Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Negara Tetangga Minta Ekspor Listrik, Menteri ESDM Bahlil Tegaskan Syarat Kerja Sama 'Win-Win'

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan respons tegas terkait adanya permintaan ekspor listrik dari negara-negara tetangga.

Pemerintah Indonesia menegaskan terbuka untuk menjalin kerja sama lintas negara, namun dengan syarat mutlak bahwa skema yang disepakati harus saling menguntungkan (win-win solution) serta tidak merugikan kepentingan nasional.

Bahlil menekankan bahwa prioritas utama pasokan listrik nasional tetap ditujukan untuk memenuhi kebutuhan domestik dan mendukung ketahanan energi dalam negeri. Skema ekspor baru akan dipertimbangkan secara terukur setelah kebutuhan energi nasional terpenuhi secara optimal dan memberikan dampak ekonomi positif bagi Indonesia.

#BahlilLahadalia #EksporListrik #ESDM

Creative/Video Editor: Icha/Evan
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Di tahun ini kita sudah luncurkan kurang lebih sekitar 5,5 gigawatt tahap pertama
00:05dan dalam perencanaan itu kurang lebih sekitar 25 sampai dengan 30 gigawatt.
00:14Proses tendernya harus mulai berjalan.
00:17Bahkan sekarang saya lagi melakukan penyusiaan aturan
00:21bagi perusahaan-perusahaan yang memang kompetitif
00:24dan mempunyai kemampuan teknologi yang baik
00:26kita pertimbangkan untuk tendernya tidak perlu terlalu lama-lama.
00:31Kita pangkas birokrasinya, kalau memang ekonomis kita tunjuk dia saja.
00:37Tidak usah terlalu lama-lama, terlalu mutar-mutar, terlalu banyak.
00:40Yang penting bisa saling menguntungkan dan win-win.
00:44Itu win-win, itu yang paling penting.
00:48Nah, kita tahu bahwa di beberapa negara sekarang
00:52kebutuhan terhadap energi
00:54sudah mulai
00:58apa ya,
00:59sudah mulai ngos-ngosan, itu bahasa Indonesia apa sih?
01:04Sudah mulai kesulitan.
01:06Apalagi energi baru terbarukan.
01:08Data center.
01:10Wah ini banyak sekali.
01:12Bapak-Ibu semua, tidak perlu ragu
01:15para investor kalau membangun data center di Indonesia
01:18wilayah kami ini wilayah yang terbesar
01:20di kawasan Asia Tenggara.
01:23Pulau kami masih terlalu banyak.
01:26Energi tidak hanya dari
01:29matahari, ada juga dari air.
01:33Ada panas bumi.
01:35Ada dari angin.
01:36Dan macam-macam sekali.
01:38Dan saya yakin kepada teman-teman
01:40bahwa harga kita akan jauh lebih kompetitif
01:43ketimbang produksi listrik
01:45dari negara-negara yang lain.
01:49kita akan memberikan
01:52kemudahan-kemudahan
01:53bagi Bapak-Ibu semua.
01:55Saya juga ingin
01:56mempergunakan forum ini
01:57untuk menyampaikan beberapa negara
01:59tetangga kita
02:00meminta untuk melakukan ekspor listrik.
02:05Bagi kami Indonesia
02:06enggak apa-apa kita ekspor.
02:08Kan kita harus saling membantu.
02:11Tapi harganya juga
02:12jangan harga yang mau kamu aja.
02:14la boleh.
02:17Terima kasih.

Dianjurkan