Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Sejumlah antrean bahan bakar minyak terjadi di SPBU di berbagai daerah.

Di Makassar, antrean sudah mengurai karena pemberlakuan ganjil genap pengisian BBM. Di Manado, antrean kendaraan masih terjadi.

Pemerintah diminta memperketat pengawasan, serta menindak tegas jika ditemukan dugaan penimbunan solar.

Terpantau antrean BBM sudah mulai terurai dan tidak mengganggu mobilitas di jalan raya.

Salah satunya di SPBU Jalan AP Pettarani. Antrean terlihat normal dan tidak ada penumpukan yang terjadi.

Pemandangan serupa juga terjadi di SPBU Jalan Abdullah Basalamah. Situasi mulai kondusif, total ada 10 nozel BBM Pertalite yang dibuka untuk melancarkan distribusi ke masyarakat.

Di Manado, Sulawesi Utara, antrean panjang terjadi di SPBU Ringroad, Winangun, Sario dan Malalayang.

Kondisi ini dikeluhkan para sopir, karena mereka harus menunggu lama untuk mendapatkan solar.

Sejumlah sopir bahkan terpaksa berpindah dari satu SPBU ke SPBU lainnya, untuk mencari solar.

Mereka berharap pemerintah turun langsung melakukan pengawasan dan menindak jika ditemukan adanya dugaan penimbunan atau penyalahgunaan solar di SPBU.

Di Ambon, Polda Maluku bersama PT Pertamina Patra Niaga bergerak cepat menggelar rapat koordinasi di Mapolda Maluku.

Pihak Pertamina memastikan ketahanan pasokan BBM, LPG dan minyak tanah untuk wilayah Maluku saat ini berada dalam kondisi aman, dengan ketahanan stok hingga tiga puluh hari.

Sebagai langkah taktis mengurai antrean panjang kendaraan logistik, akan dilakukan penyesuaian jam operasional.

SPBU yang semula beroperasi pukul 7 pagi, kini diwajibkan membuka pelayanan lebih awal sejak pukul lima pagi WIT.

Ke depan diharapkan pasokan BBM cukup untuk memenuhi kebutuhan warga sehingga tak ada lagi antrean di sejumlah SPBU di Tanah Air.

Baca Juga Cara Cek Desil, 9-10 Diwacanakan Tak Bisa Beli Pertalite-Bio Solar di https://www.kompas.tv/info-publik/690551/cara-cek-desil-9-10-diwacanakan-tak-bisa-beli-pertalite-bio-solar

#solar #bbm #spbu

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/690826/antrean-bbm-terjadi-di-sejumlah-daerah-sopir-truk-menunggu-dari-pagi-hingga-sore-kompas-siang
Transkrip
00:00Terima kasih saudara anda masih menyaksikan kompas siang bersama saya Nkutri Senanda.
00:04Sejumlah antrean bahan bakar minyak terjadi di SPBU di berbagai daerah.
00:09Di Makassar, antrean sudah mengurai karena pemberlakuan ganjil genap pengisian BBM.
00:15Sementara di Manado, antrean kendaraan masih terjadi.
00:18Pemerintah diminta memperketat pengawasan serta menindak tegas jika ditemukan dugaan penimbunan solar.
00:30Penerapan kebijakan ganjil genap bagi kendaraan yang ingin mengisi BBM bersupsi di jenis Pertalite telah diberlakukan.
00:37Terpantau, antrean BBM sudah mulai terurai dan tidak mengganggu mobilitas di jalan raya.
00:43Salah satunya di SPBU jalan AP Petarani.
00:47Antrean terlihat normal dan tidak ada penumpukan yang terjadi.
00:53Pemandangan serupa juga terjadi di SPBU jalan Abdullah Basalama.
00:57Situasi mulai kondusif, total ada 10 nozel BBM Pertalite yang dibuka untuk melancarkan distribusi ke masyarakat.
01:06Alhamdulillah mulai dari kemarin sudah diterapkan sistem ganjil genap berdasarkan dari surat rekomendasi dari dinas ESDM bersama Pertamina.
01:16Sehingga dilakukan proses pemilahan kendaraan berdasarkan plat jika tanggal ganjil maka plat ganjil yang kami layani.
01:26Sedangkan kalau tanggal genap maka plat genap yang dilayani.
01:29Jadi antrean jadi sudah landai tidak ada lagi sampai di badan jalan.
01:35Alhamdulillah sudah lancar.
01:38Di Manado Sulawesi Utara, antrean panjang terjadi di SPBU Ringrot, Winangun, Saryo, dan Malalaya.
01:47Kondisi ini dikeluhkan para sopir karena mereka harus menunggu lama untuk mendapatkan solar.
01:53Sejumlah sopir, mereka terpaksa berpindah dari satu SPBU ke SPBU lainnya untuk mencari solar.
01:59Mereka berharap pemerintah turun langsung melakukan pengawasan dan menindak jika ditemukan adanya dogaan penimbunan atau penyalahgunaan solar di SPBU.
02:10Bawah sebelumnya 9, sampai sekitar jam setengah 2, habis. Baru lanjut disini.
02:22Kenapa pindah?
02:24Habis disana.
02:26Kalau menurut kita sih memang mengganggu karena itu orang kan disini biasanya masuk antrean dari jam 9 pagi.
02:34Biasanya nanti jika kita isi itu sampai jam 3 sore, setengah 4, itu biasanya baru kita isi.
02:41Itu mucur-mucurannya kalau kita isi biasanya itu sehabis.
02:47Nyalajar lagi sampai di Pertamina, sehabis itu solar.
02:54Polda Maluku bersama PT Pertamina Patraniaga bergerak cepat menggelar rapat koordinasi di MAPO, Polda Maluku.
03:01Pihak Pertamina memastikan ketahanan pasokan BBM, LPG, dan minyak tanah untuk wilayah Maluku saat ini berada dalam kondisi aman dengan
03:10ketahanan stok hingga 30 hari.
03:13Sebagai langkah taktis mengurai antrean panjang kendaraan logistik, akan dilakukan penyesuaian jam operasional.
03:20SPBU yang semula beroperasi pukul 7 pagi, kini diwajibkan untuk membuka pelayanan lebih awal sejak pukul 5 pagi waktu Indonesia
03:29Tibur.
03:31Ini adalah kondisi stok BBM, LPG, minyak tanah itu dalam kondisi yang sangat-sangat melebihi dari kebutuhan dari masyarakat
03:40dengan coverage day di atas dari 11 sampai dengan 30 hari.
03:44Nah coverage day 11 sampai dengan 30 hari itu juga tetap continue ada penerimaan kapal yang akan masuk melalui integrator
03:51terminal YAMI.
03:52Jadi kami pastikan untuk kontinuita suplai dan security of supply untuk produk BBM, LPG, dan minyak tanah di provinsi Maluku,
04:01kami pastikan ini tercukupi.
04:03Kami terkait dengan untuk menjamin keamanan ketercayaan pasokan BBM termasuk distribusi di wilayah Maluku.
04:14Kita lihat fenomena ada antrean di SPBU.
04:18Namun untuk Maluku, saya tegaskan ini antreannya khusus hanya kendaraan-kendaraan logistik.
04:25Memang ada pengaturan di situ, nanti bisa dijelaskan oleh Pertamina.
04:32Kedepan, diharapkan pasokan BBM cukup untuk memenuhi kebutuhan warga,
04:37sehingga tidak ada lagi antrean di sejumlah SPBU di tanah air.
Komentar

Dianjurkan