Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Ketua Umum Militan Gibran 08 Nusantara, Andi Azwan, menyebut adanya lingkaran atau "circle" tertentu yang terorganisir untuk menyerang Jokowi dan Gibran.

Andi mengklaim, persoalan keaslian ijazah Jokowi dan gugatan PHPU Denny Irawan di Mahkamah Konstitusi terkait legitimasi Gibran sebagai wakil presiden berasal dari pusaran yang sama. Menurut Andi, aksi kelompok tersebut didasarkan pada rasa kebencian terhadap Jokowi dan keluarganya.

Sementara itu, sidang kasus dugaan fitnah ijazah Jokowi kembali menyeret nama Universitas Gadjah Mada. Kubu Roy Suryo mempertanyakan kekuatan hukum keterangan UGM yang menyatakan Jokowi merupakan lulusan kampus tersebut dan ijazahnya asli.

UGM sebelumnya telah menyatakan Jokowi merupakan lulusan UGM dan ijazahnya telah diserahkan pada hari kelulusan tahun 1985. Teman-teman kuliah Jokowi juga menegaskan tudingan mengenai foto pada ijazah Jokowi sebagai orang lain dinilai sebagai penggiringan isu.

Lalu, seberapa kuat kesaksian dan bukti dokumen dari UGM jika dihadapkan dengan penelitian Roy Suryo? Kita membahasnya bersama Ketua DPP PSI, Faldo Maldini, dan anggota Bonjowi, Lukas Luwarso.

#jokowi #ijazahjokowi #roySuryo #ugm #gibran

Baca Juga Tantang! Kuasa Hukum Roy: Jokowi Mutlak Hadir di Persidangan , Ini Respons Rivai dan Binsar Gultom di https://www.kompas.tv/video/691508/tantang-kuasa-hukum-roy-jokowi-mutlak-hadir-di-persidangan-ini-respons-rivai-dan-binsar-gultom

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/691605/full-psi-dan-bonjowi-bahas-ijazah-jokowi-jokowi-ugm-vs-roy-suryo-siapa-menang-kompas-petang
Transkrip
00:01Saudara Ketua Umum Militan Gibran 08 Nusantara Andi Aswan menyebut ada lingkaran atau sirkel tertentu yang terorganisir menyerang Jokowi dan
00:10Gibran.
00:12Andi Aswan klaim tarik-menarik persoalan keaslian ijazah Jokowi sekaligus gugatan sengketa pemilu 2024 oleh Deni Irawan di MK terkait
00:23dengan legitimasi Gibran sebagai wapres berasal dari pusaran yang sama.
00:27Menurut Andi, aksi kelompok tersebut didasarkan rasa kebencian terhadap Jokowi dan keluarga.
00:33Pihaknya juga mempertimbangkan memproses hukum jika diperlukan.
00:47Kalau kita melihat apa yang terjadi, 9 Agustus seorang Deni Irayana hadir di Indonesia ini setelah 11 tahun di Australia
01:03untuk membuat suatu kegaduhan yang notabene memang tidak menyukai Bapak Jokowi dan keluarganya untuk itu.
01:14Ada rasa-rasa kebencian di sana juga dan menggunakan jalur menurut mereka itu adalah jalur konstitusi yang sah.
01:46Bapak Jokowi Dodo adalah
01:49Resmi menjadi lulusan dari Universitas Gajah Mada dan juga sudah diberikan tanda kelulusannya.
02:01Sidang kasus fitnah Ijasa Jokowi kembali menyeret nama besar Universitas Gajah Mada.
02:07Pasalnya, Kuburoi Suryo mempertanyakan kekuatan hukum keterangan UGM
02:11yang menyatakan Jokowi merupakan lulusan kampus tersebut dan ijasanya asli.
02:16Tapi kenapa UGM tidak membuka seluruh dokumen terkait proses perkuliahan dan akademik Jokowi?
02:24Kalau kita ingat beberapa bulan lalu kan UGM sudah pernah membuat video panjang menjelaskan soal status kemahasiswaannya Jokowi.
02:30Forum apa lagi yang Anda butuhkan untuk membuktikan bahwa ijazah Jokowi ini asli?
02:36Kalau kita lihat keterangan UGM ini kan sifatnya baru narasi.
02:40Sementara yang di-challenge dari hasil penelitannya Roy, Mas Roy, kemudian Dr. Tiva, dan Rizmon, itu kan terhadap bukti dokumen.
02:50Seharusnya ketika UGM membantah hasil penelitian mereka dan pada saat mereka juga pernah datang ke UGM,
02:56yang seharusnya dilakukan UGM adalah mengklarifikasi tetapi menggunakan evidens.
03:02Jauh sebelumnya, jajaran ketinggi UGM sudah membuat video Youtube menjawab polemik ijazah Jokowi.
03:08Dalam video tersebut, Rektor UGM Ova Emilia tegaskan,
03:12Jokowi adalah lulusan UGM dan ijazahnya sudah diserahkan di hari kelulusan tahun 1985.
03:20Kami punya data dan bukti bahwa Bapak Jokowi Dodo adalah resmi menjadi lulusan dari Universitas Gajah Mada
03:33dan juga sudah diberikan tanda kelulusannya kepada yang bersangkutan.
03:38Berarti UGM telah menyerahkan ijazah yang benar atau asli itu kepada yang bersangkutan?
03:44Jelas, iya, kepada yang bersangkutan pada saat wisuda, jadi tahun 1985 untuk kasusnya Bapak Jokowi Dodo.
03:53Menguatkan pernyataan UGM, teman-teman kuliah Jokowi juga menegaskan tudingan Roy Suryo
03:58soal foto di ijazah Jokowi adalah orang lain dinilai sebagai penggiringan isu.
04:05Ijazah dengan foto yang Pak Jokowi sekarang berbeda,
04:09iya pasti orang yang tidak pernah melihat Pak Jokowi 45 tahun yang lalu,
04:15pasti akan melihatnya berbeda, ya kan?
04:17Tapi bagi kita, teman-temannya, yang melihat Pak Jokowi sejak tahun 80,
04:22terus jadi wali kota, kita reuni, jadi gubernur reuni, jadi presiden reuni,
04:27sampai sekarang juga sering reuni, enggak, ya Pak Jokowi di foto sama dengan Pak Jokowi yang sekarang,
04:34presiden RI ke-7.
04:37Meski akan berhadapan dengan sejumlah saksi selain pihak UGM,
04:41Roy mengaku tidak akan menyerah untuk membongkar ijazah Jokowi.
04:46Tadi ada Petro tadi ya, tadi disebutkan Petro jadi ratu, ada ini,
04:51bumi koncang aja lah, kelap-kelap, Petro ini jadi ratu ya,
04:54inilah yang bikin goro-goro, goro-goro ini Petro ini jadi ratu.
04:59Kita akan terus, dengan satu kata, kami akan lawan dunia.
05:06Al-Ijasa al-Falsu.
05:09Sekian terima kasih.
05:12Aduh bukti antara Roy Suryo dengan UGM,
05:15diharapkan bisa menjawab kisru soal ijazah Jokowi,
05:18yang selama ini diakini Roy CS,
05:20didapatkan tanpa proses yang sesuai standar S1 UGM.
05:26Tim Liputan, Kompas TV
05:32Lalu seberapa kuat dan meyakinkan kesaksian dari Universitas Gajah Mada,
05:37jika nanti akan dihadapkan dengan penelitian Roy Suryo selama ini.
05:41Mampukah kesaksian dan bukti dokumen dari UGM,
05:44dapat mematakan keyakinan Roy Suryo,
05:46soal keaslian ijazah Jokowi.
05:49Kita bahas sore ini bersama dengan Ketua DPP PSI,
05:52Faldo Malini. Mas Faldo, selamat sore.
05:54Selamat sore, Mbak Udre.
05:56Dan hadir.
05:57Waalaikumsalam. Hadir juga ada anggota Bonjowi,
05:59Lukas Luarso. Bang Lukas, selamat sore.
06:03Selamat sore.
06:04Saya mau ke Bang Lukas dulu.
06:05Bang Lukas, ini kan tahun lalu UGM sudah menjawab dengan tegas nih.
06:09Kalau Jokowi, Pak Jokowi ini lulusan UGM,
06:12dan ijazahnya sudah diberikan pada tahun 19.
06:14Banyak omong-omong gitu.
06:16Dan kalau kita perhatikan, teliti,
06:18pernyataan rektor UGM dua kali dalam press conference
06:22yang diliput oleh media itu,
06:23ada inkonsistensi.
06:25Yang mana?
06:27Inkonsistensi soal
06:28kapan Jokowi ijazah dikeluarkan.
06:32Yaitu yang satu bulan Oktober,
06:34yang satu bulan November.
06:36Kemudian soal berapa IPK Jokowi
06:38juga tidak terlalu jelas.
06:40Kan Jokowi menyebut dua.
06:42Kemudian rektor UGM hanya menyebut
06:432,5 sekian.
06:45Jadi testimoni-testimoni yang tidak terlalu
06:48meyakinkan,
06:48yang membuat masyarakat juga ragu
06:51apakah UGM ini tahu persis situasinya
06:55atau sebenarnya juga tidak tahu
06:56atau bahkan menutup-nutupi.
06:58Jadi problemnya begini,
07:00apakah kasus kontroversi ijazah Jokowi itu
07:03mau dibiarkan sebagai
07:05satu bentuk polemik opini publik yang liar
07:09antara pro-kontra
07:10atau kalau diselesaikan pengadilan ya,
07:13itu harus selesai dulu
07:14soal keaslian ijazah.
07:16Dengan pembuktian,
07:18bukan dengan kesaksian testimoni.
07:20Jadi dianggap sama Bang Lukas nih,
07:23Mas Valdo,
07:23kalau hanya kesaksian dari UGM aja
07:25nggak cukup nih
07:25untuk membuktikan ijazah Pak Jokowi asli.
07:28Harus ada buktinya?
07:30Iya.
07:31Jadi UGM kalau ini
07:32Mas Valdo,
07:33ke Mas Valdo, Bang Lukas, sebentar.
07:35Sejak setahun lalu harus menunjukkan
07:37bukti-bukti.
07:38Oke.
07:39Oke, kita tanyain ini ke Mas Valdo.
07:41Nanti ditahan dulu.
07:42Bang Lukas, silakan Mas Valdo.
07:45Iya, sore ini saya juga
07:46pengen ngajak publik ya
07:48atau penonton kita semua itu
07:49melihat juga beberapa fakta yang terlewat.
07:52Ya, selain UGM yang dua kali
07:54menyampaikan keterangan
07:55yang nanti mungkin saya akan komentari
07:57apa yang Bang Lukas bilang,
07:59juga ada lewat bareh skrim
08:00dan puslak for, Mbak.
08:03Nah, itu kan sudah diperiksa
08:04secara forensik ijazah yang dimiliki
08:07oleh Bapak Jokowi itu
08:08asli, hukum, dan saintifik.
08:10Jadi kan ini bukan lagi
08:12UGM versus everybody, Mbak.
08:14Tapi ini UGM bilang asli
08:152022-2025,
08:17Polri sudah cek forensik,
08:20itu juga asli, 2026.
08:22Identik ya?
08:23Identik waktu itu?
08:24Iya, dan pengadilan menolak
08:26dua kali pra-peradilannya Pak Roy.
08:28Tiga institusi yang sama, Mbak.
08:30Konfirmasinya sama
08:31di periode kepemimpinan
08:33yang berbeda-beda.
08:35Jadi kan sebenarnya
08:35kalau tadi disampaikan oleh Bang Lukas
08:38bahwa itu cuma testimoni.
08:40Kalau lah testimoni
08:42institusi resmi
08:43dianggap nggak cukup,
08:45ada forensik polri
08:46sebagai jawabannya.
08:47Berarti Anda anggap
08:48ada yang sudah cukup lengkap ya,
08:50Mas Valdo?
08:51Itu pemeriksaan fisik dokumen
08:52secara ilmiah.
08:54Soal detail-detail kecil
08:55beda antara dua pernyataan itu
08:57saya kira wajar
08:57karena keteranganan lisan
08:59yang disampaikan
09:00oleh tahun yang berbeda,
09:01oleh orang yang berbeda.
09:02Bukan berarti
09:04substansi keasliannya
09:05jadi batal gitu loh, Mbak Rodri.
09:06Oke.
09:07Ini yang konsisten
09:08dari dulu sampai sekarang itu
09:09sama kesimpulannya.
09:11Kesimpulannya bahwa
09:11ijazah Pak Johoi asli ya
09:13dan tidak
09:13kemudian juga diragukan.
09:15Usah aja dan nanti
09:15kita akan melanjutkan lagi
09:16tetap bersama kami di Komas Petang.
09:33Bang Lukas,
09:34kalau tadi sudah diingatkan kembali
09:36bahwa Baris Krim pernah menyatakan
09:37ijazah Pak Johoi ini identik.
09:39Kemudian ada pernyataan dari Direktur UGM
09:41yang rasa-rasanya mungkin enggak sih
09:42mempertaruhkan reputasi UGM
09:44demi membela ijazah Pak Johoi.
09:46Nah pertanyaannya adalah
09:47kurang apa lagi sih Bang
09:48untuk meyakinkan
09:49Mas Roy dan juga
09:51kawan-kawan
09:51kalau ijazahnya Pak Johoi ini
09:53benar-benar asli?
09:55Ya kan problemnya kan
09:56karena masuk wilayah pengadilan
09:58itu tidak bisa hanya
10:00intuisi
10:01atau menebak-nebak.
10:03Karena kita tahu juga kan
10:04kasus sidang yang dijalani
10:07Roy dan Tifa
10:08dan kawan-kawan ini kan
10:09bukan sidang soal ijazah
10:11tapi soal pencemaran nama baik.
10:13Jadi sidang pencemaran nama baik
10:15tentu saja tidak fokus pada
10:17keaslian atau kepalsuan ijazahnya.
10:20Nah bagi kami di Bonjobi ya
10:22kami tetap berharap UGM
10:24sebenarnya bisa membantu
10:25sejak awal ya
10:26kalau setahun lalu
10:28dengan serius
10:29Bantunya seperti apa Bang?
10:31Yang menunjukkan dokumen-dokumen itu
10:34dan dokumen-dokumen itu
10:35bisa diteliti oleh
10:37pihak-pihak
10:38eksport independen gitu.
10:40Misalnya seperti gini
10:43testimoni baris krim ya
10:45forensik kepolisian
10:46itu juga tidak bisa dianggap
10:48kebenaran final
10:49karena kita tahu
10:50dalam kasus ijazah ini
10:51kepolisian juga memihak.
10:53Kepolisian tidak menunjukkan
10:55institusi yang independen
10:57sejak dari proses
10:58kelakuan Jokowi
10:59dan kita tahu
11:00kepolisian kan dikenal
11:01sebagai
11:02parcok ya
11:03ya politik
11:04sangat politis gitu.
11:05Jadi kalau semuanya Anda ragu?
11:07Kalau mau menyelesaikan
11:08pengadilan
11:08tidak bisa dipegang.
11:10Oke
11:11jadi semuanya diragukan tuh
11:12Mas Valdo
11:13dari Bar Eskrim
11:14Pori
11:15kemudian juga dari UGM
11:16semuanya diragukan
11:16sama kubunya Mas Roy?
11:18Iya
11:19kalau UGM dan Pori
11:20dibilang memihak ya
11:22Mbak Audrey ya
11:23saya pengen tanya balik
11:24ke publik yang nonton deh
11:25emang memihak ke siapa?
11:26Apa buktinya?
11:28Karena kalau jawabannya cuma
11:29karena hasilnya tidak sesuai
11:30dengan yang kami yakini
11:31itu kan bukan tuduhan
11:33yang berdiri di atas bukti
11:35itu kami kira adalah
11:36argumen yang lari
11:37ke konspirasi gitu
11:38argumen yang sudah habis
11:40substansinya
11:40Coba deh kita lihat faktanya ya
11:42dua rektor UGM yang berbeda
11:44di periode yang berbeda
11:46bilang hal yang sama
11:47institusi kepolisian
11:49dengan pergantian kepemimpinan
11:51forensiknya
11:52tetap bilang hal yang sama
11:53sama
11:54kalau memang ada
11:55keberpihakannya dimaksud
11:56harusnya
11:57hasilnya berubah dong
11:58setiap ganti orang
11:59faktanya kan
12:00gak ada yang berubah
12:01dan yang paling penting Pak
12:02kalau logika semua pihak
12:04yang membantah tuduhan
12:05otomatis memihak
12:07itu kalau kita terima
12:09itu tuduhan
12:09maka gak akan pernah ada
12:11bukti apapun di dunia ini
12:12yang bisa diterima oleh siapapun
12:15yang sudah punya kesimpulan duluan
12:16ini kan persoalannya
12:18teman-teman yang diseberang sana
12:20kan punya kesimpulan duluan
12:21ini juga bukan
12:22cara mencari kebenaran
12:23tapi ini adalah
12:25cara menolak
12:26yang namanya kebenaran
12:27jadi Anda mau katakan
12:29bahwa tidak mungkin
12:30UGM maupun Baris Kempori
12:31mempertaruhkan
12:34jati dirinya
12:35atau harga dirinya
12:35ketika tadi
12:36demi hanya
12:37demi membela ijazahnya Pak Jokowi
12:39ini kan institusi yang
12:41ada di Republik ini
12:43mereka juga
12:44UGM deh
12:45paling sederhana UGM gitu
12:47udah berdiri puluhan tahun
12:49mau rusak reputasinya
12:50kalau misalnya berbohong
12:51atas kelulusan
12:52pun kepolisian
12:54itu kan institusi resmi negara
12:56mereka punya metode
12:57oke
12:57tapi kalau seandainya begini
12:59kan saya bisa simpulkan
13:00apapun yang disampaikan
13:01oleh Pak Roy dan kawan-kawan
13:03apapun yang disampaikan
13:04itu gak akan pernah cukup
13:05nanti misalnya Pak Jokowi
13:07disuruh kasih unjuk gitu
13:08ada lagi yang kurang
13:09ada lagi yang kurang
13:10itu aja terus
13:11oke kalau gitu
13:13Bang Lukas
13:14sebenarnya Anda
13:14dan kubunya dari Mas Roy
13:16punya bukti kuat gak sih
13:18untuk mematakan
13:19bahwa ijazahnya Pak Jokowi
13:20ini gak asli
13:21alias palsu
13:22terutama untuk dari
13:23pernyataan dari UGM
13:26kubu Roy pasti gak punya bukti
13:28karena tidak pernah
13:29diperbolehkan
13:30untuk meneliti
13:31secara forens
13:32keaslian dokumen itu
13:34makanya kan problemnya
13:36sebenarnya simpel nih
13:36problem simpel
13:37yang jadi rumit
13:38kalau memang
13:39Jokowi UGM
13:41tapi kalau misalnya
13:42Abang bilang gak punya bukti
13:44tapi kenapa Anda yakin
13:45bahwa yang dikeluarkan UGM
13:46ini juga
13:46tidak palit gitu
13:48Anda punya barang apa
13:49yang kemudian kuat ini
13:50untuk mematakan ini semua
13:51yang pertanyaannya kan
13:53misalnya
13:53saya gak ada urusannya
13:55dengan yang dilakukan Roy ya
13:57karena
13:57Bon Jovi itu
13:58itu hanya ingin
13:59menunjukkan
14:00ingin
14:01membuktikan
14:02secara ilmiah
14:03dengan
14:04menggugat ke
14:05KIP
14:06Komisi Informasi
14:07yang kemudian
14:08kita menguang
14:08diperkuat oleh
14:09putusan PT UN
14:10dan sekarang UGM
14:12juga
14:12melakukan kasasi
14:13ke Mahkamah Agung
14:14nah itu menurut saya
14:15juga agak aneh
14:16kalau UGM
14:17pengen membantu
14:18Jokowi
14:19sejak awal
14:19dan yakin
14:20kenapa tidak dibuka saja
14:22dipersilahkan
14:23ekspert-ekspert
14:24di Forensito
14:26oke
14:26dengan liti
14:27sampai sekarang belum ada
14:28jadi Anda
14:29Anda punya raguan
14:31soal itu ya
14:31kalau gitu pertanyaannya
14:32kenapa
14:32gak kemudian Pak Jokowi
14:34yang mendorong saja
14:34untuk membuka ijazahnya
14:36Mas Faldo
14:37dalam dunia ilmiah
14:39Mas Faldo Bang
14:40Bang Lukas ke Mas Faldo
14:42iya atau tidak
14:43gitu loh
14:44baru silahkan
14:45kalau mau diambil
14:45oke Mas Faldo
14:47Mbak Baudri
14:48Pak Jokowi kan
14:49berkali-kali bilang
14:50bahwa isu ini berkembang
14:52dari sekedar bertanya
14:53soal keaslian
14:54ijazah
14:55dan itu telah
14:56disampaikan juga
14:58kemarin di sidang
14:59yang diadakan
15:01pekan ini
15:02bahwa memang
15:03ada beberapa
15:0427 plus 8 lah itu
15:05kalau gak salah
15:06bukti-bukti
15:07yang dilakukan
15:08dan kalau
15:10seandainya
15:10Bonjowi
15:11memaksa ya
15:12memaksa
15:13Pak Jokowi
15:14untuk menunjukkan
15:15ijazah
15:15itu kan sebenarnya
15:16permintannya tampak
15:17sederhana ya
15:18itu sederhana sih
15:19sebenarnya
15:20tapi sudah ada
15:21yang melakukan itu
15:22namanya
15:23Forensic Poli
15:24yang sudah periksa
15:25fisik dokumennya
15:26secara langsung
15:27dinyatakan asli
15:28scientifically
15:29jadi gak perlu
15:31dilakukan maksud Anda
15:32kalau dikuat
15:32dari sekedar
15:33ditunjukkan di depan kamera
15:34karena itu
15:35pemeriksaan resmi
15:36oke gimana tuh Bang Lukas
15:37yang bisa
15:39diulang
15:39karena
15:41kepolisian itu
15:42tidak punya kompetensi
15:43untuk melakukan itu
15:44yang punya kompetensi
15:45adalah ahli-ahli
15:45yang independen
15:46kepolisian
15:47punya kepentingan
15:48maksudnya sudah di uji
15:49dan kemudian
15:50identik
15:51ya jadi gini loh
15:52cara yang tepat
15:54adalah
15:54dibentuk panel independen
15:56yang disepakati
15:57kedua belah
15:58pihak
15:59jika
15:59kemudian
16:00panel independen itu
16:01dipersilahkan
16:03meneliti
16:04dokumen-dokumen
16:05ijazahnya
16:06dan bukti-bukti
16:07pendukung lainnya
16:07itu yang benar
16:08nah kepolisian itu
16:09hanya tinggal
16:10mengendorse
16:11bukan kepolisian
16:12yang tiba-tiba
16:13mengambil kesimpulan
16:14oh ini asli
16:15identik
16:15dengan ijazah
16:16teman-temannya
16:17lah kan ijazah
16:18teman-temannya
16:19juga bisa dibuat-buat
16:20itu loh
16:21intinya itu
16:21kalau keaslian itu
16:23jelas
16:23itu mudah
16:24gak perlu dalih
16:25gak perlu
16:27kekeruatan-keruatan
16:28katanya
16:29cuman polisi
16:30cuman endorse
16:31tuh katanya Mas Valdo
16:32Mbak
16:33yang nama
16:34puslap for bareskrim
16:35itu kan
16:36lembaga forensik
16:36independen
16:37dia juga punya
16:39metodologi ilmiah
16:40bisa diaudit
16:41ulang oleh siapapun
16:42kalau ini diragukan
16:43semua yang mereka
16:44audit bisa jadi
16:45kita ragukan nih
16:46gitu loh
16:47jadi kan gak mungkin
16:48yang diteliti sama
16:49puslap for
16:50ini kan banyak hal juga
16:51apakah kita meragukan
16:52sesuatu
16:53yang diteliti oleh
16:54kepolisian
16:55karena gak sesuai
16:56sama selera kita
16:57jadi kalau hasilnya
16:58diragukan hanya
16:59karena berasal dari
17:00institusi negara
17:01itu bukan soal
17:02metodologi yang lemah
17:03itu soal
17:04standarnya itu
17:04digeser terus nih
17:06setiap kali ada jawaban
17:07yang gak sesuai
17:08halapan sama kawan-kawan
17:10gitu loh
17:11oke
17:11perdebatannya
17:12nampaknya masih panjang
17:13karena sidang pedanan
17:14yang juga baru dimulai
17:14pada Kamis kemarin
17:15terima kasih untuk pandangannya ya
17:16Mas Faldo
17:17Bang Lukas
17:18sehat selalu
17:18oke
17:20selamat menikmati
17:20selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan