Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Ancaman banjir rob dan abrasi kian membayangi kehidupan masyarakat pesisir Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah.

Tak hanya merendam permukiman, kondisi ini juga berdampak pada pendapatan nelayan dan petani tambak yang terus menurun.

Di Desa Purworejo, Demak, nelayan perempuan seperti Siti turut berjuang memenuhi kebutuhan keluarga di tengah hasil tangkapan yang semakin sulit diperoleh.

Penanaman mangrove menjadi salah satu upaya warga untuk menahan abrasi dan melindungi tempat tinggal mereka.

Upaya serupa dilakukan Setia Utomo bersama warga Desa Banyutowo, Pati. Sejak 2010, ia menanam dan merawat mangrove hingga tumbuh seluas 7 hektare di sepanjang pesisir desanya.

Mangrove tidak hanya berperan sebagai pelindung alami pantai, tetapi juga berpotensi mendukung sumber penghidupan masyarakat pesisir melalui ekosistem yang berkelanjutan.

Saksikan #Sustenesia setiap Sabtu pukul 09.00 WIB hanya di KompasTV!

Sahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV

Jangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop untuk mendapatkan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga Pantura Terancam Tenggelam, Petani Tambak Demak Kini Sulit Panen | SUSTENESIA di https://www.kompas.tv/video/698228/pantura-terancam-tenggelam-petani-tambak-demak-kini-sulit-panen-sustenesia

Subscribe channel YouTube KompasTV dan aktifkan lonceng supaya kamu tidak ketinggalan video terbaru dari KompasTV.

#LingkunganHidup #PerubahanIklim #PembangunanBerkelanjutan #Sustenesia

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/698246/banjir-rob-ancam-50-juta-penduduk-pantura-mangrove-jadi-harapan-warga-lindungi-pesisir-sustenesia
Transkrip
00:02Pada Maret 2024 lalu, banjir ROP berskala besar menerjang Demak, Jawa Tengah.
00:09Peristiwa itu menjadi gambaran betapa seriusnya ancaman ROP bagi sekitar 50 juta penduduk pesisir Pantura.
00:20Untuk memitigasi ROP, di desa Purworejo dibangun Hybrid Seawall sebagai perlindungan.
00:26Upaya menahan terjangan air laut agar garatan dan permukiman warga tak semakin tergerus.
00:33Namun Hybrid Seawall belum sepenuhnya mampu menahan terjangan air laut.
00:38Cakupannya perlu diperluas dan biaya perlindungan ini tak sedikit.
00:43Kita disini tantangannya karena untuk hari ini ataupun tahun ini,
00:51itu anggaran dana desa juga dipotong.
00:53Tidak seperti di wilayah kami, desa Purworejo sendiri dengan kondisi wilayah yang saat ini juga air semua seperti ini.
01:00Kalau tidak anggaran dana desa pun juga kita tidak bisa jalan.
01:05Tak hanya mengenangi permukiman dan mengganggu aktivitas warga,
01:10ROP yang semakin masif diprediksi bisa menurunkan pertumbuhan ekonomi hingga 20% di Pantura.
01:22Namun dampak ROP bukan hanya soal perekonomian di masa yang akan datang.
01:28Hari ini warga sudah dipaksa hidup beradaptasi.
01:32Termasuk bagi perempuan pesisir yang harus menjalani beban kehidupan yang tak ringan.
01:38Menjadi ibu rumah tangga tak selalu menjadi pilihan bagi sebagian perempuan di desa Purworejo.
01:44Di tengah urusan domestik mereka pun harus turut mencari penghasilan, membantu suami melaut.
01:52Dari APK susah jadinya istri diajak melaut.
01:56Juga untuk penghasilan tahun bertambah tahun itu semakin susah, semakin sulit.
02:02Dan juga kalau mau membagi untuk APK itu kan corongnya nggak sampai.
02:09Seandainya kalau penghasilan dapat 200 itu dibagikan ke APK 50.
02:15Kan jadinya 150 tuh mbak.
02:16Untuk sehari-hari kan nggak cukup.
02:18Sanggur sekolah, makan sehari-hari, untuk perbekalan juga pun kan nggak sampai.
02:25Rop yang semakin sering datang ditambah pendapatan yang kian berkurang menjadi beban berlapis yang harus dihadapi nelayan perempuan di sini.
02:34Karena dulunya saya ikut suami itu, ikan tuh banyak mbak.
02:39Ikan tuh banyak.
02:41Dulu dapatnya tombak rajungan tombak 10 kilo, 15 kilo.
02:44Itu satu berangkatan.
02:47Dan jam 3-nya sore mbak, berangkat lagi.
02:51Cari ikan bawal.
02:53Dapatnya 2 juta, 1 juta setengah.
02:56Sekarang ini tahun 2010, nggak ada apa-apa.
02:59Nggak ada ikan bawal, nggak ada ikan lausan tuh, nggak ada.
03:03Sekarang ini, cari rajungan pun 1 kilo susah.
03:09Tak hanya tinggal diam, Siti bersama nelayan-nelayan perempuan lain mencoba bertahan dan menyelamatkan rumah mereka.
03:18Menanam mangrove jadi salah satu upaya yang bisa mereka lakukan.
03:22Dan kamilah kalau ada mangrove ditanam di bibir pantai,
03:27kayak ada di ceblok, kayak apa, di cebloknya kok alhamdulillah.
03:32Dan mangrove dengan jatuhnya dengan dirinya sendiri dan tumbuh dengan dirinya sendiri.
03:37Itu kan ada banyak kalau di bibir pantai kami.
03:40Dan itu menahan abrasi ombak untuk masuk ke wilayah kami.
03:46Setiap bibit mangrove yang mereka tanam membawa harapan
03:50untuk menjaga rumah dan kehidupan mereka.
03:53Dan ke depannya, semoga laut kami itu sejahtera.
03:58Dan ikan-ikan kayak seperti dulu lagi yang kami alami,
04:04kayak seperti dulu ada banyak ikan, kayak gitu.
04:07Dan yang ketiga ini,
04:09semoga saya menanam atau membit mangrove
04:13untuk menahan abrasi dan anak cucu kami bisa tinggal di kampung kami.
04:18Tidak tenggelam.
04:23Masyarakat pesisir menjadi salah satu aktor penting dalam upaya restorasi mangrove.
04:28Menjaga ekosistem laut,
04:30sekaligus memperkuat perlindungan dari ancaman bencana ekologis.
04:35Kekhawatiran bencana ekologis itu dirasakan Setia Utomo,
04:40warga desa Banyutowo, kecamatan Dukuh Seti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
04:45Tak ingin desanya mengalami nasib serupa,
04:48Tomo bergerak merawat pesisir sebelum laut semakin mengambil ruang hidupnya.
04:53Kecintaan kami dengan desa kami.
04:57Kami lahir di sini.
04:59Kami makan di sini.
05:01Minum dan menikmati udara segar.
05:05Semua di sini.
05:07Jadi,
05:09kewajiban secara naluri,
05:13itu bagaimana desa kami itu jangan sampai menjadi desa yang dikenang.
05:18Artinya ketika seperti disayung,
05:21itu kan terus karena Rob itu kan terus desanya hilang.
05:26Bagaimana yuk kita menanggulangi gelombang laut itu
05:30supaya tidak sampai ke desa kami.
05:34Sebelumnya, desa ini hampir tak punya mangrove sebagai benteng alami dari Rob.
05:40Namun, sejak 2010,
05:42sembari mencari ikan,
05:44Tomo menyempatkan diri membawa bibit mangrove dari pulau lain
05:47untuk ditanam di desanya.
05:49Satu persatu bibit ditanam.
05:52Langkah kecil Tomo mempertahankan rumahnya.
05:57Sumatera itu di daerah Lampung Timur,
06:01itu banyak sekali tanaman mangrove.
06:04Jadi, teman-teman saya yang di Sumatera itu tak suruh untuk bawa.
06:08Dibuat, dimasukkan di kardus-kardus,
06:10terus dibawa trepel,
06:13dan ketika kami sampai di Banyutowo,
06:15kami harus membayar untuk transportnya.
06:18Bukan perkara mudah bagi Tomo untuk memulihkan mangrove di desanya.
06:23Terlebih, awalnya tak semua warga melihat upaya Tomo sebagai hal yang penting.
06:28Namun, Tomo bersama sejumlah warga yang peduli,
06:32memilih bertahan,
06:34menanam,
06:34merawat,
06:36dan menjaga mangrove dari waktu ke waktu.
06:38Ah, namanya juga orang itu kan punya canda pandang yang berbeda.
06:44Jadi, orang-orang boleh mengomong,
06:46ah itu banyak nyamuk,
06:47nanti ada ular,
06:48rimbun,
06:49pemandangan indah indah itulah menjadi tantangan kami, Pak.
06:51Karena ketika kami menanam itu,
06:54hanya beberapa orang
06:55yang mau ikut ambil bagian.
06:59Bertahun-tahun menanam dan merawat,
07:03itiar Tomo dan kawan-kawan membawa hasil.
07:05Kini, hingga 7 hektare mangrove telah tumbuh
07:09membentang di sepanjang garis pantai desa Banyutowo.
07:16Jika ditarik ke belakang,
07:18sejak 1980 hingga 2005,
07:22Indonesia pernah kehilangan hingga 1,3 juta hektare mangrove
07:27akibat alih fungsi lahan.
07:29Apa yang terjadi di masa lalu,
07:31turut membuat pesisir kini semakin rentan
07:34menghadapi berbagai ancaman ekologi.
07:37Padahal, mangrove tak hanya berperan sebagai pelindung.
07:41Ekosistem ini juga bagian dari ekonomi biru
07:44yang menopang penghidupan masyarakat pesisir.
07:48Manggrove membuka sumber penghidupan baru
07:50di tengah hasil tampak dan tangkapan laut yang tak menentu,
07:54agar masyarakat pesisir tetap berpenghasilan
07:57di lingkungan yang berkelanjutan.

Dianjurkan