Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Juru bicara KPK, Budi Prasetyo menyampaikan bahwa pihaknya tengah meminta keterangan kepada dua menteri era Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), yakni mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim.

Terkait pemanggilan Yaqut, Budi mengatakan KPK memeriksa terkait kasus dugaan korupsi pengaturan kuota haji.

"Terkait dengan Pak Yaqut yaitu terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam pengaturan kuota haji di dalam proses penyelidikan ini KPK juga sudah melakukan beberapa panggilan keterangan pada pihak-pihak lainnya di lingkungan Kementerian Agama," ujar Budi Prasetyo di gedung KPK, pada Kamis (7/8/2025).

Sementara itu soal Nadiem, KPK memeriksan terkait dugaan korupsi pengadaan Google Cloud di Kemendikbudristek.

"Penyelidikan perkara pengadaan Google Cloud di Kemendikbudristek," ujarnya.

Baca Juga 2 Menteri era Jokowi Dipanggil KPK Hari Ini: Yaqut soal Kuota Haji, Nadiem terkait Google Cloud di https://www.kompas.tv/nasional/610039/2-menteri-era-jokowi-dipanggil-kpk-hari-ini-yaqut-soal-kuota-haji-nadiem-terkait-google-cloud

#kpk #yaqutcholilqoumas #nadiemmakarim

Video Editor: Noval

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/610050/full-kata-jubir-kpk-soal-periksa-2-menteri-era-jokowi-yaqut-dan-nadiem-di-kasus-dugaan-korupsi
Transkrip
00:00...keterangan kepada Pak Nadiem dan juga Pak Yakut
00:04terkait dengan perkara dalam proses penyelidikan.
00:09Terkait dengan Pak Yakut, yaitu terkait dengan
00:12dugaan tindak pidana korupsi dalam pengaturan cuota haji.
00:19Dimana dalam proses penyelidikan ini,
00:22KPK juga sudah melakukan beberapa panggilan,
00:26permintaan keterangan terhadap pihak-pihak lainnya,
00:29baiknya di lingkungan Kementerian Agama,
00:33di beberapa institusi yang terkait dengan penyelenggaraan haji,
00:37dan juga kepada para pihak yang terkait dengan penyelenggaraan ibadah haji,
00:46seperti agen travel dan sebagainya.
00:51Tentu keterangan dari yang bersangkutan dibutuhkan
00:54untuk melengkapi dalam proses penyelidikan ini.
00:59Terkait dengan pengelolaan haji ini,
01:03KPK sebelumnya juga telah melakukan kajian sebagai langkah pencegahan.
01:09Dan tentu dari kajian itu, KPK juga sudah memberikan rekomendasi
01:14kepada para pihak terkait dalam penyelenggaraan ibadah haji.
01:19Dan saat ini KPK juga sedang melakukan kajian kembali
01:23terkait dengan penyelenggaraan haji tersebut,
01:26evaluasi dari kajian sebelumnya.
01:29Tentu kajian ini nanti akan memberikan rekomendasi
01:32untuk langkah-langkah mitigasi dan pencegahan
01:35supaya kita bisa meminimalisasi
01:39adanya risiko tindak pidana korupsi dalam penyelenggaraan ibadah haji ini.
01:45Kemudian terkait dengan pemanggilan Pak Nadiem,
01:51yaitu terkait dengan penyelidikan perkara pengadaan Google Cloud
01:58di Kementerian Kementerian Ristek.
02:02Dalam perkara ini KPK juga sudah melakukan pemanggilan
02:06terhadap pihak-pihak terkait lainnya yang sudah dilakukan.
02:10Dan seluruh proses penyelidikan berlangsung dengan baik,
02:16dengan efektif,
02:17karena pihak-pihak juga kooperatif
02:19memberikan informasi dan keterangan yang dibutuhkan.
02:24Sehingga dengan demikian,
02:26tentu kami berharap proses penyelidikannya
02:29bisa berlangsung secara efektif.
02:32Dan tentu nanti jika sudah lengkap,
02:35nanti akan kami sampaikan update-nya.
02:37terkait dengan apakah kemudian naik di penyelidikannya,
02:42tentu nanti kami akan update kembali.
02:47Dan saat ini masih berlangsung
02:50permintaan keterangan kepada Pak Nadiem dan Pak Jakut.
02:56Nanti kami akan sampaikan kembali update-nya.
03:00Tentu tidak bisa secara detil,
03:02karena ini memang masih dalam tahap penyelidikan.
03:05Pak, kalau dugaan kerugian dari kasus Google Cloud dan kota-kota itu?
03:11Termasuk soal nilai kerugian,
03:14nanti kami akan update,
03:16karena ini masih dalam tahap penyelidikan.
03:19Nanti jika sudah dipenyelidikan,
03:21kami akan sampaikan secara rinci
03:23konstruksi perkaranya seperti apa,
03:25dan hitungan kerugian keuangan negara.
03:28Pak, ini kan sebelumnya juga Pansus bilang bahwa
03:32Inspektorat dari Kementerian Agama
03:34diduga juga lalai dalam melakukan pengawasan
03:36dari Inspektorat dari Kementerian Agama.
03:40KPK terbuka untuk melakukan permintaan keterangan
03:44ataupun pemeriksaan kepada pihak siapapun
03:47yang diduga mengetahui konstruksi perkara ini.
03:50Sehingga dari keterangan,
03:52keterangan nantinya bisa membuat terang
03:54dari proses penanganan perkara ini.
03:56Saya Yasir Neneyama,
04:08saksikan program-program Kompas TV
04:10melalui siaran digital,
04:11PTV, dan media streaming lainnya.
04:14Kompas TV, independen, terpercaya.
04:17Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan