Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Anggota Komisi IX dari Fraksi PDI-P, Edy Wuryanto, menyoroti kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis yang berulang saat Rapat Komisi IX DPR RI dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, pada Kamis (3/9/2026).

"Sudahlah, taruhan sama saya. Taruhan sama saya. Apakah ini dianggap gampang? Tidak, Pak. Variabelnya kompleks. Kita enggak bisa dengan yakin bahwa ini keracunan enggak akan terjadi," ujar Edy Wuryanto.

"Udahlah taruhan sama saya, keracunan pasti akan terjadi karena memang variabel-variabel yang menuju pada tata kelola makanan siap saji yang dari awal sudah kita warning," lanjutnya.

Baca Juga Bupati Sidoarjo Tegur Pemilik SPPG Usai 664 Santri-Siswa Keracunan MBG | BERUT di https://www.kompas.tv/regional/688867/bupati-sidoarjo-tegur-pemilik-sppg-usai-664-santri-siswa-keracunan-mbg-berut



#bgn #mbg #breakingnews

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/688870/dpr-fraksi-pdip-tantang-taruhan-kepala-bgn-soroti-kasus-keracunan-mbg-berulang
Transkrip
00:00Terima kasih, Tua Bengkota yang saya hormati, Pak Kepala Badan, dan seluruh jajaran yang saya hormati.
00:06Akhirnya dapat giliran juga.
00:10Yang pertama, selamat Pak Kepala Bikin.
00:14Tentu saya senang sebagai sahabat, tetapi saya khawatir, Pak, buri, Pak.
00:20Meskipun Bapak terlihat pegang, terlihat strong leadership,
00:26menunjukkan segala kemampuan komunikasi yang baik,
00:30tetapi itu tidak cukup, Pak, untuk mengelola pikir ini.
00:34Saya melihat masalahnya dari awal memimpin, Pak.
00:37Memimpin.
00:38Siapapun yang memimpin ini akan mengalami kesulitan,
00:42penasalah desain dari awal.
00:45Oleh karena itu,
00:50Bapak harus hati-hati dan harus cermat.
00:54Dan biasanya saya melihat seorang pemimpin itu dari seratus dari pertama, Pak.
01:00Itu cara berpikirnya bagaimana?
01:03Karena seratus dari pertama itu menentukan keberhasilan.
01:06Kalau seratus dari pertama lewat, biasanya podasnya lewat.
01:11Oleh karena itu, saya tidak akan memberikan masukan yang baik, Miss,
01:16tetapi memberi sharing, ya, pemikiran.
01:20Karena ini sudah menjadi program protas Presiden dan menggunakan dana yang besar.
01:27Nah, sesawatiran saya, hari ini saya melihat presentasi Pak Kepala BGN,
01:33belum menunjukkan satu desain konstruksi manajemen strategis yang hebat.
01:40Malah, ini hanya program follow money, Pak.
01:47Bukan money follow program.
01:49Jadi, saya tidak bisa membaca konstruksi arah ke depan ini,
01:54manajemen strategis seperti apa?
01:56Perubahan apa yang akan dilakukan?
01:58Ini belum kelihatan, Pak.
02:00Jadi, kalau misalnya program MBG ini variable dependent, variable independent-nya,
02:09antara model dan output-nya, lalu faktor confounding-nya,
02:14yang demikian rumit, itu desainnya belum kelihatan, Pak.
02:19Jadi, perbedaan apa?
02:22Kepemimpinan yang lama dengan kepemimpinan yang baru,
02:25yang bisa meyakinkan publik, itu tidak kelihatan.
02:28Belum kelihatan.
02:30Karena Bapak dilantik 22 Juli, sekarang 3 September.
02:33Berarti Masa Dewa itu 100 hari.
02:35Terlalu dimanfaatkan betul.
02:37Saya di awal sudah ngomong sama Bu Arun Sari,
02:40sebelum ketemu Pak Tariono,
02:42jadikan momentum ini untuk evident base policy.
02:46Jangan dibalik, policy evident base.
02:50Evident base policy itu yang sama.
02:53Seseluruh variable, datanya dikonstruksi menjadi masalah.
02:56Masalah menjadi program.
02:59Program baru kemudian menjadi anggaran.
03:02Lalu dipayungi dengan regulasi yang handal.
03:07Itu penting sebelum disampaikan ke publik.
03:09Karena publik kita itu cepat, cepdas.
03:12Dan itu cara nanti Pak Kepala BGN menghayir seluruh persoalan MBG.
03:17Nah, ini butuh kerja keras.
03:18Butuh pemikir-pemikir handal yang harus dihayir oleh teman-teman BGN
03:25kalau diperlukan dihayir konsultan-kansultan yang memang punya keahlian di bidang ini.
03:32Itu yang pertama.
03:34Yang kedua, bagi kami dari awal jelas kok,
03:39kami dukung intervensi gisi.
03:43Kami awal itu jelaskan, jadi program ini kami dukung.
03:46Tetapi bahwa persoalan bangsa ini adalah generasi emas.
03:552045.
03:57Sama dengan Pak Presiden.
03:59Pak Presiden ini kan sangat konsen dengan SDM.
04:03Dia ingin SDM kita hebat.
04:05Dan tahu betul salah satu penyebab masalahnya adalah soal nutrisi dan malnutrisi.
04:11Sebagai penyebab utama.
04:13Mengapa SDM kita tidak menuju generasi emas?
04:20Indikator apa yang paling mudah diketahui stunting?
04:24Stunting kita dari beberapa wilayah terdistribusi 36 persen.
04:29Bahkan waktu era Pak Jokowi dengan program stunting yang demikian hebat
04:34hanya mampu menurunkan sampai 98 persen.
04:38Berarti saat lima anak, satu stunting.
04:42Ini mau diapakan generasi stunting.
04:44Tidak mungkin menjadi generasi emas.
04:47Nah, menyadari itu, maka
04:49MBG ini mestinya diarahkan ke situ penerima manfaatnya.
04:55Jadi kalau desain konstruksi manajemen itu mestinya
04:59outcome-nya apa?
05:01Output-nya apa?
05:03Jadi original stunting.
05:05Karena itu nanti mengangkut penerima manfaat.
05:08Oleh karena itu,
05:10kalau kemudian MBG ini melenseng dari penerima manfaat,
05:14maka enggak akan tersampai misi presiden.
05:18Indikatornya nanti sulit diukur.
05:21Dan bahkan menimbulkan ketidakdilan sosial.
05:25Saya ambil contoh.
05:27Orang kaya dikasih makan.
05:30Padahal orang-orangnya mampu.
05:32Sementara,
05:35orang miskin 11 juta orang saat ini
05:38bisa jatuh miskin gara-gara dia sakit,
05:43enggak mampu bayar BPJS.
05:45Ini kan persoalan pilihan.
05:49Jadi,
05:51kritik soalan MBG ini,
05:54soal ketidakdilan sosial ini,
05:56menjadi apa ya,
05:57pembahasan yang ke depan harus diantisipasi.
06:00Karena itu,
06:02saya berharap sekali,
06:03Pak Kepala PGN,
06:05dikonstruksi ulang yang baik,
06:08evidentness policy-nya digunakan,
06:11lalu dipayungi dengan regulasi,
06:14setelah 100 hari,
06:15dipersesankan pada kami,
06:17dan kami akan dukung seribu persen.
06:20Dari awal,
06:21KOMI-9 itu pompak mendukung ini.
06:24Ini hanya sebagai saran umum saja,
06:26Pak Kepala.
06:27Yang kedua,
06:31Yang ketiga,
06:32Yang keempat,
06:35Yang keempat,
06:36soal keracunan.
06:38Ini kan indikator penting,
06:39Bu Harun Sari.
06:41Pak Kepala,
06:42ke depan pasti masih sibuk ngurusi keracunan.
06:45Udahlah, taruhan sama saya.
06:47Taruhan sama saya.
06:48Apakah ini dianggap gampang?
06:50Tidak, Pak.
06:52Parabelnya komplek.
06:54Kita enggak bisa dengan yakin bahwa ini keracunan enggak akan terjadi.
06:58Udahlah,
06:58Taruhan sama saya.
07:01Keracunan pasti akan terjadi.
07:02Karena memang variabel-variabel yang menuju pada tata kelola makanan siap saji yang dari awal sudah kita.
07:10Warning, gunakan purpose 82, SLHS, HACCP,
07:15Libatkan badan kom,
07:16Libatkan pemerintah daerah.
07:19Itu enggak dipenuhi.
07:22BGM mau main sendiri, vertikal seragam sementak.
07:26Puskesmas, Pak.
07:27Jumlahnya hanya 10.280.
07:30SPPG jumlahnya 27.000.
07:34Saya bandingkan melolak satu puskesmas dengan melolak satu dapur.
07:38Lebih rumit satu dapur, Pak.
07:41Mulai jam 2 pagi.
07:43Orang-orang yang terlibat relawan yang dulu kriteranya hanya asal sehat.
07:50Enggak punya pengetahuan sama sekali.
07:53Aligisi belum terus dipaksa.
07:55SPPI mudah-mudah dipaksa.
07:58Yang enggak punya background sama sekali mengolak siap saji dengan volume 2000 per hari.
08:03Ini sulit, Pak.
08:06Jadi mohon, saya tidak menaguti-naguti, tapi ini menjadi warning kita semua.
08:11Jadi saya ingin mengatakan bahwa
08:14Pak Kepala Badan di uji betul.
08:18Di uji betul.
08:19Dan kami akan support.
08:21PDI Perjuangan support.
08:23Don't worry.
08:25Karena di dalam kongres, kami sudah diharapkan intervensi nutrisi
08:30untuk mengatasi masalah malnutrisi.
08:33Terutama stunting.
08:35Itu jadi saya enggak akan panjang lebar.
08:38Saya kira itu aja sebagai supply chain penting.
08:43Supply chain penting, Pak.
08:45Karena indikator ini kan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi.
08:50Bukan hanya soal kesehatan, bukan hanya soal gisi, bukan hanya soal malnutrisi.
08:55Tapi ada indikator penting pertumbuhan dan pemerataan ekonomi.
09:00Tapi pertanyaannya, apakah gerobokan dengan sekian dapur hampir 1 triliun per tahun,
09:10dana yang mengalir ke gerobokan melalui MDG ini,
09:14pertumbuhan ekonomi gerobokan naik nggak?
09:17Kalau enggak naik berarti ada yang salah.
09:21Ada yang salah, Pak.
09:22Berarti putaran uang supply chain-nya itu belum benar.
09:29Ini soal kedua.
09:30Jadi, saya ingin mengatakan bahwa Pak Kepala BGN silahkan punya waktu 100 hari untuk betul-betul konstruksi.
09:39Jadi, Pak, kalau presentasi anggaran seperti ini,
09:43itu manajemen strategi datanya mau ateng dulu sampai 100 halaman,
09:48baru kemudian muncul anggaran.
09:52Bu Prima itu tahu betul bagaimana Menkes mengkonstruksi satu desain transformasi di bidang kesehatan,
10:01lalu kalau minta anggaran paling hanya 3 halaman,
10:05tapi konstruksi medisim strategisnya itu tebel.
10:08Nah, ini yang saya maksud.
10:09Sehingga pikiran-pikiran itu perlu diakomodasi
10:12dan saya pikir kita semua akan dukung kepemimpinan Pak Daryono
10:17karena ini penting buat kita semua.
10:20Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
10:22Waalaikumsalam.
Komentar

Dianjurkan