Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 5 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV Menteri Koordinator bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra merespons soal isu penangkapan terhadap jenderal-jendaral terkait upaya penyadapan isu-isu sensitif di lingkungan Istana.

Hal ini disampaikan Yusril saat ditemui di Jakarta pada Selasa (3/11/2026).

Yusril menyampaikan mengetahui perkembangan terkait penyadapan dari Mabes Polri.

"Ya saya belum dapat menjelaskan apa-apa, karena itu rumor yang berkembang di media sosial sampai saat ini saya belum dapat konfirmasi kebenaran rumors yang berkembang itu," ujar Yusril.

Yusril mengaku mendengar kabar tersebut dari media sosial namun belum mendapat laporan perkembangan dari pihak terkait.

Video Editor: Frashiva Rizaldi

Baca Juga Anggota Komisi III: Penyadapan Tidak Diatur Secara Teknis dalam KUHAP di https://www.kompas.tv/nasional/632902/anggota-komisi-iii-penyadapan-tidak-diatur-secara-teknis-dalam-kuhap



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/699498/respons-menko-yusril-soal-isu-penyadapan-di-lingkungan-istana
Transkrip
00:00Justru yang mengkonfirmasi ada kabar, ada penangkapan terhadap beberapa jadwal kondisi
00:05dan isunya adalah masalah upaya penyadapan, isu-isu sensitif.
00:09Soal kabar itu apakah betul Pak?
00:11Ya saya belum dapat menjelaskan apa-apa, karena itu memang rumors yang berkembang di berbagai media sosial.
00:18Tapi sampai saat ini saya belum mendapatkan kebenaran atas rumors yang berkembang itu
00:25dan mohon bersabar berangkat di nanti ada pihak yang penten di katakan pemerintah untuk menjawab dan menjelaskan persoal ini.
00:33Tapi betul kabar itu antara isu yang beredar itu percakapan antara Presiden dengan Kapol itu betul Pak?
00:38Saya juga belum tahu, berapa yang terjadi.
00:41Jadi nanti kita akan tunggu aja, berangkat di nanti akan ada penjelasan musmi mengenai soal itu
00:47dari pejabat yang memang punya otoritas untuk menjelaskan.
00:51Saya pun sama seperti Anda, mendengar kabar itu, membaca juga di media sosial.
00:56Tapi belum dapat memastikan apa-apa, tentang apa yang sebenarnya terjadi.
01:01Termasuk penjelasan dari Mabes Polri soal PAP yang ditangkap kabarnya ada di lingkaran Mabes Polri juga itu belum?
01:06Belum.
01:07Tidaklah kalau sudah ada sekarang, kadang saya ada di dalam 21 jam tidak yuk, dia berkembang.
01:12Tapi isu-isu yang beredar Pak, apakah ada komunikasi dari Presiden kepada Kementerian Koordinator Anda
01:18untuk mendalami lagi hal-hal macam ini?
01:21Belum sama sekali.
01:50Belum sama sekali.
01:55Terima kasih telah menonton
02:32Terima kasih telah menonton
02:50Secara installnya, buka Google Play Store di Smart TV kamu
02:54Cari Kompas TV melalui pencarian
02:57Pilih aplikasi lalu install
03:00Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV
03:05Download Kompas TV Apps di TV kamu sekarang juga

Dianjurkan