Al Khoziny.

Korban dimakamkan di daerah kelahirannya di Desa Lomaer, Blega, Bangkalan.

Sebelumnya, jenazah korban dimandikan di rumah orang tuanya di Surabaya.

Maulana Alfan Ibrahim diketahui baru empat bulan masuk Pondok Al Khoziny Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur.

Korban jiwa robohnya mushala Ponpes Al Khoziny bertambah satu orang.

RSUD Notopuro Sidoarjo menyiagakan tenaga kesehatan dan dokter tambahan untuk melayani korban.

Satu korban meninggal dunia atas nama Mochamad Mashudul Haq asal Madura. A

lmarhum tiba pagi tadi di RS, sempat mendapat perawatan sebelum mengembuskan napas terakhir.

Data sementara, ada 40 korban robohnya mushala ponpes yang dirawat dengan rincian satu orang meninggal, 9 orang rawat inap dan sisanya rawat jalan.

Untuk mengetahui informasi terkini, kita sudah terhubung dengan Jurnalis KompasTV, Kyka Madona, dan Juru Kamera, Andhika Pratama di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.

Selain itu juga ada Jurnalis KompasTV, Alfian Rahman dan juru kamera, Dedi Prasetio di RSUD RT Notopuro Sidoarjo.

Baca Juga Update! Jumlah Korban Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ambruk: 3 Tewas, 38 Masih Terjebak di https://www.kompas.tv/regional/620453/update-jumlah-korban-ponpes-al-khoziny-sidoarjo-ambruk-3-tewas-38-masih-terjebak

#alkhoziny #ponpes #sidoarjo

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/620458/terkini-update-korban-ambruknya-pondok-pesantren-al-khoziny-dan-situasi-di-tkp-kompas-siang
Transkrip
00:00Korban meninggal akibat ambruknya musyola di pondok pesantren Al-Khozini,
00:04Buduran Sidoarjojawa Timur telah dimakamkan.
00:07Maulana Alfian Ibrahim merupakan santri tingkat sekolah mendengah pertama di Ponpes Al-Khozini.
00:17Korban dimakamkan di daerah kelahirannya di desa Lomair Belega Bangkalan.
00:23Sebelumnya jenazah korban dimandikan di rumah orang tuanya di Surabaya.
00:26Maulana Alfian Ibrahim diketahui baru 4 bulan masuk pondok Al-Khozini, Buduran Sidoarjo, Jawa Timur.
00:43Korban jiwa robohnya musyola Ponpes Al-Khozini bertambah satu orang.
00:47RSUD Notopuro Sidoarjo menyiagakan tenaga kesehatan dan dokter tambahan untuk melayani korban.
00:54Satu korban meninggal dunia atas nama Muhammad Masyudul Haq asal Madura,
01:00almarhum tiba pagi tadi di rumah sakit, sempat mendapat perawatan sebelum mengembuskan napas terakhir.
01:06Data sementara ada 40 korban robohnya musyola Ponpes yang dirawat,
01:10dengan rincian satu orang meninggal, sembilan orang dirawat inap, dan sisanya rawat jalan.
01:24Dari kemarin kita sudah merewat 40 pasien, sekarang ini yang sedang omnama 9,
01:33sepuluh yang omnama yang satu meninggal bahwa bisa, sampai jerawat inap.
01:38Untuk mengetahui informasi terkini, kita sudah terhubung dengan jurnalis Kompas TV Kika Madonna
02:01dan jurukamera Silmi Ardian Tovani di Pondok Pesantren Al-Kozini Sidoarjo, Jawa Timur.
02:16Selain Kika Madonna, ada juga jurnalis Kompas TV Alfian Rahman di Rumah Sakit Umum daerah Sidoarjo.
02:23Selamat siang Alfian, data yang Anda himpun hingga siang hari ini,
02:28ada berapa jumlah korban yang mendapatkan perawatan di Rumah Sakit?
02:34Selamat siang, Pertanyaan Saudara, kami perbarukan informasi terkait data korban
02:39yang dirawat di RSUD Notopuro, Sidoarjo, Jawa Timur,
02:43bahwa baru saja sekitar 10 lebih 15 waktu Indonesia bagian barat tadi,
02:48kembali meninggal satu orang korban atas nama Muhammad Soleh
02:52asal Tanjung Pandan, Bangka Belitung, usia 12 tahun,
02:56otomatis, jika kami kalkulasi pada hari ini,
02:59ya Ibrono juga Saudara, dari pagi tadi hingga siang ini
03:03sudah ada dua orang yang meninggal,
03:05yang pertama atas nama Muhammad Masyudul Had, 14 tahun,
03:09asal Kali Kendal, Duhu Pakis, Surabaya,
03:12dan juga yang baru saja meninggal,
03:15ya ini atas nama Muhammad Soleh,
03:16Tanjung Pandan, Bangka Belitung,
03:18namun jika total korban jiwa,
03:22rubuhnya, nusola di Pondok Pasatan Al-Kosini, Sidoarjo, Jawa Timur ini,
03:28terdapat ada tiga orang, termasuk yang sudah dimatangkan
03:30di bangkalan tadi, begitu.
03:33Informasi yang kami dapatkan dari Rumah Sakit,
03:38Notopuroan dari Sidoarjo sendiri hingga saat ini,
03:42telah menerima sebanyak 40 orang ASEAN,
03:45dengan sisian dua orang meninggal dunia,
03:48ada delapan orang yang masih mendapatkan perawatan intensif,
03:53begitu karena mengalami luka sedang dan juga luka berat,
03:57dan sisanya sebanyak 30 orang sudah diperbolehkan pulang,
04:01atau mendapatkan rawat jalan dan disemput kembali oleh keluarganya.
04:05Jadi, tepat saya melaporkan saat ini di RSUD Umum Daerah Sidoarjo, Jawa Timur,
04:12ini pihak keluarga masih terus berdatangan, Imron,
04:15untuk mencari tahu keberadaan dari keluarga mereka,
04:17karena memang ada dari beberapa korban yang belum bisa dievakuasi
04:23dan belum datang ke Rumah Sakit ini,
04:26keluarganya masih menunggu dari pagi-pagi,
04:28termasuk juga ada salah satu yang diduga korban
04:33dengan meminta pertolongan dari tim SAR,
04:36keluarganya masih menunggu di sini juga.
04:38Ada beberapa kriteria luka begitu,
04:41Imron dan juga sedara yang dialami oleh para korban,
04:44seperti roma dada,
04:48sidara otak ringan,
04:49hingga yang paling banyak adalah tergencet bagian tubuh.
04:51Pihak Rumah Sakit dari RSUD di Sidoarjo juga
04:56melakukan upaya langsung tempat tanggap
04:58dengan mengirimkan petugas medis dan juga dokter ke TKP
05:02untuk mengevakuasi salah satu orang
05:04yang tergencet di bagian tangan kiri
05:07dan akhirnya mengambil tindakan
05:09untuk menyelamatkan nyawa sang korban,
05:12maka dilakukan amputasi di tempat,
05:13kemudian dilakukan evakuasi ke Rumah Sakit.
05:16Begitu Imronnya.
05:17Satu korban robohnya penduduk pesantaran Al-Kozini
05:20di Sidoarjo, Jawa Timur meninggal dunia
05:23setelah sebelumnya mendapatkan perawatan
05:24di Rumah Sakit Umum Daerah RT Notopuro, Sidoarjo.
05:27Lalu terkait dengan korban yang hingga saat ini masih dirawat.
05:30Bagaimana dengan biaya perawatan selama korban di RSUD?
05:34Ya Imronnya, perbasis yang akan didapatkan
05:36dari pemerintah Provinsi Jawa Timur sendiri
05:38akan meng-cover atau meng-cover semua biaya perawatan
05:43jika di depan saya melaporkan saat ini
05:44di RSUD Notopuro, Sidoarjo, Jawa Timur
05:46semua 40 pasien yang dirawat di sini
05:51akan ditanggung sebelumnya oleh Kabupaten Sidoarjo
05:54sementara di dua rumah sakit lainnya
05:56yaitu di Rumah Sakit Suki Hajar
05:58dan juga di Rumah Sakit Biaita Surya
06:00ini akan di-cover oleh pemerintah Provinsi Jawa Timur
06:02untuk proses semua hingga
06:03semudah juga mungkin untuk pemakamannya Imron.
06:06Baik, hingga saat ini masih ada sejumlah korban
06:08yang dirawat di RSUD RT Sidoarjo, Jawa Timur
06:11dan seluruh biaya pengobatan bagi seluruh korban
06:15luka akan ditanggung oleh pemerintah daerah setempat.
06:17Terima kasih atas laporan Anda
06:19Jurnalis Kompas TV Alfian Rahman
06:21yang melaporkan dari RSUD RT Notopuro, Sidoarjo
06:25dan dari Rumah Sakit
06:27kita bergerak menuju ke TKP
06:30ambruknya Pondok Pesantren Al-Kozini di Sidoarjo, Jawa Timur
06:35sudah ada Jurnalis Kompas TV
06:37Kika Madona, Jan Juru Kamera, Silmi Ardian Tovani di sana.
06:41Selamat siang Kika
06:41saat ini apakah masih ada korban yang terjebak
06:44di runtuhan bangunan Pondok Pesantren yang kemarin ambruk?
06:51Ya Imron dan juga Saudara
06:52kalau berdasarkan informasi yang kami terima
06:54dari Sekda Prof Jawa Timur
06:56atau Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur
06:58Adi Karyono yang tadi sempat kita wawancara
06:59pada saat breaking news Kompas TV
07:01ini menyatakan bahwa saat ini upaya untuk evakuasi
07:04juga masih terus dilakukan dan juga pencarian korban.
07:06Ini menjadi dua hal yang sangat utama
07:08dari proses yang juga kemudian berlangsung pada hari ini
07:12yaitu pencarian korban.
07:13Dan hingga saat ini untuk proses pencarian korban
07:16ini yang tadi juga sempat disampaikan oleh Adi Karyono
07:19bahwa untuk korban yang sudah teridentifikasi
07:22berada di lokasi atau sudah ditemukan lokasinya
07:25yaitu sebanyak 12 orang korban
07:27dimana dari 12 orang korban tersebut
07:307 diantaranya dinyatakan selamat
07:32sehingga saat ini upaya-upaya untuk memberikan logistik
07:35seperti bantuan air minum
07:37lalu juga kemudian bantuan oksigen
07:38ini juga masih terus dilakukan
07:40sekaligus untuk memastikan bahwa kondisi korban cukup baik
07:43dan juga saat ini dari tim SAR
07:46juga kemudian melakukan upaya-upaya
07:48seperti mencari jalan begitu
07:50untuk kemudian melakukan
07:51membuat jalan untuk memudahkan
07:54mengakses ke lokasi dari masing-masing korban
07:58sehingga upaya-upaya tersebut yang juga kemudian dilakukan.
08:00Tadi kami juga sempat mendapatkan informasi
08:03dari kepala dari tim SAR
08:06yang dari kota Surabaya
08:07yang juga kemudian bertugas pada hari ini
08:08yang menyatakan bahwa saat ini
08:10jika dilihat dari struktur bangunan
08:12masih belum cukup aman
08:13untuk dilalui oleh warga
08:15sehingga untuk hari ini
08:17warga yang juga kemudian ingin melihat langsung
08:20ataupun anggota keluarga dari korban
08:22yang juga kemudian ingin mendekat langsung
08:24melihat langsung bagaimana situasi
08:25di tempat kejadian perkara
08:26ini tidak diperbolehkan untuk masuk
08:28ataupun mengakses lokasi
08:30yaitu di Pondok Pesantren Al-Khozini
08:33Sidoarjo, Jawa Timur
08:34karena dikhawatirkan akan
08:36kondisi bangunan yang masih belum
08:38sepenuhnya stabil
08:39sehingga hal tersebut dikhawatirkan
08:41akan membahayakan
08:42untuk warga setempat
08:44maupun untuk
08:45anggota keluarga yang juga kemudian
08:48ingin melihat langsung
08:49untuk proses evakuasi
08:50yang sedang berlangsung pada siang hari ini
08:51sementara itu saudara
08:52update informasi yang kami terima
08:54pada siang hari ini
08:55total jumlah korban yang juga
08:57sudah ditemukan oleh tim SAR hari ini
09:00yaitu sebanyak 102 orang korban
09:02dan langsung dibawa ke 4 rumah sakit
09:05yang ada di wilayah Sidoarjo
09:07atau Kabupaten Sidoarjo
09:08diantaranya adalah di rumah sakit Siti Hajar
09:11RSUD Sidoarjo dan juga
09:12RSUD Delta Surya
09:14yang ada di Sidoarjo, Jawa Timur ini
09:15untuk mendapatkan perawatan secara intensif
09:18kemarin sudah ada kunjungan yang dilakukan
09:20oleh Wakil Gubernur Jawa Timur
09:22yang juga kemudian memimpin langsung
09:23operasi pencarian korban
09:25lalu juga kemudian
09:25ya Wakil Gubernur Jawa Timur
09:28Emil Elistianto Dardak
09:29menyatakan bahwa
09:30untuk proses evakuasi
09:34yang dilakukan terhadap korban ini
09:35masih akan terus dilakukan
09:36sampai sepenuhnya korban ini
09:38bisa terevakuasi seperti itu
09:41sementara itu
09:42untuk alat-alat yang juga kemudian dikerahkan
09:44kalau sebelumnya ada
09:45dua unit eskavator
09:47yang juga kemudian disiapkan
09:48untuk melakukan proses evakuasi dari korban
09:50dua unit alat berat tersebut
09:52atau eskavator tersebut
09:53tidak dipungsikan
09:54Imron dan juga Saudara
09:55karena dikhawatirkan
09:56nantinya
09:58untuk proses evakuasi
10:00dengan menggunakan eskavator ini
10:01akan semakin membahayakan
10:02dan juga membuat konstruksi bangunan
10:04yang masih belum dinyatakan
10:05sepenuhnya stabil ini
10:06akan semakin membahayakan
10:07korban yang diduga
10:08masih terjebak di dalam bangunan tersebut
10:10sehingga untuk pencarian
10:12atau evakuasi yang dilakukan terhadap korban
10:14ini dilakukan oleh tim SAR
10:16dengan menggunakan
10:17atau dengan perbantuan
10:19dari anjing pelacak
10:20untuk memastikan
10:21atau membuka jalan
10:22dan juga memastikan bahwa
10:23struktur jalan tersebut
10:24atau lokasi tersebut
10:25aman untuk dilalui oleh
10:27masing-masing petugas
10:28yang akan melakukan evakuasi
10:29jadi strategi itu
10:30yang saat ini sedang dilakukan
10:31untuk memastikan bahwa
10:32saat ini
10:32proses evakuasi bisa berjalan
10:34dengan lancar
10:35dan juga aman
10:36bagi para petugas
10:37yang melakukan evakuasi
10:38sementara itu saudara
10:39untuk Gubernur Jawa Timur
10:41Kofi Fahiner Parawansa
10:41juga kemudian
10:43menyatakan bahwa
10:45untuk korban
10:45sepenuhnya
10:46perawatan atau pengobatan
10:48yang dilakukan terhadap korban
10:49ini sepenuhnya
10:50nantinya akan dibantu
10:51oleh pemerintah
10:52Provinsi Jawa Timur
10:53dan juga pemerintah
10:54daerah setempat
10:55sehingga untuk
10:56para keluarga korban
10:58dimohon untuk
10:59tidak khawatir
11:00karena pemerintah
11:00telah menyiapkan
11:02dana untuk pengobatan
11:03dari masing-masing korban
11:04sementara itu saudara
11:05tadi hari ini
11:06pada pukul 8 pagi tadi
11:09Ketua Umum PBNU
11:10Yahya Olir Setakuf
11:11juga sempat menyaksikan langsung
11:12bagaimana
11:13kondisi bangunan
11:14pasca ambruknya
11:15Pondok Pesantren Al-Kozini
11:16di Sidoarjo
11:17Jawa Timur
11:18yang mana
11:19ia juga
11:20selain kemudian
11:21memastikan
11:21untuk proses evakuasi
11:22berjalan lancar
11:23ia juga memberikan
11:24penguatan terhadap
11:25keluarga korban
11:26yang saat ini
11:26juga masih menanti
11:27kepastian
11:28terkait dengan
11:30jumlah korban
11:31yang juga kemudian
11:31telah berhasil
11:32dievakuasi oleh
11:33pihak dari tim SAR
11:35demikian
11:35diimpor kembali kepada Anda
11:36hingga saat ini
11:37masih ada sejumlah
11:38korban yang diduga
11:39masih berada
11:40di bawah reruntuhan
11:41dan evakuasi dengan
11:42alat berat
11:43tidak dilakukan
11:43karena dinilai
11:44membahayakan korban
11:45yang diduga
11:46masih tertimbun
11:46reruntuhan
11:47terima kasih atas
11:47laporan Anda
11:48Jurnalist Kompas TV
11:49Kika Madona
11:50dan jurukamera
11:50Andika Pratama
11:51serta sebelumnya
11:52ada Alfian
11:53Rahman
11:54dan jurukamera
11:54Deddy yang melaporkan
11:55dari RSUDRT
11:56Noto Puro
11:57Sidoar Jawa Timur
11:58Terima kasih rekan-rekan
11:59terima kasih atas
Komentar

Dianjurkan