Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kemarau panjang yang terjadi di Indonesia, berdampak pada kekeringan di sejumlah wilayah, tak terkecuali Ibu Kota Jakarta.

Di Kelurahan Pondok Labu, Jakarta Selatan, warga rela mengantre air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Warga RT 10/RW 03, Kelurahan Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan mengantre di musala terdekat untuk mendapatkan air bersih.

Mereka mengaku, sejak kemarau melanda kawasan tersebut mengalami kekeringan, meskipun tidak terlalu parah.

Dampak dari minimnya air, kebutuhan sehari-hari seperti mandi dan memasak menjadi terganggu.

Mereka pun meminta Pemprov DKI Jakarta agar segera menyediakan air bersih, sehingga warga tidak kesulitan untuk mengantre di musala atau rumah warga.

Sementara itu, debit air di aliran Bendungan Kalidoh Semarang mulai menurun.

Hal itu membuat Perumda Air Minum Tirta Moedal, perlu mengoptimalkan sistem distribusi.

Sebelumnya, skema distribusi dua hari sekali disiapkan sebagai langkah antisipasi, jika penurunan debit terus berlanjut.

Namun setelah dilakukan evaluasi dan pengaturan teknis, distribusi air kini diupayakan tetap berjalan setiap hari dengan pola aliran dua belas jam.

Warga berharap musim hujan segera tiba agar kekeringan tidak semakin meluas.

Baca Juga Kemarau Panjang, BNPB Ungkap Krisis Air Meluas di Pemalang, Klaten hingga Sidrap di https://www.kompas.tv/nasional/690633/kemarau-panjang-bnpb-ungkap-krisis-air-meluas-di-pemalang-klaten-hingga-sidrap

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/691205/warga-jakarta-antre-air-hingga-debit-bendungan-kalidoh-semarang-menurun-kompas-siang
Transkrip
00:00Saudara kemarau panjang yang terjadi di Indonesia berdampak pada kekeringan di sejumlah wilayah tak terkecuali ibu kota Jakarta.
00:08Di Kelurahan Pondok Labu, Jakarta Selatan, warga rela mengantri air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
00:14Sementara di Semarang, Jawa Tengah, debit sumber air yang menyuplai wilayah Semarang Selatan menurun.
00:24Warga RT10 RW3, Kelurahan Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, mengantri di musholat terdekat untuk mendapatkan air bersih.
00:32Mereka mengaku sejak kemarau melanda, kawasan itu mengalami kekeringan meskipun tidak terlalu parah.
00:39Dampak dari minimnya air, kebutuhan sehari-hari seperti mandi dan memasak menjadi terganggu.
00:45Mereka pun meminta Pemprov DKI Jakarta segera menyediakan air bersih sehingga warga tidak kesulitan untuk mengantri di musholat atau rumah
00:53warga.
00:54Ini di sini warga terbuka, sosial.
00:59Antri-antri sedikit nggak apa-apa ya?
01:02Antri-antri sedikit nggak masalah, nanti sabar.
01:04Pak, ini benar-benar kering, nggak ada air yang keluar atau sebaratnya sih Pak?
01:09Untuk sementara, bilang atau kering, belum kering.
01:19Sementara itu debit air di aliran bendungan Kalido, Semarang mulai menurun.
01:23Hal itu membuat perunda air minum, tirta modal, perlu mengoptimalkan sistem distribusi.
01:29Sebelumnya, skema distribusi dua hari sekali disiapkan sebagai langkah antisipasi jika penurunan debit terus berlanjut.
01:37Namun setelah dilakukan evaluasi dan pengaturan teknis, distribusi air kini diupayakan tetap berjalan setiap hari dengan pola aliran 12 jam.
01:46Pengoptimalan aliran ini adalah 12 jam sekali dan saya hibu kepada masyarakat supaya lebih hujan menggunakan air dan menggunakan tandon
01:54-tandon air,
01:55menggunakan, memaksimalkan penyimpanan air semaksimal mungkin di tandon air itu.
02:01Warga berharap musim hujan segera tiba agar kekeringan tidak semakin meluas.
Komentar

Dianjurkan