Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Usai praperadilan kelima yang dikabulkan sebagian oleh hakim, Roy Suryo menegaskan tidak akan mengajukan praperadilan lagi. Dirinya pun siap sidang perdana kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik karena menyebut ijazah Jokowi palsu. Rencananya, sidang bakal berlangsung Kamis, 17 September.

Bahkan, ia dan tim kuasa hukumnya sudah menyiapkan nota perlawanan untuk sejumlah dakwaan jaksa. Tak hanya itu, Roy Suryo juga menantang agar Jokowi hadir dalam sidang dan memperlihatkan ijazahnya.

#roysuryo #praperadilan #ijazahjokowi

Baca Juga Purbaya Sebut Mau Mancing Usai Tak Lagi Jadi Menteri Keuangan: Sambil Ngelamun, Kenapa Dipecat? di https://www.kompas.tv/nasional/690856/purbaya-sebut-mau-mancing-usai-tak-lagi-jadi-menteri-keuangan-sambil-ngelamun-kenapa-dipecat



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/690857/tak-lagi-ajukan-praperadilan-roy-suryo-siap-sidang-ijazah-jokowi-17-september-sapa-malam
Transkrip
00:00Bapak Arakatuh
00:01Usai pra-peradilan kelima yang dikabulkan sebagian oleh hakim,
00:06Roy Suryo menegaskan tidak akan mengajukan pra-peradilan lagi.
00:10Dirinya pun siap sidang perdana kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik
00:15karena menyebut ijazah Jokowi palsu.
00:19Rencananya sidang bakal berlangsung Kamis 17 September.
00:23Bahkan ia dan tim kuasa hukumnya sudah menyiapkan nota perlawanan untuk sejumlah dakwaan jaksa.
00:31Tak hanya itu, Roy Suryo juga menantang agar Jokowi hadir dalam sidang dan memperlihatkan ijazahnya.
00:42Masuk pada sidang pokok perkara tanggal 17 September yang akan datang pada hari Kamis.
00:47Dan saya bercari dikit, pada seminggu kemudian, tanggal 24 September,
00:52kita akan jawab dengan nota perlawanan.
00:55Dan poin-poinnya ada itu, kalau hanya ada tiga dakwaan,
01:00kita akan jawab lebih dari sepuluh jawaban.
01:03Saya belum akan menjelaskan berapa,
01:06tapi lebih dari sepuluh jawaban kami atas tiga dakwaan itu yang ada.
01:12Jadi kita akan jawab nanti pada tanggal 24 September di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
Komentar

Dianjurkan