Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
6 Gunung Api di Indonesia Erupsi di Waktu Berdekatan, Ada Apa?

Sebanyak enam gunung api aktif di Indonesia, mulai dari Sinabung, Anak Krakatau, Semeru, Ile Lewotolok & Lewotobi Laki-Laki, Merapi, hingga Gunung Ibu menunjukkan peningkatan aktivitas erupsi dalam waktu yang berdekatan. Dampak erupsinya terbilang merata, bahkan sebaran abu vulkanik Anak Krakatau dilaporkan terbawa angin hingga menghujani pemukiman dan area persawahan warga di wilayah Banten serta Lampung.

Menyikapi hal ini, pakar vulkanologi menepis mitos adanya pipa magma tunggal dan menegaskan bahwa fenomena ini murni karena dapur magma masing-masing gunung mencapai titik kritis di waktu bersamaan. Saat ini status gunung-gunung tersebut berada pada level Waspada hingga Siaga, dengan prediksi aktivitas vulkanik yang masih akan naik-turun dalam beberapa waktu ke depan.

Selengkapnya dalam video di atas!

#FenomenaErupsiSerentak #BencanaAlamIndoensia

Creative/Video Editor: Aqilah/Michael
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Belakangan ini di dunia media sosial sedang dihebohkan dengan fenomena alam yang terbilang langka.
00:06Belaya Nusantara yang berada di kawasan Ring of Fire mendadak bikin heboh publik.
00:11Pasalnya ada 6 gunung api aktif di Indonesia yang dilaporkan mengalami erupsi
00:16dan menunjukkan peningkatan aktivitas dalam waktu yang berdekatan.
00:20Fenomena ini pun memicu rasa penasaran sekaligus kekhawatiran masyarakat.
00:25Sebenarnya gunung mana saja yang sedang bergejolak dan gimana sih dampaknya secara rinci?
00:31Kita simak berikut ini.
00:33Yang pertama ada Gunung Sinabung di Sumatera Utara berada pada status waspada level 2.
00:39Gunung ini memiliki karakteristik erupsi yang kerap disertai guguran awan panas
00:43serta lontaran abu vulkanik yang pekat yang berpotensi berdampak pada lahan pertanian
00:49dan permukiman warga di Kabupaten Karu.
00:51Yang kedua ada Gunung Anak Rakatau di Selat Sunda berada pada status siaga level 3
00:58memiliki kawah aktif di tengah para airan.
01:01Gunung ini sering memuntahkan kolom abu pekat hingga ribuan meter
01:05yang berpotensi mengganggu rute penerbangan nasional serta aktivitas pelayaran di Selat Sunda.
01:12Yang ketiga ada Gunung Semeru di Jawa Timur berada pada status waspada level 2.
01:18Sebagai gunung tertinggi di Pulau Jawa, Semeru secara berkala mengalami erupsi
01:23dengan ancaman awan panas guguran serta potensi lahar hujan di sepanjang aliran sungai
01:29yang berhulu di puncaknya.
01:32Yang selanjutnya yang keempat yaitu ada Gunung Ili Lewatolog dan Lewatobi Laki-Laki di Nusa Tenggara Timur.
01:38Berada pada status siaga level 3 hingga awas level 4.
01:42Kedua gunung di wilayah NTT ini mengalami fenomena erupsi eksplosif
01:47dengan lontaran batu pijar, hujan abu lebat, serta ancaman lahar
01:52yang berdampak langsung pada evakuasi pemukiman warga sekitar.
01:57Yang selanjutnya ada Gunung Merapi di Sleman daerah istimewa Yogyakarta.
02:01Berada pada status siaga level 3.
02:04Merapi mengalami aktivitas vulkanik efusif berkepanjangan
02:07yang ditandai oleh pertumbuhan kubah lava, guguran lava pijar, ancaman awan panas guguran,
02:14serta potensi banjir lahar hujan di jalur sungai.
02:18Yang selanjutnya ada Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara.
02:21Berada pada status siaga level 3, gunung ini tergolong sangat aktif
02:26dengan frekuensi erupsi tinggi yang memuntahkan kolom abu vulkanik tebal.
02:31Serta lontaran material pijar yang mengancam desa-desa di sekitar lereng kawah.
02:37Khusus untuk Gunung Anak Rakatau, sebaran abu vulkaniknya saat ini terdeteksi terbawa angin kenjang
02:44hingga menghujani kawasan pesisir, pemukiman warga,
02:48hingga merusak tanaman di area persawahan di wilayah Banten dan Lampung.
02:54Melihat fenomena beruntun ini banyak spekulasi liar beredar
02:57yang menyebut kalau gunung-gunung di Indonesia terhubung oleh satu jalur pipa magma,
03:02rahasia di bawah daratan.
03:04Namun, para pakar vulkanologi dan ikatan ahli bencana Indonesia
03:08secara tegas meluruskan bahwa teori tersebut murni mitos.
03:13Secara geologi, setiap gunung api di Indonesia memiliki kantong
03:17atau dapur magma independen yang terpisah jauh dan tidak saling terhubung.
03:22Terjadinya erupsi dalam rentang waktu yang berdekatan,
03:26murni merupakan kebetulan matematis
03:28dari akumulasi tekanan internal yang sama-sama mencapai titik kritis di periode yang sama.
03:37Para ahli memprediksi aktivitas vulkanik pada gunung-gunung ini
03:40masih akan terus berfluktuasi atau naik turun dalam beberapa waktu ke depan.
03:46Masyarakat diimbau untuk tidak panik,
03:48jauhi radius bahaya yang sudah ditetapkan,
03:51dan selalu pantau pembaruan resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.
03:58Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan