00:00Yang terhormat Bapak Presiden telah hadir melalui Zoom Meeting Kepala BNPB, kemudian Kepala BMKG.
00:07Pada siang hari ini Bapak Presiden menginginkan laporan terkini dari Bapak Kepala BNPB terkait kondisi kebakaran hutan dan lahan di
00:16Kalimantan,
00:18khususnya Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, serta Kalimantan secara keseluruhan, kemudian juga di Sumatera.
00:24Dipersilakan Bapak Kepala BNPB.
00:27Terima kasih.
00:30Bismillahirrahmanirrahim.
00:31Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:35Yang terhormat Presiden,
00:37yang terhormati Bapak Kepala BNPB dan Bapak Sekretaris Kabinet.
00:41Kami izin beraporkan Bapak Presiden,
00:44saya langsung laporkan kejadian hari ini.
00:49Kami laporkan untuk Sumatera dan Kalimantan.
00:53per hari ini kami laporkan luas yang terbakar kemarin itu 1.212,52 hektare.
01:05Mohon ditayangkan slide-nya.
01:11Kemudian yang sudah berhasil dipadangkan, Bapak Presiden,
01:16satu hari kemarin,
01:19ada 1.002,74 hektare.
01:24sehingga yang tadi pagi sampai siang sampai sore ini sedang dipadangkan jumlahnya 209,78 hektare.
01:35Dari 209,78 hektare,
01:39sementara yang terluas ada di Kalimantan Selatan yang masih terbakar,
01:45seluas 63,16 hektare.
01:49Sementara yang terendah ada di Kalimantan Barat, Bapak Presiden,
01:54yaitu 11,74 hektare.
01:57Jadi kesimpulannya kami laporkan,
01:59saat ini per hari ini terdapat 209,78 hektare yang masih dipadangkan terus.
02:07Ini kami ikuti terus hari per hari,
02:09sehingga kami upayakan setiap hari yang dipadangkan itu besar,
02:15sehingga yang timbul kebakaran baru,
02:19itu tidak membuat setiap hari meningkat terus untuk yang kebakarannya.
02:24Kemudian yang kedua kami laporkan,
02:26meskipun tinggal 209,78 hektare di seluruh Sumatera dan Kalimantan yang sekarang terbakar,
02:35ini kelihatannya sudah sangat sedikit,
02:38tetapi karena OMC,
02:41terutama di Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat,
02:44ini tidak dapat dilaksanakan secara maksimal,
02:47sehingga mengakibatkan di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat ini asapnya cukup tebal, Pak Presiden.
02:53Ini juga mengganggu penerbangan komersil, kemudian operasi udara, dan waterbombing.
03:02Tapi kami pastikan,
03:03produk kehidupan masyarakat ini berjalan normal,
03:07jadi lalu lintas, toko-toko, rumah makan, dan lain sebagainya juga,
03:12biasa, Pak Presiden, tidak ada yang terganggu,
03:15hanya memang untuk luar masuk,
03:17khususnya di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat,
03:19ini yang sedikit terganggu.
03:21Kami akan terus melaksanakan kegiatan dengan maksimal,
03:25dan kondisi poin 1 dan 2 ini,
03:29kami yakinkan ini akan berakhir ketika
03:32paling cepat pertahanan Oktober 2026,
03:36dan paling lambat minggu ketiga November 2026.
03:40Demikian, Pak Presiden, yang kami laporkan untuk perkembangan hari ini.
03:43Selanjutnya, mohon petunjuk, mohon arahan.
03:45Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
03:55Terima kasih telah menonton!
04:26Terima kasih telah menonton!