00:00Majelis Adat Daya Nasional menanggapi aksi kemarahan diwarnai kerusuhan di Indonesia,
00:0825 Agustus sampai 31 Agustus 2025.
00:12Sekretaris Jenderal Majelis Adat Daya Nasional, Jakobus Kumis,
00:16mendukung aksi korektif terhadap pemerintah.
00:19Aksi korektif mesti disertai sikap santun,
00:21tidak merusak fasilitas publik karena dibangun dengan uang rakyat dari membayar pajak.
00:25Jakobus Kumis menanggapi pernyataan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Hak Asasi Manusia,
00:31Budi Gunawan, 3.195 perusuh ditangkap.
00:35Sebanyak 55 orang dari 15 kepolisian daerah di Indonesia ditetapkan tersangka,
00:40387 dipulangkan tidak cukup bukti, selebihnya tengah diperiksa.
00:45Berikut tanggapan Jakobus Kumis, Sekretaris Jenderal Majelis Adat Daya Nasional di Pontianak,
00:50Selasa, 2 September 2025.
00:55Kesebangsa setanah air, terutama kepada masyarakat dayak yang ada di seluruh pulau Borneo ini,
01:04pulau Kalimantan,
01:06menyikapi situasi dan perkembangan yang terjadi di negara kita dalam satu minggu terakhir ini.
01:13Saya sebagai Sekjen Majelis Adat Daya Nasional perlu menghimbau kepada masyarakat dayak khususnya,
01:25bahwa kita sepakat harus ada terjadi perubahan mendasar terkait nasionalah kebijakan-kebijakan negara,
01:43kebijakan pemerintah yang menyangkut kepentingan masyarakat.
01:50Harapan kita dengan peristiwa ini, seluruh stakeholder,
01:57mulai dari pusat, provinsi, kompat, kejamatan, sampai seluruh selapisan masyarakat,
02:03untuk kita bersama-sama calling down.
02:08Kita merefleksikan kembali dan memeriksa di kita semua,
02:15terutama para pengambil kebijakan,
02:19agar peristiwa yang terjadi di Indonesia dalam satu minggu terakhir ini tidak terulang lagi.
02:26Kami apresiasi terhadap sikap kepedulian dan cita-cita daripada para mahasiswa
02:36dan orang-orang yang konsen untuk melakukan perubahan bagi bangsa dan negara
02:44terhadap penyimpangan-penyimpangan terhadap kebijakan-kebijakan
02:49yang justru tidak sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945
02:55di mana tujuan berbangsa dan mendegara adalah
02:59melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia,
03:03memajukan kesejahteraan umum, mencerdasan kehidupan bangsa,
03:07dan ikut dalam perdamaian baik di dalam maupun di luar.
03:11Nah karena itu berdasarkan tujuan dan cita-cita berbangsa dan bernegara,
03:16seharusnya negara dan pengambil kebijakan
03:18meletakkan semua itu dalam kerangka melindungi segenap bangsa,
03:25termasuk rakyat Indonesia,
03:27memberikan kesejahteraan,
03:29memberikan kemakmuran,
03:31memberikan kehadilan,
03:33pelayanan kepada masyarakat.
03:36Karena masyarakat ini adalah sumber keudulatan negara,
03:41pemilu memerlukan suara rakyat,
03:44negara tanpa rakyat tidak akan terbentuk sebuah negara.
03:47Nah karena itu sebenarnya pejabat-pejabat negara adalah pelayan.
03:55Karena itu apa yang diinginkan oleh rakyat,
03:59hendaknya hati, pikiran, telinga mata,
04:02para pengambil kebijakan,
04:04harus memperhatikan berdasarkan peraturan yang berlaku.
04:09Nah karena itu saya menghimbau
04:12dalam menyampaikan aspirasi dan tuntutan,
04:18hendaknya juga para mahasiswa
04:20dan kelompok-kelompok yang konsen untuk melakukan perubahan,
04:24agar di dalam melakukan aksi atau demo
04:27atau menyampaikan pendapat di depan umum yang dijamin oleh undang-undang,
04:31juga harus melalui tatanan sesuai dengan etik dan peradaban bangsa.
04:38Tidak dengan anarkis,
04:39tidak dengan menjarah,
04:41tidak dengan membakar fasilitas-fasilitas umum,
04:44tidak dengan merusak
04:46fasilitas baik umum maupun pribadi
04:50milik masyarakat yang tidak tahu apa-apa
04:54tentang apa yang terjadi
04:56di dalam peristiwa-peristiwa yang kita lihat sendiri.
05:03Karena itu perjuangan tetap berlangsung
05:07tetapi dilakukan secara tanpa anarkis,
05:13tanpa membakar,
05:15tanpa merusak,
05:16tanpa menjarah.
05:17Kemudian pada kesempatan ini juga
05:22saya juga mau berbagi sebuah pemikiran
05:26kalau DPR dibubarkan itu memang berat
05:31karena DPR dijamin di dalam Undang-Undang Nasar 45
05:35pada bab 2, pasal 2
05:37mengatakan bahwa
05:39anggota MPR, Majelis Permusatan Rakyat
05:44terdiri dari DPR dan DPD.
05:46Karena itu kalau DPR dibubarkan
05:48berarti MPR dibubarkan.
05:51Kalau MPR sebagai penjermaan
05:52aspirasi perwakilan seluruh rakyat
05:55berarti juga bertentangan dengan Pancasila
05:58yang keempat
06:01yaitu permusauratan dan perwakilan.
06:05Nah karena itu cara yang paling
06:08masuk akal dan bisa kita terima
06:10salah satunya adalah
06:12mengubah mas
06:14harus dicantumkan
06:16masa priorisasi
06:18masa kedudukan
06:20seorang anggota DPR.
06:23Kita mengusulkan maksimal 2 priori
06:26dan umur maksimal pada saat
06:28mendaptarkan diri
06:29atau mencalonkan diri itu
06:3165 tahun.
06:32Sehingga dengan adanya pembatasan ini
06:35itu bisa mengurangi
06:36bisa mengerim.
06:38Karena kalau kekuasaan itu terlalu lama
06:41itu cenderung
06:42memanfaatkan kekuasaan
06:47untuk melakukan
06:49apa namanya
06:50tindakan-tindakan
06:51yang melanggar hukum.
06:54Nah karena itu
06:55kita mengusulkan
06:57supaya dilakukan
06:59amendement kelima
07:00Undang-Undang Dasar
07:01kelima
07:01khusus
07:02mengenai
07:03masa jabatan DPR
07:05kemudian juga
07:05di dalam turunannya itu
07:07syarat-syarat
07:08diperketat
07:10yang memiliki
07:11rekam jejak yang tidak bagus
07:12tersakut korupsi
07:14tersakut
07:15pembuatan
07:15moral
07:17dan sebagainya
07:18dan kita lihat
07:20rekam jejaknya
07:20tidak bagus
07:21nah itu harus ada
07:22tim screening
07:24tim seleksi
07:25kepada orang-orang
07:26yang betul-betul
07:27tidak layak untuk
07:28menjadi wakil rakyat
07:30kemudian
07:32saya mengusulkan juga
07:34bahwa selama
07:36reformasi
07:37semangat reformasi
07:40kita pihara
07:40tetapi ada bagian-bagian
07:43zaman dulu
07:45menurut saya
07:47harus dipikirkan kembali
07:48karena setiap
07:50setelah reformasi
07:52seorang presiden
07:53itu tidak ada
07:55menurut saya
07:56apa yang lengkap
07:58panduan yang lengkap
08:00sumber yang lengkap
08:01kalau dulu
08:01ada namanya GBHN
08:03garis-garis besar
08:04halor negara
08:05dulu ada
08:06rencana pembangunan
08:075 tahun
08:08dan itu sangat runtut
08:09sangat tersruktur
08:11dan itu dibuat
08:12oleh MPR
08:13MPR ini ada DPD
08:15ada juga
08:17DPR
08:18nah karena itu
08:19kalau itu dilakukan
08:20itu berarti kita
08:22ada sumber
08:22sebuah sumber
08:24baku
08:25untuk
08:26membuat program
08:28pembangunan nasional
08:29kalau sekarang ini kan
08:30bukan juga saya
08:31mengatakan itu
08:32tidak
08:32tidak apa namanya
08:34itu tidak
08:34komprehensif
08:35menurut saya
08:36karena dibentuk oleh tim
08:37sesuai visi-misi
08:39berarti di situ ada
08:40kepentingan kelompok
08:41kepentingan tim
08:42nah kalau dia
08:43dipikirkan oleh
08:44seluruh rakyat
08:44Indonesia melalui
08:45MPR
08:47berarti akan
08:48didapat
08:48sebuah garis-garis
08:50besar
08:50untuk patokan
08:52agar
08:53program-program
08:54pemerintah ini
08:55program pengambil
08:57kebijakan ini
08:57tidak melenceng
08:59artinya sesuai
09:00dengan aspirasi
09:01masyarakat
09:02para analis menilai
09:03kemarahan kerusuhan
09:0425
09:0531 Agustus
09:062025
09:07dampak perubahan
09:08arah politik
09:09luar negeri Indonesia
09:10tidak berdiri sendiri
09:11Indonesia gabung
09:13Brazil
09:13Rusia
09:14India
09:15China dan Afrika Selatan
09:17BRICS
09:181 Januari
09:192025
09:19salah satu
09:20pemicu gerakan
09:21kemarahan kerusuhan
09:22Indonesia dinilai
09:24tidak lagi tunduk
09:25kekuatan barat
09:25kata Angelo Guiliano
09:27analis geopolitik global
09:28berbasis di China
09:29Senin
09:301 September
09:312025
09:32Angelo Guiliano
09:34curigai
09:34Endoenfor
09:35Dimakresi Central
09:36Intelligence Agency
09:37Amerika Serikat
09:38NADCIS
09:39turut bermain
09:40di Indonesia
09:41NAD Recruit
09:42International
09:43Republican Institute
09:44perpanjangan tangan
09:45lakukan aksi rusak
09:46negara dengan
09:47dalih demokrasi
09:48Angelo Guiliano
09:49secara khusus
09:50memberikan pernyataan
09:51kepada media masa Rusia
09:52Sputnikglob.com
09:54Angelo Guiliano
09:56mengatakan
09:56non-state aktor
09:57menunggangi aksi
09:58kemarahan publik
09:59di Indonesia
09:59sehingga berakhir
10:00dengan kerusuhan
10:01Perang Thailand
10:03dan Kamboja
10:0324
10:0427 Juli
10:062025
10:06di Indonesia
10:07terjadi kemarahan
10:08kerusuhan
10:0925
10:1031 Agustus
10:112025
10:12Implikasi
10:12motif geopolitik
10:13Open Society
10:15Foundations
10:16milik George Soros
10:17aktif sejak
10:181990-an
10:19dengan lebih dari
10:208 miliar dolar
10:21Amerika di seluruh dunia
10:22dan dukung
10:23kelompok oposisi
10:24Sebabkan Prabowo
10:25Subianto
10:26batal hadiri
10:27konferensi
10:28Shanghai Cooperation
10:28Organization
10:29di Tianjin
10:30China
10:3031 Agustus
10:321 September
10:332025
10:34Presiden Prabowo
11:03Subianto
11:04Senin
11:051 September
11:062025
11:07terlihat sudah tahu
11:08penggerak kemarahan
11:09kerusuhan
11:09bersumpah kejar
11:10dan tangkap pelaku
11:11Jeff J. Brown
11:13analis geopolitik
11:14China
11:15menilai
11:16ada upaya gulingkan
11:17pemerintahan Indonesia
11:18karena dianggap
11:19tidak tunduk lagi
11:19dengan Barat
11:20Presiden Prabowo
11:22Subianto
11:22lebih familiar
11:23dengan konferensi
11:23Shanghai Cooperation
11:24Organization
11:25di inisiasi BRICS
11:26ketimbang G7
11:28kelompok negara maju
11:29di motori Barat
11:31Indonesia negara pertama
11:33di Asia Tenggara
11:33secara terbuka
11:34dukung
11:34bekerja sama
11:35dengan China
11:36dalam Belt and Road
11:37Initiative Global
11:38Indonesia merupakan
11:40negara dengan
11:40ekonomi terbesar
11:41kedelapan di dunia
11:42dalam hal
11:42purchasing power parity
11:43informasi lebih lanjut
11:47hubungi website
11:48diotv.com
11:49terima kasih telah menonton
11:50terima kasih telah menonton