Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 4 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Forum Purnawirawan Prajurit TNI menyinggung peran Presiden ke-7 RI Joko Widodo dalam pencalonan putranya, Gibran Rakabuming Raka, sebagai calon wakil presiden pada Pemilu 2024.

Hal itu disampaikan Mayor Jenderal TNI Purnawirawan Soenarko saat mewakili Forum Purnawirawan Prajurit TNI usai sidang gugatan ijazah SMA Gibran di MK, Senin (21/9/2026).

Soenarko sebelumnya menyebut pihaknya meminta Presiden dan DPR untuk memakzulkan Gibran dari posisi wakil presiden.

Dalam pernyataannya, Soenarko juga menyinggung pihak-pihak yang menurutnya mendukung Gibran hingga dapat maju sebagai calon wakil presiden.

"Jadi makin banyak dan makin lengkaplah manipulasi yang dilakukan oleh Gibran ini, ya termasuk bapaknya yang mendukung atau pihak-pihak yang mendukung untuk bisa jadi Cawapres dan lain-lain," kata Soenarko.

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Lintang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/692116/purnawirawan-tni-singgung-peran-jokowi-di-pencalonan-gibran
Transkrip
00:00Kawan-kawan semua, pemohon berikutnya itu adalah dari Forum Purnawirawan Pejuang TNI, eh Prajurit ya, Forum Purnawirawan Prajurit TNI yang
00:10akan diwakili oleh Majed Purnawirawan Sunarko. Silahkan Pak Narko.
00:14Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat malam.
00:20Saya Mayor Jenderal TNI Purnawirawan Sunarko, mewakili Forum Purnawirawan Prajurit TNI.
00:27Perlu saya sampaikan di sini, bahwa pada tanggal 17 April 2025, Forum ini telah membuat surat ke DPR dan kepada
00:37Presiden.
00:39Ya, kita menyatapainya boleh juga sebagai bentuk satu deklarasi.
00:44Kami menyampaikan permintaan kepada penyelenggara negara dalam hati kepada Presiden dan Ketua DPR, 8 poin permintaan kami.
00:54Saya tidak perlu sebutkan poin pertama, sampai ke-7, tapi poin ke-8, kami meminta kepada Presiden dan kepada DPR
01:05untuk memakjulkan Bibrang Raka Buming Raka.
01:10Yang menurut kami, ya tadi, ini anak haram konstitusi.
01:14Waktu itu, belum tahu kita data ini.
01:18Kita hanya baru tahu catatan-catatan moralitasnya yang dibongkar oleh Pak Roy.
01:24Kemudian, kita tahu juga permainan di MK ini yang berubah persyaratan hukum, dan lain sebagainya.
01:34Itu dasarnya.
01:35Kemudian, kemarin, baru-baru ini, bersama dengan Pak Bonatua, dapat data baru lagi.
01:42Bahwa, Gibrang ini tidak punya ijasa SLTA atau setingkat.
01:47Adanya suket atau surat keterangan, yang ditangani oleh Direktur Jenderal Dick Dasmen.
01:56Sebetulnya, dengan dia melampirkan surat keterangan, itu sudah secara sederhana, kita bisa mengatakan, dia tidak punya ijasa SLTA atau setingkat.
02:10Sederhana sekali.
02:12Kalau dia punya ijasa SLTA atau setingkat, ya ijasanya itu dilampirkan dalam persyaratan.
02:21Ini tidak ada.
02:21Apalagi, setelah dicek oleh Pak Bonatua, pesyaratan atau suket itu, kan ada alasan-alasannya.
02:30Daftar nilai atau transkrip dan lain sebagainya, tidak ada semua itu.
02:34Jadi, makin banyak dan makin lengkaplah manipulasi yang dilakukan oleh Gibrang ini,
02:44ya termasuk bapaknya yang mendukung atau pihak-pihak yang mendukung untuk bisa jadi cawapres.
02:52Dan lain-lain.
02:54Dan pada kesempatan ini, kami sampaikan.
02:58Kami bukan ingin hanya menjatuhkan Gibrang sebagai wakil presiden.
03:03Tapi kami ingin negara kami ini, negara kita ini tertib hukum.
03:07Katanya negara hukum.
03:09Tapi ke hukum dimanipulasi.
03:11Dan buat nipu kita rakyat Indonesia yang jumlahnya hampir 300 juta ini.
03:15Belum lagi kalau lihat fakta penampilan, performen dia sehari-hari.
03:21Nggak pantas jadi wakil presiden.
03:24Malu saya sebagai warga negara Indonesia.
03:27Itulah yang biasa saya sampaikan pada kesempatan ini.
03:30Terima kasih.
03:30Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
03:32Waalaikumsalam.
03:34Masih ada dua lagi pemohon.
Komentar

Dianjurkan