00:00Lalu bagaimana soal informasi identifikasi korban KM Virgo Transport 8?
00:06Kita sudah terhubung dengan Kabit Dokes Polda, Kalimantan Selatan,
00:10Kombes Mohamad Sofwan telah bergabung bersama kami melalui sambungan daring.
00:15Selamat pagi, Pak Kabit.
00:17Selamat pagi, Pak. Selamat pagi, Pak.
00:19Pak Sofwan, ini kita pertanyaan pertama dulu.
00:22Jadi update terbaru soal angka berapa korban yang sudah teridentifikasi dan yang sampai saat ini masih dalam proses identifikasi.
00:33Sebelumnya kita ucapkan Bela Sungkawa atas menengahnya korban terlaka angka sal tergelam.
00:41Untuk jumlah jenazah yang sudah teridentifikasi dan sudah diserahkan kekuatan,
00:49sejumlahnya 74.
00:53Kemudian untuk yang sudah teridentifikasi sekitar 47.
01:08Kemudian yang proses identifikasi sejumlah 27.
01:15Oke, jadi masih ada 27 lagi yang dalam saat ini masih dalam proses identifikasi ya, Pak, ya?
01:23Tidak, Pak.
01:24Oke, Pak, tidak perlu secara mendetail soal kondisi jenazah dan lain-lain,
01:30tapi bagaimana tantangan terbesar yang saat ini dihadapi oleh tim dari DVI
01:38untuk melakukan proses identifikasi terhadap para korban, Pak?
01:42Betul, Pak.
01:43Tantangannya karena sudah mengalami proses pembusukan,
01:48sehingga pada waktu pengambilan jenazah otomatis kita harus hati-hati.
01:54Dan setelah kita melakukan evakuasi, kita juga harus badan kita didesentiasi, desekesan.
02:01Kemudian setelah masuk ke kamar jenazah, karena jumlahnya relatif besar,
02:07Alhamdulillah kita dapat dukungan dari Bapak Kapolda Kalimantan Selatan,
02:12kita sudah dikirim kontainer pendingin, Pak.
02:17Sehingga itu akan membantu kita pada waktu identifikasi.
02:20Kemudian karena jenazah yang kita terima memang sudah banyak kesulitan kita identifikasi,
02:27baik dari segi wajah dan krasi di jari,
02:32kita masih mengandalkan informasi antar-antar-antar dari keluarga,
02:36tentang ciri medis, dan properti.
02:39Namun apabila ini setelah rapat konsilasi,
02:44antar-antar-antar dan motor kita masih ragu,
02:47kita sudah kirim beberapa sampel DNA,
02:50baik antar-antar dan kos-motor ke pus-dokos pori.
02:54Oke, jadi karena memang...
02:56Silahkan, Pak, dilanjutkan.
02:58Kita membutuhkan waktu 1-2 minggu, Pak.
03:01Oke, karena memang ada terkendala kondisi fisik dari jenazah,
03:06jadi pemeriksaan sidik jari ini sudah tidak lagi efektif, ya, Pak.
03:10Jadi utamanya adalah soal ciri medis dan juga properti yang masih melekat pada jenazah, ya, Pak.
03:17Betul.
03:18Nah, kalau dari data, Pak, yang sudah dikumpulkan oleh keluarga korban, Pak,
03:26apa saja, apakah sudah sepenuhnya, sudah rampung data-data yang dibutuhkan dalam proses identifikasi, Pak?
03:34Secara garis-garis, kita data sudah cukup, Pak.
03:39Hanya kita perlu sekali mungkin pertambahan-tambahan pendalaman
03:42dari mungkin beberapa keluarga ada yang melihat pada waktu
03:48pengantar kondisi dari korban itu gimana.
03:53Jadi kita juga minta bantuan dari tim cyber
03:57apabila ditemukan handphone, kita coba untuk buka data-data kondisi anteportomnya.
04:05Oke, jadi memang data ini sudah sepenuhnya dalam garis besar,
04:11sudah rampung semua, ya, Pak, yang sudah diputuhkan, ya, Pak, ya?
04:14Betul.
04:14Lalu bagaimana soal koordinasi antara tim dokes
04:18dengan pihak keluarga dan instasi terkait lainnya
04:21soal proses identifikasi ini, Pak?
04:25Termasuk juga soal pemulangan jenazah.
04:29Tentunya ini berhubungan dengan SDM yang kita punya.
04:33Jadi kita dalam hal tenaga ahli, kita sudah koordinasi dengan dokes
04:37untuk tenaga ahli forensik.
04:40Kita kebetulan didukung oleh dokes,
04:43kemudian dari ahli forensik polda dokes polda jatang,
04:48halimantan selatan, dan ahli forensik dari halimantan sendiri tentunya.
04:53Kemudian kita juga dibantu oleh tim Basarnas,
04:58identifikasi, presiden, kemudian dari tim cyber,
05:03untuk melancat dari handphone pun yang kita temukan.
05:08Ada pun untuk masalah pengiriman,
05:12kita juga dibantu oleh pihak-pihak asuransi yang terkait dari jatuh-raja,
05:16kemudian dari tekan samping dari Basarnas dan BPND.
05:22Pak, ini kita juga ingin tahu soal pemastian,
05:27untuk memastikan proses identifikasi ini kan harus berjalan akurat,
05:31termasuk juga harus sesuai prosedur.
05:33Biasanya butuh waktu berapa lama, Pak?
05:35Dari mulai jenazah korban ini sampai di rumah sakit,
05:41kemudian di proses identifikasi,
05:43sampai akhirnya, oke kita umumkan ini teridentifikasi
05:48dengan jenazah atas nama apa dan segala macam.
05:52Itu butuh waktu berapa lama, Pak? Kira-kira, Pak? Biasanya.
05:56Bila itu sudah match antara properti, kemudian ciri fisik,
06:02itu sebelum kejadian lima hari, itu bisa langsung, Pak.
06:06Jadi mungkin dalam sehari itu bisa kita langsung umumkan,
06:10dan malamnya langsung kita antar lewat kargo
06:13untuk sekiranya sampai ke keluarga.
06:16Namun setelah hari kelima, karena ada proses pembusukan,
06:19jadi kita butuh bantuan properti.
06:22Itu pun karena kondisinya sudah, apa namanya,
06:26ada lantun susah diidentifikasi,
06:29kita sampai beberapa kali melakukan, apa namanya, rapat rekonstitasi.
06:36Namun alhamdulillah dalam waktu,
06:39dalam kejadian sehari ini kita sudah, apa namanya,
06:42mengindemikasi sekitar 47, itu menurut saya relatif pas waktunya.
06:49Hanya untuk yang berikutnya, kita akan butuhkan bantuan ada pengambilan sampel DNA.
06:56Sampel DNA sendiri membutuhkan waktu 1-2 minggu, Pak.
06:59Paling cepat.
07:00Oke, 1-2 minggu untuk hasil pemeriksaan DNA.
07:05Untuk case ini, Pak, untuk insiden kapal terbalik KM Virgo ini,
07:10untuk proses identifikasi itu artinya paling lama,
07:13paling sulit itu 1-2 minggu ya, Pak, untuk menunggu hasil DNA.
07:17Betul, Pak, tergantung dari swab yang kita kirim.
07:21Kan swabnya harus ada dari kita post-mortem ngambil swab,
07:24kemudian dari anti-mortem adalah kita ambil swab DNA dari keluarga inti.
07:31Kebetulan keluarga inti kan ada yang ditinggal di Jawa Timur, Jawa Tengah,
07:36dari Jawa Barat.
07:37Jadi kalau semakin cepat pengirimannya,
07:40rata-rata sekitar 1-2 minggu, hasilnya dah keluar.
07:43Oke, untuk pemeriksaan DNA berarti sampel pembandingnya
07:47hanya anak begitu ya, Pak, ya?
07:50Hanya anak atau saudara kandung, berarti?
07:52Keluarga inti, betul, Pak.
07:54Kakak, paman, orang tua, laki.
07:58Oke, oke, Pak.
08:00Nah, ini kan kalau kita lihat ya,
08:01tentu ini menjadi hal yang tidak diinginkan oleh keluarga manapun
08:07untuk bisa menerima kenyataan keluarganya menjadi korban
08:12dalam insiden kapal terbalik KM Virgo.
08:15Nah, dalam proses mulai dari proses pencarian,
08:18kemudian proses identifikasi,
08:20bagaimana pendampingan yang dilakukan selama ini
08:24dalam proses sampai akhirnya
08:28jenazah korban ini teridentifikasi?
08:30Bapak-bapak, kita juga dapat tegungan dari Bapak Kapolda.
08:35Beliau mengarahkan dari tim psikologi SDM Kolda
08:39untuk pendampingan.
08:40Selama keluarga menunggu di posko-posko antemortem
08:45dan di posmortem.
08:46Jadi, dari Bapak Kapolda sudah menyiapkan tim pendampingannya.
08:51Oke, Pak.
08:52Apa yang sebenarnya bisa dilakukan pihak keluarga
08:55untuk kemudian membantu mempercepat proses identifikasi
08:59selain soal data pembanding sampel DNA
09:03termasuk juga soal informasi-informasi properti
09:07yang dipakai pada saat jenazah korban ini
09:10berangkat menggunakan KM Virgo, Pak?
09:16Minimal memberikan itu gambaran bahwa
09:19apakah keluarga itu pernah mengalami operasi, Pak?
09:24Bisa misalnya pemasakan pak kawat gigi
09:26atau gigi palsu
09:28atau pernah operasi patah tulang, pasampen.
09:31Itu sangat mempermudah pada waktu identifikasi.
09:36Oke, Pak.
09:37Terakhir, apa pesan dari tim dokes, Pak?
09:40Untuk keluarga yang masih menunggu proses hasil identifikasi.
09:44Tentu ini hal yang melelahkan
09:47dan juga tidak diinginkan sama sekali oleh keluarga korban.
09:53Pertama, kita mohon dukungan dari pihak keluarga
09:56untuk sebanyak mungkin memberikan informasi pada kita
10:00mengenai data keluarga korban yang masuk di kapal Vipu.
10:07Dua ya, dari kita butuh dukungan
10:11sebesar-besar dari masyarakat
10:13bahwa proses ini tidak secepat yang diperkirakan.
10:18Makin, hari makin, apa namanya, makin susah.
10:21Jadi butuh sabaran dan kerjasama dari semua pihak.
10:25Nah, ini kan adalah hal yang sebenarnya tidak diinginkan ya, Pak.
10:29Tapi untuk ke depannya begitu, Pak.
10:31Kalau ada terjadi semacam ini,
10:33apa yang perlu dipersiapkan oleh keluarga,
10:36data-data untuk bisa mempercepat proses identifikasi, Pak?
10:42Bisa, misalnya dengan melakukan sebelum pemberangkatan dari keluarga,
10:46melihat saksikan dengan foto sama kondisi terakhir
10:50pada waktu sebelum naik kapal.
10:52Minimal data dan bisa dikirimkan ke keluarga yang ada di luar.
10:59Misalnya, seperti kita mau naik,
11:01semudian kita foto barang,
11:03dengan kondisi foto itu,
11:08kita bisa memperkirakan berapa orang yang akan masuk ke sana.
11:14Oke, jadi itu ciri properti adalah salah satu hal yang bisa cepat
11:19untuk bisa diidentifikasi ya, Pak, ya?
11:22Oke, jadi kan biasanya kita kalau mau perjalanan dan segala macam,
11:26kita hanya mengabari,
11:27tapi lupa untuk memfoto,
11:28itu adalah salah satu pesan yang cukup penting ternyata ya, Pak, ya?
11:33Betul, Pak.
11:33Baik, terima kasih Kabit Dukes, Polda, Kalimantan Selatan,
11:37Kombes Mohamad Sofwan telah bergabung bersama kami.
11:40Sehat selalu, Bapak.
11:42Assalamualaikum, selamat pagi.
11:45Waalaikumsalam.
11:47Saudara, Breaking News Kompas TV masih akan kembali
11:51dengan perkembangan pencarian terhadap korban
11:55dari penumpang kapal Virgo di perairan Laut Jawa.
12:00Jadi tetaplah bersama kami dalam Breaking News Kompas TV.
12:05Terima kasih.
12:15Terima kasih.