00:00Memahami takbir Idul Adha 2025, ini penjelasan lengkap Buya Yahya soal takbir Mukayat dan Mursal.
00:06Menjelang Hari Raya Idul Adha, umat Islam dianjurkan memperbanyak takbir sebagai bagian dari syiar dan ibadah.
00:13Buya Yahya dalam ceramahnya memberikan penjelasan mendalam mengenai dua jenis takbir yang disyariatkan, takbir Mukayat dan takbir Mursal.
00:21Takbir Mukayat adalah takbir yang dibaca setelah salat, baik Fardu maupun Sunnah, mulai dari subuh hari Arafah hingga akhir hari Tashrik, 13 Zul Hijah, Ujar Buya Yahya.
00:32Takbir ini, menurut Mas Hab Syafi'i, dimulai sejak waktu subuh tiba pada 9 Zul Hijah dan terus dilanjutkan setiap selesai salat hingga 13 Zul Hijah.
00:42Sementara itu, takbir Mursal adalah takbir yang tidak terikat dengan waktu salat dan bisa dikumandangkan di mana saja, di jalan, pasar, atau masjid,
00:50mulai dari malam hari Raya Idul Adha.
00:53Takbir Mursal disyariatkan sebagai bentuk syiar Islam yang meriah, menyemarakan malam hari Raya, katanya.
01:00Buya Yahya juga menyinggung perbedaan pendapat antar mazhab.
01:03Dalam mazhab Hambali, takbir Mursal bisa dimulai sejak satu Zul Hijah.
01:09Jangan heran kalau ada kampung yang sudah takbiran sejak awal bulan Zul Hijah.
01:13Itu sesuai mazhab lain, ujarnya.
01:15Takbir, menurut Buya Yahya, juga bisa dilengkapi dengan zikir lainnya yang dianjurkan pada 10 hari pertama Zul Hijah.
01:24Ini sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW, perbanyaklah tahlil, tahmid, takbir, dan tasbih.
01:31Zikir-zikir tersebut mencakup ucapan Subhanallah, Alhamdulillah, La ilaha ilala'ah, dan Allahu Akbar, ujar beliau.
01:41Yang penting bukan ribut soal perbedaan pendapat, tapi memperbanyak amalan, pungkasnya.
01:46Sampai jumpa.
Komentar