Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Memasuki hari ketujuh pencarian, tim SAR gabungan kembali mengoptimalkan pencarian jurnalis dan ABK yang hilang kontak di perairan Selat Sunda.

Sebanyak 18 kapal dikerahkan untuk mencari lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.

Salah kapal, yakni KN SAR 234 Antasena, akan memfokuskan penyisiran di sektor W, di sekitar Taman Nasional Ujung Kulon dan Pulau Panaitan.

Operasi hari ketujuh menjadi bagian penting dalam evaluasi tim SAR, untuk menentukan langkah selanjutnya. Apakah operasi akan diperpanjang atau dihentikan, akan ditentukan berdasarkan hasil pencarian dan evaluasi pada hari ketujuh.

Gubernur Banten, Andra Soni menilai, perpanjangan operasi diperlukan, untuk memaksimalkan upaya pencarian, terhadap delapan orang yang hingga kini masih belum diketahui keberadaannya.

Harapan tersebut juga menjadi keinginan keluarga jurnalis dan ABK kapal yang hilang kontak.

Karena itu, ia meminta Basarnas mempertimbangkan kemungkinan perpanjangan operasi, dengan melihat potensi, serta berbagai temuan yang didapat tim SAR selama proses pencarian.

Informasi terkini pencarian rombongan jurnalis, kita tanyakan Jurnalis KompasTV Tesalonika Ajeng dan Juru Kamera Gahniyar Febrian.

Baca Juga Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang: Tim SAR Kerahkan Lebih Banyak Kapal di Sektor X di https://www.kompas.tv/nasional/690552/pencarian-hari-ketujuh-jurnalis-hilang-tim-sar-kerahkan-lebih-banyak-kapal-di-sektor-x

#jurnalis #selatsunda #anakkrakatau

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/690596/ini-3-fokus-utama-hari-ke-7-pencarian-rombongan-jurnalis-hilang-kontak-di-selat-sunda-kompas-siang
Transkrip
00:00Kembali di Kompas ya saudara, pencarian 8 orang yang berada di kapal cepat Arupa Datu 1 terus diperluas oleh tim
00:06Sargabungan.
00:07Salah satu wilayah yang kini menjadi target penyisiran adalah pesisir Pulau Sebesi, Lampung Selatan.
00:20Personel menyusuri kawasan pesisir dengan sepeda motor, mulai dari Desa Tejang hingga Dusun Gubukseng,
00:26untuk mencari tanda-tanda keberadaan korban maupun bagian kapal.
00:32Petugas memeriksa sejumlah titik sepanjang jalur yang dilalui untuk mencari kemungkinan adanya tanda-tanda keberadaan korban.
00:42Selain itu, tim juga menelusuri kemungkinan ditemukannya bagian kapal yang dapat menjadi petunjuk baru dalam operasi pencarian.
00:53Sebelumnya, pencarian diperkuat dengan mengerahkan 15 kapal, 1 helikopter, dan 2 unit drone thermal Basarnas.
01:27Dalam operasi pencarian hari ke-6, tim Sargabungan melaporkan sejumlah temuan.
01:31Temuan berupa sebuah terpal, 2 buah galon, dan sebuah life jacket berwarna oranye.
01:40Temuan ini saat tim Sargabungan menyusuri perairan antara Pulau Sertung dan Pulau Rakata.
01:46Seorang nelayan mengaku sempat melihat keberadaan speedboat Arupadatu 1 yang ditumpangi 5 jurnalis dan 3 penumpang lainnya di wilayah perairan
01:57Gunung Anak Rakatau, Senin 7 September lalu.
02:01Pas waktu berangkat itu emang barang sama saya, pas waktu mau berangkat.
02:07Rumbung saya, lautnya surut, ya barang terus diambat duluan.
02:14Terakhir kali melihat speedboat itu di posisi mana dan jam berapa, Pak?
02:23Di sekitar legon cabai kapal boat, saya sedang labu di situ, agak jauhan, antara 3 kiloan.
02:31Dan sekitar jam 6 lewat lah, dia mau arah pulang, udah jalan, udah mau jalan.
02:36Terus itu cuaca mau gelap, terus dia kesanaan saya, udah itu, mau melihat lagi.
02:44Keluarga jurnalis ikut memantau operasi pencarian dari dermaga pantai Marina Carita, Pandeglang, Banten.
02:52Orang tua bagus, Hoi Runas, jurnalis antara, Mansur Suryana, yakin anaknya dan seluruh awak kapal dapat ditemukan dalam kondisi selamat.
03:04Kalau dia bilang misalkan dia mau ngeliput nyebrang atau ya dengan ke Gunung Kerkato, mungkin saya larang ya.
03:11Karena ini berbahaya ya, dia orangnya nggak mau dikontek ya, jadi wartawan dia nggak sengeng gitu ya.
03:16Ya wartawan dia tangguh lah, tanpa kenal lah mungkin.
03:19Tapi saya optimis, anak saya ada, dan 7, 4 wartawan dan 3-nya, jadi 8 total ya.
03:29Mungkin di sekitar, mungkin dia bisa menyandar ya.
03:33Lima jurnalis dan tiga awak kapal dinyatakan hilang kontak saat meliput erupsi anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Senin 7
03:42September lalu.
03:43Hampir sepekan pencarian, keluarga masih memeluk asa diiringi doa agar pencarian membuahkan hasil.
03:53Tim Liputan, Kompas TV
03:57Di hari ketujuh pencarian lima jurnalis hilang di Selat Sunda, Kepala Subseksi Operasi dan Siaga Basar Nas Banten bilang,
04:05area pencarian seluas 4.500 lebih mil laut persegi, dimelibatkan 18 kapal dan 1 helikopter.
04:13Area pencarian yang kita buat, untuk luas area di arus permukaan air itu seluas 4.586 nautical mile persegi,
04:27kemudian untuk luas area pencarian udara itu di 2.063 nautical mile persegi.
04:35Untuk total luas area pencarian pada hari ketujuh ini adalah 6.649 nautical mile persegi.
04:49Untuk jumlah alut yang memang kita gunakan pada hari ketujuh ini,
04:56Untuk alut laut terdapat 18 kapal dan 1 unit helikopter HR 3604 milik Badan Sar Nasional.
05:07Ada pun alut laut terdiri dari kapal angkatan laut, ya KRI ada 3 unit, kemudian KAL ada 1 unit dan
05:17RBB 1 unit.
05:18Kemudian dari kapal kepolisian, Pol Airut, itu terdapat 8 unit.
05:26Untuk Basar Nas ada 3 KN Sar dan 2 RIP, sehingga untuk total adalah 18 kapal dan 1 helik,
05:34untuk alut yang kita gunakan pada pelaksanaan hari ketujuh ini.
05:39Memasuki hari ketujuh pencarian, tim Sar gabungan kembali mengoptimalkan
05:44pencarian jurnalis dan ABK yang hilang kontak di perairan Selat Sunda.
05:5018 kapal dikerahkan untuk mencari 5 jurnalis hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Rakatau.
05:58Salah satu kapal yakni KN Sar 234 Antasena akan memfokuskan penyisiran di sektor W,
06:07sekitar Taman Nasional, Ujung Kulon, dan Pulau Panaitan.
06:10Operasi hari ketujuh menjadi bagian penting dalam evaluasi tim Sar untuk menentukan langkah selanjutnya.
06:17Apakah operasi akan diperpanjang atau dihentikan akan ditentukan berdasarkan hasil pencarian dan evaluasi hari ketujuh.
06:27KN Sar Antasena melaksanakan pencarian di sektor whisky dengan luas area pencarian kurang lebih 1.000 nautikal mil
06:36dengan berbagai unsur, salah satunya KRI Lepu dan KAL Anyer.
06:41KN Sar Antasena sendiri direncanakan pukul 08.00, kita akan melaksanakan pergerakan.
06:47Kita akan mengoptimalkan pengamatan.
06:49Apabila ada sesuatu yang kita curigai, kita akan pastikan.
06:53Kita pastikan lagi, apabila menemukan tanda-tanda, kita akan aksi.
06:59Gubernur Bantan Andrasoni menilai perpanjangan operasi diperlukan untuk memaksimalkan upaya pencarian
07:05terhadap 8 orang yang hingga kini masih belum diketahui keberadaannya.
07:10Harapan itu juga menjadi keinginan keluarga para jurnalis dan ABK yang hilang kontak.
07:16Karena itu, ia meminta Basarnas untuk mempertimbangkan perpanjangan operasi
07:21dengan melihat potensi serta berbagai temuan yang didapat Tim Sar selama proses pencarian.
07:30Dalam kebualan kita tadi, besar harapan dari keluarga
07:34bila mana pada hari ke-7 nanti belum juga ditemukan
07:37itu bisa diperpanjang pelaksanaan atau operasi pemangsaan pencarian dan pertolongan.
07:44Dan saya selaku kebunan Banten juga berharap kepada Basarnas
07:49sebagai pemimpin operasi ini untuk kiranya dapat mempertimbangkan harapan-harapan ini
07:55dan melihat beberapa potensi yang didemukan hari ini.
07:59Jadi, saya meminta untuk bisa dapat diperpanjang sesuai dengan peraturan.
08:06Informasi terkini pencarian rombongan jurnalis kita tanyakan langsung
08:10pada Jurnal Skopas TV, Tessa Lunika Ajeng, dan Juru Kamera Ganyar Febrian.
08:14Tessa untuk saat ini apa saja yang menjadi kendala terutama sektor mana saja
08:19yang telah dilakukan Tim Sar gabungan untuk melakukan pencarian terhadap
08:225 jurnalis dan 3 ABK di perairan Selat Sunda?
08:28Ya, selamat siang.
08:30Selamat siang Juno dan juga saudara.
08:33Terkait dengan fokus utama untuk pencarian yang memasuki di hari ke-7 pada hari ini
08:39kira-kira ada tiga yang menjadi fokus utama dalam operasi SAR hari ini.
08:45Yang pertama adalah dalam sektor laut.
08:46Ini akan difokuskan di sektor X,
08:49di mana di sektor X ini hari ini akan disisir kembali oleh 11 kapal.
08:54mengingat dari hari ke-3 sampai dengan hari ke-6 kemarin
08:58ini terdapat sejumlah temuan di sekitar sektor X ini
09:03seperti live jacket, kemudian juga terpal, dan galon.
09:06Kemudian maka dari itu di hari ini
09:09akan difokuskan 11 kapal ini untuk menyisir kembali di sektor X.
09:14Kemudian selain itu juga adanya fokus untuk penyisiran
09:19di pesisir perairan Carita di Pulau Anyer
09:23serta Rakata Besar hingga Panjang.
09:26Tim SAR juga nanti akan berusaha untuk kembali menyisir di sektor darat ini
09:30di dalam pesisir-pesisir mulai dari perairan Carita
09:34sampai dengan Pulau Panjang dalam hal ini
09:36untuk menemukan petunjuk di hari yang ke-7 ini.
09:39Selain itu juga yang kemarin sempat terkendala
09:43atau menjadi hambatan bagi tim gabungan adalah di sektor udara
09:46di mana di hari kemarin atau di hari ke-6 ini
09:49helikopter tidak bisa terbang karena faktor cuaca
09:52tapi kalau misalnya bisa kami gambarkan pada siang hari ini
09:56dari pagi sampai dengan siang hari ini
09:58ini memang cuaca di sekitar Banten ini terlihat terang, cerah
10:05matahari terlihat cerang dan tidak terlalu berawan
10:07kondisinya apabila dibandingkan dengan kemarin
10:10dan terkait dengan hembusan angin juga ini masih dalam
10:15yang sudah diprediksi dari BMKG
10:18tidak melebihi dari 10 knot pada pagi menuju siang hari ini
10:23sehingga ini yang menjadi harapannya bahwa di siang hari
10:26ataupun menuju sore nanti helikopter ini bisa diterbangkan
10:30sehingga bisa mengoptimalkan lagi dalam hal pencarian di hari yang ke-7 ini
10:36karena kalau tadi yang sempat disebutkan juga dari poskosar gabungan
10:40bahwa memang helikopter ini rencananya akan diterbangkan
10:42untuk menyisir sekitar lebih dari 2.000 nautical mile persegi
10:47di hari ke-7 ini
10:49dan nantinya secara keseluruhan
10:51dari 18 kapal yang dikerahkan
10:54beserta dengan satu helikopter yang diterbangkan
10:56pada hari ini targetnya bisa menyisir lebih dari 6.600 nautical mile persegi
11:03nah ini yang masih akan kita terus pantau
11:05karena memang yang harus menjadi perhatian adalah
11:08operasi SAR hari ini menjadi operasi yang menentukan
11:11nantinya apakah operasi SAR pencarian ini akan diperpanjang
11:15berapa hari
11:17ataupun memang dari evaluasi dan juga temuan-temuan yang didapatkan ini
11:23mengarahkan pada tim SAR gabungan ini
11:26untuk memutuskan bahwa operasi SAR akan ditutup pada hari ke-7 ini
11:30kita masih akan terus pantau karena juga kita mengingat adanya temuan
11:34yang tadi sudah disebutkan juga dari posko SAR gabungan
11:38ditemuan hari sebelumnya mulai dari hari ke-3 ini
11:41terkait dengan adanya life jacket, helm
11:43ini juga sudah dikatakan bahwa setelah melalui identifikasi dan verifikasi ini
11:49tidak berkaitan atau tidak merupakan
11:53barang-barang yang milik dari speedboot Arupa Datu
11:57yang sedang dicari sampai dengan hari ini
12:00kami masih akan terus mengikuti operasi SAR pada hari ke-7 ini
12:04kami saat ini mengikuti operasi SAR di hari ke-7
12:08di atas KN SAR Antasena
12:11dan nantinya saat ada temuan baru
12:13kami akan terus membaharui kepada Anda
12:15kembali ke Juno di studio
12:17baik terima kasih atas lapangan lengkap Anda
12:19Jirko Kompasivite, Salonika Ajung, dan Gahniar Febrian
12:22dari perairan Selat Sunda
12:24terima kasih atas lapangan Anda
12:25terima kasih atas lapangan Anda
Komentar

Dianjurkan