Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Presiden Prabowo memanggil Menteri dan Wakil Menteri Haji dan Umrah ke Istana Negara. Berdasarkan arahan Presiden Prabowo, antrean haji kini dipangkas dari 49 tahun menjadi 14 tahun.

Pemangkasan waktu tunggu atau antrean haji dilakukan setelah Kementerian Haji dan Umrah memverifikasi 5,7 juta jemaah haji dan menemukan 400 ribu data tidak valid.

Setelah proses verifikasi, jemaah haji yang berangkat tahun ini rata-rata menjalani masa tunggu selama 14 tahun.

Setelah validasi, Wamen Haji mengungkapkan secara faktual antrean haji menjadi hanya 14 tahun.

#haji #presiden #prabowo

Baca Juga Biaya Haji 2027 Diproyeksikan Naik, Menhaj Cari Formula agar Tidak Memberatkan Jemaah di https://www.kompas.tv/nasional/693071/biaya-haji-2027-diproyeksikan-naik-menhaj-cari-formula-agar-tidak-memberatkan-jemaah

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/693427/antrean-haji-dipangkas-dari-49-tahun-jadi-14-tahun-ini-penjelasan-kemenhaj-sapa-siang
Transkrip
00:00Kita beralih ke berita lain, Saudara.
00:02Presiden Prabowo Sebianto memanggil Menteri dan Wakil Menteri Haji dan Umroh ke Istana Negara.
00:06Berdasarkan arahan Presiden Prabowo,
00:08antren haji kini dipangkas dari 49 tahun jadi 14 tahun.
00:16Memangkasan waktu tunggu atau antren haji dilakukan mesai Kemen Haji
00:19memverifikasi 5,7 juta jemaah haji dan ditemukan 400 ribu data tak valid.
00:24Mesai sehingga jemaah haji yang berangkat tahun ini rata-rata jalani masa tunggu selama 14 tahun.
00:33Setelah validasi Wakil Menteri Haji mengungkap secara faktual,
00:37antren haji menjadi hanya 14 tahun.
00:42Secara faktual, antren haji pada tahun ini itu yang berangkat rata-rata menunggu hanya 14 tahun.
00:51Jadi antren faktualnya sekarang 14 tahun.
00:55Jadi dari 49 kemudian jadi 26 tahun,
00:59sekarang antren faktual haji itu 14 tahun
01:03sesuai dengan perintah Presiden mencari formula
01:06dan membereskan data-data yang invalid 400 ribuan itu.
01:11Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan