Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Perbankan syariah di Indonesia tengah memasuki fase yang makin strategis dengan ruang pertumbuhan yang terbuka di tengah transformasi ekonomi dan juga keuangan global.

Sebagai institusi yang punya peran strategis, Bank Syariah Indonesia atau BSI juga turut memperkuat fondasi sekaligus membuka peluang baru untuk membuat ekonomi syariah Indonesia lebih berdaya saing.

Lebih lengkap, kita bahas soal bagaimana kinerja maupun tantangan BSI bersama Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI), Anggoro Eko Cahyo.

Baca Juga BUMN Bank Syariah Indonesia Buka Lowongan Staf, Fresh Graduate Bisa Daftar di https://www.kompas.tv/ekonomi/684260/bumn-bank-syariah-indonesia-buka-lowongan-staf-fresh-graduate-bisa-daftar

#bsi #banksyariahindonesia

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/ekonomi/692155/strategi-bisnis-bsi-di-tengah-transformasi-teknologi-hingga-ekonomi-global
Transkrip
00:08Intro
00:17Sedangkan menyaksikan Kompas Bisnis bersama saya Putri Oktaviani
00:21Perbankan syariah di Indonesia tengah memasuki fase yang makin strategis
00:26dengan ruang pertumbuhan yang terbuka di tengah transformasi ekonomi dan juga keuangan global
00:32sebagai institusi yang punya peran strategis
00:35Bank Syariah Indonesia atau BSI juga turut memperkuat fondasi
00:39sekaligus membuka peluang baru untuk membuka ekonomi syariah Indonesia lebih berdaya saing
00:45lebih lengkap kita akan bahas soal ini soal bagaimana kinerja maupun juga tantangan BSI
00:49bersama dengan Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo
00:52Pak Anggoro, selamat sehat Pak
00:54Selamat pagi
00:55Ya, kabar sehat ya Pak ya
00:56Sehat selalu, Alhamdulillah
00:57Oke, Pak Anggoro menarik kita bicara soal bagaimana kinerja Bank Syariah terutama BSI dalam hal ini
01:04Bagaimana BSI mempertahankan pertumbuhan laba dan juga kualitas aset di tengah tekanan likuiditas tinggi industri perbankan
01:11Ya, Oktav terima kasih
01:13Yang pertama memang kita bersyukur BSI itu punya dua license
01:18Satu, license sebagai Bank Syariah
01:20Yang kedua, tahun lalu dapat license sebagai Bullion Bank
01:23Nah, ini license inilah yang kita jadikan cara untuk kita bisa mengedukasi masyarakat dan masyarakat
01:31Mau untuk bergabung ke Bank Syariah
01:33Nah, kalau license itu sudah kita punya
01:35Berarti kan masyarakat harus punya experience yang bagus ya
01:38Nah, tahun ini di bulan Mei
01:39Ini kita menyelesaikan transformasi IT kita
01:43Upgrade core banking kita, kita selesaikan
01:45Sehingga apa, bagi masyarakat dampaknya apa
01:48Mereka merasakan experience yang lebih baik
01:50Layanan yang lebih cepat, pembukaan rekening juga mudah
01:55Online nomor ini cepat bisa kita buka
01:57Sehingga gampangnya setiap masyarakat itu kalau mau mencoba buka rekening BSI
02:01Seamless dan tahun ini pembukaan rekening kita sampai dengan bulan Juli itu sudah 1,2 juta rekening baru
02:13Tahun lalu setahun kurang lebih 2 juta
02:16Sekarang 1,2 juta
02:18Jadi sekarang ini per bulan itu 200 ribu nasabah baru bergabung ke BSI
02:23Karena apa? Karena tadi ada 2 unique country
02:25Sebagai bank syariah, dengan produk dari syariahnya
02:27Ada tabungan haji, ada geria untuk rumah, juga ada tabungan emas
02:35Nah, ini 2 engine ini yang kita dorong untuk mengajak masyarakat ke bank syariah
02:41Oke, berarti artinya ada perkembangan dari sisi digital ya Pak?
02:45Kemudian juga user experience gitu misalnya yang dimajukan dari BSI ini
02:50Betul, karena tadi dengan kita upgrade core banking yang baru
02:53Sekarang ini aplikasi Bion, aplikasi digital kita yang buat nasabah itu bertransaksi dan buka rekening itu semakin seamless
03:00Dan availability-nya kalau yang tahun sebelumnya itu 99.90, sekarang sudah 99.98
03:08Sesuatu yang apa ya, buat nasabah pasti yang terasa, oh lebih cepat ya pakai Bion sekarang gitu
03:12Nggak ada lag waktunya, nah itu experience itu penting buat kita
03:17Betul, apalagi kayaknya sekarang lagi berlomba-lomba untuk memajukan tadi soal digital ya Pak
03:22Ya, mana nih yang paling cepat, yang paling mudah biasanya untuk nasabah
03:24Nah, itu artinya berdampak positif kah Pak?
03:27Kepada salah satunya misalnya saham BRIS itu tadi
03:30Kemudian juga, apa katalis utama untuk menjaga kepercayaan investor pasar modal terhadap saham BSI?
03:35Ya, nah ini menarik ya, kalau kita bicara investor, investor pasti akan melihat fundamentalnya gimana
03:42BSI fundamentalnya gimana, lalu prospeknya gimana
03:45Dan kami menunjukkan sampai dengan semester 1 ini, fundamental kinerja kita baik
03:52Pertumbuhan pembiayaan kita 16%
03:54Pertumbuhan dana pihak ketiga kita 20%
03:57Bahkan tabungan itu tertinggi diantara peers, yaitu 22%
04:00Tabungan kan sumber darah murah
04:02Dan yang terakhir, orang pasti akan bertanya juga
04:04Kalau kita bicara BRIS, ya orang akan melihat bagaimana keluar atas pembiayaan
04:08Pembiayaan kita sampai dengan semester 1 kemarin
04:11NPF-nya, non-performing financing-nya 1,8%
04:15Itu angka yang sehat buat bank
04:20Jadi pertumbuhan bisnisnya bagus, kualitasnya terjaga baik
04:24Dan akhirnya pada saat kemarin di semester 1 profit kita tumbuh double digit, 10%
04:284,1 triliun
04:30Nah ini yang, kalau tadi pertanyaan Oktada, apa katalisnya?
04:33Katalisnya pasti adalah kinerja
04:34Kedua, prospek
04:36Prospek, kita tahu
04:40Potensi perbankan syariah masih sangat besar di Indonesia
04:43Potensi penduduknya besar, potensi ekonomi besar
04:46Nah ini yang menurut saya bagi investor itu sebuah harapan positif untuk mereka pegang BRIS
04:54Oke, artinya kalau misalnya bicara soal kepemilikan saham kan artinya bicara soal trust ya Pak ya berarti ya
04:59Nah, yang juga menarik Pak, soal bagaimana pangsa pasar perbankan syariah nasional
05:04Ini kan catatannya
05:06Masih tertahan di kisaran 7%
05:08Nah, apa sih sebetulnya Pak tantangan hambatan terbesarnya dan juga bagaimana strategi BSI untuk mendobrak stagnasi ini?
05:15Ya, itu menarik sekali
05:17Jadi kalau kita lihat, kan survei terakhir juga sudah muncul ya bahwa kalau kita bicara literasi 43% inklusi 13
05:25%
05:25Kita melihat di sisi lain, di perbankan konvensional terbalik kan
05:29Terbaliknya begini, kalau kita bicara literasinya 63% tapi inklusinya udah 93% kan jadi artinya yang punya lebih banyak
05:36Jadi kita melihatnya adalah
05:38Sebenarnya masyarakat, kalau kami pelajari dari hasil survei itu
05:41Masyarakat sebenarnya sudah tahu kok tentang perbankan syariah
05:44Dari 100 orang, 43 orang tahu ya
05:46Tapi 13% itu belum tahu
05:48Kenapa? Atau belum mau
05:50Belum mau
05:50Kenapa?
05:51Karena salah satunya adalah mereka belum merasakan apa sih bedanya produk bank syariah dengan non syariah
05:58Kedua, oh jumlah cabangnya belum banyak
06:02Sehingga kalau mau membuka mesti ke cabang dan cabang belum terlihat
06:07Nah, inilah kalau kita bicara bagaimana kita keluar di situasi itu
06:12Ya tadi itu, edukasi kepada masyarakat
06:15Bahwa perbankan syariah, produk-produk syariah itu mudah kalau dijangkau dengan aplikasi Bion
06:20Mereka bisa online-onboarding
06:21Jadi kalaupun outletnya nggak banyak
06:23Pakai online, pakai digital bisa
06:25Kedua pertanyaannya
06:27Apa yang bisa mereka mulai miliki produknya?
06:30Ya tabungan emas
06:31Masuknya dari situ ya Pak?
06:32Di situ ya, tabungan emas
06:33Karena hampir semua orang itu kalau sudah nabung emas mau
06:37Cuma pertanyaannya
06:38Gimana nabungnya? Gampang apa nggak nyimpennya?
06:42Terus kualitasnya bagus apa nggak?
06:44Gitu ya
06:44Kalau dijual gampang apa nggak?
06:46Nah, empat pertanyaan itu mesti kita jawab gitu
06:48Jadi masyarakat mulai menabung
06:49Dan kami karena melihat ini segmen yang potensial juga
06:53Segmen anak muda
06:54Ya kami mulai dengan tiket size kecil
06:5750 ribu aja udah bisa beli emas gitu
06:59Nah, masuklah nanti begitu emas mulai punya emas
07:02Kita mulai menawarkan untuk tabungan haji, mau umroh
07:07Anak muda sekarang kan juga banyak yang liburan sekalian umroh
07:10Atau ya tadi kalau mereka udah mau punya rumah
07:13Ya kita tawarkan KPR Gria BSI
07:16Yang buat mereka punya pembeda
07:18Karena kalau Gria di perbankan syariah kan
07:21Angsurannya kan tetap sampai dengan selesai
07:24Oke, tadi menarik Pak soal bagaimana pintu masuknya tuh misalnya adalah
07:28Salah-salah ada jual beli emas ya itu tadi
07:30Nah, sejauh ini antusiasma dari masyarakat untuk pakai dari produknya BSI
07:34Itu gimana sih Pak dari emas itu kan
07:36Alhamdulillah ya
07:37Karena kami
07:40Storytellingnya begini kepada anak-anak muda
07:42Karena kalau sehari ngopi berapa kali
07:44Oh, dua kali, tiga kali pagi, siang, sore gitu
07:48Seminggu berarti bisa dua puluhan kali kan tujuh hari
07:51Boleh nggak kalau ngopinya 15 kali aja
07:53Selebihnya uangnya buat dimasih 50 ribu rupiah
07:56Nah, itu story yang kita bangun kepada masyarakat
07:59Supaya mereka tahu bahwa
08:01Oh, ternyata bank syariah itu punya produk-produk yang unik ya gitu
08:05Selain memang yang terkait dengan spiritual
08:08Tapi karena posisinya kita adalah sahabat finansial, sosial, dan spiritual
08:11Maka secara sosial kita ngajak mereka
08:14Mereka mulai fomo nih dengan harga emas
08:16Sekarang emas mulai datar ya
08:17Bisa dicicil berapa aja gitu Pak
08:21Bisa dicicil berapa aja
08:22Tabungan emas kami saat ini ada 1,2 juta penabung baru
08:27Selama setahun ini
08:30Gadai itu kurang lebih 600 ribu
08:32Cicil jumlahnya 300 ribu
08:34Jadi kalau ditanya berapa ton emas yang sudah di BSI
08:37Karena berapa ton emas yang sudah di BSI
08:39Karena kurang lebih 13 ton emas yang sudah di BSI
08:41Buat kami bukan soal ton emas yang penting
08:43Buat kami yang terpenting adalah
08:44Mereka akhirnya bergabung ke bank syariah
08:47Karena memang mereka melihat keunikannya perbankan syariah
08:50Oke itu tadi kalau misalnya layanannya produknya udah lebih fleksibel
08:54Tapi kalau BSI sendiri sejauh mana kesiapannya
08:58Atau kalau melihat bagaimana regulasi perbankan syariah saat ini sudah cukup fleksibel
09:02Belum sih Pak untuk memberikan ruang bagi BSI untuk bersaing
09:06Setara dengan bank konvensional yang besar
09:08Ya kalau kita bicara fleksibel tentu saja kita melihat pemerintah
09:13Baik itu BI, OJK, ada dan Kementerian dan juga selalu mendorong bagaimana mengedukasi perbankan syariah
09:21Fleksibilitinya itu selama ini kan selalu dibujudkan dari sisi misalnya
09:26Mendorong keberpihakan untuk pembukaan rekening syariah
09:30Untuk lembaga-lembaga yang terkait dengan dana-dana sosial gitu
09:33Dan yang terakhir kemarin, Senin lalu di rapat terbatas presiden
09:37Juga mendorong BSI untuk bisa menjadi salah satu bank
09:42Yang memastikan masyarakat berusia 17 tahun memiliki rekening bank
09:47Rekening masyarakat
09:48Nah ini salah satu menurut kami keberpihakan bawa presiden kepada ekonomi syariah
09:52Di mana BSI ditugaskan untuk memastikan
09:55Nah ini saya rasa tidak hanya regulasi tetapi keberpihakan yang sifatnya tadi
10:00Mendorong, menghimbau itu sangat-sangat bermanfaat buat perbankan syariah
10:06Oke, yang juga menarik soal bagaimana bullion bank
10:08Tapi nanti kita akan bahas usai jeda Pak Anggoro
10:10Tetap bersama kami selanjutnya di Kompas Bisnis
10:39Kembali di Kompas Bisnis Soda dan kita akan melanjutkan perbincangan bersama diri
10:42Dan dengan Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyopang
10:45Anggoro kita lanjutkan kembali tadi soal bullion bank sempat disinggung sedikit
10:49Jadi sejauh mana kesiapan BSI menjadi pelopor bullion bank
10:53Dan gimana kesiapan kerangka penjaminan simpanan emas bagi nasabah
10:57Karena yang penting itu Pak, ada jaminannya?
10:59Ya, ya wajar, wajar kan?
11:01Nah pertama kesiapan
11:02Kita sejak tahun lalu Februari 2025 mendapatkan amanah dari Bapak Presiden sebagai bullion bank
11:08Saat itu kita memastikan bahwa amanah ini mesti bisa kita jaga dengan baik
11:13Salah satunya adalah bagaimana kita memastikan bahwa
11:16Kalau memang masyarakat ingin membeli emas di BSI
11:19Masyarakat harus punya kepastian buat emasnya ada gitu
11:22Dan bersyukur karena BSI sebagai bank bullion pertama
11:24Dan juga kita bank syariah
11:27Sesana prinsip syariah kan waktu kita menjual emas
11:30Itu emasnya harus ada
11:31Harus satu banding satu
11:33Kita nggak boleh menjual emas tapi emasnya nggak ada
11:36Kami dengar di masyarakat waktu itu
11:38Apa kekhawatiran orang waktu mau beli emas
11:40Kekhawatirannya takutnya emasnya nggak ada, fiktif
11:42Nah itulah yang kita edukasi
11:44BSI, Bank Syariah Indonesia menjadi bullion bank
11:47Itu sebenarnya dua-dua saling menguatkan
11:49Waktu bisnis bullion dan bisnis syariah
11:52Dengan yang menjual dari BSI sebagai bank syariah
11:54Tentu saja bisnis emasnya sesuai syariah
11:57Itu dulu tuh
11:58Prinsipnya syariah
11:59Jadi satu lawan satu
12:00Kita nggak boleh jualan
12:01Kalau emasnya nggak ada
12:03Maka waktu
12:03Kalo Oktainget
12:04Awal tahun
12:05Sempet waktu
12:06Diman emas sangat tinggi
12:08Harganya tinggi banget tuh Pak
12:09Harganya tinggi
12:10Semua pada beli emas semua
12:11Terus ada kelangkaan emas di masyarakat
12:14Masyarakat terbisa beli di BSI
12:16Oke
12:16Nah itu kenapa?
12:17Karena kita waktu itu
12:18Mengatur maksimum penjualan emas
12:20Kepada masing-masing individu
12:22Sesuai dengan stok yang kita punya
12:23Jadi artinya
12:24Masyarakat bisa ikut menikmati kenaikan harga emas
12:28Tapi emasnya ada
12:29Nah itu satu
12:30Jadi kesiapannya adalah
12:31Secara sistem
12:32Instrasetur kita perbaiki
12:34Kita selengkapi
12:34Kedua
12:35Tadi bicara mengenai penjaminan
12:37Bicara mengenai bisnis emas
12:39Tentu yang pasti
12:40Kami di BSI harus memastikan
12:41Bahwa sistem inventory kita
12:43Harus baik
12:44Penyimpanannya harus baik
12:45Kita juga harus punya
12:47SOP yang rigid
12:49Terhadap
12:50Siapa supplier yang mau kita jadikan mitra
12:53Contohnya misalkan Antam
12:54Kita tahu Antam
12:55Tapi kan ada beberapa supplier yang lain lagi
12:57Yang harus kita pastikan
12:58Kenapa harus kita pastikan?
12:59Harus kita pastikan memang emasnya
13:01Standarnya sesuai dengan
13:02Standar yang ditentukan
13:04Agar masyarakat yakin
13:05Beli emas di BSI
13:07Sebagai bulan bank
13:07Emasnya sesuai standar
13:08Dan tentu saja
13:10Kita mencoba benchmark ke negara lain
13:13Negara lain kan sudah ada
13:14Seperti di London ada LBMA
13:16London Bullion Market Association
13:19Nah kami di BSI
13:21Juga mendorong bersama-sama dengan industri
13:26Hadirnya IBMA
13:28Indonesia Bullion Market Association
13:30Supaya apa nanti IBMA ini
13:32Bisa seperti LBMA
13:34Menjadi satu asosiasi
13:35Yang memastikan bahwa ekosistem
13:37Bisnis emas ini
13:38Baik dari yang penambangnya
13:41Penjualnya
13:42Lalu juga yang refinery
13:44Itu semua ada standarnya
13:46Itulah yang kita pastikan
13:47Agar masyarakat yakin
13:49Kedepan memang ada pembahasan
13:51Untuk penjaminan
13:51Tetapi paling tidak
13:52Sebelum itu ada
13:53Para pelaku ini
13:54Harus memastikan bahwa
13:56Emas yang dijual itu emas yang
13:57Sesuai standar
13:59Dan emas yang ada
14:00Dan yang pasti praktek-prakteknya
14:02Sesuai dengan best practice
14:03Jadi harapan masyarakat
14:05Tidak usah khawatir
14:06Pada saat mereka
14:07Membeli emas
14:08Di
14:10Bullion Bank
14:11Di BSI
14:12Itu memang
14:13Menggunakan standar-standar operasional
14:15Yang memang
14:17Expertise
14:18Oke
14:18Panggoro ini mungkin Bu
14:19Buat apa ya
14:20Sebagai gambaran
14:21Seberapa pesat sebetulnya
14:22Bisnis cicil
14:23Dan tabungan emas
14:24Di BSI sekarang Pak
14:25Ya
14:27Kalau kita bicara pesat ya
14:28Kami kan mendapatkan
14:29Amanah itu Februari 2025
14:32Setahun lebih yang lalu
14:33Nah
14:34Sampai dengan hari ini
14:36Tabungan emas kami itu
14:38Sudah bertambah
14:391,2 juta penabung emas
14:411,2 juta
14:41Artinya kalau kita bicara 12 bulan
14:42Sebelan 100 ribu
14:44Tahun lalu
14:46Pertambahan nasabah kami itu
14:472 juta nasabah
14:48Jadi paling tidak separuhnya itu
14:50Dari pintu masuk
14:51Jadi penabung emas
14:52Karena pintu masuk penabung emas
14:54Lalu mereka juga
14:54Buka tabungan di BSI
14:56Nah ini menarik juga
14:58Yang juga menarik
14:59Kita dorong begini
15:00Masyarakat bilang begini
15:01Oh saya mau beli emas
15:02Tapi uang saya
15:03Enggak banyak
15:04Tapi saya mau beli 10 gram
15:05Yaudah
15:06Cicil aja
15:07Cicilan emas
15:08Itu kenapa
15:08Cicilan emas itu
15:10Menjadi menarik
15:11Karena waktu harga mulai
15:12Terus menaik
15:13Orang kepengen
15:14Enggak kepengen ketinggalan tuh
15:16Beli harga
15:16Di saat itu
15:17Karena kalau dicicilkan 3 tahun
15:19Yang dicilkan
15:19Ada harga yang sama kan
15:203 tahun kemudian
15:21Harga berbeda gitu
15:22Nah itu
15:23Cicil emas
15:23Jadi kalau kita lihat sekarang
15:25Jumlah nasabah yang cicil emas itu
15:27Sambil dengan sekarang
15:28594 ribu
15:30600 ribu nasabah
15:31Yang ikut cicil emas
15:33Kalau gadeh
15:34Kurang lebih 200 ribu
15:35Kenapa gadeh kita dorong?
15:37Karena banyak masyarakat juga
15:38Pada saat punya kebutuhan
15:39Mereka berpikir
15:40Mereka bilang
15:40Ah emasnya saya jual
15:41Kita bilang
15:42Jangan dijual
15:43Karena emasnya harganya naik terus
15:45Kamu gadeh aja
15:46Nanti kan kalau kebutuhan
15:47Uangnya cuma 2-3 bulan
15:48Atau 4 bulan
15:49Ya
15:50Gadeh ini di donasi aja
15:51Jadi gak sayang-sayang gak Pak ya?
15:52Kalau dijual saja juga
15:52Sayang-sayang banget
15:53Karena mereka mungkin terbiasa
15:56Mindsetnya uang tunai
15:57Jadi begitu ada kebutuhan
15:58Uangnya diambil gitu
15:59Tapi kalau emas ini kan
16:01Berbeda
16:01Kalau ada kebutuhan
16:02Masih gak usah diambil
16:03Tapi rupiahnya bisa diambil gitu
16:05Nah itu edukasi yang menurut kami
16:08Menarik
16:08Karena apa?
16:09Akhirnya kami sekarang menyasar masyarakat
16:11Yang memang melihat emas sebagai
16:13Alat investasi
16:14Bukan perhiasan
16:16Oke
16:16Karena mindset itu kan emas perhiasan
16:18Ya tentunya harus jangka panjang juga ya Pak ya
16:19Kalau mau emas
16:20Artinya gini Pak
16:20Ketika tadi dikatakan
16:21Ada pertumbuhan yang positif gitu
16:23Terkait dengan layanan emas ya BSI itu tadi
16:25Apakah ini bisa diproyeksikan
16:27Jadi engine utamanya
16:29Pendulang DPK dan juga fee based income?
16:31Ya
16:33Kita punya 2 engine
16:34Sudah pasti
16:35Emas jadi engine satu
16:36Engine yang juga utama buat kita
16:38Kalau ditanya
16:39Apakah jadi engine utama?
16:41Iya
16:41Karena apa?
16:42Karena selama ini
16:42Waktu masyarakat diajak ke perbankan syariah
16:45Selalu bilang
16:46Ah saya sudah punya rekening tabungan
16:47Yaudah
16:48Gak apa-apa
16:49Kita selalu bilang begini
16:50Gak apa-apa
16:50Perbankan syariah ini kan melengkapi
16:55Cara nasabah mengelola keuangannya
16:57Nah melengkapi dimana?
16:58Ya mulailah dengan membuka tabungan emas
17:00Yang memang
17:01Teman emas ini
17:02Ini adalah unikitas di perbankan syariah
17:04Dari situlah kita melihat
17:05Waktu masuk ke tabungan emas
17:07Mereka
17:08Juga kita ajak mulai buka tabungan yang lain
17:10Termasuk tabungan haji
17:11Tabungan umroh
17:13Dan termasuk juga
17:15KPR
17:16Nah itu
17:16Jadi kalau ditanya
17:18Apakah sebagai agent?
17:19Iya
17:19Karena ini bisa jadi
17:20Ini sebagai apa ya?
17:22Sebagai door opener ya
17:23Untuk orang masuk ke bangsa Indonesia
17:26Dengan produknya baru
17:27Oke itu tadi soal
17:28Bicara soal bagaimana produknya dari BSI
17:30Sekarang bagaimana cara BSI ini Pak?
17:32Di tengah dinamika makro ekonomi global
17:35Sektor pembiayaan mana yang paling rentan
17:37Dan bagaimana BSI menjaga rasio non-performing financing
17:40Atau NPF tetap rendah?
17:42Kata kucinya adalah
17:44Kami melihat
17:45Kalau kita bicara rentan
17:46Pasti
17:46Adalah usaha-usaha
17:48Yang tergantung dengan
17:49Import
17:50Ya
17:50Karena tergantung import
17:51Pasti akan sangat rentan
17:53Ya
17:53Usaha-usaha yang memang
17:55Selama ini
17:56Ketergantungan asingnya tinggi
17:57Jadi
17:58Kita akan fokus kepada usaha-usaha
18:00Yang memang
18:01Sebagian besar
18:02Kemampuan dibangun di
18:03Dalam negeri
18:04Betul
18:04Kalau kita bicara islamic
18:05Ekosistem
18:07Tentu saja
18:08Yang menarik buat kami
18:10Ekosistem islamic itu
18:11Ada ekosistem disana adalah pendidikan
18:13Pendidikan islam
18:13Ada rumah sakit-rumah sakit islam
18:17Lalu ada
18:17Halal
18:18Halal
18:19Food
18:21Ekosistem
18:21Ada
18:23Fashion muslim
18:24Ada
18:26Turism
18:27Yang halal turism
18:30Ya kita fokus ke
18:31Area itu
18:33Karena kalau kita bicara
18:34Segmen halal dan turism itu
18:37Jelas marketnya
18:39Marketnya kalau turism
18:41Ya salah satunya adalah umroh
18:42Kalau
18:43Fashion
18:44Kita lihat
18:45Sekarang banyak sekali
18:46Masyarakat
18:48Punya
18:49Apa
18:50Keinginan untuk berpakaian yang lebih
18:51Lebih islami
18:53Meskipun tetap modis ya
18:54Nah
18:55Kenapa kita masuk ke situ
18:56Karena kita melihat
18:57Bahan bakunya lokal
18:58Dan pembelinya pun lokal besar gitu
19:00Jadi
19:01Ya itu
19:02Bagian dari tugas kami juga kan
19:04Membina UMKM
19:05Yang bahan bakunya lokal itu
19:07Sehingga
19:08Kepastian akan
19:09Supply-nya
19:10Terjaga
19:11Dan kemampuan daya belinya
19:12Terukur juga
19:13Karena di lokal
19:14Jadi fokusnya ke sana
19:15Oke ada peran BSI juga dalam memajukan
19:17Apa ya Pertumun ekonomi di dalam negeri
19:19Bisa dikatakan demikian ya
19:20Iya
19:20Kita dorong UMKM
19:21Karena kita punya beberapa
19:24UMKM hub
19:25Di daerah-daerah
19:26Yang tujuannya membantu
19:28Mendampingi mereka
19:29Untuk bisa tumbuh
19:30Oke
19:30Pak Anggoro
19:32Apa milestone strategis
19:33Terpenting
19:34Yang membuktikan bahwa
19:35BSI
19:36Sanggup menjadi pemain kunci
19:38Di peta perbankan syariah global
19:39Dan beberapa tahun ke depan
19:40Mungkin ini juga bisa dikasih
19:41Dikit
19:42Apa ya Pak
19:42Tiser-tiser dikit soal
19:44BSI International Expo
19:45Ah ya
19:46Kalau bicara milestone
19:49Bersyukur
19:49Kami hari ini
19:51Sudah menjadi
19:52Bank Himbara
19:53Ya
19:54Himbara
19:55Jadi Himbara serang lengkap
19:56Ada yang konvensional
19:56Ada yang syariah
19:57Itu sejak
19:59Januari tahun ini
20:00Itu milestone penting
20:01Kalau kita menurut sedikit
20:02milestone juga
20:03Penting adalah
20:04Waktu tahun lalu
20:05Februari tahun lalu
20:06Kita mendapatkan
20:07Amanah sebagai
20:08Bullion Bank
20:08Itu
20:09Dapatkan Amanah Bullion Bank
20:10Lalu milestone mendapatkan
20:12Amanah sebagai Himbara
20:14Itu
20:15Dapatkan milestone sebagai Himbara
20:16Itu kan juga
20:17Bukan karena tiba-tiba
20:18Karena memang dilihat
20:19Kinerjanya bagus
20:20Dan prospeknya bagus
20:21Sehingga
20:23Danantara mendorong
20:24Pemerintah mendorong untuk
20:26Sebagai Himbara
20:27Yang ketiga
20:27Masih pentingnya
20:28Pada saat kita diminta
20:29Untuk tumbuh jadi besar
20:31Karena kita punya
20:32Mimpi untuk menjadi
20:33Top 5
20:34Global Islamic Bank
20:35Nomor 5
20:36Di dunia
20:36Secara market cap
20:37Kalau kita bicara market cap
20:39Meningkat
20:40Berarti
20:40Bisnis meningkat
20:41Berarti kapabilitas
20:42IT
20:43Kapasitas lainnya
20:44Harus tinggi
20:44Maka
20:45Mei kemarin
20:46Masih pentingnya lagi
20:47Kita sudah mengupgrade
20:48Core Banking kita
20:49Sehingga kapasitasnya
20:51Kapabilitasnya
20:52Itu
20:53Semakin besar
20:54Sehingga
20:55Cukup untuk kita
20:56Bisa
20:57Mencapai
20:5840 juta nasabah
20:59Di 2030
21:00Itu milestone pentingnya
21:01Yang pertama
21:02Amanah Bullion
21:03Kedua
21:04Mandat sebagai Himbara
21:05Ketiga
21:06Core
21:07Infrastruktur kita
21:08Perbaiki
21:08Karena itu adalah
21:09Landasan penting
21:10Buat
21:11Customer experience
21:13Dan yang terakhir
21:14Memang kita
21:15Memastikan bahwa
21:16Pada saat kita bicara
21:19IT nya bagus
21:20Sistemnya bagus
21:21Kita harus memastikan
21:22Juga cara kerja
21:23Kita juga berubah
21:24Kita melihat
21:25Banyak sekali
21:26Inisiatif-inisiatif
21:27Pekerjaan
21:28Bisnis proses
21:28Yang bisa kita simplifikasi
21:30Supaya
21:30Ujung akhirnya
21:32Pengalaman nasabah
21:33Semakin baik
21:34Apalagi di
21:35Kita ada
21:37CX100 ya
21:38Customer experience
21:39100 yang sedang
21:40Dikompatisikan
21:41Itu
21:41Membuat kita
21:42Ajang pembuktian
21:43Bahwa BSI
21:44Sebagai
21:45Adik bungsu
21:47Di Himbara
21:48Paling baru
21:49Juga
21:50Punya
21:51Daya saing
21:53Punya
21:53Pace yang sama
21:54Dan di internal
21:56Kita punya
21:56Ini otak
21:57Punya spirit
21:57Karena kita pemain baru
21:59Spirit adalah
21:59Kita punya nyali
22:01Untuk
22:02Bersaing
22:02Jadi itu
22:03Yang penting adalah
22:05Mystone penting itu
22:06Jadi
22:06Landasan buat kita
22:08Dan terakhir
22:10Mystone lainnya
22:11Lagi adalah
22:12Tahun ini
22:13Setelah
22:14Dua tahun lalu
22:14Kami punya presence
22:16Di Dubai
22:17Cabang di Dubai
22:17Tahun ini kita akan
22:19Buka cabang di Jeddah
22:21Oh
22:21Oke
22:22Ini penting
22:23Kenapa
22:23Karena tadi kita sampaikan
22:24Bahwa satu bisnis
22:25Nama kita adalah
22:26Haji dan Umroh
22:27Di kehadiran BSI di Jeddah
22:29Akhir tahun ini
22:30Insya Allah mohon doanya
22:31Itu bisa menguatkan
22:33Kehadiran BSI
22:34Sebagai bank syariah yang terbesar
22:36Di Indonesia
22:37Yang harus memastikan bahwa
22:39Masyarakat Indonesia yang
22:41Hampir 3 juta setahun
22:43Ke Mekah
22:44Baik Haji dan Umroh
22:45Itu bisa merasakan kehadiran BSI di sana
22:48Mereka bisa bertransaksi dengan mudah
22:50Dan aman
22:50Karena selama ini kan mereka
22:51Disana juga sering belanja
22:53Kan belanja oleh-oleh kan
22:54Ya paling tidak BSI
22:55Yang harus di sana
22:55Oleh-oleh kan bisa lebih penting
22:57Nah
22:58BSI Expo
22:58Nah BSI Expo
22:59Insya Allah kita akan lakukan
23:00Di Otober
23:01Ini yang ketiga
23:03Karena yang pertama
23:04Dan kedua
23:05Tahun lalu
23:06Itu
23:08Antusiasme bagus sekali
23:09Kita memang fokus
23:10Karena ini bank syariah
23:12Indonesia
23:12Maka apa yang ada di Expo itu
23:15Pasti yang terkait dengan
23:15Islamic ekosistem
23:17Jadi kalau kita bicara
23:19Nanti ada
23:21Fashion
23:22Ya fashion yang
23:23Cari A
23:24Cari A
23:25Cari A
23:26Cari A
23:27Lalu produk-produk
23:28Juga produk-produk yang sesuai dengan
23:30Cari A
23:30Tetapi ini fashionnya
23:32Karena
23:33Sorry
23:33Exponya karena
23:34International Expo
23:35Ya tentu saja
23:36Kita juga
23:36Melihat peluang-peluang
23:38Bagi UMKM
23:39Untuk bisa
23:40Akses ke pasar global
23:41Karena kita punya cabang di Dubai dan Jeddah
23:44Kita inginkan
23:44UMKM
23:46Mitra-mitra yang ada disitu
23:47Termasuk
23:48Travel-travel agent yang disana
23:49Bisa menggunakan BSI di Dubai dan Jeddah
23:53Karena travel agent kan butuh
23:54Disana butuh transaksi juga
23:55Mereka butuh untuk bayar hotel
23:57Bayar transportasi
23:58Bayar catering
24:00Bahkan bahan baku juga bisa ada disini
24:02Nah itu kita ingin tunjukkan
24:03Bahwa di BSI Expo nanti
24:05Expo yang memang fun
24:06Rame
24:07Tetapi juga harus fokus
24:08Bagaimana kita bisa membantu bisnis
24:10Punya
24:11Punya
24:12Akses ke
24:13Ke
24:14Dubai dan juga
24:15Oke Pak Anggoro
24:16BSI International Expo
24:17Tadi Bapak bilang
24:18Di akhir Oktober
24:19Tepatnya tanggal berapa sih Pak?
24:20Tanggal 22
24:22Sampai dengan 25 Oktober
24:24Dan tentu saja
24:26Ini
24:26Tentu lebih rame
24:27Dari tahun lalu
24:28Karena merchantnya
24:30Partisipannya
24:30Sangat kita kurasi
24:32Temanya adalah
24:33By Local Go Global
24:34By Local Go Global
24:36Luar biasa
24:36Ini bisa untuk
24:37Semua masyarakat ya Pak ya?
24:38Boleh datang?
24:39Tentu, silahkan datang
24:40Semua bisa
24:41Bisa menikmati acaranya
24:42Oke
24:43Nanti mungkin
24:44Untuk yang tertarik juga bisa datang
24:45Termasuk saya mungkin boleh datang ya Pak ya?
24:47Kita tunggu ya
24:47Untuk kalian saja yang rumi ya Pak ya di sana
24:49Iya insya Allah
24:49Kita undang
24:50Nanti kita undang ya
24:51Rumi kita undang nanti
24:52Oke nanti ini sekaligus
24:53Untuk anda sudah mungkin yang akan
24:54Tertarik bisa lihat
24:55Bagaimana kinerja
24:56Maupun juga tadi pelayanan yang diberikan oleh BSI
24:59Termasuk juga kalau
25:00Pak Anggoro bilang
25:01Ini anak bungsunya Himbara
25:02Tapi tentu kita lihat bagaimana
25:03Daya sayangnya BSI juga
25:04Di BSI International Expo
25:06Terima kasih
25:06Direktur Utama BSI
25:07Pak Anggoro Eko Cahaya
25:08Sudah bersama di Kompas Bisnis
25:09Selamat salam Pak Anggoro
25:10Terima kasih Ota
25:10Terima kasih untuk semuanya
25:12Ya saudara sampai Indonesia pagi
25:13Masih akan kembali usaha jeda
25:14Tetap bersama kami
Komentar

Dianjurkan