00:00Katanya masih ada akan muncul kontroversi berkepanjangan
00:02Tapi tetap tidak mengubah satu tetas cinta pun untuk Indonesia
00:16Lamun siro sekti ojo mateni
00:20Meskipun kamu sakti jangan suka menjatuhkan atau membunuh
00:30Tidak boleh mentang-mentang kita punya kekuasaan yang besar
00:34Kemudian kita pakai untuk menjatuhkan orang boten
00:39Itu hal yang tidak baik
00:45Karena kekuasaan itu hanya sementara
00:48Kekuasaan itu hanya sampiran
00:50Jabatan itu hanya sampiran
00:52Itu yang harus diingat waktu kita memiliki kekuasaan
01:11Selamat malam, saya Rosia Nasilalahi
01:14Selamat datang di program Rosi Ruang Opini Sumber Informasi
01:19Presiden ketujuh Jokowi mengatakan kekuasaan hanya sementara
01:24Untuk itu jangan digunakan untuk menjatuhkan orang
01:28Pernyataan mantan Presiden ini memantik percakapan di publik
01:33Banyak yang bertanya
01:35Apa maksud pernyataan Jokowi ini dan ditujukan kepada siapa?
01:40Malam ini saya mengundang seorang pengat politik dan militer
01:44Universitas Nasional Dr. Selamat Ginting
01:48Terima kasih Bung Selamat sudah hadir
01:51Terima kasih
01:54Sebenarnya saya juga mengundang seorang
01:57Pegiat ketua pergerakan Indonesia untuk semua
02:01Dan dia juga seorang yang dikenal dalam praktisi komunikasi
02:07Tapi adik Armando, tapi sedang dalam perjalanan
02:10Karena ini adalah program langsung
02:12Maka we have to move on
02:14Saya mulai dulu dengan Bung Selamat
02:16Bung Selamat, saya mendengar pernyataan Anda
02:20Ketika mantan Presiden Jokowi mengatakan bahwa
02:25Kekuasaan ini
02:28Jangan kita punya kekuasaan yang besar
02:30Kemudian kita pakai untuk menjatuhkan orang
02:33Itu dulu, satu alinnya itu dulu
02:34Terus saya dengar bahwa Bung Selamat mengatakan
02:38Ini ditujukan untuk Pak Jokowi sendiri
02:41Dari mana logikanya?
02:42Orang sedang pidato, tapi itu untuk dirinya sendiri
02:46Ini kan bicara tentang budaya Jawa
02:50Budaya Jawa itu seperti ketika menunjuk jari itu ke depan
02:57Kemudian empat jari ke dalam
03:00Artinya sesungguhnya ini adalah refleksi dari dirinya sendiri
03:06Jadi kalau kita mengkritik orang
03:09Kita harus juga melihat siapa diri kita
03:12Ini bicara tentang kekuasaan
03:15Jokowi ini bukan makhluk moral
03:19Tapi dia adalah makhluk politik
03:21Oke, sampai disitu
03:23Kalau ini diucapkan di ruang publik
03:28Message itu kan pasti punya tujuan
03:31Ada goal untuk menyampaikan pesan
03:35Gak mungkin dong
03:36Orang menyampaikan pesan di tengah banyak orang
03:40Tapi pesan itu sesungguhnya untuk dirinya sendiri
03:42Itu gak ada dasarnya Bung Ginting
03:46Ya betul, tentu ini ada pesan-pesan yang disampaikan
03:50Pertama kalau kita lihat dari perspektif ilmu politik
03:54Maka harus dipahami dulu
03:55Bahwa ketika bicara mengenai kekuasaan
03:59Ketika bicara mengenai pengaruh kekuasaan
04:05Ketika dia bicara tentang perilaku orang
04:08Ini dia sudah bicara tentang politik
04:13Maka di dalam politik jelas
04:16Ini bukan semata-mata ketika dia tampil
04:20Bicara soal moral semata
04:23Bukan bicara soal keagamaan semata
04:26Walaupun itu dilakukan di sebuah pesan trend di Kebumen
04:31Di acara Maulun Nabi
04:33Ini ada pesan yang disampaikan kepada kekuasaan
04:38Kekuasaan itu bisa saja artinya lembaga
04:42Kelembagaan ya
04:43Kelembagaan itu dari mana
04:45Dia memberikan contoh itu lurah
04:48Kalau inget gak dulu
04:51Siapa sih yang sering disebut lurah pak lurah
04:53Ya dirinya sendiri juga
04:55Artinya sang penguasa
04:57Maka bisa juga ini pesan
04:59Kepada lembaga-lembaga penegak hukum
05:04Kepada eksekutif
05:06Kepada parlemen
05:08Dan juga jangan salah
05:10Kepada presiden
05:11Artinya ini dia sedang berbicara
05:16Ada pesan politik yang ingin disampaikan
05:19Ini kan bukan semata-mata
05:22Pada tanggal 29 Agustus saja
05:25Kita harus
05:26Tarik mundur
05:28Tarik mundur
05:2927 sebelum 27 Agustus
05:32Ada pembicaraan apa
05:35Yang cuplikan video kan maksudnya kan
05:37Cuplikan video ke Tumprojo
05:39Yang mengatakan bahwa sebagai seorang aktivis
05:41Ia bisa merasakan bahwa
05:45Bisa terjadi percepatan pemilu
05:47Tapi sebelum sampai ke situ
05:48Awalnya tadi
05:49Bu Selamat Ginting mengatakan bahwa
05:52Ini sungguhnya
05:53Pak Jokowi ini sedang mengatakan
05:56Tentang dirinya sendiri
05:57Yang saya katakan
05:58Apa dasarnya
05:59Bicara di depan umum
06:01Tapi untuk dirinya sendiri
06:02Tapi kini ada
06:04Ada pergeseran
06:06Dari penjelasan
06:08Bung Selamat Ginting
06:09Bahwa ini bisa ditujukan
06:10Bagi orang-orang di luar dirinya
06:13Penegak hukum
06:13Dan juga bahkan eksekutif
06:16Dalam hal ini
06:16Siapa sih yang sedang berkuasa
06:18Presiden Prabowo
06:19Apakah Anda ingin mengatakan bahwa
06:21Pesan ini sesungguhnya
06:23Ditujukan pada Presiden Prabowo
06:26Memang dia tidak secara eksplisit
06:29Mengungkapkan hal itu
06:30Tetapi dalam komunikasi politik
06:33Ada bahasa yang tersirat
06:35Ada bahasa implisit
06:37Memang tidak terang-terangan
06:38Maka kalau kita bicara
06:40Ada tiga makna
06:42Yang bisa kita pahami
06:45Pertama memang
06:46Kekuasaan memang harus dibatasi
06:49Pemeopolitik ya
06:51Kekuasaan harus dibatasi
06:53Oleh norma
06:54Dan juga
06:55Oleh
06:57Ada pembatasan
06:58Dari sisi kelembagaan
07:00Maka kalau saya lihat
07:03Dia bicara kekuasaan
07:06Padahal dia sendiri
07:07Baru lengser dari kekuasaan
07:09Dia sedang menarasikan
07:13Bahwa dia sesungguhnya
07:15Masih punya pengaruh politik
07:17Jadi kita harus melihat
07:19Jokowi
07:20Masih ada kelanjutan
07:22Dari apa
07:23Jokowi punya
07:25Gibran
07:26Sebagai wakil presiden
07:28Hubungannya apa?
07:30Ya jelas
07:31Dia ingin memberikan pesan
07:33Kepada Prabowo
07:35Begitu ya
07:36Ini pesan ke depan
07:38Tentu dia ingin
07:41Artinya
07:43Dinastinya
07:44Tetap terjaga
07:45Jangan ada yang memukul
07:47Kan kira-kira gitu
07:48Kenapa
07:48Saya harus katakan
07:49Kenapa sampai jauh melompat
07:50Bahwa karena ada
07:51Mas Gibran
07:52Yang putranya
07:53Pak Jokowi
07:54Jadi kalimat bahwa
07:56Jangan kita punya
07:57Kekuasaan yang besar
07:58Kemudian kita pakai
07:59Untuk menjatuhkan orang
08:00Itu hal yang
08:01Tidak baik
08:02Karena kekuasaan itu
08:03Hanya sementara
08:04Jabatan itu
08:05Hanya sampingan
08:06Itu yang harus diingat
08:07Waktu kita memiliki
08:08Kekuasaan
08:08Apa hubungannya
08:09Ketika presiden
08:10Ketika presiden ketujuh
08:12Atau mantan presiden Jokowi
08:13Mengatakan ini
08:14Itu ada kaitannya
08:16Dengan putranya
08:16Yang sekarang menjadi
08:17Wakil presiden
08:18Bukan cuma putranya
08:20Artinya
08:21Bagian dari
08:22Kelompok Jokowi
08:24Sebelumnya
08:24Ini kan ada
08:25Pesan
08:26Mendesak
08:27Dari akademisi
08:29Dan lain-lain
08:29Supaya Prabowo
08:31Segera melakukan
08:32Resafal kabinet
08:34Ini menjelang
08:35Dua tahun
08:36Artinya
08:37Ini pesan juga
08:38Jangan
08:40Menggunakan
08:41Kekuasaan
08:42Untuk
08:43Sewenang-wenang
08:43Kan kira-kira begitu
08:45Ada kekhawatiran juga
08:46Itu tadi
08:47Misalnya
08:48Publik juga
08:49Bertanya
08:50Kenapa
08:51Kemudian
08:52Polisi
08:53Tidak memeriksa
08:54Budi Ari
08:56Dengan pernyataannya itu
08:57Artinya
08:59Publik juga
08:59Meminta
09:00Ini era Jokowi
09:02Orang yang bicara
09:04Seperti ini
09:04Dituding
09:06Makar
09:06Diperiksa
09:07Ini kan tidak
09:07Ini kan juga
09:09Kira-kira ada
09:09Memberikan sinyal
09:11Jangan dong
09:12Ditangkap
09:13Jangan dong
09:14Ditahan
09:14Jangan dong
09:16Orang-orang gue
09:17Itu diresafal
09:18Itu ada pesan
09:19Seperti itu
09:20Memang pesan itu
09:21Tidak secara
09:23Eksplisit
09:25Menyebut
09:26Cuma di dalam
09:28Politik
09:28Komunikasi
09:29Politik
09:30Itu kita bisa
09:31Tangkap
09:31Ini interpretasi
09:33Ini hipotesis
09:34Memang harus
09:36Dibuktikan
09:36Nanti
09:37Cuma
09:38Di dalam
09:38Politik itu
09:39Memang
09:40Artinya tidak mungkin
09:41Seorang
09:42Jokowi
09:43Mengatakan itu
09:44Tanpa
09:45Maksud
09:46Oh iya
09:47Pasti
09:48Dan semua orang
09:50Tahu
09:50Bahwa Pak Jokowi
09:52Adalah
09:52Seorang yang selalu
09:54Menggunakan simbol
09:55Iya betul
09:56Jadi tidak mungkin
09:57Ketika
09:57Di acara
09:59Hari Maulid Nabi itu
10:00Pak Jokowi
10:02Pidato
10:02Dan mengatakan bahwa
10:03Kekuasaan itu
10:04Tuhan sementara
10:05Jangan mentang-mentang
10:06Kuat
10:06Jadi bisa
10:08Semena-mena
10:08Itu pasti ada
10:10Maksudnya
10:11Dan Anda melihat
10:12Bahwa ini
10:14Maksudnya
10:15Adalah
10:16Memberikan pesan
10:17Pada Presiden
10:18Prabowo
10:18Yang saat ini
10:19Sedang berkuasa
10:20Untuk
10:21Tidak
10:21Semena-mena
10:22Terhadap
10:23Segala sesuatu
10:24Yang terkait
10:24Dengan
10:25Kelompok Pak Jokowi
10:27Begitu
10:27Iya betul
10:28Saya kira
10:28Begitu
10:29Jadi ini
10:30Memangnya
10:30Dari sisi Pak Jokowi
10:32Sedang terancam
10:34Jadi begini
10:35Ini
10:36Situasi
10:3727 Agustus
10:39Kemarin
10:40Kemudian
10:41Disambung
10:42Dengan sebelumnya
10:43Pernyataan Budi Ari
10:44Itu kan
10:45Ada pesan
10:46Patahan
10:47Politik
10:48Sekarang
10:50Sekarang
10:50Logikanya saja
10:52Secara sederhana
10:53Ketika
10:54RI 1
10:57Ada niat
10:58RI 1
10:59Misalnya
11:00Ini
11:01Logika alamiah saja
11:03Ketika
11:04RI 1
11:05Terguling
11:06Maka yang naik
11:07Itu
11:08RI 2
11:08Kan kira-kira
11:09Begitu
11:10Ini juga ada
11:11Pesan
11:11Supaya
11:12Sampai saat ini
11:15Presiden Prabowo
11:16Tidak pernah
11:18Mau
11:18Menanggapi
11:19Kelompoknya
11:21Jokowi
11:21Untuk
11:23Mengagendakan
11:24Di dalam
11:25Pilpres
11:262029
11:27Nanti
11:28Jokowi
11:29Sorry
11:29Prabowo
11:30Gibran
11:302 periode
11:31Oh ada melihat bahwa
11:32Suara-suara selama ini
11:34Yang
11:35Menggelorakan
11:36Tentang
11:37Prabowo
11:37Gibran
11:382 periode
11:39Itu rata-rata
11:41Dari
11:41Yang punya
11:43Apa
11:44Keterkaitan
11:45Dengan
11:46Pak Jokowi
11:47Iya
11:47Dan itu
11:48Bukan dari yang murni
11:49Pendukung Pak Jokowi
11:51Sejak awal
11:51Iya betul
11:52Jadi
11:52Anda melihat bahwa
11:54Ketika
11:55Pak Prabowo
11:56Tidak terlalu
11:57Menanggapi
11:58Gerakan
11:58Prabowo
11:59Gibran
11:592 periode
12:00Maka
12:01Ketum Projo
12:02Memberikan pesan itu
12:04Hati-hati
12:05Bahwa
12:06Bisa terjadi
12:08Pemilu yang dipercepat
12:09Iya
12:10Masa sampai segitu
12:11Oh iya
12:12Politik kan
12:13Bicaranya
12:14Bukan
12:14Satu langkah
12:15Dua langkah
12:16Ini seperti
12:17Main catur
12:18Kita sudah bisa
12:19Kira-kira juga
12:21Kalau aransemen
12:22Oh ini
12:23Tang-tang-tang
12:24Tong-tang
12:25Oh lagu
12:25Bengawan Solo
12:26Kira-kira begitu
12:27Nah ini juga
12:28Langkah
12:29Langkah
12:29Langkah catur
12:30Tiga langkah
12:31Kedepan
12:32Kira-kira orang
12:33Sudah bisa
12:33Membaca
12:34Ini interpretasi
12:35Politik
12:36Boleh dong
12:37Orang punya
12:38Interpretasi
12:38Boleh juga
12:39Mereka membantah
12:41Karena politik
12:42Itu pasti
12:43Tidak ditampilkan
12:44Di panggung utama
12:46Itu pasti
12:47Di panggung belakang
12:48Dulu
12:49Nah konsensusnya
12:50Nanti adalah
12:51Di panggung tengah
12:52Oke
12:53Saya mau
12:53Men-sammerikan
12:55Apa yang menjadi
12:56Penjelasan
12:56Bung Selamat Ginting
12:57Artinya Anda mengatakan
12:59Bahwa
12:59Pesan
13:00Pidato Pak Jokowi
13:02Tentang
13:04Bahwa
13:05Jangan kita punya
13:06Kekuasaan yang besar
13:07Kemudian kita pakai
13:08Untuk menjatuhkan orang
13:09Itu hal yang tidak baik
13:10Sesungguhnya itu
13:11Ditujukan pada
13:12Presiden Prabowo
13:14Dan ini ada kaitannya
13:15Karena
13:16Ingin menjaga
13:17Wapres
13:18Yaitu Mas Gribran
13:20Yang notabene adalah
13:21Anaknya Pak Jokowi
13:22Tetap harus bersama
13:24Pak Prabowo
13:25Hingga
13:27Pemilu
13:28Ke
13:282029 nanti
13:29Menjaga
13:30Supaya mereka berdua
13:32Tetap ada
13:32Atau
13:33Ketergantungan terhadap
13:35Kekuatan politik
13:36Pak Jokowi
13:36Iya atau tidak
13:37Iya
13:38Bahkan
13:38Menginginkan
13:40Ini dua periode
13:41Artinya lanjut
13:42Bukan cuma
13:432029
13:45Iya
13:452029 maksudnya
13:46Kepemilu
13:47Artinya memastikan
13:48Bahwa harus bersama
13:49Mas Gribran
13:51Iya
13:51Oke
13:52Kami kembali
13:53Sesaat lagi
13:57Kami kembali
13:59Kami kembali
14:03Kami kembali
Komentar