00:00Informasi terkini kita tanyakan langsung pada Jurnalist Kompas TV, Sam Sulhardi di Kalimantan Barat
00:06dan juga di Karawang, Jawa Barat sudah ada Jurnalist Kompas TV, Adi Wahadi.
00:11Namun kita sapa terlebih dahulu rekan Sam Sulhardi di Pontianak, Kalimantan Barat.
00:15Sam Sulhardi, untuk saat ini kebakaran hutan dan lahan masih terus terjadi.
00:19Lalu seperti apa? Upaya operasi Helicinuk yang telah diturunkan
00:24dan untuk saat ini bagaimana kondisi kebakaran hutan dan lahan di sana?
00:30Baik Juno dan Saudara, dapat kami informasikan untuk Helicinuk
00:33kemarin sudah bertolak ke Kabupaten Ketapang dan juga Kayung Utara
00:37dan tidak hanya Helicinuk tapi kapal Unisaki yang sempat bersandar
00:43di Pelabuhan Internasional Kijing juga sekarang bertolak ke perairan Ketapang
00:47untuk melakukan pemadaman, upaya melakukan pemadaman di Kabupaten Ketapang
00:51yang memang untuk kebakaran lahan ini terbanyak titik panasnya
00:55memang berada di Kabupaten Ketapang dan juga Kayung Utara.
00:58Dan upaya pemadaman saat ini masih terus diupayakan
01:01tidak hanya melalui Helicinuk milik Jepang
01:05yang memang saat ini masih berupaya untuk bisa terbang
01:08karena saat ini kabut asap cukup pekat di Kabupaten Ketapang
01:12karena dua hari kemarin beberapa titik seperti Pelang dan juga Marismata
01:18kebakaran cukup besar sehingga untuk kabut asap di sana cukup pekat
01:23dan mengganggu jarak pandang sehingga untuk saat ini masih belum dapat informasi
01:27apakah Helicinuk bisa terbang atau masih menunggu kondisi kabut asap aman
01:33untuk melakukan penerbangan dan juga untuk selain dari Helicinuk
01:41juga dilakukan dengan upaya pemadaman melalui darat
01:43yang dilakukan oleh tim BBBD, Damkat dan juga Relawan yang ada di sana
01:48dan saat ini untuk kategori kualitas udara yang ada di Kota Pohon Tienak dan Kuburaya
01:53saat ini berkategori sangat tidak sehat
01:55untuk itu masyarakat terus diimbau untuk menggunakan pasger ketika keluar rumah
01:59You know?
02:00Ya untuk sebelumnya terjadi hujan lalu seperti apa?
02:03Apakah juga terutama di wilayah Ketapang dan juga Kuburaya
02:07api, titik apinya masih banyak tersebar?
02:11Ya untuk Kuburaya memang belum ada terjadi hujan di beberapa titik
02:16dan juga di Kabupaten Ketapang belum ada hujan
02:19Nah untuk itu tim dari pemerintah daerah BPBD juga melakukan
02:24dan BMK juga melakukan upaya modifikasi cuaca
02:28agar hujan bisa turun di titik-titik tersebut
02:30seperti Kuburaya dan Kabupaten Ketapang
02:32sehingga saat ini memang untuk Kuburaya
02:35meski tidak terdapat banyak titik panas
02:37setelah pun kabur asap dari kebakaran dari lahan gambut itu
02:41menyebabkan asap berada di wilayah Kalimantan Barat
02:46khususnya Kuburaya dan Punya cukup pekat pada pagi hari ini
02:48sehingga pembelajaran jarak jauh pun yang tadinya direncanakan hari ini
02:52mulai dilakukan untuk tatap muka
02:53ditunda kembali untuk dilakukan
02:56karena melihat kondisi cuaca yang saat ini dalam kategori berbahaya
03:01begitu juga di Kabupaten Ketapang
03:02untuk SD dan SMP saat ini diberlakukan pembelajaran jarak jauh
03:06karena memang kualitas udara di sana sangat berbahaya
03:09untuk melakukan aktivitas terutama untuk anak-anak dan juga lansia
03:13dari visual di belakang Anda tampak asap begitu pekat
03:17dan tetap jaga kondisi
03:18terima kasih atas laporan Anda Jones Kompasivi
03:21Sam Sulhardi dari Pontianak, Kalimantan Barat
03:23kita juga akan menuju ke Karawang, Jawa Barat
03:26yang saat ini informasinya terjadi kekeringan di sana
03:30Adi, untuk saat ini sudah lama atau sudah berapa lama
03:33dan saat ini hujan tidak turun selama 5 bulan
03:36dan bagaimana kondisi kekeringan di wilayah Karawang, Jawa Barat?
03:42Yuno dan juga saudara
03:44saat ini saya berada di lokasi salah satu daerah terdampak kekeringan suku parah
03:48yakni di Dusun Jangga
03:50Desa Mulia Sejati, Kesamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Jawa Barat
03:54dan sudah 5 bulan ini
03:56warga desa ini mengalami kekurangan air bersih
04:00sehingga perlu perjuangan sejumlah warga
04:03untuk bisa mendapatkan air
04:05untuk kebutuhan harian seperti mandi, cuci, dan kebutuhan memasak lainnya
04:10Yuno dan juga saudara, berdasarkan data yang kami terima
04:13saat ini lebih dari 27 ribu warga di Kabupaten Karawang
04:18terdampak kemarau panjang atau kekurangan air
04:22dan ini terjadi di 6 kecamatan dan 26 desa
04:27lokasi yang kami laporkan saat ini adalah
04:31salah satu lokasi di wilayah kecamatan Ciampel
04:33dan bisa dilihat hampir di setiap rumah
04:37warga ini menyiapkan sejumlah drem-drem atau tong-tong besar
04:41untuk menampung bantuan air bersih
04:45yang biasanya disalurkan oleh Badan Penanggulan Penjara Daerah
04:49atau BBB di Kabupaten Karawang
04:50yang sejak 5 bulan terakhir sudah menyuplai
04:52sekitar 1,7 juta liter air
04:57ke 6 kecamatan di 26 desa
05:00sementara saat bantuan belum datang
05:02warga terpaksa harus mencari sumber-sumber titik air
05:05yang bisa dimanfaatkan
05:07seperti hasil perbincangan kami dengan salah satu warga
05:10di desa mulia sejati Dusun Jangga ini
05:13mereka harus mencari sumber titik air
05:16di sungai-sungai sudah mengering
05:18kemudian mereka menggalinya dan berharap
05:20ada air timbul dari lokasi itu
05:23sehingga perlu waktu warga untuk bisa mendapatkan
05:27air untuk kebutuhan MCK
05:30sementara untuk kebutuhan minum
05:32warga memilih untuk membelinya
05:34ke sejumlah bebot-bobot air
05:36yang saat ini tersedia di beberapa lokasi
05:38lokasi di tempat semelapuran ini
05:40dihuni oleh sekitar 308 jiwa
05:44atau 107 kakak
05:46yang saat ini kondisinya cukup kering
05:49dan mereka untuk bisa mendapatkan air bersih
05:52perlu upaya perjuangan
05:55warga yang mendapatkan lokasi
05:58apa lokasi bantuan air bersih dari BBBD
06:01bisa sementara untuk bisa istirahat
06:03untuk kemudian menunggu berikutnya
06:05bantuan-bantuan air lain
06:06selain di lokasi ini kami pantau
06:08beberapa desa juga mengalami kekeringan
06:10cukup parah seperti di Ciburum
06:14kecamatan Pangkalan
06:15serta wilayah Pakisjaya
06:16penyebaran area terdampak kekeringan
06:19saat ini masih terus meluas
06:20jika dua hari kemarin
06:21data yang kami himpun
06:23masih 24 desa saat ini
06:25berdasarkan informasi dan wawancara kami
06:28dengan Kabit Tarlok
06:29BBBD Kabupaten Karawang
06:30sudah 26 desa
06:32dan saat ini mereka benar-benar
06:34mengharapkan bantuan
06:35dari pemerintah maupun instansi lainnya
06:38beberapa inisiatif juga dilakukan oleh
06:40kepala desa
06:40artinya bisa menjemput bantuan
06:42terutama mereka yang berada
06:44di area-area kawasan industri
06:45mereka bisa memohon
06:47atau mengajukan bantuan
06:48agar kemudian
06:48kebutuhan air warga ini
06:50sementara bisa tercukupi
06:52selain itu Juno
06:53upaya-upaya lain dari
06:55pemerintah daerah Kabupaten Karawang
06:57untuk bisa membantu
06:59menyalurkan air
07:00yakni dengan memaksimalkan
07:03saluran-saluran
07:04atau jaringan-jaringan PDAAM
07:06yang selama ini
07:08menjadi area
07:09kekeringan
07:10seperti lokasi ini
07:11sebelumnya
07:12ada upaya
07:13dari PDAAM
07:14untuk memasukkan jaringan
07:15ke lokasi ini
07:16namun
07:16melihat dari
07:17kontur tanah yang berada
07:19di tempat saya melaporkan ini
07:20cukup berbukit
07:21sehingga tekanan air
07:23tidak bisa naik
07:24dan otomatis
07:24PDAAM tidak bisa melakukan
07:26supply air
07:26ke lokasi ini
07:27dan berdasarkan
07:29keterangan dari warga
07:30memang jaringan-jaringan
07:31air tersebut
07:32sempat terpasang
07:32karena tingginya
07:34lokasi mereka
07:35berada
07:36di dataran
07:37yang cukup tinggi
07:38air tidak bisa masuk
07:39dan dampak yang terjadi
07:41atau yang terjadi
07:42adalah
07:42keseringan yang cukup panjang
07:44Juno
07:44PMKG telah memiringatkan
07:47bahwa
07:47SuperLU-nya
07:48menyebabkan
07:49kekeringan panjang
07:50mungkin hingga
07:51sampai
07:52akhir tahun ini
07:53dan
07:54perlu upaya mitigasi
07:55dari pemerintah pusat
07:56dan juga daerah
07:57agar warga
07:58dapat air bersih
07:59dan dimanfaatkan
08:01demi kebutuhan sehari-hari
08:02terima kasih atas laporan Anda
08:03Jones Kompasivi
08:04Adi Wahadi
08:04dari Karawang, Jawa Barat
08:06Terima kasih
Komentar