00:00Komisi 1 DPR meminta pemerintah mengusut tuntas kasus penembakan KKB
00:05yang menewaskan tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya.
00:09DPR juga meminta aparat menelusuri asal senjata yang digunakan KKB.
00:17Kasus penembakan tiga pegawai Dinas Pertanian yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata di Jayawijaya, Papua, Pegunungan
00:24membuat anggota parlemen ikut bersuara.
00:27Komisi 1 DPR meminta pemerintah dan aparat keamanan mengusut tuntas kasus ini.
00:33DPR juga meminta petugas mengusut asal-usul senjata yang digunakan anggota KKB
00:38dalam membunuh pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya.
00:46Dan untuk itu kami meminta seluruh aparat pemerintahan
00:52baik dari sisi intelijen, dari TNI, Polri, Kejaksaan, ataupun juga aparat-aparat lainnya
00:59untuk bekerja ekstra keras, bekerja lebih teliti, dan juga mencari tahu dari mulai pelakunya siapa,
01:11mereka itu mendapatkan persenjataan dari mana.
01:14Lebih lengkap soal pengejaran para pelaku penembakan 3 ASN Dinas Pertanian di Jayawijaya, Papua, Pegunungan
01:21sudah ada jurnalis Kompas TV, Findi Rakmeni.
01:24Findi, sejauh ini apakah tim Damai Kartan sudah menemukan dan menangkap ke-8 terduga pelaku?
01:33Saya rampaikan bahwa untuk proses penyejaran dan peningkatan hukum terhadap para pelaku
01:42memang sementara dilakukan oleh sakses Damai Kartan bersama dengan personil dari Polresi Ayawijaya,
01:50di mana hingga saat ini sudah ada 8 orang yang teridentifikasi merupakan anggota Kalak-HP
02:00dari atau kelompok menduga pimpinan Egyanus Kogoya.
02:05Dari 8 orang yang sudah teridentifikasi, 2 orang merupakan DPO Polres Jayawijaya
02:13karena terlibat setelah penembakan, baik penembakan terhadap warga sipil
02:19pada festival lembah balian yang terjadi pada bulan Agustus,
02:24kemudian juga kedua orang ini terlibat dalam penculikan dan penyandaraan
02:31pilot susi air Philip Marmantens pada tahun 2023 lalu.
02:36Kemudian dari perkembangan yang sejauh ini kami dapatkan dari Satu Sdame Kartens
02:40bahwa memang saat ini sementara melacak keberadaan kelompok ini
02:46dari handphone milik korban, milik buik yang diambil oleh KKB waktu itu.
02:56Memang beberapa hari terakhir ini handphone milik korban ini
03:02sempat digunakan oleh para pelaku, sehingga memang saat ini
03:07proses pengejaran masih terus dilakukan oleh Satu Sdame Kartens.
03:13Findi, polisi kan juga menambah personel untuk memburu penembak
03:16ataupun juga pelaku.
03:17Apa strategi mereka dan apa yang biasanya menjadi kendala
03:20dalam mengejar 8 pelaku ini?
03:24Ya, memang sejak kejadian hari Rabu kemarin,
03:29personel Satu Sdame Kartens sudah menambah personel sekitar 50 orang
03:34dari Timika dan juga dari Lani Jaya untuk membantu pengemana segala
03:40lukus penyejaran dan penegakan hukum terhadap kelompok general bersenjata ini.
03:44Salah satu kendala yang dialami oleh Pak Juris di lapangan saat ini adalah
03:52bahwa lokasi ataupun medan yang cukup sulit
03:56yang membuat aparat cukup keolahan
04:02karena memang lokasinya yang terdiri dari pegunungan
04:07dan juga cukup sulit dengan medan yang diselesaikan.
04:13Baik, Jurnalis Kompas TV Findi Rakmeni.
04:15Terima kasih atas laporan Anda.
04:17Tetap berhati-hati. Selamat bertugas kembali.
04:19Terima kasih.
Komentar