Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BANTEN, KOMPAS.TV - 5 jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput erupsi Anak Krakatau hingga kini belum ditemukan.

Tim SAR gabungan memperluas area pencarian.

Apa rencana Tim SAR dalam pencarian saat ini dan bagaimana update terkini kondisi Gunung Anak Krakatau?

Simak laporan jurnalis KompasTV, Zefanya Situmeang, dan juru kamera, Roy Ilman, dalam program Sapa Indonesia Pagi, Kamis (10/9/2026).

Baca Juga Polisi Lebarkan Pencarian Jurnalis yang Hilang Kontak di Anak Krakatau ke 5 Titik | KOMPAS MALAM di https://www.kompas.tv/regional/689878/polisi-lebarkan-pencarian-jurnalis-yang-hilang-kontak-di-anak-krakatau-ke-5-titik-kompas-malam

#anakkrakatau #erupsi


Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/689896/update-pencarian-5-jurnalis-diperluas-hingga-situasi-terkini-gunung-anak-krakatau-sapa-pagi
Transkrip
00:02Kembali di Sapa Indonesia Pagi Saudara, pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput erupsi Gunung
00:08Anak Rakatau dihentikan sementara.
00:10Pencarian hari kedua hingga Rabu malam masih nihil.
00:21Sejak Rabu pagi pencarian dilakukan dengan menyisir perairan di sekitar Gunung Anak Rakatau.
00:26Tim sergabungan sudah menyisir sisi selatan Anak Rakatau dengan radius 15 sampai 20 nautical mile.
00:34Pencarian akan diperluas pada hari ini dengan menyisir sisi utara Anak Rakatau.
00:42Di sisi selatan sampai saat ini itu sudah ter-cover penuh.
00:47Ya, ter-cover penuh.
00:50Seperti yang saya bilang tadi, kalau kita tarik dari titik tengah Anak Gunung Rakatau itu sudah kurang lebih 20 nautical
00:58mile, radius.
00:59Seperti itu.
01:00Jadi untuk besok mungkin kita akan memperluas ke sisi utara.
01:05Sesuai dengan perhitungan arus dan pergeseran ombaknya angin seperti apa.
01:12Tim sergabungan Lampung masih mencari lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten saat meliput erupsi
01:20Gunung Anak Rakatau.
01:22Penyisiran dilakukan mulai dari wilayah Pulau Sebesi hingga kawasan Rakatau.
01:33Gubernur Banten, Andra Soni, memantau langsung operasi pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda.
01:40Salah satu keluarga jurnalis meminta pencarian penumpang kapal juga dilakukan via udara.
01:51Desi, istri dari jurnalis antara Bagus Hoironas meminta Gubernur Banten memaksimalkan pencarian seluruh penumpang kapal.
02:01Selain pencarian via udara, Desi juga meminta tim SAR melakukan pencarian di Pulau Sertung yang jadi pulau tujuan para jurnalis
02:09untuk meliput erupsi Anak Rakatau.
02:11Desi juga berharap proses pencarian melibatkan nelayan dan pemandu di kawasan wisata Krakatau.
02:41Jurnalis Kompas TV, Zevanya Sitomoyang dan Jurukamera Roy Ilman berada di Pandeglang dan akan melaporkan informasi terkini pencarian lima jurnalis
02:49hilang kontak.
02:50Selamat pagi, Zevanya. Apa rencana tim SAR dalam pencarian saat ini?
02:59Ya, Okta, seperti yang sudah ada di paket pengantar tadi bahwa hari ini dari tim SAR gabungan akan mulai melakukan
03:07penyisiran di sisi utara daerah gunung Anak Rakatau.
03:11Di mana hari ini tadi untuk operasi pencarian hari yang ketiga ini sudah dimulai, sejak pukul 7 pagi beberapa kapal
03:19ini sudah berangkat.
03:20Dan memang ada beberapa kapal yang berangkat dari pelabuhan BBJ seperti kapal-kapal besar begitu.
03:26Dan tadi ada juga beberapa kapal dari tim Basar Nas Banten yang sudah mulai berlayar dari dermaga yang ada di
03:34Pandeglang, Banten ini.
03:35Selain juga dari tim SAR gabungan, ini tentu juga melibatkan nelayan-nelayan kalau kami lihat kapal-kapal nelayan juga mulai
03:43berlayar karena mereka juga sering atau cukup menguasai bagaimana medan di perairan Selat Sunda ini
03:49dan turut membantu bagaimana pencarian kepada kelima jurnalis yang masih hilang.
03:56Kalau melihat dari cuacanya hari ini Okta, dari pantauan kami melihat informasi dari nelayan juga dilihat bahwa arus di laut
04:06di perairan Selat Sunda ini memang cukup kencang arus ombaknya dan anginnya namun ini di pagi hari masih sedang.
04:12Jadi ini masih tergolong aman dalam melakukan penyisiran dan hari ini juga seperti yang sudah disampaikan tadi bahwa akan dilakukan
04:21penyisiran di beberapa pulau-pulau sekitar Gunung Anak Rakatau.
04:27Salah satunya pulau Sertung itu yang menjadi salah satu permintaan dari keluarga salah satu jurnalis.
04:33Karena memang kalau kemarin kami melihat bagaimana koordinasi yang dilakukan ini memang dari keluarga banyak yang meminta karena mereka menerima
04:41kabar terakhir dari salah satu rakan jurnalis bahwa mereka akan menepi di sebuah pulau.
04:49Jadi ini yang diharapkan dapat dicari lebih dalam, menerbangkan drone juga sudah dilakukan oleh tim besar gabungan.
04:54Tapi memang di hari kedua kemarin pencariannya masih nihil sehingga di hari ketiga ini kita harapkan dengan penyisiran di pulau
05:00-pulau kecil sekitaran Gunung Anak Rakatau lalu di sisi utara perairan Selat Sunda Gunung Anak Rakatau ini dapat membuahkan hasil
05:07yang baik dan kita pantau hingga pukul 5 sore nanti hingga matahari terbenam bagaimana hasil dari pencarian operasi gabungan yang
05:16dilakukan hari ini.
05:18Oke pencarian hari ketiga nantinya difokuskan ke pulau-pulau kecil sekitaran Anak Rakatau dan juga di sisi utara.
05:24Rencananya diperluas hingga tadi permintaan keluarga sampai ke pulau Sertung.
05:28Lantas Zivanya update terkini kondisi Gunung Anak Rakatau seperti apa Zivanya?
05:37Ya tadi kami juga sudah menggali informasi dari Badan Geologi Kementerian SDM memang dikatakan di tanggal 10 September ini sejak
05:46dini hari tadi memang tidak ada terlihat atau terpantau lagi terjadinya erupsi dari Gunung Anak Rakatau.
05:52Terakhir itu ada di tanggal 9 September kemarin di pukul 00.47 waktu Indonesia Barat dan memang tetap ini masih
06:01menjadi pantauan karena dinamika vulkanisme dari Gunung Anak Rakatau ini masih tergolong bisa cukup panjang begitu.
06:09Terutama khususnya terkait dengan erupsi srombolian, lutupan-lutupan relatif ringan kecil ini masih dapat berpotensi terjadi.
06:16Namun kalau melihat dari pasca erupsi terus menerus yang terjadi di awal pada tanggal 4 sampai 6 September.
06:22Dari tanggal 6 hingga 9 September kemarin ini tercatat kurang lebih ada 12 kali erupsi dari Gunung Anak Rakatau.
06:29Tapi di tanggal 10 ini tidak ada atau belum ada terlihat atau terpantau lagi erupsi dari Gunung Anak Rakatau.
06:36Tentu erupsi ini menjadi salah satu kendala juga atau tantangan dari tim SAR gabungan yang bertugas.
06:42Tapi dari tim SAR ini kembali lagi akan mengoptimalkan, mengupayakan yang terbaik untuk pencarian di hari ketiga ini.
06:49Semoga dapat membuahkan hasil yang baik.
06:51Okta.
06:52Terima kasih atas laporan Anda, Jurnalas Kompas TV, Zevanya, Situ Menda, Juru Kamerah Roy Liman Selat bertugas kembali.
06:57Terima kasih atas laporan Anda, Jurnalas Kompas TV.
Komentar

Dianjurkan