Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Partai Golkar mengonfirmasi, Nusron Wahid telah mengundurkan diri dari kepengurusan DPP Partai.

Nusron yang kini menjabat Menteri ATR/BPN, disebut telah mengundurkan diri beberapa bulan sebelum KPK melakukan OTT terkait dugaan suap pengurusan HGB di Kabupaten Bogor.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menyebut, Nusron Wahid telah mengundurkan diri dari kepengurusan DPP Golkar.

Menurut Doli, pengunduran diri tersebut dilakukan beberapa bulan sebelum operasi tangkap tangan KPK pada kasus dugaan suap HGB di Kabupaten Bogor.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka dugaan suap pengurusan pembukaan blokir HGB lahan Summarecon di Kabupaten Bogor.

Dari delapan tersangka, empat di antaranya disebut KPK sebagai orang yang diduga merupakan kepercayaan Nusron Wahid.

Keempatnya yaitu Fahd El Fouz, Arif Sugiyanto, Erwin, dan Muhammad Fakhry.

Keterangan tersebut membuat posisi Nusron ikut menjadi sorotan, meski KPK menyebut penyidikan masih berjalan untuk mendalami keterkaitan pihak-pihak lain dalam perkara ini.

Sementara itu, analis komunikasi politik Kunto Adi Wibowo menilai, pemerintah perlu menunjukkan dukungan terhadap proses penegakan hukum untuk menjaga kepercayaan publik.

#golkar #kpk #nusron

Baca Juga Mantan Penyidik Pertanyakan KPK Tak Langsung Periksa Nusron: Berbanding Terbalik dengan OTT Noel di https://www.kompas.tv/nasional/691811/mantan-penyidik-pertanyakan-kpk-tak-langsung-periksa-nusron-berbanding-terbalik-dengan-ott-noel



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/691819/golkar-nusron-wahid-mundur-dari-kepengurusan-partai-kompas-siang
Transkrip
00:00Partai Golkar mengonfirmasi Nusron Wahid telah mengundurkan diri dari kepengurusan DPP Partai.
00:05Nusron yang kini menjabat Menteri ATR BPN disebut telah mengundurkan diri beberapa bulan sebelum KPK melakukan OTT dugaan suap pengurusan
00:13HGB di Kabupaten Bogor.
00:17Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia menyebut Nusron Wahid telah mengundurkan diri dari kepengurusan DPP Golkar.
00:26Menurut Doli, pengunduran diri tersebut dilakukan beberapa bulan sebelum operasi tangkap tangan KPK pada kasus dugaan suap HGB di Kabupaten
00:34Bogor.
00:35Kami waktu itu mendapatkan informasi dari Ketua Umum dan Pak Sekjen di Patai Golkar yang waktu itu menyampaikan bahwa Saudara
00:47Nusron sudah bertemu dengan Ketua Umum
00:49dan menyatakan pengunduran diri dari kepengurusan DPP Golkar.
00:56Nah, posisi Pak Nusron kan sampai saat ini sebetulnya karena memang proses revitalisasi penyegaran pengurusnya belum diterbitkan
01:06sebagai ketua, salah satu ketua ya, yaitu tepatnya ketua bidang keagamaan dan keorhanian.
01:13Nah, alasannya tidak tahu persis ya, tapi waktu itu yang kami dapatkan informasi karena itu pernah juga disampaikan dalam rapat
01:22harian terbatas ya.
01:24Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka dugaan suap pengurusan pembukaan blokir HGB Lahan Sumarekon di Kabupaten
01:33Bogor.
01:34Dari delapan tersangka, empat diantaranya disebut KPK sebagai orang yang diduga merupakan kepercayaan Nusron Wahid.
01:41Kempatnya adalah Fat Elfous, Arif Sugianto, Erwin, dan Muhammad Fakri.
01:47Keterangan tersebut membuat posisi Nusron ikut menjadi sorotan, meski KPK menyebut penyidikan masih berjalan untuk mendalami keterkaitan pihak-pihak lain
01:56dalam perkara ini.
01:57Imposibel ya, imposibel bahwa kasus ini tidak punya keterkaitan dengan menteri, itu nggak mungkin sama sekali menurut saya.
02:06Bahwa ada lima orang kepercayaan menteri, satu pejabat esolon satu, ada duit seratus miliar lebih.
02:14Ini sudah bisa dipastikan bahwa sebenarnya ada keterkaitan dengan pejabat yang sifatnya high profile, dalam hal ini menteri.
02:24Oleh karena itu, sebenarnya kalau KPK berani atau KPK bisa lebih progresif, maka sebenarnya yang harus dilakukan, dia harus melakukan
02:36juga penggeledahan di ruangan menteri.
02:40Itu yang harus dilakukan.
02:41Kemudian yang kedua, harus ditingkatkan dan dikembangkan lagi agar supaya menteri Nusron ini paling tidak, menurut saya paling tidak, sesegera
02:51mungkin untuk dipanggil, diperiksa sebagai saksi.
02:54Paling tidak, ya. Sehingga kita tahu betul apa perannya.
02:59Sementara itu, analis komunikasi politik Kunto Adiwibowo menilai, pemerintah perlu menunjukkan dukungan terhadap proses penegakan hukum untuk menjaga kepercayaan publik.
03:10Ya, Presiden atau juru bicara kepresidenan atau Mensesnek gitu kan Mas, yang menurut saya harusnya secara tegas dan cepat itu
03:19menyelamatkan reputasi pemerintahan ini gitu.
03:23Ya kan, bahwa mereka harus mengeluarkan penyataan resmi, mendukung penuh langkah KPK, jadi KPK enggak, enggak apa ya.
03:31Publik tidak melihat bahwa langkah KPK ini tersandar secara politik atau kemudian ada intervensi politik dalam proses hukum gitu.
03:40Menurut saya, strategi yang enak mungkin mendorong pengunduran diri yang lebih elegan terhadap Pak Nusron.
03:48Dan ini kan juga harus dikomunikasikan secara politik dengan Partai Golkar.
03:56Proses penyidikan kini menjadi ruang bagi KPK untuk mengungkap aliran dana, peran masing-masing tersangka, serta keterlibatan pihak lain jika
04:05ditemukan bukti.
04:07Tim Liputan, Kompas TV
Komentar

Dianjurkan