00:00Nama petarung MMA Yudi Cahyadi mendadak menjadi sorotan di luar arena.
00:05Ia disebut ikut mendatangi rumah konten kreator Harry Pras di Gunung Putri, Bogor
00:09untuk menagih tantangan duel yang sebelumnya disampaikan melalui media sosial.
00:14Harry kemudian melaporkan sekitar 20 orang ke Polres Bogor, termasuk Yudi Cahyadi.
00:20Lantas, siapa sebenarnya sosok petarung yang dikenal dengan nama Prabu Gagak Lumayung ini?
00:25Yudi lahir di Sumedang, Jawa Barat pada 1 April 1992.
00:30Sebelum menekuni MMA, ia merupakan atlet wushu sanda yang pernah menjalani pemusatan latihan nasional
00:35dan berlatih di China untuk persiapan Asian Games 2018.
00:39Ia juga menguasai sejumlah bela diri, mulai dari silat mainpo, kickboxing, hingga Brazilian Jiu-Jitsu.
00:45Salah satu prestasinya adalah meraih medali peraksi Games Kamboja 2023.
00:51Namanya semakin dikenal setelah berkarir di One Pride MMA.
00:54Pada awal 2024, Yudi mempertahankan gelar juara kelas bulu setelah mengalahkan Al Prismantako hanya dalam 26 detik.
01:01Pada Juni 2025, ia kembali meraih sabuk interim kelas bulu 66 kg, usai menang TKO atas Lamhot Tambunan.
01:09Puncak karirnya datang pada Mei 2026 ketika Yudi mendapat kesempatan bertarung di Road to UFC,
01:15ajang pencarian bakat petarung Asia menuju UFC.
01:18Namun, ia harus mengakui keunggulan Shibin dari China setelah kalah TKO pada ronde pertama.
01:24Kini, Yudi kembali menjadi sorotan setelah terseret polemik dengan Harry Pras.
01:28Sebelumnya, Yudi menyatakan siap menerima tantangan duel yang ditujukan kepada para pembela Ustadz Adi Hidayat.
01:34Sepekan tanpa jawaban, ia disebut mendatangi rumah Harry bersama 19 orang lainnya.
01:39Dalam laporan ke polisi, Harry juga menyebut nama Edwin Sanjaya,
01:43yang dikenal sebagai pendiri Bandung Fighting Club tempat Yudi bernalung.
01:47Hingga berita ini diturunkan, Yudi Cahyadi belum memberikan keterangan resmi terkait laporan tersebut.
01:52Redaksi masih berupaya menghubungi yang bersangkutan.