00:04Intro
00:05Korban ini pergi melarikan diri dari pelaku seperti itu, itu jadi keterangan awal ya
00:09Pada ramai kan juga kita saat ini melakukan olah dekami
00:12Kemudian sejumlah perotan wadah yang masih bersih bahan bakar serta terkonseror seluler
00:17Satu lagi ada berumah alat pergilian yang saat ini sedang dalam pemeriksaan laman terium
00:23Misteri hilangnya seorang ibu dan anak balik tanya asal Bogor, Jawa Barat selama lebih dari sebulan akhirnya terkuak
00:31Keduanya diduga tewas dibunuh oleh seorang pria yakni suami siri dari korban di Madiun, Jawa Timur
00:38Dalam peristiwa ini pelaku juga berusaha menghilangkan jejak pembunuhan korban
00:43Jadi mungkin awal mula mereka hanya melaporkan orang hilang
00:48Karena sejak tanggal 20 itu ada komunikasi terakhir antara korban dan ibunya
00:53Pada saat komunikasi terakhir dan putus komunikasi lewat Sidiopol itu memang sudah berakhir dari tanggal 20
00:59Itu korban tidak pernah mengabari keluarganya
01:02Tidak pernah mengabari sehingga keluarga korban itu berlihat datang ke Madiun
01:06Untuk menemui pelaku ini untuk menanyakan di mana keberadaan korban
01:11Jadi korban mengelak bahwa korban ini pada saat itu adalah cekcok bersama pelaku
01:17Cekcok ribut dan sebagainya
01:19Sehingga korban ini pergi melarikan diri dari pelaku seperti itu
01:23Itu jadi keterangan awal yang saya ingin
01:25Jadi ini juga mengonfirmasi bahwa keterangan yang disampaikan oleh keluarga korban
01:30Bahwa terakhir kali korban mengontak pihak keluarga
01:34Korban ini juga sedang cekcok begitu ya dengan pelaku
01:39Mungkin lebih simpelnya adalah video call antara korban dan ibunya
01:43Pada saat itu sekitar jam 9 pagi
01:45Ibu dan korban itu sempat melakukan video call
01:48Sekitar jam 9 pagi lewat itu tiba-tiba mungkin HP-nya atau panggilan telpon video call itu tiba-tiba mati
01:54Dan mungkin tidak dapat dihubungi lagi seperti itu
01:57Dalam rekaman CCTV memperlihatkan terduga pelaku bersama kedua korban keluar dari sebuah kamar kos di kota Madiun
02:04Ketiganya kemudian terekam mendatangi salah satu hotel di kota Madiun
02:09Dalam rekaman lain terduga pelaku juga terlihat keluar menuju mobil untuk mengambil sebuah kantong
02:15Polisi menduga kedua korban dibunuh di hotel tersebut
02:19Kedua korban sebelumnya dilaporkan hilang oleh sekeluarga
02:22Setelah tidak dapat dihubungi sejak 20 September 2026
02:27Sebelum kasus ini terbongkar saat pencarian korban pelaku sempat berdalih
02:32Bahwa anak dan istrinya berada dalam kondisi baik-baik saja bersamanya
02:37Sebelum peristiwa naas terjadi perjalanan kehidupan rumah tangga pasangan tersebut sempat berpindah-pindah kota
02:44Keduanya sudah menjalin hubungan selama kurang lebih 3 tahun
02:48Hingga akhirnya memutuskan untuk melangsungkan pernikahan secara siri
02:53Guna mengelabui aparat penegak hukum serta menghilangkan jejak kejahatannya
02:58Pelaku membawa jasad kedua korban ke pekarangan belakang rumah untuk dieksekusi kembali
03:05Polisi menangkap terduga pelaku pada minggu malam 25 Oktober 2026
03:10Pelaku ditangkap di wilayah jombang serta barang bukti satu unit mobil
03:15Pelaku tampak tertunduk lesu dengan tangan terborgol
03:19Petugas juga melakukan olah tempat kejadian perkara di sejumlah lokasi
03:23Termasuk rumah pelaku, rumah orang tua pelaku, serta jembatan sungai Bengawan
03:30Pelaku diduga membuang abu jenazah kedua korban di jembatan tersebut
03:35Keluarga korban berharap pelaku mendapat hukuman berat
03:38Sementara itu polisi masih mendalami motif pembunuhan
03:42Ini ada dua korban ya, yaitu ibu dan anaknya
03:46Ini ada di dua lokasi yang berbeda
03:51Saat ini masih dilakukan pengembangan pada laman dan juga kita saat ini melakukan olah TKP
03:56Tujuannya adalah untuk merangkai sehingga utuh satu kejadian itu
04:10Pada 27 Oktober 2026, Polda Jawa Timur merilis kasus pembunuhan yang dilakukan suami siri terhadap istri dan anaknya
04:20Menurut Direskrimum Polda Jawa Timur, kasus ini adalah pembunuhan berencana
04:25Saat ini personal jajaran kepolisian masih terus menyisir kembali sejumlah titik di tempat kejadian perkara
04:32Untuk mengumpulkan sisa-sisa barang bukti material guna menyempurnakan berkas penyidikan
04:39Kasus cindak-pembunuhan ini diawali dengan adanya laporan orang hilang
04:47Setanggal 5 Oktober 2026 dan dilaporkan di Polres Madiun Kota
04:54Berdasarkan laporan tersebut dilakukan serangkaian penyidikan dan penyidikan terkait dengan adanya orang hilang
05:04Kemudian ditemukan beberapa fakta di lapangan bahwa
05:12Yang bersangkutan pernah melakukan menginap di salah satu hotel
05:18Dan dari situ kita temukan jejak digital
05:23Di mana ada CCTV yang menginformasikan kepada kita bahwa benar yang bersangkutan telah menginap di situ
05:32Dari situ dilakukan pengembangan
05:35Kemudian ditemukanlah fakta bahwa
05:39Korban yang tadinya dilaporkan hilang
05:42Sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia
05:48Yang selanjutnya
05:50Pian berubah menjadi ketidak pidana pembunuhan
05:56Secara umum tidak diterima pembunuhan
05:58Namun pasal yang kami telapkan yaitu tidak diterima pembunuhan
06:02Berdasarkan fakta yang sudah kami kumpulkan
06:06Dari persiwa tersebut
06:08Pendidik telah mengamankan seorang laki-laki bersifisial DBF
06:12Usia 40 tahun
06:14Warga Kota Madiun
06:16Dan saat ini sudah kami tetapkan sebagai tersangka
06:19Yang bersangkutan adalah suami siri dari korban
06:26Korban dalam ini adalah perempuan berinisial DH usia 30 tahun
06:31Serta seorang anak berinisial ADF berusia 4 tahun
06:37Berdasarkan hasil pendidikan
06:40Kedua persiwa tersebut terjadi pada tanggal 20 September
06:452026 di dua lokasi berbeda di wilayah Kota Madiun
06:48Korban DH diduga meninggal dunia
06:52Akibat perbuatan tersangka di salah satu hotel di Kota Madiun
06:55Yaitu dilakukan dengan cara mencekip korban sampai meninggal dunia
07:02Sedangkan korban anak AGF diduga meninggal dunia
07:06Akibat perbuatan tersangka juga di Kota Madiun
07:09Tempatnya di dalam mobil
07:11Itu juga dilakukan dengan cara mencekip
07:15Kemudian
07:16Kedua korban meninggal dunia
07:18Dilakukan
07:21Tindakan selanjutnya oleh tersangka
07:24Yaitu dengan menimbunikan
07:25Serta menghilangkan jajah keberadaan sejarah korban
07:28Kemudian pendidik setelah melakukan serangka yang tidak akan pendidikan
07:32Dan mengamankan setiap barang berisi
07:34Yang terlihat di depan kita ini
07:36Yang antara lain
07:37Kedaran Roda 4
07:39Jenis Pajero ada di parki di depan
07:41Kemudian kendaraan Roda 2
07:43Kemudian sejumlah perotan wadah yang masih bersih bahan bakar
07:47Serta terkonserot seluler
07:49Satu lagi ada berupa alat pergilingan
07:52Yang saat ini sedang dalam pemeriksaan Lumber Trium
07:56Terkait dengan motif
07:58Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara
08:00Persiluan tersebut diduga tidak terbelakangi
08:03Persuisihan dalam hubungan pribadi
08:06Antara tersangka dengan
08:08Korban beristensial
08:10DH
08:13Kemudian kami tegaskan bahwa pendidik juga masih terus mendalami motif secara keseluruhan
08:21Rangkaian perusahaan tersebut berdasarkan alat bukti yang kami peroleh
08:24Terhadap persangka pendidik menerapkan pasal yang utama yaitu pembunuhan berencana
08:36Cara baru nonton di Smart TV
08:39Nonton live streaming dan ribuan tayangan Kompas Gramedia langsung dari Smart TV kamu
08:45Cara installnya, buka Google Play Store di Smart TV kamu
08:49Cari Kompas TV melalui pencarian
08:52Pilih aplikasi lalu install
08:55Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV
09:00Download Kompas TV Apps di TV kamu sekarang juga