00:01Musik
00:07Aksi Tomo dan kawan-kawannya di Banyutowo merawat dan menjaga mangrove tak lepas dari gagasan tokoh masyarakat desa.
00:16Gagasan yang membuka cakrawala mereka tentang ancaman yang dihadapi pesisir sekaligus mencari solusi untuk melindunginya.
00:24Saya bertemu dengan Utomo dan berbagi keprihatinan itu dan kayung bersambut.
00:33Akhirnya kita sepakat untuk menanam mangrove di pesisir Banyutowo untuk menjadi seatbelt di pesisir Banyutowo.
00:44Kegagalan menanam dan merawat mangrove kerap terjadi.
00:47Namun usaha itu tak sia-sia.
00:507 hektare mangrove mampu menghalau rob masuk ke Banyutowo.
00:54Warga desa pun terus memperkuat benteng pesisir demi menjaga ruang hidup mereka.
01:01Tapi optimis nggak Pak sama yang selama ini dilakukan akan membawa dampak baik ke depannya?
01:05Selalu, selalu optimis bahwa hal yang baik.
01:09Yang kita tanam, kita pelihara, pasti Tuhan tolong untuk hal yang ke depannya.
01:17Bahkan, sedari dini, anak-anak sudah dilibatkan untuk menjaga tanah kelahiran mereka.
01:23Mas Gesang, gimana? Senang nggak ikut nanam mangrove?
01:27Senang karena bisa menjaga lingkungan dan bermain di sekitar pantai.
01:34Tapi, Gesang tahu nggak mangrove ini fungsinya buat apa?
01:39Buat menjaga pesisir dari yomba besar.
01:48Dari mangrove yang ditanam hingga hybrid seawall yang dibangun,
01:52berbagai upaya dilakukan masyarakat pesisir Pantura
01:56untuk melindungi rumah mereka dari ancaman rob.
02:00Tapi, sejauh mana upaya ini mampu menjawab ancaman bagi pesisir Pantura?
02:05Rob diperparah aktivitas industri yang mengambil air tanah dalam jumlah besar.
02:12Kondisi ini menjadi salah satu faktor yang mempercepat penurunan muka tanah
02:16dan pada akhirnya menambah risiko abrasi.
02:20Karena itu, pengambilan air tanah perlu diatur dengan batas dan pengawasan yang jelas,
02:25terutama bagi industri berskala besar di kawasan Pantura.
02:29Kalau dari riset kami, itu penyebab utamanya adalah water extraction.
02:35Jadi, kalau kita bisa kontrol saja itu induk,
02:39karena kan kalau pemukiman mungkin pengambilan air tanahnya nggak terlalu banyak ya.
02:44Tapi kalau industri, itu kan ngambil air tanahnya masif.
02:47Kami sedang ada komparasi tadi juga dengan Bangkok.
02:50Bangkok itu mereka sudah mulai melarang dan monitoringnya cukup ketat
02:55dan itu sudah cukup menjadi bukti penurunannya itu lebih lambat gitu loh, land subsidence-nya.
03:03Sementara pemerintah telah mewacanakan pembangunan Giant Sea Wall
03:07yang akan membentang sepanjang 575 km dari Tangerang hingga Jawa Timur.
03:14Rencananya, pembangunan mulai direalisasikan 2027 mendatang.
03:19Indonesia is advancing the giant sea wall project
03:24and a broader coastal resilience agenda
03:27not only to build protection,
03:29but to safeguard lives, livelihoods, and coastal cities.
03:34This open opportunities in engineering, barrier technology, operations,
03:40early warning systems, as well as joint research.
03:46Namun, di balik proyek perlindungan pesisir berskala besar,
03:50pakar mengingatkan risiko yang perlu diperhitungkan.
03:53Giant Sea Wall itu kan menurut saya rencana jangka panjang ya Mbak.
03:58Giant Sea Wall itu kan ada wilayah laut dan wilayah darat.
04:00Nah, wilayah laut dan wilayah darat itu kan tipologinya
04:03di sepanjang pantura itu kan sangat bervariasi.
04:06Saya kira kita perlu hati-hati sekali
04:08dan perlu melihatnya dari berbagai sudut pandang
04:11dan perlu paham betul karakter laut dan darat.
04:15Jangan sampai nih yang tadi belum saya sampaikan
04:17merusak biodiversitas juga gitu.
04:20Biodiversitasnya banyak loh Mbak.
04:21Bukan hanya biodiversitas di darat,
04:23di pesisir, ada mangrove,
04:25tapi juga laut kan,
04:26ikan dan sebagainya,
04:28terumbu karang.
04:28Kalau ada di mana-mana itu kan juga akan terpengaruh.
04:31Saya kira kita perlu hati-hatian yang luar biasa tuh
04:34untuk mengambil kebijakan gitu.
04:37Pemerintah pun perlu mendukung upaya yang telah dilakukan masyarakat
04:41dengan cara menciptakan ekosistem yang berkelanjutan di semua aspek.
04:46Kalau pantura itu mau diselamatkan,
04:48itu tidak bisa hanya diselesaikan dengan satu cara.
04:51Misalnya hanya bikin si Dykes,
04:54si Giant Sea Wall,
04:54ataupun misalnya mangrove.
04:56Dari riset itu membuktikan
04:58persoalan di pesisir itu bukan hanya persoalan yang ada di pesisirnya saja gitu ya,
05:02karena land subsidence, ada sea level rise juga,
05:06tapi karena perubahan guna lahan yang terjadi di atas,
05:09di daerah hulu,
05:11yang kemudian menambah laju sedimentasi,
05:13dan akhirnya memperparah kondisi di hilir begitu.
05:16Coba kami tawarkan itu adalah bagaimana membuat,
05:19istilahnya room for the water ya,
05:21jadi membuat ruang yang lebih memadai
05:23untuk aliran sungai dari hulu ke hilir,
05:26dengan memberikan ruang yang lebih kepada sungai
05:30untuk memperlancar air dengan sediment trap,
05:35supaya juga tidak terlalu banyak yang lari ke bawah gitu ya,
05:40dan menciptakan banjir,
05:41nah ini yang ingin kita kendalikan.
05:49Di tengah daratan yang perlahan tenggelam,
05:52ada kehidupan yang terus berjalan.
05:54Ada mereka yang bertahan di tengah krisis,
05:58dan ada pula harapan untuk menyelamatkan yang tersisa.
06:02Apakah pantura Jawa di masa depan hanya akan menjadi cerita?
06:06Jangan sampai harapan dan upaya yang telah ditanam masyarakat
06:10perlahan hilang bersama arus air yang terus datang.
06:14Menjaga pesisir utara Jawa bukan hanya tugas mereka
06:17yang tinggal dan menggantungkan hidup di sini.
06:19Sebab tanah ini adalah rumah bukan hanya bagi manusia,
06:25tetapi juga bagi seluruh kehidupan yang tumbuh dan bertahan di dalamnya.