Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Polda Metro Jaya menangkap tiga tersangka pengeroyokan dan penganiayaan terhadap Bambang Setiawan, warga Pejompongan, yang tewas dalam kerusuhan setelah demonstrasi 27 Agustus lalu.

Tiga tersangka ditangkap di wilayah Babakan Madang, Kabupaten Bogor, pada 11 September sekitar pukul 21.30 WIB.

Untuk mengungkap para tersangka, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, mengatakan penyidik memeriksa 16 orang saksi, menganalisis rekaman CCTV dan video amatir, hingga mengambil sampel dugaan sidik jari laten pada potongan kayu dan bongkahan batu yang ditemukan di lokasi kejadian.

Polisi memastikan tiga pelaku tidak terafiliasi dengan organisasi kemasyarakatan tertentu. Ketiganya diidentifikasi sebagai pekerja kasar dan pekerja serabutan.

Sebelumnya, pada 2 September 2026, penyidik Polda Metro Jaya menampilkan dua sketsa pelaku pengeroyokan yang mengakibatkan Bambang Setiawan, warga Pejompongan, meninggal dunia.

Sketsa dibuat berdasarkan keterangan sejumlah saksi, analisis digital, serta hasil kerja ahli sketsa wajah.

Merespons penangkapan para pengeroyok warganya, Ketua RT 02/RW 06 Pejompongan, Jakarta Pusat, mengapresiasi proses hukum yang dijalankan kepolisian.

Ia berharap polisi bekerja secara transparan dan cepat serta mengusut tuntas perkara tersebut.

Baca Juga Keluarga Tak Kenali Pelaku Pengeroyokan Bambang Setiawan saat Kerusuhan 27 Agustus di https://www.kompas.tv/nasional/688899/keluarga-tak-kenali-pelaku-pengeroyokan-bambang-setiawan-saat-kerusuhan-27-agustus

#pengeroyokan #tersangka #kekerasan #27agustus #kericuhan


Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/690361/polisi-tangkap-3-pengeroyok-bambang-setiawan-saat-kerusuhan-27-agustus-kompas-petang
Transkrip
00:24Polda Metro Jaya
00:30Analisi CCTV dan rekaman amatir hingga mengambil sampel dugaan sidik jari laten pada potongan kayu dan bongkahan batu yang ditemukan
00:37di lokasi kejadian.
00:38Polisi memastikan tiga pelaku tidak terafiliasi pada ormas tertentu, ketiganya diidentifikasi sebagai pekerja kasar dan pekerja serabutan.
00:53Selanjutnya berdasarkan hasil dari pemeriksaan dan keterangan saksi, keterangan ahli,
01:04dan alat bukti yang lain, kami telah menetapkan tiga orang tersangka.
01:14Ada tergabung dengan organisasi tertentu atau tadi kalau dari teman-teman menanyakan instansi tertentu, kami pastikan tidak ada.
01:23Dari hasil keterangan yang disampaikan oleh para pelaku itu sendiri, mereka tidak terafiliasi dengan organisasi ataupun anggota organisasi tertentu.
01:34Kita ingat lagi pada 2 September lalu, penyidik Polda Metro Jaya menampilkan dua sketsa terhadap dua pelaku pengeroyokan
01:41yang mengakibatkan bambang setiawan warga penjumpungan meninggal dunia.
01:45Sketsa dibuat berdasarkan keterangan sejumlah saksi, analisis digital, serta hasil kerja ahli sketsa wajah.
01:58Menanggapi penangkapan pengeroyok warganya, Ketua RT 02 RW 06 Pejompongan Jakarta Pusat mengapresiasi proses hukum yang dijalani polisi.
02:08Ia berharap polisi bekerja transparan dan cepat serta mengusut tuntas perkara itu.
02:16Lalu sejauh mana respons keluarga atau warga sekitar atas penangkapan pengeroyok bambang setiawan saat rusuh 27 Agustus lalu?
02:24Siap dengan laporan langsungnya saat ini, jurnalis Kompas TV Edwin Chan dan jurukamera Anggi Mendarwan dari penjumpungan Jakarta Pusat.
02:31Sejauh mana warga merespons penangkapan terhadap pengeroyok bambang setiawan ini Edwin?
02:38Selamat petang, Tifal dan juga saudara terkait dengan respons dari keluarga sendiri.
02:43Tadi kami sempat menghubungi salah satu anggota keluarga, yakni Putra dari Almarhum Bambang Setiawan.
02:50Di sana menyatakan bahwa memang proses masih diikuti, jadi memang penetapan tertiga tersangka yang baru saja diumumkan oleh pihak kepolisian
02:59dari hari Sabtu, siang ini.
03:02Memang masih diikuti dan kemudian nanti prosesnya juga dinantikan apa hasil dari pemeriksaannya.
03:07Namun untuk dari warga sendiri, untuk menjawab langsung, Tifal dan juga saudara, saya sudah bersama dengan Ketua RT 02, RW
03:1406 dari penjumpungan Jakarta Pusat, Bapak Aban Sobandi.
03:18Bapak Aban Sobandi, selamat sore Bapak.
03:21Selamat sore, selamat sore ya.
03:22Pak Bandi, ini boleh dijelaskan bahwa tadi kita sudah dengarkan penetapan tersangka, lantas apa Pak yang jadi harapan warga dari
03:31sorotan warga?
03:32Apakah ini merupakan angin segar gitu Pak?
03:37Pertama-tama saya mengucapkan apresiasi yang sangat tinggi kepada pihak kepolisian yang telah menyatakan bahwa ketiga tersangka itu sudah tertangkap.
03:48Ya kami sebagai warga penjumpungan lagi menunggu bagaimana proses kelanjutannya, proses kelanjutan secara hukum, semoga segera ditayangkan setransparan mungkin agar
04:07masyarakat bisa mengikuti perkembangan arahnya kasus ini Pak.
04:12Pak, kalau dari informasi terakhir oleh keluarga, Pak Bandi ini menyatakan seperti apa kondisinya lalu juga apa yang diharapkan dari
04:24keluarga Pak?
04:26Saya mengharapkan untuk demo-demo ke depan ya lebih kondusif dan bisa diantisipasi apabila terjadi kerusuhan lagi Pak.
04:36Karena terus terang aja semenjak kejadian ini warga merasa ada traumatik menghadapi demo seperti ini Pak.
04:44Itu juga yang jadi sorotan dari jadi pembicaraan dari keluarga gitu ya Pak ya keluarga korban.
04:50Pak mungkin ini juga yang tadi kita dengarkan bersama pihak kepolisian menyatakan mungkin dari tersangka ini merupakan datang dari pasar
05:00terdekat, pekerja lepas seperti itu mungkin mondar mandir disini.
05:03Tapi kalau dari Bapak sendiri, dari pantauan seperti apa Bapak?
05:07Yang jelas saya berani jamin kalau itu bukan warga saya, bukan warga disini.
05:13Saya jamin karena setiap demo juga warga disini tidak ada ikut-ikutan, tidak ada ikut-ikutan demo.
05:19Betul, itu aja kira-kira.
05:20Kita ikuti lalu buktikan dari mana itu orang, tersangka itu orang mana kan nanti akan kita ketahui sendiri.
05:28Yang jelas saya jamin bukan warga kita, itu aja.
05:30Pak mungkin yang terakhir, mewakili warga sebagai koordinator warga disini RT2, mungkin ini berlanjut juga ke RT-RT lainnya, pasti
05:37yang tinggal di sekitar gitu ya.
05:39Mungkin ada imbauan pun bagi mereka yang ingin berujuk rasa ke depannya, ada harapan mungkin Bapak?
05:45Ya, saya sebagai warga negara yang baik ya menghimbau kepada warga pejongpongan khususnya dan umumnya kepada masyarakat.
05:56Agar kita menjaga wilayahnya, menjaga wilayahnya dan untuk yang ikut berdemo, berdemolah secara santun.
06:06Artinya nanti warga akan ada program, warga jaga warga.
06:10Jadi, untuk antisipasi dari pihak warga kita sendiri akan menggunakan rompi, warga jaga warga.
06:17Dan untuk yang pendemo, saya himbau agar menjaga kota kita, menjaga wilayah kita, Jakarta agar aman dan kondusif, itu aja.
06:25Baik Bapak, terima kasih banyak Bapak. Selamat beraktifitas kembali, Pak Bandi dan Saudara.
06:31Tadi kalau kita dengarkan dari pernyataan langsung oleh Ketua RT yang memang dekat sekali rumah dan juga toko tempat berjualan
06:39dari Almarhum,
06:41Bambang Setiawan yang memang menjadi korban dari ujung rasa 23 Agustus.
06:45Ini korban pekeroyokan berujung korban jiwa, Saudara.
06:48Memang yang jadi harapan warga memang masih ada ketakutan, tapi harapan selalu muncul, memang tidak akan jauh-jauh dari ujung
06:57rasa yang kemudian kondusif.
06:59Tadipun kami sempat berbincang dengan beberapa warga lainnya bahwa memang ujung rasa jika memang membeludak masanya itu pasti akan tumpah
07:07sampai ke pejompongan.
07:08Namun yang ingin ditekankan oleh warga, yang diharapkan adalah ujung rasa yang kemudian dapat fokus menyampaikan suara dari poin-poin
07:17tuntutan di Senayan maupun di titik-titik lainnya.
07:21Mungkin itu yang dapat kita sampaikan sekarang.
07:24Ini kondisinya juga sekarang terlihat sudah kondusif, sudah kemudian warga beraktifitas seperti biasa.
07:31Itu mungkin Tifal. Kembali ke studio.
07:32Edwin Chan dan Anggi Mendarwan langsung dari pejompongan Jakarta Pusat. Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan