00:03Kompas petang kami lanjutkan saudara, kepolisian Resort Tanah Karo resmi meningkatkan status penanganan kasus dugaan keracunan masal program makan bergizi
00:12gratis di Kabupaten Karo, Sumatera Utara ke tingkat penyidikan.
00:20Status penyidikan ditetapkan setelah penyidik menemukan adanya unsur dugaan tindak pidana dalam kasus keracunan MBG di Kabupaten Karo.
00:30Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi, mulai dari siswa yang menjadi korban, guru, kepala SPPG, hingga ahli gizi dalam tahap
00:39penyidikan ini.
00:40Polisi juga mengagendakan pelaksanaan gelar perkara khusus untuk menentukan penetapan tersangka dalam kasus ini.
00:47Sebelumnya sejumlah orang tua siswa korban keracunan MBG juga telah melaporkan kasus ini ke polisi.
00:58Sampai saat ini untuk pemeriksaan saksi, pemerintah keterangan dan pengecekan dapur serta pengecekan laboratorium juga ada kita laksanakan.
01:08Kita tinggal melaksanakan gelar perkara khusus saja nanti.
01:17Tentunya dalam perkara ini kita akan bekerja secara profesional, serukur, dan kita akan melaporkan pertembangannya.
01:27Pasca kunjungan Wakil Presiden Gibran Raka Buming, seorang siswi korban keracunan makanan di Karo, Agnesia Borusi Litonga, direncanakan dirujuk ke
01:37Jakarta.
01:37Rujukan dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatannya dan mendapatkan penanganan dokter spesialis.
01:45Agnesia merupakan salah satu siswa korban keracunan makanan yang terjadi pada 13 Agustus lalu dan hingga kini masih menjalani perawatan.
01:54Sebelumnya orang tua Agnesia menyebut anaknya mengalami gangguan pada ginjal.
02:07Pak Wapres intinya menekankan agar semua pasien-pasien ditangani dengan baik dan semua harus pintas.
02:16Kalaupun memang harus dirujuk, kalau sampai tidak Jakarta pun, Pak Wapres, harus intinya tetap ditangani.
02:26Jadi ada mungkin pasien kita yang akan kita rujuk kembali ke Medan, kemudian kemudian kemudian kemudian kemudian ada yang ada
02:32kalau perlu sampai ke Jakarta kita akan rujuk sampai ke Jakarta.
02:41Kita lihat perintah di UDP aja udah mulai khawatir gitu.
02:46Makanya saya berbicara di pagi.
02:49Anak-anak-anak jangan terlalu banyak makan lagi, lebih baik bau tulang dulu.
02:54Anaknya mungkin membawa pekal dari rumah aja, membawa pekal yang dimasak ibu-ibunya.
03:01352 siswa di sejumlah sekolah Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis.
03:10Siswa mengeluh sakit perut, diare, mual, pusing dan sesak setelah mengonsumsi MBG berisi kebab ayam dan buah salak.
03:19Sebagian anak yang sempat dirawat sudah diperbolehkan pulang.
03:23Orang tua siswa yang jadi korban MBG merasa khawatir dan trauma hingga meminta sekolah tak lagi memberikan MBG kepada anak
03:31-anaknya.
03:58Kasus keracunan masal usai mengonsumsi menu makanan bergizi gratis.
04:01Pergizi gratis juga dialami oleh lebih dari 400 korban yang terdiri dari siswa dan guru di Pati, Jawa Tengah.
04:09Polisi saat ini sudah mengambil sampel makanan untuk dilakukan uji laboratorium forensik untuk mengetahui penyebab keracunan dalam kasus ini.
04:17Polisi juga sudah memeriksa sejumlah saksi dan SPPG.
04:21Namun, polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus ini karena masih tahap proses penyidikan.
04:27Sudah mengambil sampel makanan dan juga sisa, muntahan dari para siswa untuk dilakukan uji laboratorium.
04:40Ada kemungkinan penentapan tersangka atau sebagainya?
04:42Kita masih proses penyidikan.
04:45Yang diminta keterangan?
04:47Yang diminta keterangan?
04:49Ya, saksi dari siswa dan juga dari SPPG sudah kita minta keterangan.
04:55Wakil Presiden Gibran Raka Buming juga memantau kondisi kesehatan anak-anak yang jadi korban keracunan MBG di Karo, Sumatera Utara.
05:03Dalam kunjungannya, Gibran meminta maaf atas kasus siswa keracunan MBG dan memastikan sejumlah anak mendapatkan perawatan terbaik selama di rumah
05:12sakit.
05:13Gibran pun berpesan kepada orang tua agar anaknya tidak dipaksakan masuk sekolah dan mengonsumsi MBG jika masih dalam kondisi lemah.
05:21Jangan dipaksakan masuk dulu Pak, kalau belum fit total ya Pak ya.
05:26Dan saya titip anaknya mungkin membawa pekal dari rumah.
05:29Membawa pekal yang dimasak ibu-ibunya masing-masing.
05:33Data Litbang Kompas menyebutkan, selama tujuh bulan terakhir kasus keracunan MBG terjadi di sejumlah daerah akibat terkontaminasi bakteri.
05:42Dari sejumlah kasus keracunan terdeteksi adanya bakteri E. coli, Salmonella, Bacillus cereus, dan Staphylococcus aereus.
05:51Pada 10 Februari 2026, 218 orang jadi korban keracunan MBG di SMK HKBP dan SMK Arinasi di Kalang, Dairi, Sumatera
06:01Utara.
06:01Pada 28 Juli 2026, 108 siswa di SD Al-Abidin, Solo, Jawa Tengah jadi korban keracunan MBG.
06:0831 Juli 2026, 707 orang di SMKN 6, Semarang, Jawa Tengah juga mengalami keracunan MBG.
06:1713 Agustus 2026, 361 orang dari sejumlah sekolah di Karo, Sumatera Utara juga mengalami keracunan MBG.
06:25Sementara 527 siswa di Distrik Depapre juga mengalami keracunan MBG pada 4 Agustus 2026.
06:322 September 2026, sebanyak 304 orang mengalami keracunan di sejumlah SD Kecamatan Palupun dan SMPN 1 Palupuh Agam, Sumatera Barat.
06:42Kasus keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis terjadi secara beruntun di sejumlah daerah selama sebulan terakhir.
06:50Peristiwa ini harus jadi alarm untuk mengevaluasi tata kelola program MBG secara menyeluruh.
06:55Tim Liputan Kompas TV
07:00Guru Besar Kesehatan Anak FKUI RSCM Prof. Damayanti Rusli Syarif menjelaskan,
07:07korban kasus keracunan makan bergizi gratis atau MBG yang hilang ingatan harus diperiksa lebih intensif.
07:14Hilang ingatan dapat disebabkan juga karena penyakit penyerta.
07:18Prof. Damayanti menjelaskan, tiap bakteri juga memiliki masa inkubasi yang berbeda-beda,
07:23sehingga perawatan harus dilakukan untuk mengeluarkan bakteri.
07:33Faktor dasar lain anak ini, kemungkinan ada faktor yang lain yang kita mesti periksa.
07:39Kita nggak bisa tebak-tebak, kita mesti periksa langsung.
07:42Karena anak-anak lain nggak kok dia sendiri gitu kan.
07:46Kuman itu sendiri-sendiri.
07:48Dilihat aja ya gejalanya beda-beda.
07:50Ada yang 1-6 jam, sekian jam, ada yang 2-5 hari, dan sebagainya.
07:54Ini munculnya dan dia kira-kira bisa sampai berapa hari dia kejadian.
Komentar