Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV- Ancaman rob dan penurunan muka tanah terus membayangi pesisir utara Jawa.

Di Banyutowo, warga berupaya melindungi permukiman dengan menanam mangrove. Sementara itu, pemerintah mewacanakan pembangunan Giant Sea Wall sepanjang 575 kilometer dari Tangerang hingga Jawa Timur.

Namun, pakar mengingatkan bahwa persoalan pesisir tidak bisa diselesaikan dengan satu cara. Pengendalian pengambilan air tanah, perlindungan ekosistem, dan pengelolaan lingkungan dari hulu hingga hilir juga perlu diperhatikan.

Penanganan menyeluruh diperlukan untuk mengurangi risiko rob dan menjaga ekosistem pesisir. Upaya warga merawat mangrove menjadi langkah nyata melindungi lingkungan dan ruang hidup mereka.

Saksikan #Sustenesia setiap Sabtu pukul 09.00 WIB hanya di KompasTV!

Sahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV

Jangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop untuk mendapatkan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga Banjir Rob Ancam 50 Juta Penduduk Pantura, Mangrove Jadi Harapan Warga Lindungi Pesisir | SUSTENESIA di https://www.kompas.tv/video/698246/banjir-rob-ancam-50-juta-penduduk-pantura-mangrove-jadi-harapan-warga-lindungi-pesisir-sustenesia

Subscribe channel YouTube KompasTV dan aktifkan lonceng supaya kamu tidak ketinggalan video terbaru dari KompasTV.

#LingkunganHidup #PerubahanIklim #PembangunanBerkelanjutan #Sustenesia

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/698255/menjaga-pesisir-pantura-dari-peran-mangrove-hingga-rencana-pembangunan-giant-sea-wall-sustenesia
Transkrip
00:01Musik
00:07Aksi Tomo dan kawan-kawannya di Banyutowo merawat dan menjaga mangrove tak lepas dari gagasan tokoh masyarakat desa.
00:16Gagasan yang membuka cakrawala mereka tentang ancaman yang dihadapi pesisir sekaligus mencari solusi untuk melindunginya.
00:24Saya bertemu dengan Utomo dan berbagi keprihatinan itu dan kayung bersambut.
00:33Akhirnya kita sepakat untuk menanam mangrove di pesisir Banyutowo untuk menjadi seatbelt di pesisir Banyutowo.
00:44Kegagalan menanam dan merawat mangrove kerap terjadi.
00:47Namun usaha itu tak sia-sia.
00:507 hektare mangrove mampu menghalau rob masuk ke Banyutowo.
00:54Warga desa pun terus memperkuat benteng pesisir demi menjaga ruang hidup mereka.
01:01Tapi optimis nggak Pak sama yang selama ini dilakukan akan membawa dampak baik ke depannya?
01:05Selalu, selalu optimis bahwa hal yang baik.
01:09Yang kita tanam, kita pelihara, pasti Tuhan tolong untuk hal yang ke depannya.
01:17Bahkan, sedari dini, anak-anak sudah dilibatkan untuk menjaga tanah kelahiran mereka.
01:23Mas Gesang, gimana? Senang nggak ikut nanam mangrove?
01:27Senang karena bisa menjaga lingkungan dan bermain di sekitar pantai.
01:34Tapi, Gesang tahu nggak mangrove ini fungsinya buat apa?
01:39Buat menjaga pesisir dari yomba besar.
01:48Dari mangrove yang ditanam hingga hybrid seawall yang dibangun,
01:52berbagai upaya dilakukan masyarakat pesisir Pantura
01:56untuk melindungi rumah mereka dari ancaman rob.
02:00Tapi, sejauh mana upaya ini mampu menjawab ancaman bagi pesisir Pantura?
02:05Rob diperparah aktivitas industri yang mengambil air tanah dalam jumlah besar.
02:12Kondisi ini menjadi salah satu faktor yang mempercepat penurunan muka tanah
02:16dan pada akhirnya menambah risiko abrasi.
02:20Karena itu, pengambilan air tanah perlu diatur dengan batas dan pengawasan yang jelas,
02:25terutama bagi industri berskala besar di kawasan Pantura.
02:29Kalau dari riset kami, itu penyebab utamanya adalah water extraction.
02:35Jadi, kalau kita bisa kontrol saja itu induk,
02:39karena kan kalau pemukiman mungkin pengambilan air tanahnya nggak terlalu banyak ya.
02:44Tapi kalau industri, itu kan ngambil air tanahnya masif.
02:47Kami sedang ada komparasi tadi juga dengan Bangkok.
02:50Bangkok itu mereka sudah mulai melarang dan monitoringnya cukup ketat
02:55dan itu sudah cukup menjadi bukti penurunannya itu lebih lambat gitu loh, land subsidence-nya.
03:03Sementara pemerintah telah mewacanakan pembangunan Giant Sea Wall
03:07yang akan membentang sepanjang 575 km dari Tangerang hingga Jawa Timur.
03:14Rencananya, pembangunan mulai direalisasikan 2027 mendatang.
03:19Indonesia is advancing the giant sea wall project
03:24and a broader coastal resilience agenda
03:27not only to build protection,
03:29but to safeguard lives, livelihoods, and coastal cities.
03:34This open opportunities in engineering, barrier technology, operations,
03:40early warning systems, as well as joint research.
03:46Namun, di balik proyek perlindungan pesisir berskala besar,
03:50pakar mengingatkan risiko yang perlu diperhitungkan.
03:53Giant Sea Wall itu kan menurut saya rencana jangka panjang ya Mbak.
03:58Giant Sea Wall itu kan ada wilayah laut dan wilayah darat.
04:00Nah, wilayah laut dan wilayah darat itu kan tipologinya
04:03di sepanjang pantura itu kan sangat bervariasi.
04:06Saya kira kita perlu hati-hati sekali
04:08dan perlu melihatnya dari berbagai sudut pandang
04:11dan perlu paham betul karakter laut dan darat.
04:15Jangan sampai nih yang tadi belum saya sampaikan
04:17merusak biodiversitas juga gitu.
04:20Biodiversitasnya banyak loh Mbak.
04:21Bukan hanya biodiversitas di darat,
04:23di pesisir, ada mangrove,
04:25tapi juga laut kan,
04:26ikan dan sebagainya,
04:28terumbu karang.
04:28Kalau ada di mana-mana itu kan juga akan terpengaruh.
04:31Saya kira kita perlu hati-hatian yang luar biasa tuh
04:34untuk mengambil kebijakan gitu.
04:37Pemerintah pun perlu mendukung upaya yang telah dilakukan masyarakat
04:41dengan cara menciptakan ekosistem yang berkelanjutan di semua aspek.
04:46Kalau pantura itu mau diselamatkan,
04:48itu tidak bisa hanya diselesaikan dengan satu cara.
04:51Misalnya hanya bikin si Dykes,
04:54si Giant Sea Wall,
04:54ataupun misalnya mangrove.
04:56Dari riset itu membuktikan
04:58persoalan di pesisir itu bukan hanya persoalan yang ada di pesisirnya saja gitu ya,
05:02karena land subsidence, ada sea level rise juga,
05:06tapi karena perubahan guna lahan yang terjadi di atas,
05:09di daerah hulu,
05:11yang kemudian menambah laju sedimentasi,
05:13dan akhirnya memperparah kondisi di hilir begitu.
05:16Coba kami tawarkan itu adalah bagaimana membuat,
05:19istilahnya room for the water ya,
05:21jadi membuat ruang yang lebih memadai
05:23untuk aliran sungai dari hulu ke hilir,
05:26dengan memberikan ruang yang lebih kepada sungai
05:30untuk memperlancar air dengan sediment trap,
05:35supaya juga tidak terlalu banyak yang lari ke bawah gitu ya,
05:40dan menciptakan banjir,
05:41nah ini yang ingin kita kendalikan.
05:49Di tengah daratan yang perlahan tenggelam,
05:52ada kehidupan yang terus berjalan.
05:54Ada mereka yang bertahan di tengah krisis,
05:58dan ada pula harapan untuk menyelamatkan yang tersisa.
06:02Apakah pantura Jawa di masa depan hanya akan menjadi cerita?
06:06Jangan sampai harapan dan upaya yang telah ditanam masyarakat
06:10perlahan hilang bersama arus air yang terus datang.
06:14Menjaga pesisir utara Jawa bukan hanya tugas mereka
06:17yang tinggal dan menggantungkan hidup di sini.
06:19Sebab tanah ini adalah rumah bukan hanya bagi manusia,
06:25tetapi juga bagi seluruh kehidupan yang tumbuh dan bertahan di dalamnya.

Dianjurkan