Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Hari keempat Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang, Jawa Timur, beragendakan pengesahan tata tertib pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU. Namun, pembahasan masih dilakukan untuk mencapai kesepakatan.

Setelah Sabtu malam diputuskan mekanisme pemilihan Ketua Umum melalui sistem Ahwa, Muktamar NU kembali dilanjutkan dengan agenda sidang pleno keempat. Sejumlah peserta masih belum menyepakati pengesahan tata tertib pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU periode 2026-2031.

Agenda selanjutnya adalah tabulasi nama-nama calon anggota Ahwa yang telah diserahkan masing-masing peserta.

Muktamar ke-35 NU diwarnai ketegangan dan protes dari pendukung salah satu calon Ketua Umum. Mereka memprotes keputusan pimpinan sidang yang kembali memberlakukan masa iddah politik. Mereka juga menyebut Gus Yusuf terjegal karena pengesahan tata tertib pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU.

Penasihat Panitia Muktamar ke-35 NU, Muhammad Romahurmuziy, menyatakan akan melakukan perundingan untuk mencari titik temu dari persoalan tersebut.

Ketua Panitia Muktamar NU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, merespons aksi protes terkait masa iddah calon Ketua Umum PBNU. Gus Ipul menyebut permintaan untuk mengurangi masa iddah jabatan politik menjadi enam bulan atau menghapus aturan tersebut kembali pada keputusan muktamirin. Menurutnya, keputusan muktamirin bersifat mengikat.

#nahdlatululama #muktamar35nu #pbnu #gusyusuf #raisam #ahwa

Baca Juga Saling Dorong! Situasi Terbaru Pemilihan Ketua Umum PBNU di Muktamar ke-35 di https://www.kompas.tv/nasional/688144/saling-dorong-situasi-terbaru-pemilihan-ketua-umum-pbnu-di-muktamar-ke-35

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/688179/live-sidang-muktamar-nu-terkini-tata-tertib-pemilihan-pimpinan-masih-dibahas-sapa-malam
Transkrip
00:00Sedara hari keempat muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang, Jawa Timur
00:05beragendakan pengesahan tata tertib pemilihan Roy S.A.M. dan Ketua Umum PBNU.
00:10Namun diskusi masih dilakukan untuk mencapai kata sepakat.
00:16Setelah Sabtu malam diputuskan mekanisme pemilihan Ketua Umum melalui sistem AHWA,
00:22muktamar NU kembali dilanjutkan dengan agenda sidang pleno keempat.
00:27Sejumlah peserta masih belum menemukan kata sepakat terkait pengesahan tata tertib pemilihan Roy S.A.M.
00:33dan Ketua Umum PBNU periode 2026-2031.
00:37Agenda selanjutnya adalah tabulasi nama-nama calon anggota AHWA
00:41yang telah diserahkan masing-masing peserta.
00:57Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama diwarnai ketegangan dan protes dari pendukung salah satu calon Ketua Umum.
01:05Mereka memprotes keputusan pimpinan sidang yang kembali memberlakukan masa idah politik.
01:10Mereka juga menyebut Gus Yusuf terjegal karena pengesahan tata tertib pemilihan Roy S.A.M. dan Ketua Umum PBNU.
01:18Penasihat Panitia Muktamar ke-35 NU Muhammad Romahur Muzi
01:23menyatakan akan melakukan perundingan untuk mencari titik temu dari persoalan ini.
01:35Ya yang jelas kita akan mencoba mencari titik temu di dalam sekarang para masyai masih berunding
01:41mencoba untuk memahami situasi ini.
01:45Apakah nanti kemudian berujung kepada ditiadakannya aturan itu atau dikurangi menjadi 6 bulan.
01:51Sebenarnya ini akan menjadi solusi karena tadi Prof Noh itu pada waktu skor sebelum yang sekarang ini
02:00itu sudah sempat mengatakan sudah ada solusi bagus.
02:06Ketua Panitia Muktamar NU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul
02:09merespons aksi protes terkait masa idah calon Ketua Umum PBNU.
02:14Gus Ipul bilang permintaan diskon masa idah jabatan politik
02:18menjadi 6 bulan atau menghapus peraturan tersebut.
02:22Kembali ke keputusan Muktamirin.
02:24Gus Ipul menyebut keputusan Muktamirin bersifat mengikat.
02:32Apakah perhukum itu bisa diubah Gus?
02:34Pasal dalam perhukum itu bisa diubah dalam forum ini?
02:36Dan Muktamar posisinya lebih tinggi jadi bisa mengambil keputusan apa?
02:40Berarti bisa diubah ya Gus ya?
02:41Belum tahu saya kalau merubahnya semua tergantung Muktamirin.
02:45Keputusan-keputusan di sini adalah keputusan yang mengikat.
02:49Dan kalau nanti misalnya mau dirubah ya tentu atas persiapun.
02:54Kita tunggu aja ya.
02:56Dan sekarang suatu yang sudah redak.
02:57Sekarang misalnya warna mencari caranya.
03:03Perkembangan terkini dari Arena Muktamar,
03:05pemilihan Ketua Umum PBNU di Jombang, Jawa Timur.
03:08Kita tanyakan jurnalis Kompas TV Imron Fahim
03:10dan juru kamera Andi Mas Budi.
03:13Imron, tadi siang menjelang sore itu protes sempat terjadi ya.
03:18Dan apakah ketegangan sudah meredah saat ini?
03:20Dan bagaimana proses pemilihan Ketua Umum hingga saat ini?
03:26Ya, selamat malam Radisa Putra dan Saudara.
03:29Saat ini saya berada di depan Gedung Serbaguna
03:32di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang.
03:35Tepat diadakannya prosesi tabulasi
03:39ataupun pengumpulan nama-nama Kiai Sepuh
03:43yang akan nantinya menjadi Ahwah Ahlul Haliwal Agdi
03:48yang nanti bertugas untuk memilih Ro'isam
03:51dan juga Ketua Umum PBNU
03:54periode 2026-2031.
03:59Nah, tadi memang benar ada ketegangan
04:02dari masa salah satu pendukung,
04:06salah satu calon Ketua Umum
04:07yakni dari Kubu Kiai Haji Yusuf Udori
04:12yang merupakan mantan Ketua DPW, PKB Jawa Tengah.
04:17Beliau dulu sempat menjabat,
04:19namun pada awal 2026 beliau mengundurkan diri
04:23untuk bersiap mencalonkan Ketua Umum.
04:26Nah, peristiwa ini rupanya
04:27terganjal oleh yang namanya peraturan perkumpulan
04:32yang pada periode Juni 2026 kemarin
04:37ada peristiwa konferensi besar
04:40yang dilakukan oleh pengurusan fit seluruh Indonesia
04:43di Pondok Pesantren, Alfalah, Pelosok, Kediri.
04:47Rapat itu menyepakati bahwa
04:49calon Ketua Umum itu harus tidak aktif
04:53dalam partai politik di satu tahun terakhir.
04:57Artinya, kalau dalam satu terakhir,
04:59dalam satu tahun terakhir dia aktif ataupun terlibat,
05:03maka aturan ini akan menjadi salah satu penghalang
05:06dia untuk maju menjadi calon Ketua Umum.
05:08Nah, rupanya Kiai Haji Yusuf Udori ini terganjal itu
05:12sehingga ada peristiwa protes.
05:14Namun menjelang pada proses tabulasi awal,
05:18protes ini perlahan mulai berkurang.
05:20Kami melihat sepertinya ada komunikasi
05:23di antara para calon untuk kemudian
05:25siapapun yang nanti terpilih akan mengakomodir
05:29dari calon-calon yang lain.
05:32Hal ini disuarakan salah satunya oleh
05:34calon Ketua Umum Petahana ya,
05:38yakni Kiai Haji Yahya Holil Stabuf.
05:40Gus Yahya menyampaikan bahwa
05:43jika ia terpilih,
05:44akan menampung memberikan peran strategis
05:48kepada sosok Kiai Haji Yusuf Udori.
05:51Mungkin kami menilai lobi-lobi ini yang kemudian
05:54mendorong massa dari pendukung
05:58Kiai Haji Yusuf Udori ini
06:00mulai meninggalkan tempat
06:01sehingga proses tabulasi untuk ahwa
06:04bisa berlangsung pada hari ini.
06:07Nah, dapat kami sampaikan juga
06:08pada malam ini adalah malam paling krusial
06:12di Muqtamar ke-35 Nahdutul Ulama.
06:15Sebentar lagi, pasca tabulasi ahwa ini
06:18nanti akan ada sidang plenu kelima
06:21di mana ada sidang penetapan ahwa
06:24lalu ahwa akan rapat menentukan roh isam
06:27kemudian dilanjutkan dengan sidang pemilihan ketua umum
06:31dengan mekanisme melalui ahwa.
06:34Muqtamirin akan menyetorkan nama,
06:36lima calon ketua,
06:38nama yang terbanyak akan diserahkan ke ahwa,
06:40ahwa lalu menetapkan siapa yang akan menjadi
06:43ketua umum PBNO periode berikutnya.
06:45Kembali ke Anda di studio, Radi.
06:47Ya, berarti mau tidak mau
06:49malam ini harus ditentukan begitu ya
06:51semua penetapan pimpinan NU
06:55termasuk ketua umum PBNO dan juga roh isam
06:57karena besok Presiden Prabowo Subianto
06:58juga dijadwalkan akan menutup
07:00Muqtamar ke-35 Nahdutul Ulama di Jombang, Jawa Tribur.
07:03Terima kasih Imran Fahim
07:05dan Juru Kamera Andi Mas Budi
07:07melaporkan langsung dari Jombang, Jawa Tribur.
07:08Terima kasih.
07:09Terima kasih.
07:09Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan