Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 9 jam yang lalu
Artis Sherina Munaf bersama Yayasan Borneo Orangutan Survival Foundation atau BOSF dan relawan turut melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di kawasan lahan gambut Universitas Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Sherina mengaku merasakan langsung tantangan pemadaman di lahan gambut karena api dapat kembali muncul setelah dipadamkan.

Ia juga menekankan pentingnya kerja bersama untuk melindungi masyarakat dan satwa liar yang terdampak karhutla.

[Antara/Redianto Tumon Sp/Sandy Arizona/I Gusti Agung Ayu N]
Transkrip
00:04Serina Munaf bergabung bersama Yayasan Borneo Orang Utan Survival Foundation atau BOSF,
00:11Tim dan Relawan, melakukan pemadaman di sejumlah titik api di kawasan lahan gambut Universitas Palangkaraya selasa 2 September.
00:20Serina mengaku merasakan langsung tantangan pemadaman karhutlah di lahan gambut,
00:24karena api dapat kembali muncul meski sebelumnya berhasil dipadamkan.
00:29Menurut Serina, penanganan karhutlah membutuhkan kerja bersama untuk melindungi masyarakat dan satwa liar yang terdampak kebakaran.
00:37Salah satunya orang hutan yang habitatnya terancam akibat kebakaran dan kerusakan hutan.
00:43Melalui kegiatan tersebut, Serina bersama BOSF juga memantau sejumlah titik kebakaran
00:49sekaligus memberikan dukungan kepada petugas dan relawan yang melakukan penanganan di lapangan.
00:55Efor bersama sangat dibutuhkan saat ini, dan juga kita harus memikirkan semuanya terdampak di sini,
01:01dari manusianya, satwanya juga, dan ada banyak satwa yang perlu dilindungi seperti orang hutan contohnya.
01:07Jadi aku bersama teman-teman dari Borneo Orang Hutan Survival Foundation,
01:10bisa pada akhirnya memantau beberapa titik kebakaran gitu ya,
01:16supaya mengensure dan menyemangati semuanya dan juga increase awareness
01:19dalam pentingnya penanganan dan support untuk semua yang ada di lapangan.
01:26Sementara itu, CEO Yayasan BOSF, Cam Martin Sihite,
01:30menegaskan pemadaman kebakaran di lahan gambut bukan perkara mudah,
01:34karena api dapat terus menyala di dalam lapisan gambut meski bara di permukaan telah padam.
01:39Pemadaman gambut bukan persoalan yang mudah, kita semua-semua tahu.
01:44Pengalaman kita 2015, 2019 dan sekarang,
01:49menunjukkan susah sekali mendamin gambut, apalagi gambut dalam.
01:52Karena itu, kita berharap adalah lokalisir aja kebakarannya,
01:57nggak kemana-mana, teman-teman UPR membuktikan itu.
01:59Dengan membongkar pohon buat jalur, supaya tidak menyebar apinya.
02:06Syarina berharap keterlibatan berbagai pihak dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap ancaman karhutlah,
02:13sekaligus mendorong dukungan bagi petugas dan relawan yang terus melakukan penanganan di lapangan.
02:19Dari Palangkar Raya, Kalimantan Tengah, Redianto Tumon, Kantor Berita Antara, Muartagan.
Komentar

Dianjurkan