Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Asap mengepul dari kawasan Bandara King Khalid, Riyadh, Arab Saudi, setelah muncul peringatan potensi bahaya di tengah meningkatnya serangan kelompok Houthi ke Arab Saudi. Suara ledakan juga terdengar di sekitar bandara.

Kelompok Houthi mengklaim telah melancarkan dua operasi militer dengan menggunakan rudal balistik, rudal jelajah, dan drone yang menargetkan sejumlah lokasi sensitif di Riyadh serta fasilitas Saudi Aramco di Yanbu.

Dalam pernyataan yang direkam sebelumnya, juru bicara militer Houthi, Brigjen Yahya Saree, mengatakan kelompoknya menggunakan sejumlah rudal balistik, rudal jelajah, dan drone dalam serangan tersebut.

Kelompok Houthi menyebut serangan dilakukan sebagai tanggapan atas serangan udara Arab Saudi terhadap Yaman. Houthi juga menuduh Arab Saudi telah melakukan lebih dari 450 serangan udara di tujuh provinsi selama sepekan terakhir.

Lebih lengkap mengenai serangan Houthi ke Arab Saudi, kita bahas bersama Peneliti Asia Middle East Center, Pizaro Gozali.

#houthi #arabsaudi #riyadh #yaman #timurtengah #kingkhalid

Baca Juga Saudi Arabia Sebut Houthi Serang Riyadh dengan Rudal Balistik, Konflik Iran Meluas di https://www.kompas.tv/internasional/691652/saudi-arabia-sebut-houthi-serang-riyadh-dengan-rudal-balistik-konflik-iran-meluas

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/691736/full-houthi-klaim-serang-riyadh-dan-aramco-pengamat-perang-bahas-dampaknya-kompas-petang
Transkrip
00:00Kami lanjutkan informasi di Kompas Petang, saya Yasir Neneama.
00:03Asap mengepul dari Bandara King Khalid Riyad, Arab Saudi setelah adanya peringatan tentang potensi bahaya
00:09di tengah meningkatnya serangan kelompok Houthi ke Arab Saudi.
00:19Suara ledakan disertai Kepulauan Asap membumbung di Bandara King Khalid Riyad, Arab Saudi, saudara.
00:26Dalam peningkatan eskalasi serangan, Houthi mengklaim telah melancarkan serangan rudal
00:31dan juga drone ke sejumlah lokasi yang disebut sebagai area sensitif di ibu kota Arab Saudi Riyad.
01:07Menurut berita lokal Yaman, sebuah drone Saudi dilaporkan terlihat terbang di atas provinsi Saada di Yaman Utara, saudara.
01:15Houthi dilaporkan berusaha menembak jatuh drone tersebut menggunakan senjata ringan.
01:35Kelompok Houthi mengatakan mereka telah melancarkan dua serangan rudal
01:38dan juga drone yang menargetkan fasilitas Aramco dan pangkalan udara militer
01:44sebagai tanggapan atas serangan udara Saudi terhadap Yaman minggu ini.
01:48Kelompok Houthi menuduh Arab Saudi sebelumnya melakukan lebih dari 450 serangan udara
01:54di tujuh provinsi selama seminggu terakhir.
01:56Sebagai tanggapan, kelompok tersebut menggunakan puluhan rudal balistik
02:01dan juga drone untuk menyerang fasilitas Saudi Aramco di kota Yanbu, Saudi bagian barat, saudara.
02:08dan meluncurkan beberapa rudal balistik untuk menyerang pangkalan udara Hamis Mushaid
02:14di barat daya Arab Saudi dekat dengan perbatasan Yaman.
02:32Houthi mengklaim telah melakukan dua operasi militer yang menargetkan Riyak dan juga Yanbu di Arab Saudi, saudara.
02:38Dalam pernyataan yang direkam sebelumnya,
02:40Jurubicara Militer Houthi, Brigjen Yahya Sare mengatakan bahwa mereka menggunakan sejumlah rudal balistik
02:48dan rudal jelajah serta drone dalam serangan terhadap lokasi-lokasi sensitif
02:52di ibu kota Saudi dan juga fasilitas Aramco di Yanbu.
03:05Militer Houthi mengklaim telah melancarkan dua operasi militer terhadap Arab Saudi.
03:09Dalam serangan ini, Houthi menargetkan fasilitas minyak.
03:13Lebih lengkap soal serangan Houthi ke Arab Saudi ini, saudara.
03:16Kita bahas bersama dengan peneliti Asia Middle East Center,
03:20Bang Pizarro Gozali yang telah bergabung bersama kami di Kompas Petang.
03:23Bang Pizarro, ini Houthi melakukan serangan.
03:27Kali ini targetnya tidak hanya Aramco, tapi juga di Riyad Arab Saudi begini.
03:32Yang Anda baca sebenarnya pesan yang ingin disampaikan Houthi ke Arab Saudi apa?
03:35Iya, pesan yang jelas ingin disampaikan oleh Houthi keadaan Arab Saudi ialah
03:40mereka mendesak Arab Saudi untuk menghentikan operasi militer di Yaman.
03:44Jadi dalam satu sampai dua bulan terakhir,
03:47ini pertarungan antara Saudi dengan kelompok Houthi di Yaman
03:50itu semakin berkembang, Yasir.
03:52Seperti itu, dan kemudian juga ini dibalas oleh Houthi
03:55mencoba menyerang kapal-kapal tanker Saudi yang mencoba melewati Babul Mandib.
04:01Karena kan formus ditutup ya kan, seperti itu.
04:03Tapi ternyata bagi Houthi, menyerang kapal tanker Saudi
04:06kayaknya itu nggak efektif dan nggak cukup.
04:08Bahkan dia sekarang langsung menyerang fasilitas energinya yang ada di Riyad.
04:12Ini untuk pertama kali loh dalam enam bulan terakhir mungkin ya,
04:15itu Riyad diserang kembali oleh Houthi.
04:17Ini kan langsung ibu kotanya ya,
04:19dan di sana ada fase-fase energi yang ada kayak gitu ya.
04:22Jadi ini tidak lebih karena kegagalan negosiasi diplomasi
04:26antara Houthi dan Saudi yang udah berperang panjang
04:29dalam beberapa waktu terakhir gitu ya.
04:31Mereka kan sempat ada negosiasi,
04:33ada MOU-nya lah, MOU Perdamaian pada tahun 2022.
04:37Tapi itu kan tidak berjalan secara maksimal gitu.
04:40Karena kaosan Timur Tengah itu kan terus diderah konflik.
04:43Nanti 2023 ada Genosida Gaza,
04:462025 ada Perang Amerika-Iran,
04:48dan berlanjut sampai 2026 kan.
04:50Artinya apa?
04:51Negosiasi ini buntu dan deadlock gitu.
04:53Dan serangan di antara mereka itu kembali terjadi gitu.
04:56Saudi memang punya kepentingan,
04:58Houthi itu tidak berkembang di Yaman.
04:59Karena kan Houthi ini kelompok siah ya,
05:01yang juga sering melakukan serangan kepada Saudi.
05:04Dan Saudi kita mengetahui,
05:06tidak ingin Yaman dikuasai oleh Houthi.
05:07Karena kalau sampai Yaman dikuasai Houthi,
05:09ini berbahaya bagi Saudi ya.
05:11Dan apalagi kita mengetahui,
05:13Houthi itu menguasai
05:15kapasilitas atau wilayah strategis yang ada di Yaman.
05:17Jadi bisa dibilang Houthi itu menguasai jabotabeknya Yaman gitu.
05:20Dengan kata lain Bang Pizarro,
05:22meskipun serangan terus dilakukan oleh Houthi ke Arab Saudi,
05:26baik menyasar ibu kotanya,
05:27ataupun menyasar Aramco,
05:29yang merupakan fasilitas minyak Arab Saudi,
05:31Arab Saudi ini tidak akan melepas militernya,
05:34operasi militer di Yaman,
05:36karena kekhawatiran tadi.
05:37Iya, jadi begini.
05:39Problematikanya ialah,
05:40Saudi ini memang dilema Mas Yasir gitu ya.
05:42Dia pengen menyerang Yaman,
05:43yang mungkin kalau Houthi,
05:45kalau diserang Saudi,
05:46nggak banyak fasilitas yang rusak ya kan,
05:47karena kan mereka nggak punya fasilitas energi gitu.
05:50Tapi sebaliknya,
05:50kalau Yaman nyerang Saudi,
05:52itu langsung ke fasilitas energi,
05:54kemudian ke fasilitas militer,
05:55seperti itu.
05:55Jadi,
05:56nggak untung bagi Saudi gitu.
05:58Makanya Saudi lebih mengandalkan,
05:59proksi dia pemerintah Yaman,
06:01untuk berperang kepada Houthi,
06:03memerangi Houthi.
06:03Tapi problematikanya,
06:05Houthi itu secara militer kuat.
06:06Dia melebihi pemerintah Yaman kayak gitu.
06:08Dia punya rudal,
06:09punya balistik,
06:10punya drone,
06:11dan lain sebagainya.
06:12Dan dia itu kan konturnya pegunungan.
06:13Jadi, nggak mudah juga dikalahkan Houthi itu.
06:15Buktinya kan dari tahun 2015,
06:17Saudi menyerang Yaman,
06:18sampai sekarang Houthi itu tidak benar-benar bisa dikalahkan.
06:21Makanya kan nanti 2022,
06:23ada negosiasi,
06:24ada MOU,
06:25tapi sayangnya,
06:26sampai sekarang itu benar-benar berjalan kayak gitu.
06:29Houthi minta,
06:30Saudi menghentikan operasi militer,
06:31kemudian membuka bandara sana,
06:35pelabuhannya.
06:36Karena tadi ya,
06:36Houthi itu menguasai wilayah strategis di Yaman.
06:38Tapi Saudi juga nggak mau membuka begitu saja.
06:40Karena sama Saudi khawatir,
06:42ketika bandara dibuka,
06:43pelabuhan dibuka,
06:44itu justru ada pasokan senjata dari Iran,
06:46ke sana seperti itu.
06:47Sehingga menurut Anda,
06:49langkah yang diambil strategi,
06:51yang diambil oleh Arab Saudi sendiri seperti apa?
06:54Kalau kita lihat,
06:55memang seperti yang dia sampaikan tadi,
06:57kekuatan militer Houthi ini cukup besar,
06:59dan akan terus melakukan serangan terhadap Arab Saudi.
07:02Iya,
07:03jadi sampai sekarang Saudi itu,
07:04Saudi lebih memilih jalur serangan militer ya,
07:07kepada Yaman gitu ya.
07:09Tetapi tadi ya,
07:10terserangan militer kepada Houthi ya,
07:12di wilayah Yaman,
07:13itu sampai sekarang nggak efektif sama Saudi gitu.
07:16Makanya,
07:16kalau saya mendorong memang adanya negosiasi kembali,
07:19ke tahun 2022 tuh.
07:20Kan udah ada MOU-nya tuh.
07:21Masalahnya MOU-nya itu belum benar-benar dibahas,
07:24belum benar-benar ditegakkan.
07:26Tinggal menunjuk salah satu negara yang netral,
07:28pihak ketiga,
07:29untuk kemudian menjebatani negosiasi ini.
07:31Misalkan Oman,
07:32ya kan?
07:32Kayak kemarin kan Houthi itu bertemu Amerika kan di Oman kan?
07:35Di kedubas Amerika Serikat yang ada di Oman,
07:37Houthi mengatakan,
07:38dia tidak akan menyerang kapal-kapal Amerika Serikat,
07:41mereka tuh fokus menyerang Saudi,
07:43seperti itu.
07:43Artinya apa?
07:44Ini Oman sebenarnya bisa diandalkan,
07:45untuk kemudian melakukan negosiasi.
07:47Karena gini ya,
07:47kalau sampai perang ini berkembang,
07:50itu Babul Mandep akan ditutup sama Houthi.
07:52Kayak gitu.
07:52Hormuz udah ditutup,
07:53Babul Mandep ditutup,
07:55dua saluran perdagangan dunia,
07:56cokpoinnya,
07:57itu nggak bisa berfungsi gitu.
07:58Artinya,
07:59harga minyak akan sembarai naik,
08:00dan tampaknya Houthi akan mengarah ke sana.
08:03Karena sekarang,
08:03dia udah ada di pulau yang ada di wilayah Babul Mandep ya.
08:07Dia udah naruh,
08:07fasilitas militer dia di situ,
08:09dan sewaktu-waktu dia bisa menutup Babul Mandep gitu.
08:11Sehingga kalau kita lihat,
08:13Bang Bizarro,
08:14nampaknya Arab Saudi akan berhati-hati sekali ya,
08:17mengambil langkah penanganan yang dilakukan,
08:19apakah negosiasi,
08:20ataupun langkah militer,
08:22serangan militer begitu.
08:23Kalau kita lihat,
08:24jika kita berkaca pada serangan militer,
08:27yang dilakukan oleh Arab Saudi,
08:29menurut Anda ini akan mampu,
08:31karena selama ini kita lihat,
08:32Arab Saudi kekuatan militernya,
08:35seperti apa?
08:36Iya, jadi begini,
08:37problematikanya gitu ya,
08:38serangan militer oleh Saudi,
08:40itu kita gak bisa melihat,
08:42Houthi itu seperti 10-15 tahun lalu.
08:44Sekarang Houthi itu,
08:45walaupun milisi Yasir ya,
08:47itu jadi kekuatan regional sendiri gitu,
08:49udah jadi kekuatan kawasan dia,
08:50walaupun dia sifatnya milisi gitu,
08:52tetapi udah di atas negara gitu.
08:53Makanya kan Houthi sekarang,
08:54kayak di atas angin,
08:55dia berani menyerang Saudi,
08:57karena apa?
08:57Wah saya secara militer udah sangat kuat,
08:59saya menguasai Babul Mandep,
09:00saya menguasai Wilayah Shatari Gisyaman gitu.
09:02Jadi dia pengen dianggap,
09:03bukan sekedar milisi,
09:05tetapi kelompok yang memang,
09:06punya pengaruh di kawasan seperti itu.
09:08Ini menurut saya,
09:08yang agak sulit ya,
09:09respon Saudi yang lebih,
09:11dan kan serangan kebanyakan udara gitu,
09:13gak efektif,
09:13karena dia Houthi itu,
09:15basisnya pegunungan,
09:16diserangkan udara,
09:17itu tidak akan pernah melumbuhkan Houthi gitu,
09:18apalagi dia udah punya,
09:19alat-alat ruga canggih,
09:20yang dia bisa membalas,
09:22ke fasilitas energi,
09:23ke fasilitas militer,
09:24fasilitas yang lainnya gitu,
09:25jadi memang Houthi itu diuntungkan dalam perang ini,
09:28dan Saudi itu dirugikan,
09:29serangan Saudi hanya ke pegunungan,
09:31serangan Houthi itu ke fasilitas energi kan,
09:33kan yang rugi itu kan akhirnya Saudi,
09:35dia gak bisa jualan minyak,
09:36dia gak bisa jualan gas,
09:37gak bisa jualan energi.
09:38Sehingga seperti yang saya sampaikan bahwa,
09:40yang didorong oleh Arab Saudi adalah bagaimana negosiasi,
09:43ini bisa dilakukan,
09:43sehingga perang ini bisa diredam,
09:45ya ini yang kita harapkan bersama,
09:46Bang Pizarro,
09:47bisa ada jalur negosiasi antara kedua belah pihak.
09:50Terima kasih,
09:51Mas Pizarro Gozali,
09:53peneliti Asia Middle East Center,
09:55telah bergabung bersama kami di Kompas Petang.
09:57Salam sehat.
09:58Salam sehat,
09:58terima kasih ya, Sir.
09:59Selamat menikmati.
Komentar

Dianjurkan