Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Defisit APBN Tembus Rp235,6 Triliun per Juli 2026, Menkeu Purbaya Tegaskan Masih Terkendali

Link terkait:
https://www.suara.com/bisnis/2026/09/11/115122/purbaya-umumkan-defisit-apbn-tembus-rp-2356-triliun-per-juli-2026-setara-091-pdb

Kementerian Keuangan mencatat realisasi defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) per Juli 2026 menembus Rp235,6 triliun, atau setara 0,91 persen terhadap PDB. Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kondisi fiskal nasional sejauh ini masih relatif terkendali. Tingginya angka defisit terdorong oleh Belanja Negara yang menyerap Rp1.969,6 triliun (tumbuh 18,62% yoy), namun diimbangi oleh Penerimaan Pajak yang mencapai Rp1.224,3 triliun (tumbuh 23,7% yoy).

Menkeu mengapresiasi kenaikan pajak tersebut karena murni berasal dari optimalisasi, tanpa adanya kenaikan tarif maupun pajak baru. Pemerintah optimistis defisit hingga akhir tahun akan tetap terjaga sesuai batas target 2,85 persen PDB.

Selengkapnya dalam video di atas

#DefisitAPBN #Menkeu #Purbaya

Creative/Video Editor: Aqilah/Evan
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Devisit APBN tembus Rp235,6 triliun per Juli 2026, Menteri Keuangan Burbaya tegaskan masih terkendali.
00:09Menteri Keuangan Burbaya Yudi Sadewa mengungumkan realisasi defisit anggaran pendapatan dan belanja negara per Juli 2026
00:17yang menembus Rp235,6 triliun atau setara 0,91% dari produk domestik bruto.
00:26Meski demikian, Menteri Keuangan menegaskan kondisi fiskal Indonesia sejauh ini masih terukur dan terkendali.
00:34Tingginya defisit dipicu oleh realisasi belanja negara yang telah menyerap anggaran sebesar Rp1.969,6 triliun atau tumbuh 18,62
00:47% secara tahunan.
00:49Namun, lonjakan belanja ini diimbangi kinerja positif penerimaan pajak yang mencapai Rp1.224,3 triliun.
00:59Menteri Keuangan menyebut pertumbuhan pajak sebesar 23,7% ini berhasil dicapai murni dari optimalisasi pendapatan
01:08tanpa adanya penyesuaian tarif maupun pembentukan jenis pajak baru.
01:13Pemerintah juga memastikan telah mengantisipasi potensi lonjakan permohonan anggaran belanja tambahan dari kementerian dan lembaga.
01:21Kementerian Keuangan Optimis Defisit APBN hingga akhir tahun 2026 akan tetap terjaga sesuai batas target awal di kisaran 2,85
01:32% PDB.
01:34Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan