00:00Sudara empat anak buah kapal diduga dianiaya oleh anak buah kapal lainnya saat berlayar dari pelabuhan Muara Baru menuju Merauke.
00:07Penganiaan diduga terjadi karena korban tidak mencapai target tangkapan.
00:14Aksi penganiaan terjadi di atas kapal saat berlayar.
00:18Korban yang dimasukkan ke dalam bak penampung tangkapan ikan kemudian dianiaya oleh sejumlah ABK lain.
00:25Satu korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk menjahani perawatan medis.
00:28Polisi berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mengamankan kapal tersebut.
00:39Dugaan sementara korban memang dilakukan penganiaan apabila tidak mencapai satu target untuk menangkap cumi-cumi maupun komoditi lainnya.
00:55Katakan dirawat ternyata tidak dirawat hanya ditaruh di darat sehingga pada saat kami koordinasi langsung dilahirkan ke rumah sakit tadi
01:05pagi.
01:06Dan kita juga sudah koordinasi dengan Polres Kepulauan Aru dan Polres Kepulauan Aru bekerja sama dengan KKP juga saat ini
01:20dalam upaya mengamankan kapal penangkap cumi tersebut.
01:24Empat anak buah kapal disiksa saat berlayar dari Pelabuhan Mora Baru ke Merauke karena diduga tak capai target tangkapan.
01:31Lalu bagaimana kondisinya saat ini?
01:33Kami sudah bersama dengan Kapalres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Al Rashidin Fajri.
01:38Selamat malam Pak Kapalres.
01:41Selamat malam Mas Baim.
01:44Bagaimana kondisinya saat ini? Jadi kapal yang diduga mengenai ABK ini sudah ditangkap, sudah diamankan atau seperti apa Pak Kapalres?
01:52Ya, baik. Diawali dengan patroli cyber oleh Polres Pelabuhan Tanjung Priok pada 1 Oktober jam 2.15 dini hari.
02:04Kita menemukan satu konten di mana dalam konten tersebut ada dugaan tidak pidana penganiayaan yang dilakukan kepada ABK dalam satu
02:12kapal
02:13di mana penganiayaan tersebut terjadi di tengah laut.
02:16Lalu setelah kita lakukan scientific crime investigation dari face recognition dan lalu kami juga menggunakan metode lain
02:30kami menemukan bahwa salah satu korban ini bernama Ilyas Salahuddin.
02:36Dari situ kita cek manifest keberangkatan yang bersangkutan.
02:41Ternyata yang bersangkutan berangkat dari kawasan Pelabuhan Muara Baru yaitu wilayah hukum kami.
02:48Dan yang bersangkutan berangkat tidak sendiri.
02:52Ada tiga teman lainnya yaitu Oktavian Magreza, Johan Saputra, dan Sawal Suswono.
02:58Mereka berempat berangkat di akhir Juli 2026 mengikuti kapal Cumi, kapal penangkap Cumi dengan tujuan merauke.
03:08Oke, nah ini sepertinya wilayah operasi mereka adalah di wilayah Kepulauan Aru.
03:16Sehingga saat ini kita pada saat kemarin kita menemukan konten tersebut
03:22kita langsung komunikasi dengan Polres Kepulauan Aru
03:26untuk yang paling pertama memprioritaskan bahwa keselamatan jiwa, fisik, dan mental mereka ini
03:36agar segera bisa diobati sehingga Polres Kepulauan Aru
03:42membawa mereka ke rumah sakit dan berkoordinasi dengan KKP.
03:46KKP di sini lalu melakukan pengejaran
03:50dan sampai saat ini sudah melakukan informasi terakhir yang kami dapatkan
03:56sudah melakukan pengamanan kepada kapal penangkap Cumi tersebut
04:01Insya Allah akan sandar besok pagi.
04:04Jadi kami ingin tanya, jadi empat korban masih dalam perawatan Pak Kapolres?
04:10Sudah dalam perawatan ya?
04:11Masih dalam perawatan?
04:14Kondisi mereka bagaimana Pak Kapolres?
04:18Kritis?
04:21Halo Mas?
04:22Kondisinya kritis?
04:24Kondisinya mengkhawatirkan, tidak kritis tapi mengkhawatirkan
04:28karena ada luka-luka seperti luka bakar akibat disundut rokok pada tangan kanan
04:34dan akibat diselam air panas pada bagian dada
04:38bengkak di bagian mata kiri, akibat dipukul
04:42Pak Kapolres, kalau misalkan dilihat dari operasi cyber
04:49itu pelaku ada berapa orang Pak Kapolres?
04:53ABK yang mengenai 4 ABK ini di kapal?
04:56Baik, ABK-nya sendiri kami menurut informasi sementara ada 14
05:02namun yang melakukan penganiayaan tentunya harus kita dalami melalui pemeriksaan.
05:07Oke, berapa lama mereka ini informasinya mendapatkan penganiayaan?
05:13Diperlakukan seperti itu, sejak kapan informasinya?
05:18Mereka berangkat dari akhir Juli, berarti otomatis di 1 bulan Agustus,
05:23bulan September, ini juga berarti mereka melaut itu sudah 2 bulan,
05:28kira-kira 2 bulan 3-4 hari.
05:31Di dalam kurun waktu tersebut, mungkin dilakukan tempus dugaan penganiayaan tersebut.
05:42Dan kami juga sedang melakukan penyelidikan bahwa ini dimungkinkan ada tindak pidana
05:52ini perdagangan orang di dalam peristiwa ini.
05:56Mengarah ke TPPO.
05:57Tapi bagaimana dengan dokumen resmi kapalnya, apakah diketahui artinya
06:01pemilik kapal yang bertanggung jawab ini dikantongi juga identitasnya, Pak?
06:08Masih kita dalami, Mas.
06:09Kami mohon bantuan dan doa dari masyarakat,
06:12semoga di istilah atas pertolongan Allah kita bisa melakukan satu investigasi yang mendalam.
06:19Oke, jadi kapal penangkap cumi tadi saat ini menuju pelayaran ke Jakarta, Pak Kapolres?
06:26Bukan, bersandar ke Aru.
06:30Dia di tengah laut, dari rekan-rekan Kementerian Kelautan dan Perikanan mengejar
06:37dan sudah mengamankan, sudah menguasai kapal tersebut.
06:41Kapal tersebut saat ini dibawa ke arah darat.
06:45Insya Allah besok pagi akan sandar.
06:49Sehingga teman-teman dari Polres Kepulauan Aru langsung melakukan pendalaman
06:54pemeriksaan terhadap ABK-ABK tersebut.
06:57Untuk dari Polres Pelabuhan Tanjung Priok, bagaimana asistensinya untuk investigasi ini
07:03apakah masuk juga karena lokus awal korban dari Tanjung Priok ya, Pak Kapolres?
07:08Betul.
07:09Lokus awal tindak pidana, dugaan tindak pidana perdagangan orangnya ini dari Tanjung Priok.
07:19Karena ini ada dugaan mereka dilakukan iming-iming.
07:25Diberi penghutangan sebesar 7 juta, lalu mereka tertarik untuk masuk.
07:34Begitu tertarik untuk masuk, tidak ada pakem-pakem dalam melaksanakan pekerjaan
07:42dan sangat-sangat tidak diperlakukan manusiawi.
07:47Baik, artinya tadi Anda menyinggung soal ada dugaan ke arah TPPO.
07:51Tapi tentu kita nantikan juga bagaimana pengungkapan lebih komprehensifnya untuk kasus ini.
07:58Terima kasih Pak Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Al-Rashidin Fajri telah menyampaikan informasi terkini di program Kepas Malam hari
08:05ini.
08:05Baik, terima kasih Mas Polri bersama masyarakat.
08:08Baik, terima kasih Pak Kapolres.