Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Blak-blakan! Menteri HAM Natalius Pigai Ungkap Derita Jadi Oposisi Era Jokowi: Sumber Penghasilan Dimatikan!

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, membagikan kisah masa lalunya saat berada di barisan oposisi pemerintah dalam perhelatan Forum Bisnis dan Hak Asasi Manusia 2026 di Jakarta pada Senin (26/10/2026).

Di hadapan para peserta forum, Pigai blak-blakan mengungkapkan bahwa pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, dirinya sempat mengalami berbagai pembatasan akses, termasuk penyempitan saluran sumber daya ekonomi dan ruang gerak politik akibat posisinya sebagai pengkritik rezim. Situasi pelik tersebut lantas memaksanya untuk memutar haluan dan mencari penghidupan melalui sektor bisnis internasional.

"Bagaimana seorang oposisi tidak bisa makan di pemerintahan, politik juga tidak bisa. Saya kan lawan Jokowi, semua saluran sumber daya kita dimatikan. Peluang yang bisa dapat bagi kami saat itu adalah dunia bisnis," ucap Pigai.

#NataliusPigai #MenteriHAM #OposisiJokowi

Creative/Video Editor: Icha/Evan
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Sejarah pun kita tahu dari zaman dulu.
00:04Dulu Sepron sering saya ngajarin, mengajar juga.
00:08Orang-orang yang saya ngajar sekarang sudah jadi pejabat tinggi di Indonesia dan bos-bos.
00:17Jadi kami komunitas ini tahu.
00:21Kami tahu bagaimana dunia bisnis, kami tahu bagaimana pemerintah,
00:27dan kami juga tahu bagaimana dunia pekerjaan.
00:35Saya sendiri pun, saya dari pegawai sampai dapat jabatan struktural fungsional di Kementerian Tenaga Kerja.
00:44Saya pegawai Kementerian Tenaga Kerja.
00:47Saya belum sahabat ILO, representatif Nusirwan.
00:52Ya, Pak Nusirwan.
00:57Tidak, ini namanya Pak Nusirwan. Tidak, hafalkan saya.
01:03Jadi dari ILO, saya orang pegawai Departemen Tenaga Kerja, saya ngerti.
01:11Karena itu begitu pentingnya bisnis dan human rights.
01:17Saya, dulu, saya tahu penghasilan terbesar sampai 1 miliar lebih itu,
01:26ya karena saya jadi konsultan bisnis dan HAM.
01:31Bagaimana seorang oposisi tidak bisa makan di pemerintah,
01:35politik juga enggak bisa,
01:37orang saya kan lawan Jokowi.
01:39Semua makan, minum kita, saluran sumber daya kita dimatikan.
01:44Ya, yang kemungkinan yang bisa dapat peluang bagi kami itu adalah dunia bisnis.
01:49Nah, untuk perusahaan-perusahaan papan atas dunia,
01:56human rights itu sangat penting.
02:01Makanya, dulu kita dibayar mahal,
02:05500 juta, 1 miliar.
02:09Konsultan HAM di dunia bisnis,
02:12terutama perusahaan-perusahaan besar,
02:14itu tidak murah.
02:17Tak murah.
02:20Karena apa?
02:22Misalnya, seorang menteri HAM mengatakan,
02:25perusahaan ini melanggar HAM,
02:27itu kompetitornya main,
02:30dia bisa sahamnya naik.
02:35Atau sahamnya bisa turun,
02:38tergantung hanya sekedar pernyataan dari seorang menteri atau pejabat.
02:42selamat menikmati.

Dianjurkan