00:00Polda Jawa Timur merilis kasus pembunuhan yang dilakukan suami siri terhadap istri dan anaknya di Madiun, Jawa Timur pada 20
00:08September lalu.
00:10Menurut direskrimum Polda Jatim, kasus ini adalah pembunuhan berencana.
00:15Pelaku atau suami siri korban pun telah ditetapkan sebagai tersangka.
00:21Kasus cindak-cindak pembunuhan ini diawali dengan adanya laporan orang hilang setangka 5 Oktober 2026 dan dilaporkan di Polres Madiun
00:35Kota.
00:37Berdasarkan laporan tersebut dilakukan serangkaian penyidikan dan penyidikan terkait dengan adanya orang hilang.
00:46Kemudian ditemukan beberapa fakta di lapangan bahwa yang bersangkutan pernah melakukan menginap di salah satu hotel.
01:02Dan dari situ kita temukan jejak digital di mana ada CCTV yang menginformasikan kepada kita bahwa benar yang bersangkutan telah
01:13menginap di situ.
01:14Dari situ dilakukan pengembangan kemudian ditemukanlah fakta bahwa korban yang tadinya dilaporkan hilang sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
01:30Yang selanjutnya tidak berubah menjadi ketidak pidana pembunuhan secara umum tidak pidana pembunuhan namun pasal yang kami terapkan yaitu tidak
01:43pidana pembunuhan merencana berdasarkan fakta yang sudah kami kumpulkan.
01:48Dari peristiwa tersebut penyidik telah mengamankan seorang laki-laki berinisial DBF usia 40 tahun warga Kota Madiun dan saat ini
01:59sudah kami tetapkan sebagai tersangka.
02:01Yang bersangkutan adalah suami siri dari korban.
02:09Korban dalam ini adalah perempuan berinisial DBF usia 30 tahun serta seorang anak berinisial ADF berusia 4 tahun.
02:20Berdasarkan hasil pendidikan, kedua persiwa tersebut terjadi pada tanggal 20 September 2026 di dua lokasi berbeda di wilayah Kota Madiun.
02:31Korban DH diduga meninggal dunia akibat perbuatan tersangka di salah satu hotel di Kota Madiun.
02:38Itu dilakukan dengan cara mencekip korban sampai meninggal dunia.
02:44Sedangkan korban anak AGF diduga meninggal dunia akibat perbuatan tersangka juga di Kota Madiun,
02:52tepatnya di dalam mobil, itu juga dilakukan dengan cara mencekip.
02:57Kemudian, kedua korban meninggal dunia dilakukan tindakan selanjutnya oleh tersangka,
03:06yaitu dengan menyembunyikan serta menghilangkan dijak keberadaan sejarah korban.
03:11Kemudian, pendidik telah melakukan serangka yang kita akan pendidikan
03:14dan mengamalkan sejumlah barang berisi yang terlihat di depan kita ini,
03:18yang antara lain, kendaraan roda 4 jenis Pajero ada di parkir di depan,
03:23kemudian kendaraan roda 2, kemudian sejumlah perotan wadah yang masih bersih bahan bakar
03:29serta terkonsesor seluler.
03:31Satu lagi, ada berupa alat pergilingan yang saat ini sedang dalam pemeriksaan laboratorium forensik.
03:38Terkait dengan motif, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara,
03:43persiluan tersebut diduga tidak terbelakangi perselisihan dalam hubungan pribadi
03:48antara tersangka dengan korban berisi misal DH.
03:55Kemudian, kami tegaskan bahwa pendidik juga masih terus mendalami motif secara keseluruhan
04:03rangkaian perselisihan tersebut berdasarkan alam bukti yang kami peroleh.
04:07Terhadap tersangka, pendidik menerapkan pasal yang utama yaitu pembunuhan berencana.
04:13Terima kasih telah menonton!
Komentar