Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Kuasa hukum keluarga korban, Ardy Mbalembout, mengatakan pihaknya telah bertemu dengan penyidik Unit Dua Jatanras Polda Metro Jaya untuk melihat rekaman CCTV dan mendalami kronologi penembakan.

Berdasarkan penjelasan penyidik yang disampaikan Ardy, rekaman CCTV menunjukkan terduga pelaku diduga masuk melalui pintu belakang markas sekitar pukul empat lewat dua puluh menit dan rangkaian kejadian berlangsung hingga sekitar pukul empat lewat lima puluh menit.

Terduga pelaku disebut menggunakan sepeda motor, helm putih, dan baju coverall berwarna merah.

Setelah memasuki area parkir belakang, terduga pelaku diduga menuju tempat pengambilan senjata. Di lokasi tersebut, ia disebut berpapasan dengan seorang penjaga yang tidak melihat keberadaannya.

Terduga pelaku kemudian diduga mengambil senjata dan berlari menuju tempat korban sedang tidur.

Dalam rekaman yang diperlihatkan kepada kuasa hukum, terdengar suara tembakan sebanyak empat hingga lima kali, disertai teriakan dua orang.

Ardy menjelaskan, setelah kejadian tersebut, terduga pelaku terlihat keluar dan berlari menuju area gelap di samping lokasi sebelum disebut menyerahkan diri kepada provos.

Namun, menurut Ardy, rekaman yang diperlihatkan kepada kuasa hukum terputus pada bagian penyerahan diri tersebut.

Kondisi ini menjadi salah satu hal yang dipertanyakan pihak keluarga korban.

Ardy juga menyoroti penggunaan helm oleh terduga pelaku saat berada di lokasi kejadian. Dengan helm tersebut, wajah terduga pelaku disebut tidak terlihat dalam rekaman.

Ia menegaskan, masih ada sejumlah hal yang perlu didalami sebelum proses hukum menghasilkan kesimpulan.

Sementara itu, berdasarkan keterangan dalam pembahasan tersebut, pihak kepolisian disebut belum mengambil kesimpulan final terkait peristiwa penembakan.

Baca Juga [FULL] Tragedi Polisi Tembak Polisi di Tangsel, Apa Pemicunya? | DIPO INVESTIGASI di https://www.kompas.tv/video/698232/full-tragedi-polisi-tembak-polisi-di-tangsel-apa-pemicunya-dipo-investigasi

Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar.

Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/kHcSkM0krFI



#polisitembakpolisi #tangsel #polisi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/698233/cctv-ungkap-detik-detik-penembakan-polisi-kuasa-hukum-soroti-kejanggalan-dipo
Transkrip
00:08Intro
00:10Ada 4 peluru di dalam kepala korban
00:15Mendok cabe, ya terkait mendok cabe
00:18Sudah dalam penyidikan oleh Pro Pampori
00:23Intro
00:27Insiden polisi tembak polisi
00:29Kembali terjadi, ironisnya tragedi berdarah
00:32Yang menghilangkan nyawa sesama anggota Korps Bayangkara
00:35Terjadi di markas komando
00:37Yang seharusnya menjadi tempat aman dari tindak kekerasan
00:40Dekat teki motif pembunuhan menyeruak
00:43Namun tersiar kabar terduga pelaku
00:45Adalah junior korban yang diduga alami perundungan
00:48Peristiwa pembunuhan ini tidak bisa dipandang sebelah mata
00:52Karena muncul desakan evaluasi penggunaan senjata api
00:55Hingga pemantauan kondisi psikologis personil Polri
00:59Yang kian mengemuka
01:00Lalu celapa yang harus segera ditutup
01:02Agar tragedi polisi tembak polisi
01:04Tidak kembali terjadi
01:06Ini live studio ke-94
01:07Dipo investigasi
01:08Saya diponruh bahagia
01:09Saya akan melusuri
01:10Dan mencari bukti secara langsung
01:12Terkait tragedi tewasnya personil Polri
01:14Di tangan juniornya sendiri
01:27Setelah saya berada di kawasan pangkalan udara
01:31Pondok cabai yang berada di kawasan Tangerang Selatan
01:34Provinsi Banten
01:35Yang menjadi saksi bisu dari peristiwa mengejutkan insiden polisi
01:39Tembak polisi
01:45Area yang bertuliskan polisi udara
01:47Adalah area hanggar yang terdapat di Markes Komando Direkturat Kepolisian Udara
01:51Dan bisa dilihat di sebelahnya ada bangunan berwarna kuning
01:55Yang menjadi ruang pemadam kebakaran
01:58Dan menjadi lokus dari penembakan
02:01Yang diduga kuat dilakukan oleh tersangka
02:04Berada Andika Ramadhani
02:06Kepada korban
02:07Bernama Baratu Laurentius Valdo Fernandez Lawai
02:16Kalau tahu nggak begini udah masuk polisi
02:18Udah udah
02:26Dari rekam CCTV
02:27Si terduga itu
02:29Ya kami juga belum pastikan dia pelakunya
02:31Karena bisa aja peran pengganti
02:33Menggunakan helm
02:34Keptel Park
02:35Semua tertutup benar itu
02:36Kayak dia
02:36Kayak astronot di bulan itu
02:43Dan berdasarkan rekaman CCTV
02:46Yang kami amati bersama
02:47Ya terduga pelaku ini
02:48Itu masuk melalui akses pintu belakang
02:51Di dalam CCTV terlihat jelas
02:53Ada satu petugas
02:54Yang kami duga
02:56Dia adalah penjaga senjata api tersebut
02:59Yang radiusnya kurang lebih 10 meter
03:01Tapi tidak memonitor peristiwa pengambilan senjata api itu
03:06Dan kemudian terdengarlah tembakan
03:08Sampai dengan 4 atau 5 kali
03:18Saya merasa begini perbuatan yang sangat kecil ya
03:21Saya ini kan tidak pernah hukum
03:24Bahkan ada tanda sedikit pun di tubuhnya
03:27Harapan dari keluarga yang paling utama itu adalah
03:30Yang membunuh anak saya
03:32Itu harus dihukum mati
03:37Ya terkait pandau cabai
03:39Sudah dalam penyidikan oleh Pro Pampoli
03:45Dari rentetan kasus ini apakah bisa ditafsirkan
03:49Bahwa memang sudah ada niat perencanaan dalam pembunuhannya
03:52Ya saya kira dua-duanya ada ya
03:54Niatnya ada, perencanaannya ada
03:56Dia juga punya akses kelihatannya dengan senjata
03:58Karena keras
04:00Karena ketika ada seperti ini terjadi
04:02Ya maka disini ada problem pengawasan
04:04Ketika ada yang telah dalam proses pengawasan
04:06Pengawasan penyidikan api oleh pesawat neukori
04:09Siapa pindahnya yang harus di tahu jawaban
04:20Setelah saya berada di kawasan Pangkalan Udara
04:24Pondok cabai yang berada di kawasan Tangerang Selatan
04:27Provinsi Banten
04:28Yang menjadi saksi bisu dari peristiwa
04:31Mengejutkan insiden polisi
04:32Tembak polisi
04:34Terakhir ini saudara melibatkan dua personil
04:36Dari Direkturat Kepolisian Udara
04:39Atau korps kepolisian perairan dan udara
04:44Baharkan Polri
04:45Korban dari peristiwa ini saudara adalah
04:47Seorang personil Polri
04:50Bernama Baratu Laurentius Valdo
04:54Yang diduga kuat
04:55Ditembak oleh juniornya sendiri
04:57Bernama Barada Andika Ramadhani
05:01Peristiwa ini saudara kian menjadi ironi
05:03Karena tragedi penembakan antara polisi
05:06Menembak polisi terjadi di markas komando
05:10Direkturat Kepolisian Udara
05:12Yang seharusnya menjadi tempat aman
05:14Dan juga menjadi tempat yang memiliki pengawasan ketat
05:18Terhadap penggunaan senjata api
05:23Peristiwa penembakan yang menewaskan Baratu Valdo
05:26Sudah terjadi lebih dari satu pekan
05:28Namun hingga kini
05:29Polisi belum merilis kronologi
05:31Serta motif dibalik tragedi ini
05:33Namun berdasarkan keterangan kuasa hukum keluarga korban
05:36Yang telah melihat CCTV detik-detik kejadian bersama penyidik
05:40Pergerakan terduga pelaku
05:41Barada Andika
05:43Terpantau pada Jumat 16 Oktober 2026
05:46Pukul 4 lewat 20
05:47Waktu Indonesia Barat
05:49Terduga pelaku diduga memasuki area ditpol udara
05:52Menggunakan motor melalui pintu belakang
05:54Terduga pelaku tampak tak melepas helm
05:57Berwarna putih yang ia gunakan
05:59Usai mendatangi ke ruang kerjanya
06:01Terduga pelaku terpantau memasuki ruang penyimpanan senjata
06:04Dengan masih menggunakan helm
06:06Tak berselang lama
06:07Terduga pelaku tampak keluar ruang senjata
06:10Membawa senjata laras panjang jenis SS2 dan pisau
06:13Terduga pelaku kemudian berlari menuju ruang damkar
06:17Yang diketahui sebagai tempat yang biasa digunakan korban
06:20Untuk beristirahat
06:21Dalam kurun waktu sekitar 12 detik
06:24Terdengar suara tembakan sebanyak 4 kali
06:26Dari dalam ruangan damkar
06:28Terdengar pula teriakan dari dalam ruangan tersebut
06:30Setelah itu terduga pelaku terekam memasuki ruangan provos
06:34Dengan masih menggunakan helm
06:35Penjelasan penyidik
06:38Bahwa pelaku ini melampiaskan kemarahan
06:42Kepada korban
06:43Karena menurut penyidik tadi menjelaskan
06:47Teman-teman seangkatan korban
06:49Sering membunuh tersangkat
06:56Saya akan tunjukkan saudara di hadapan saya adalah
06:59Pangkalan udara pondok cabai
07:01Tulisan dari polisi udara
07:03Yang berada persis
07:04Di hadapan saya
07:05Adalah area
07:07Yang menjadi markas komando dari direktorat kepolisian udara
07:11Atau lokus terjadi peristiwa
07:14Polisi
07:15Tembak polisi
07:17Saya akan tunjukkan lebih dekat ya
07:19Untuk menjelaskan
07:21Lebih detail
07:22Dimana sesungguhnya
07:23Lokus penembakan yang dilakukan
07:27Oleh
07:29Barada Andika Ramadhani
07:31Bisa ditunjukkan ya
07:34Area yang bertuliskan polisi udara
07:36Adalah area hanggar
07:38Yang terdapat di markas komando direktorat kepolisian udara
07:40Dan bisa dilihat di sebelahnya ada bangunan
07:43Berwarna kuning
07:44Yang menjadi ruang
07:45Pemadam kebakaran
07:47Dan menjadi lokus
07:48Dari penembakan
07:50Yang diduga kuat
07:51Dilakukan oleh tersangka
07:53Barada Andika Ramadhani
07:55Kepada korban
07:56Bernama Baratu Laurentius
07:58Valdo Fernandes Lawai
08:02Dan di area pemadam kebakaran itu juga masih ada
08:07Satu unit setidaknya
08:09Mobil pemadam kebakaran
08:11Dan di sebelahnya adalah area yang sudah sebelumnya
08:14Ditandai garis oleh polisi
08:16Karena sudah dilakukan sejumlah proses hukum
08:18Salah satunya adalah
08:20Prarekonstruksi
08:20Untuk mengetahui
08:21Apa yang sesungguhnya terjadi
08:23Di area
08:26Ruang pemadam kebakaran
08:28Yang juga menjadi lokus penembakan
08:32Peristiwa yang kemudian terjadi pada pukul 4.40 waktu Indonesia Barat ini tentu masih didalami
08:36Oleh polisi
08:37Tetapi
08:38Kalau saya amati
08:40Dari
08:41Aplikasi Maps
08:43Yang kemudian ada
08:45Titik ataupun lokus
08:47Dari penembakan tersebut
08:48Berada cukup berdekatan
08:51Dengan area perumahan warga di belakangnya
08:53Apakah kemudian terdengar
08:54Suara-suara tembakan
08:56Tentu ini juga masih didalami
08:57Oleh polisi
08:59Sebelumnya saudara polisi juga
09:01Menyebutkan bahwa
09:03Korban atas nama
09:05Baratufaldo termasuk juga pelaku
09:08Ataupun tersangka
09:09Atas nama Barada Andika
09:10Merupakan
09:11Satu tim
09:12Yang bertugas sebagai petugas administrasi
09:15Di
09:16Pegamanan
09:17Personil
09:19Dan logistik
09:20Ataupun pamperslok
09:21Yang berada di direktorat
09:22Kepolisian udara
09:24Ada sejumlah narasi
09:26Yang kemudian menyebutkan
09:27Ada
09:28Gesekan
09:30Antara
09:31Senior
09:33Maupun junior
09:33Yang berada di direktorat
09:35Kepolisian udara
09:35Tetapi tentu motif
09:37Dari
09:38Peristiwa polisi
09:39Tembak polisi
09:39Ini masih didalami
09:40Oleh
09:41Polda Metro Jaya
09:42Untuk betul-betul diungkap
09:43Apa yang sesungguhnya
09:45Melatar belakangi peristiwa ini
09:46Saya akan
09:47Langsung
09:48Mendatangi
09:49Markas Komando
09:50Direktorat Kepolisian udara
09:51Sedara untuk mendalami
09:52Dan juga untuk
09:53Mencoba
09:54Untuk melihat secara langsung
09:55Seperti apa lokasi
09:57Tempat kejadian perkara
09:58Dari peristiwa
10:00Ataupun tragedi
10:01Polisi
10:01Tembak polisi
10:13Setelah saya tiba di
10:14Markas Komando
10:16Direktorat Kepolisian udara
10:18Atau tempat kejadian perkara
10:20Dari peristiwa
10:21Ataupun tragedi
10:22Polisi
10:23Tembak polisi
10:24Lalu sudah sejauh mana
10:25Proses hukum
10:26Yang kini tengah berjalan
10:28Dan apa yang sesungguhnya terjadi
10:29Di tempat kejadian perkara
10:32Saya akan tanyakan
10:33Secara langsung
10:34Kepada dua kuasa hukum
10:35Dari korban
10:36Ada Pak Andi
10:37Keluarga korban
10:38Dan juga
10:38Ada Pak
10:39Wilfridus Watu
10:40Bapak-bapak terima kasih
10:41Untuk waktunya Pak
10:42Pertama
10:43Saya ingin tanyakan
10:44Sejauh ini Pak
10:44Konfirmasi
10:46Dari kepolisian
10:47Terkait proses hukum
10:48Yang tengah berjalan
10:49Sudah sejauh mana
10:50Ya
10:50Jadi kita
10:52Bertemu dengan penyidik
10:53Unit 2
10:54Jatan Raspo
10:54Dan Metro Jaya
10:55Kami diperlihatkan
10:57Tentang
10:58CCTV
10:59Tentang
11:00Kronologis kejadiannya
11:01Nah jadi
11:03Sejak
11:03Masuk
11:05Jam 4
11:06Lewat 20
11:06Dan berakhir
11:08Sekitar
11:084.50
11:10Sekian ya
11:11Bukti-bukti CCTV
11:12Itu memang
11:12Menggambarkan tentang
11:13Bagaimana
11:15Dugaan
11:16Terduga itu
11:17Masuk
11:18Menurut penyidik
11:19Lewat pintu belakang mako
11:21Lewat pintu belakang mako
11:23Dan
11:23Tidak ada penjagaannya
11:25Dia menggunakan motor
11:27Dan menggunakan helm putih
11:28Dan
11:29Baju
11:30Ketelpak
11:32Itu warna merah
11:32Jadi dia masuk
11:34Di parkiran belakang
11:36Kemudian
11:36Dia masuk ke tempat
11:38Pengambilan senjata
11:39Ya itu
11:42Menggunakan helm
11:43Dan disitu
11:44Bertemu dengan seorang penjaga
11:46Tapi penjaga itu
11:47Tidak melihat
11:48Si tersangka ini
11:50Sehingga dia mengambil senjata itu
11:52Lalu kemudian
11:52Bergegas dengan
11:54Berlari menuju
11:56Tempat eksekusi
11:57Di mana
11:58Korban tidur
11:59Di damkar itu
12:00Nah terlihat disitu
12:02Tapi masih menggunakan helm
12:03Lalu
12:04Terdengarlah bunyi tembakan itu
12:06Terdengarlah bunyi tembakan
12:07Empat lima kali itu
12:08Dan ada suara
12:09Bahkan dua orang berteriak
12:10Dan kami bertanya
12:12Yang satu
12:13Adalah teriakan korban
12:14Ya kan
12:16Dan yang
12:17Tuhan atau ampun
12:19Itu
12:20Dan kemudian ada
12:21Menurut penyidik
12:23Yang satu lagi adalah
12:24Suara daripada pelaku
12:26Lalu
12:27Seketika dia keluar
12:28Dan
12:29Lari ke suatu tempat
12:31Di samping yang gelap
12:32Dan menyerahkan diri
12:33Kepada provos
12:34Menyerahkan diri
12:35Kepada provos
12:36Dan
12:38Sejak menyerahkan diri itu
12:39Kita tidak melihat
12:40Di posko itu
12:41Seperti apa
12:42Penyerahan dirinya
12:43Ya kan
12:44Bahkan kita minta
12:45Kalaupun ada
12:46Kan tentunya
12:47Sudah dibuka helmnya
12:48Karena harus diborgol
12:49Sampai disitu
12:50Putus
12:53Artinya ketika
12:54Polisi sudah
12:55Memperlihatkan
12:56Rekamasi TV
12:57Kepada kuasa hukum
12:59Dari korban
13:00Atas nama Baratu Faldo
13:01Kuasa hukum menilai
13:03Masih ada sejumlah kejanggalan
13:04Oh iya
13:04Tentu pasti
13:05Makanya itu perdebatannya
13:06Kan
13:06Sangat tajam disitu
13:08Dan
13:09Saya katakan
13:10Bahwa
13:11Dari kahumas
13:12Pol dan metode
13:13Sendiri
13:14Menyampaikan
13:15Belum ada kesimpulan
13:16Tadi berdasarkan keterangan
13:17Dari Pak Arti
13:18Bahwa
13:18Terduga pelaku
13:20Ketika melakukan aksinya
13:21Ini menggunakan helm
13:23Ya
13:23Artinya wajahnya
13:25Tidak terlihat sama sekali
13:25Tidak terlihat sama sekali
13:26Dan kita sudah berada
13:28Tepat ya
13:28Di depan dari
13:29Markas Komando
13:31Direkturat kepolisian udara
13:32Mungkin bisa kita
13:33Masuk
13:34Bapak-bapak untuk melihat
13:35Seperti apa TKP-nya
13:36Oke
13:36Saya bersama dengan
13:37Dua kuasa hukum dari
13:39Baratul Faldo
13:40Saudara akan langsung
13:41Mencoba untuk masuk ke
13:43Direkturat kepolisian udara
13:44Untuk melihat
13:44Seperti apa sesungguhnya
13:45Tempat kejadian perkara
13:47Dan
13:47Apa yang sesungguhnya terjadi
13:48Di dalam
13:49Direkturat kepolisian udara
13:55Selamat siang Pak
13:57Selamat siang Pak
13:58Selamat siang ya
13:59Kami dari
14:01Pak Penisit Hukum
14:03Keluarga
14:04Almarum Aldo
14:06Dari Bapak-bapaknya
14:07Mau
14:09Melihat situasi
14:11Tempat kejadian perkara
14:14Sudah izin kemarin
14:15Di penyidik ya
14:16Semalam
14:16Sudah izin ke penyidik ya
14:18Mas siapa ya Pak
14:19Eru
14:20Sudik
14:20Boleh kami minta nomornya Pak
14:22Boleh
14:23Saya telepon sebentar ya Pak
14:32Sementara
14:33Tidak bisa Bapak
14:34Tidak bisa masuk
14:35Karena sedang
14:36Ada kegiatan juga
14:37Kita tahu
14:38Penerbangan
14:39Penerbangan VIP
14:40Bisa tetap berkoordinasi
14:42Dengan
14:42Penyidik
14:43Penyidik aja
14:43Untuk
14:45Perkembangannya
14:46Bagaimana
14:48Barangnya
14:48Dimana
14:49Kita sudah serahkan
14:49Semua ke
14:50Kalau untuk
14:52Keterangannya
14:53Mungkin bisa lewat
14:54Pumas Kode Metro
14:55Oke
14:55Atau di Pumas Mabes Polri
14:57Namun kita
14:58Gak bisa untuk
14:59Kita dari tim kuasa
15:00Untuk melihat
15:01Situasi
15:02Tempat eksekusinya
15:03Belum bisa
15:04Belum bisa ya
15:04Untuk
15:05Dari
15:06Propam
15:06Itu sudah
15:07Meriksa kami
15:08Bapak
15:09Oke gitu
15:09Sudah berlangsung
15:10Tapi kalau ruangan
15:12Pemadam kebakaran
15:13Itu di dalam
15:14Jauh
15:14Paling ujung
15:16Dia border
15:17Paling disini
15:18Atau ruang senjata
15:19Apa?
15:20Ruang senjata
15:21Itu
15:21Tidak
15:22Sebelum
15:23Kode disini
15:23Sebelum
15:24Ruang pemadam
15:26Sebelum
15:27Tapi itu
15:27Pasti dijaga ya Pak?
15:29Pasti dijaga Pak
15:30Kalau pumpers lock itu
15:31Memang dibekali senjata
15:33Laras panjang Pak?
15:34Iya
15:34Di pumpers lock itu
15:36Biasanya ada bagian
15:36Pumlas
15:37Pengaman pangkalan
15:38Itu biasanya dilengkapi
15:39Tapi itu biasanya
15:40Di poman-poman tertentu
15:42Pak Ardi dan Pak Willy
15:46Bahwa tadi kita sudah
15:47Coba untuk
15:47Kemudian masuk ke TKP
15:48Tapi tidak
15:49Mendapat izin dari polisi
15:50Tanggapan Anda?
15:51Oh iya
15:51Jadi tadi
15:52Komendan jaganya
15:53Danyatakan bahwa
15:54Ini
15:55Sudah jadi perintah pimpinan
15:57Untuk
15:58Belum dapat arahan
16:00Saya sampaikan juga tadi
16:01Bahwa
16:02Dari rekan CCTV
16:04Si terduga itu
16:06Ya kami juga belum pastikan
16:07Dia pelakunya
16:08Karena bisa saja
16:09Peran pengganti
16:10Menggunakan helm
16:10Cuttle Park
16:12Semua tertutup
16:12Benar itu
16:13Kayak dia
16:13Kayak astronot
16:14Di bulan itu
16:16Tidak kelihatan betul
16:17Ada apa?
16:18TKP sampai hari ini
16:19Di CCTV pun juga
16:20Tidak bisa memperlihatkan
16:21Peristiwa eksekusi itu
16:22Oke
16:23Dan akses masuk
16:24Dari terduga pelaku ini
16:25Sebelum eksekusi
16:27Barat Tufaldo
16:28Adalah melalui pintu belakang
16:29Kita bisa lihat
16:30Kesana
16:30Oke
16:31Kita akan coba
16:32Lihat ya
16:32Pintu
16:33Yang kemudian
16:34Menjadi akses masuk
16:35Dari
16:35Terduga pelaku
16:37Barada
16:39Andika
16:40Sebelum akhirnya
16:41Mengsekusi
16:41Barat Tufaldo
16:48Saya merasa
16:50Ini perbuatan
16:50Yang sangat kecil
16:51Saya menerima berita
16:53Bahwa dia ini
16:53Ditemak
16:54Ditikam
16:55Nah ini yang
16:56Ini yang bagi saya
16:57Ini sudah sangat
16:58Kurang air
16:59Terima kasih

Dianjurkan