Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Di hadapan orang tua siswa yang mengalami keracunan MBG di Karo, Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming meminta maaf.

Momen tersebut terjadi saat Wapres Gibran mengecek langsung kondisi siswa yang mengalami keracunan MBG di rumah sakit pada Jumat (11/9/2026).

Dinkes Karo mengungkapkan, dari hasil uji sampel makanan yang dikonsumsi ratusan siswa di Kabupaten Karo pada 13 Agustus lalu, ditemukan bakteri yang terkandung dalam makanan menu MBG.

Baca Juga TERBARU! Orang Tua Siswa Korban MBG Marah, Protes saat Wapres Gibran Berkunjung ke Karo di https://www.kompas.tv/regional/690188/terbaru-orang-tua-siswa-korban-mbg-marah-protes-saat-wapres-gibran-berkunjung-ke-karo

#mbg #gibran #wapre #karo

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/690265/wapres-gibran-minta-maaf-hingga-hasil-uji-lab-kasus-keracunan-mbg-karo-parasot
Transkrip
00:12Terima kasih.
00:30Sampel dari dinas kesehatan provinsi terkait dengan parameter bakteriologi dengan hasil bahwa sampel dari nasi di sekolah itu positif, basilus
00:44cereus.
00:46Selanjutnya sampel dari ikan dencis pakai saus dari sekolah positif streptococcus aureus.
00:55Selanjutnya sampel melon dari sekolah positif E. coli dan sampel duntahan.
01:05Salah satu daripada korban itu positif stabilcoccus aureus.
01:15Bagaimana saat ini kondisinya para orang tua sempat bertemu dengan DPRD Karo?
01:21Mereka juga menuntut tanggung jawab soal biaya pengobatan dan sampai dengan saat ini apakah DPRD sudah bisa memastikan soal biaya
01:28ini?
01:28Ya selamat sore Ibu Putu.
01:34Hari Senin tanggal 7 kemarin kita mengadakan RDP di kantor DPRD Kabupaten Karo berserta orang tua murid yang kena keracunan
01:50MBG.
01:50Dari hasil kami RDP karena beberapa ada beberapa tuntutan dari orang tua murid antara lain ada meminta kompensasi lah gitu.
02:06Jadi kami akan segera kami akan mendatangi mengunjungi BGN Pusat di Jakarta akan kami sampaikan segala persoalan-persoalan MBG di
02:21tanah Karo.
02:24Sejauh ini sudah ada tanggapan dari BGN Pusat terkait dengan permintaan dari DPRD Karo.
02:30Apakah sudah ada tanggal pasti kapan pertemuan itu akan dilaksanakan Bu?
02:33Ya dengan kami berkoordinasinya dengan BGN Provinsi Sumatera Utara dan beliau juga nanti kami meminta untuk mendampingi dan hari Senin
02:47kami akan ke BGN Pusat.
02:51Secara konkret sebetulnya apa yang dituntut oleh orang tua? Apakah hanya kompensasi berupa biaya pengobatan atau juga ada hal-hal
02:59terkait evaluasi MBG ataupun juga penghentian sementara MBG?
03:03Ya memang ada beberapa yang seperti Ibu Putu katakan.
03:09Nah memang MBG yang kemarin ini memang sudah ditutup sementara dan sudah juga kita menunggu hasil laboratorium.
03:20Kemarin memang sudah dibacakan juga hasil apa, bakteri apa sebenarnya yang ada di makanan tersebut.
03:26Tapi dengan ada ke Jakarta juga dikirim itu sampel makanannya menunggu sesuai dengan informasi.
03:35Karena pada saat kami RDP, Pak Kapolres juga hadir di RDP tersebut.
03:40Oke, karena Pak Kapolres hadir apakah nanti ada indikasi bahwa ini juga bisa berjalan kerana pidana jika nantinya ditemukan adanya
03:48kelalaian?
03:49Ya jelas Bu, jelas. Karena saya juga berkoordinasi dengan Pak Kapolres, saya menanyakan karena memang banyak sekali korban.
03:59Jadi itu harus ke ranah hukum juga Bu Putu.
04:05Dengan dinas kesehatan sendiri apakah sudah sedikit dibahas sebetulnya apa bakteri, ini kan yang juga jadi pertanyaan publik begitu ya,
04:13keracunan terkena bakteri,
04:15kemudian bisa sampai gagal ginjal, bisa sampai hilang ingatan, sebetulnya bakteri apa yang bisa menimbulkan penyakit seperti ini yang Anda
04:23dapatkan dari dinas kesehatan?
04:25Ada kemarin beberapa dibacakan sama dinas kesehatan bakteri, ada bakterinya beberapa yang dibacakan beliau,
04:36cuman saya tidak terlalu hafal pula bakteri apa, tapi jelasnya ada bakteri yang di dalam makanan,
04:46ada beliau kemarin mengatakan di nasi juga ada, di buahan juga ada, di ikan juga ada.
04:53Nah itulah bakteri-bakteri, cuman saya kurang, kalau saya tidak melihat ini nyabuk, ada bakteri-bakteri memang sudah ada itu,
05:02kemarin sudah ada hasil laboratoriumnya.
05:05Karena ini dikirim kemarin ke Jakarta lagi, kata Pak Kapolres kemarin, di kami tadi.
05:14Baik, terakhir singkat saja Ibu, ini kan juga jadi sorotan bahkan oleh DPR RI di pusat,
05:20bagaimana kemudian ini meminta mendorong agar biaya pengobatan ini tanggung jawabnya penuh dibiayai atau ditanggung oleh BGN pusat.
05:31Bagaimana DPR dari Kabupaten DPRD Karo memastikan bahwa memang pembiayaannya ini nanti akan ditanggung oleh BGN,
05:39bukan lagi dengan menggunakan BPJS ataupun keuangan pribadi?
05:45Siap, siap bukutu. Kemarin saya sudah menegaskan, karena saat RDP ada juga BGN di situ,
05:53jadi kami mengatakan agar seluruh biaya akan ditanggung oleh BGN.
06:00Mereka sudah, ya, sudah siap untuk menanggung.
06:03Tapi walaupun begitu, saya akan memaparkannya juga nanti di BGN pusat.
06:09Baik, terima kasih.
06:10Saya akan membawa aspirasi rakyat.
06:14Ya, terima kasih Bu Putri.
06:16Terima kasih, kita harapkan nanti di hari Senin ada tindak lanjut termasuk terkait dengan bagaimana
06:21pembiayaan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab BGN, bukan lagi jadi tanggung jawab orang tua.
06:27Terima kasih, Ketua DPRD Kabupaten Karo, Iriani Tarikan.
06:31Sehat selalu.
06:31Mungkin saya akan mencoba untuk berkomunikasi dengan salah satu orang tua yang menunggu Bapak Wakil Presiden sejak tadi.
06:43Ibu, namanya siapa Ibu?
06:46Ibu, melihat langsung ini Bapak Wakil Presiden berkunjung dan ingin melihat situasi anak kita.
06:52Ini seperti apa yang kita melihat dulu.
06:55Ini gimana kita melihatnya Bapak Wakil Presiden peduli dan langsung melihat ini situasi anak kita.
07:01Ya, pencetuan kami ucapkan dari kami masyarakat perubahan MBG, anak-anak yang kami minta seputaran kepada pemerintah keempat
07:09supaya bertanggung jawaban kepada anak-anak kami betul nyata.
07:14Jangan hanya dua atau ada pemerintah datang, pemerintah datang, kesehatan hanya diperhatikan pada saat-saat saja.
07:20Tapi kami seputaran, jangan Pak.
07:22Kami mau betul nyata untuk anak-anak kesehatan kami.
07:25Seperti anak-anak kami sebelumnya, anak-anak kami aktif.
07:28Seperti seputaran, kita harap anak-anak kami bahkan kemarin juga masih ada kecang-kecang Pak.
07:33Kami kawatir, anak saya memang sudah sehat, Pak.
07:35Tapi saya kawatir 10 hari kemudian akan kecang-kecang.
07:38Saya minta pemerintah setempat pemerintah Indonesia supaya membetulkan anak-anak kami.
07:44Untuk mencari keadilan, untuk itu kami bertumpu di sini,
07:48maka Pak Ibran nanti bisa bertemu dengan kami dan ingin kami menyampaikan keputusah kami kepada Bapak Ibran.
07:54Agar anak-anak kami diobati sepenuh.
07:57Kalau tidak tahu lagi mau menghadirkan siapa, Pak.
08:01Karena ini adalah perbuatan-perbuatan pecah, perbuatan terkutuk ini kepada anak-anak kami.
08:33Cara baru nonton di Smart TV.
08:35Nonton live streaming dan ribuan tayangan Kompas Gramedia langsung dari Smart TV kamu.
08:41Cara installnya, buka Google Play Store di Smart TV kamu.
08:46Cari Kompas TV melalui pencarian.
08:49Pilih aplikasi, lalu install.
08:51Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
08:57Download Kompas TV Apps di TV kamu sekarang juga.
Komentar

Dianjurkan