Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 4 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV Kabid Dokkes Polda Kalimantan Selatan, Kombes M Sofwan menyampaikan update identifikasi terbaru korban kapal Virgo 8 Transport yang tenggelam di Laut Jawa.

Jumlah jenazah yang sudah teridentifikasi sekitar 47 orang dan sementara proses identifikasi sejumlah 27 orang.

Sofwan menyampaikan tantangan proses identifikasi, proses pembusukan yang sudah terjadi menjadi kesulitan sendiri.

Mari simak lebih lengkah dialog dengan Kabid Dokkes Polda Kalimantan Selatan, Kombes M Sofwan terkait update upaya identifikasi korban Virgo.

Baca Juga Hari ke-18 Pencarian Korban KM Virgo, Tim SAR Temukan 4 Jenazah di Pesisir Kalteng | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/693458/hari-ke-18-pencarian-korban-km-virgo-tim-sar-temukan-4-jenazah-di-pesisir-kalteng-kompas-petang

Diketahui, KMP Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin terbalik dan tenggelam di perairan Laut Jawa pada 13 September 2026 dini hari akibat dihantam cuaca buruk dan ombak tinggi.

Penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan dan penanganan manifes diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT)

Video Editor: Joshua

Produser: Theo Reza

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/693505/update-proses-identifikasi-korban-kapal-virgo-terbalik-di-laut-jawa-ini-kata-polda-kalsel
Transkrip
00:00Lalu bagaimana soal informasi identifikasi korban KM Virgo Transport 8?
00:06Kita sudah terhubung dengan Kabit Dokes Polda, Kalimantan Selatan,
00:10Kombes Mohamad Sofwan telah bergabung bersama kami melalui sambungan daring.
00:15Selamat pagi, Pak Kabit.
00:17Selamat pagi, Pak. Selamat pagi, Pak.
00:19Pak Sofwan, ini kita pertanyaan pertama dulu.
00:22Jadi update terbaru soal angka berapa korban yang sudah teridentifikasi dan yang sampai saat ini masih dalam proses identifikasi.
00:33Sebelumnya kita ucapkan Bela Sungkawa atas menengahnya korban terlaka angka sal tergelam.
00:41Untuk jumlah jenazah yang sudah teridentifikasi dan sudah diserahkan kekuatan,
00:49sejumlahnya 74.
00:53Kemudian untuk yang sudah teridentifikasi sekitar 47.
01:08Kemudian yang proses identifikasi sejumlah 27.
01:15Oke, jadi masih ada 27 lagi yang dalam saat ini masih dalam proses identifikasi ya, Pak, ya?
01:23Tidak, Pak.
01:24Oke, Pak, tidak perlu secara mendetail soal kondisi jenazah dan lain-lain,
01:30tapi bagaimana tantangan terbesar yang saat ini dihadapi oleh tim dari DVI
01:38untuk melakukan proses identifikasi terhadap para korban, Pak?
01:42Betul, Pak.
01:43Tantangannya karena sudah mengalami proses pembusukan,
01:48sehingga pada waktu pengambilan jenazah otomatis kita harus hati-hati.
01:54Dan setelah kita melakukan evakuasi, kita juga harus badan kita didesentiasi, desekesan.
02:01Kemudian setelah masuk ke kamar jenazah, karena jumlahnya relatif besar,
02:07Alhamdulillah kita dapat dukungan dari Bapak Kapolda Kalimantan Selatan,
02:12kita sudah dikirim kontainer pendingin, Pak.
02:17Sehingga itu akan membantu kita pada waktu identifikasi.
02:20Kemudian karena jenazah yang kita terima memang sudah banyak kesulitan kita identifikasi,
02:27baik dari segi wajah dan krasi di jari,
02:32kita masih mengandalkan informasi antar-antar-antar dari keluarga,
02:36tentang ciri medis, dan properti.
02:39Namun apabila ini setelah rapat konsilasi,
02:44antar-antar-antar dan motor kita masih ragu,
02:47kita sudah kirim beberapa sampel DNA,
02:50baik antar-antar dan kos-motor ke pus-dokos pori.
02:54Oke, jadi karena memang...
02:56Silahkan, Pak, dilanjutkan.
02:58Kita membutuhkan waktu 1-2 minggu, Pak.
03:01Oke, karena memang ada terkendala kondisi fisik dari jenazah,
03:06jadi pemeriksaan sidik jari ini sudah tidak lagi efektif, ya, Pak.
03:10Jadi utamanya adalah soal ciri medis dan juga properti yang masih melekat pada jenazah, ya, Pak.
03:17Betul.
03:18Nah, kalau dari data, Pak, yang sudah dikumpulkan oleh keluarga korban, Pak,
03:26apa saja, apakah sudah sepenuhnya, sudah rampung data-data yang dibutuhkan dalam proses identifikasi, Pak?
03:34Secara garis-garis, kita data sudah cukup, Pak.
03:39Hanya kita perlu sekali mungkin pertambahan-tambahan pendalaman
03:42dari mungkin beberapa keluarga ada yang melihat pada waktu
03:48pengantar kondisi dari korban itu gimana.
03:53Jadi kita juga minta bantuan dari tim cyber
03:57apabila ditemukan handphone, kita coba untuk buka data-data kondisi anteportomnya.
04:05Oke, jadi memang data ini sudah sepenuhnya dalam garis besar,
04:11sudah rampung semua, ya, Pak, yang sudah diputuhkan, ya, Pak, ya?
04:14Betul.
04:14Lalu bagaimana soal koordinasi antara tim dokes
04:18dengan pihak keluarga dan instasi terkait lainnya
04:21soal proses identifikasi ini, Pak?
04:25Termasuk juga soal pemulangan jenazah.
04:29Tentunya ini berhubungan dengan SDM yang kita punya.
04:33Jadi kita dalam hal tenaga ahli, kita sudah koordinasi dengan dokes
04:37untuk tenaga ahli forensik.
04:40Kita kebetulan didukung oleh dokes,
04:43kemudian dari ahli forensik polda dokes polda jatang,
04:48halimantan selatan, dan ahli forensik dari halimantan sendiri tentunya.
04:53Kemudian kita juga dibantu oleh tim Basarnas,
04:58identifikasi, presiden, kemudian dari tim cyber,
05:03untuk melancat dari handphone pun yang kita temukan.
05:08Ada pun untuk masalah pengiriman,
05:12kita juga dibantu oleh pihak-pihak asuransi yang terkait dari jatuh-raja,
05:16kemudian dari tekan samping dari Basarnas dan BPND.
05:22Pak, ini kita juga ingin tahu soal pemastian,
05:27untuk memastikan proses identifikasi ini kan harus berjalan akurat,
05:31termasuk juga harus sesuai prosedur.
05:33Biasanya butuh waktu berapa lama, Pak?
05:35Dari mulai jenazah korban ini sampai di rumah sakit,
05:41kemudian di proses identifikasi,
05:43sampai akhirnya, oke kita umumkan ini teridentifikasi
05:48dengan jenazah atas nama apa dan segala macam.
05:52Itu butuh waktu berapa lama, Pak? Kira-kira, Pak? Biasanya.
05:56Bila itu sudah match antara properti, kemudian ciri fisik,
06:02itu sebelum kejadian lima hari, itu bisa langsung, Pak.
06:06Jadi mungkin dalam sehari itu bisa kita langsung umumkan,
06:10dan malamnya langsung kita antar lewat kargo
06:13untuk sekiranya sampai ke keluarga.
06:16Namun setelah hari kelima, karena ada proses pembusukan,
06:19jadi kita butuh bantuan properti.
06:22Itu pun karena kondisinya sudah, apa namanya,
06:26ada lantun susah diidentifikasi,
06:29kita sampai beberapa kali melakukan, apa namanya, rapat rekonstitasi.
06:36Namun alhamdulillah dalam waktu,
06:39dalam kejadian sehari ini kita sudah, apa namanya,
06:42mengindemikasi sekitar 47, itu menurut saya relatif pas waktunya.
06:49Hanya untuk yang berikutnya, kita akan butuhkan bantuan ada pengambilan sampel DNA.
06:56Sampel DNA sendiri membutuhkan waktu 1-2 minggu, Pak.
06:59Paling cepat.
07:00Oke, 1-2 minggu untuk hasil pemeriksaan DNA.
07:05Untuk case ini, Pak, untuk insiden kapal terbalik KM Virgo ini,
07:10untuk proses identifikasi itu artinya paling lama,
07:13paling sulit itu 1-2 minggu ya, Pak, untuk menunggu hasil DNA.
07:17Betul, Pak, tergantung dari swab yang kita kirim.
07:21Kan swabnya harus ada dari kita post-mortem ngambil swab,
07:24kemudian dari anti-mortem adalah kita ambil swab DNA dari keluarga inti.
07:31Kebetulan keluarga inti kan ada yang ditinggal di Jawa Timur, Jawa Tengah,
07:36dari Jawa Barat.
07:37Jadi kalau semakin cepat pengirimannya,
07:40rata-rata sekitar 1-2 minggu, hasilnya dah keluar.
07:43Oke, untuk pemeriksaan DNA berarti sampel pembandingnya
07:47hanya anak begitu ya, Pak, ya?
07:50Hanya anak atau saudara kandung, berarti?
07:52Keluarga inti, betul, Pak.
07:54Kakak, paman, orang tua, laki.
07:58Oke, oke, Pak.
08:00Nah, ini kan kalau kita lihat ya,
08:01tentu ini menjadi hal yang tidak diinginkan oleh keluarga manapun
08:07untuk bisa menerima kenyataan keluarganya menjadi korban
08:12dalam insiden kapal terbalik KM Virgo.
08:15Nah, dalam proses mulai dari proses pencarian,
08:18kemudian proses identifikasi,
08:20bagaimana pendampingan yang dilakukan selama ini
08:24dalam proses sampai akhirnya
08:28jenazah korban ini teridentifikasi?
08:30Bapak-bapak, kita juga dapat tegungan dari Bapak Kapolda.
08:35Beliau mengarahkan dari tim psikologi SDM Kolda
08:39untuk pendampingan.
08:40Selama keluarga menunggu di posko-posko antemortem
08:45dan di posmortem.
08:46Jadi, dari Bapak Kapolda sudah menyiapkan tim pendampingannya.
08:51Oke, Pak.
08:52Apa yang sebenarnya bisa dilakukan pihak keluarga
08:55untuk kemudian membantu mempercepat proses identifikasi
08:59selain soal data pembanding sampel DNA
09:03termasuk juga soal informasi-informasi properti
09:07yang dipakai pada saat jenazah korban ini
09:10berangkat menggunakan KM Virgo, Pak?
09:16Minimal memberikan itu gambaran bahwa
09:19apakah keluarga itu pernah mengalami operasi, Pak?
09:24Bisa misalnya pemasakan pak kawat gigi
09:26atau gigi palsu
09:28atau pernah operasi patah tulang, pasampen.
09:31Itu sangat mempermudah pada waktu identifikasi.
09:36Oke, Pak.
09:37Terakhir, apa pesan dari tim dokes, Pak?
09:40Untuk keluarga yang masih menunggu proses hasil identifikasi.
09:44Tentu ini hal yang melelahkan
09:47dan juga tidak diinginkan sama sekali oleh keluarga korban.
09:53Pertama, kita mohon dukungan dari pihak keluarga
09:56untuk sebanyak mungkin memberikan informasi pada kita
10:00mengenai data keluarga korban yang masuk di kapal Vipu.
10:07Dua ya, dari kita butuh dukungan
10:11sebesar-besar dari masyarakat
10:13bahwa proses ini tidak secepat yang diperkirakan.
10:18Makin, hari makin, apa namanya, makin susah.
10:21Jadi butuh sabaran dan kerjasama dari semua pihak.
10:25Nah, ini kan adalah hal yang sebenarnya tidak diinginkan ya, Pak.
10:29Tapi untuk ke depannya begitu, Pak.
10:31Kalau ada terjadi semacam ini,
10:33apa yang perlu dipersiapkan oleh keluarga,
10:36data-data untuk bisa mempercepat proses identifikasi, Pak?
10:42Bisa, misalnya dengan melakukan sebelum pemberangkatan dari keluarga,
10:46melihat saksikan dengan foto sama kondisi terakhir
10:50pada waktu sebelum naik kapal.
10:52Minimal data dan bisa dikirimkan ke keluarga yang ada di luar.
10:59Misalnya, seperti kita mau naik,
11:01semudian kita foto barang,
11:03dengan kondisi foto itu,
11:08kita bisa memperkirakan berapa orang yang akan masuk ke sana.
11:14Oke, jadi itu ciri properti adalah salah satu hal yang bisa cepat
11:19untuk bisa diidentifikasi ya, Pak, ya?
11:22Oke, jadi kan biasanya kita kalau mau perjalanan dan segala macam,
11:26kita hanya mengabari,
11:27tapi lupa untuk memfoto,
11:28itu adalah salah satu pesan yang cukup penting ternyata ya, Pak, ya?
11:33Betul, Pak.
11:33Baik, terima kasih Kabit Dukes, Polda, Kalimantan Selatan,
11:37Kombes Mohamad Sofwan telah bergabung bersama kami.
11:40Sehat selalu, Bapak.
11:42Assalamualaikum, selamat pagi.
11:45Waalaikumsalam.
11:47Saudara, Breaking News Kompas TV masih akan kembali
11:51dengan perkembangan pencarian terhadap korban
11:55dari penumpang kapal Virgo di perairan Laut Jawa.
12:00Jadi tetaplah bersama kami dalam Breaking News Kompas TV.
12:05Terima kasih.
12:15Terima kasih.

Dianjurkan