Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Seorang oknum polisi terlibat peredaran narkoba jenis sabu-sabu seberat 1 kg. Ia adalah Brigadir AS, ditangkap bersama tiga orang rekannya dalam serangkaian operasi di sejumlah lokasi.


Kabid Humas Polda Riau, Kombes Anom Karibianto, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebut penangkapan ini merupakan bagian dari tindakan tegas kepolisian terhadap personel yang terlibat dalam kejahatan narkoba.

"Benar, Brigadir AS saat ini sudah kami amankan. Ia diduga kuat terlibat dalam jaringan peredaran 1 kg sabu-sabu," kata Anom di Pekanbaru, Minggu, 21 September 2025.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #poldariau #oknumpolisi #peredarannarkoba

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Jejak Lam Brigadir AS, Oknum Polisi Riau yang terlibat peredaran sabu.
00:05Seorang Oknum Polisi terlibat peredaran narkoba jenis sabu-sabu seberat 1 kg.
00:10Ia adalah Brigadir AS, ditangkap bersama tiga orang rekannya dalam serangkaian operasi di sejumlah lokasi.
00:16Kabit Humas Polda Riau, Kombes Anom Karibianto, membenarkan penangkapan tersebut.
00:22Ia menyebut penangkapan ini merupakan bagian dari tindakan tegas kepolisian terhadap personel yang terlibat dalam kejahatan narkoba.
00:28Benar, Brigadir AS saat ini sudah kami amankan.
00:33Ia diduga kuat terlibat dalam jaringan peredaran 1 kg sabu-sabu, kata Anom di Pekanbaru, Minggu, 21 September 2025.
00:42Brigadir AS ditangkap dalam operasi antik subdit 2 di Tresnarkoba Polda Riau yang berlangsung dari Rabu hingga Jumat, 12 September 2025.
00:50Operasi ini dilaksanakan di Pekanbaru, Dumai, hingga Rokan Hilir, Rohil.
00:55Polisi menyita 1 kg sabu dari tangan para pelaku.
01:00Sejumlah barang bukti lainnya yang turut disita di antaranya kendaraan, dan beberapa ponsel yang digunakan untuk bertransaksi narkoba.
01:07Pada penangkapan sebelumnya, tersangka MR menyebut nama Brigadir AS, penyelidikan kemudian mengarah pada oknum polisi tersebut.
01:15Brigadir AS lantas ditangkap di sebuah rumah makan di Pekanbaru.
01:18Seluruh tersangka dan barang bukti saat ini diamankan di Mapolda Riau untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
01:25Anom menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi siapapun yang terlibat dalam kasus peredaran narkoba, termasuk anggota kepolisian sendiri.
01:33Jejak kontroversial Brigadir AS
01:35Kasus ini bukanlah kali pertama nama Brigadir AS mencuat.
01:40Pada Desember 2022, ia sempat membuat heboh dengan menuding Kapolres Rohil saat itu, AKBP Andrianto Pramudianto, menerima suap sebesar 1 miliar rupiah terkait penanganan kasus narkoba.
01:52Tuduhan itu menyebutkan bahwa dana tersebut mengalir melalui Brigadir AS.
01:56AKBP Andrianto sempat diperiksa oleh Propam, tetapi hasil penyelidikan membuktikan bahwa ia tidak bersalah.
02:02Sebaliknya, Brigadir AS justru dijatuhi sanksi demosi selama 10 tahun melalui Sidang Kode Etik Internal Polri pada November 2022.
02:11Meski belum selesai menjalani masa hukumannya, Brigadir AS kembali terjerat kasus yang sama, memperkuat dugaan bahwa ia masih aktif dalam jaringan narkoba.
Komentar

Dianjurkan