Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Sepekan lebih setelah gempa mengguncang wilayah Manggarai, Nusa Tenggara Timur, kondisi warga terdampak masih menjadi perhatian.

Sejumlah warga masih bertahan di posko pengungsian dan membutuhkan berbagai bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dalam wawancara ini, salah satu korban gempa, warga Ruteng, Kabupaten Manggarai, Liberta Naim Panding, mengungkap kondisi warga di tengah situasi pascagempa. Selain kebutuhan dasar, perhatian juga tertuju pada kondisi anak-anak dan lansia yang masih merasakan ketakutan serta membutuhkan pendampingan untuk mengatasi trauma.

#gempa #NTT #bantuan

Baca Juga Polda Riau Tetapkan 35 Tersangka Kasus Karhutla, 17 Orang Segera Proses Persidangan | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/687128/polda-riau-tetapkan-35-tersangka-kasus-karhutla-17-orang-segera-proses-persidangan-kompas-siang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/687133/korban-gempa-ntt-ungkap-butuh-bantuan-dan-pendampingan-khusus-pascagempa-kompas-siang
Transkrip
00:00Gempa terjadi telah sepekan lebih bagaimana penanganannya dan apakah masih ada daerah ataupun kampung yang belum tersentuh bantuan.
00:08Siang ini kami bergabung dengan salah satu korban gempa di Kampung Leda, Ruteng, Kabupaten Manggarai.
00:15Bersama dengan Ibu Liberta Naim Panding. Selamat siang Ibu Liberta.
00:21Selamat siang Mas Juno.
00:24Ibu Liberta tentu kami sangat prihatin dengan gempa yang terjadi sejak sepekan lalu.
00:30Dan untuk saat ini seperti apa kondisi Ibu dan keluarga terutama telah seminggu lebih dan bagaimana kondisi Ibu terutama tinggal
00:38di pengusian?
00:40Baik terima kasih Pak.
00:42Kondisi kami saat ini masih memperhatikan karena kami masih belum mendapatkan banyak bantuan terutama berupa tenda dan juga makanan.
00:57Dan bantuan kepada anak-anak khususnya secara fisik.
01:02Yang pertama secara fisik Pak.
01:04Yaitu berupa susu, pempers, ataupun makanan-makanan khusus anak.
01:10Oke.
01:11Untuk saat ini kalau boleh tahu Ibu memiliki putra atau putri dan kemudian usia berapa dan bagaimana kondisinya pasca gempa?
01:21Baik Pak, saya mempunyai anak satu, laki-laki umur satu tahun lebih dan kondisinya dia setelah kejadian gempa ini lumayan
01:31memperhatinkan.
01:32Dan sepertinya dia juga mengalami trauma karena sebelum-sebelum kejadian dia anaknya super aktif.
01:41Tapi setelah kejadian ini dia kadang suka kaget kalau mendengar suara-suara besar seperti jatuh barang atau bahkan angin pun
01:51dia kadang suka kaget Pak.
01:53Dan kebiasaan dia malam kalau tidur itu sebelumnya dia tidak suka dirangkul.
01:57Tapi setelah kejadian ini dia harus dirangkul kalau tidur malam dan kadang suka kaget juga Pak.
02:03Oke.
02:04Untuk saat ini apakah gempa susulan masih terjadi dan untuk malam hari Ibu tinggal di tenda pengusian atau berada di
02:11rumah yang saat ini Ibu tempati?
02:15Baik Pak untuk gempanya masih terjadi gempa susulan Pak dan kami tidak bisa perkirakan kapan gempanya akan terjadi dan sehari
02:25-hari kami hidup di tenda Pak.
02:28Ini kami datang untuk mencari jaringan sehingga kami menempati di salah satu rumah Pak.
02:35Oke kembali lagi tadi untuk anak-anak ya Ibu tentu banyak juga anak-anak yang mengalami trauma.
02:41Untuk saat ini penyembuhan psikis terutama bagi anak-anak apa sudah ada upaya dari pemerintah setempat memberikan trauma healing terutama
02:50bagi anak-anak di sana?
02:53Baik Pak untuk itu sebagian besarnya belum sama sekali Pak terutama di kampung-kampung.
03:00Jadi anak-anak itu belum mendapatkan penanganan psikologi mereka Pak.
03:05Jadi mereka hanya dibantu oleh orang tua hanya dengan fasilitas yang seadanya atau mungkin hanya dibantu ditenangkan oleh orang tua.
03:15Seperti itu Pak dibantu di peluk atau digendong seperti itu.
03:18Baik untuk saat ini juga tadi Ibu sempat menyampaikan obat-obatan, makanan ataupun juga popok bayi itu sangat kekurangan.
03:27Lalu seperti apa saat ini yang Ibu ketahui penyaluran bantuan bagi warga di kampung Leda?
03:36Baik untuk itu karena saya sendiri belum mendapatkan bantuan Pak, jadi saya kurang tahu tentang informasi bantuan tersebut Pak.
03:47Oke, untuk saat ini koordinasi terutama bantuan itu apakah sudah ada dengan terutama aparat desa ataupun aparat kecamatan setempat yang
03:58mendatangi untuk memberikan bantuan?
04:02Untuk itu juga saya belum ketahui Pak dan mungkin ada orang-orang khusus yang menangani hal tersebut Pak.
04:12Oke, untuk saat ini di tenda pengusian bisa Ibu gambarkan dalam setiap harinya terutama malam hari apakah juga terpenuhi listriknya
04:21dan kemudian selimutnya dan bagaimana juga kondisi anak-anak dan Ibu terutama juga lansia tidur di tenda pengusian?
04:31Ya baik Pak, kalau untuk itu makanan kami makan seadanya dan untuk selimut mungkin kami sangat membutuhkan selimut Pak.
04:43Selimut ya?
04:45Ya Pak, karena di sini daerahnya cukup dingin dan ya bisa dikatakan sangat dingin Pak, jadi kami membutuhkan selimut dan
04:53juga mungkin tenda yang lumayan bagus karena di sini sangat dingin Pak.
05:01Oke, untuk saat ini tenda yang dibangun masih swadaya dari masyarakat ya?
05:06Belum ada tenda yang cukup permanen untuk melindungi dari hawa dingin terutama di malam hari?
05:10Oh iya Pak, untuk tenda-tendanya kami masih menggunakan tenda-tenda yang kami bangun sendiri Pak dengan fasilitas yang seadanya
05:20Pak.
05:21Untuk saat ini ada berapa banyak anak-anak yang Ibu ketahui berada di dalam pengusian atau tenda pengusian?
05:30Bisa lebih dari 5 atau 10 orang Pak, karena lumayan banyak Pak.
05:36Oke, bisa Ibu sampaikan terutama harapan ataupun yang ingin Ibu sampaikan terutama bantuan apa saja prioritas bagi warga Kampung Leda
05:47yang saat ini masih mengungsi di tenda pengusian sementara?
05:52Baik Pak, untuk bantuan tersebut kami sangat membutuhkan yang pertama tadi tenda Pak.
05:59Tenda yang mungkin tenda yang agak bagus karena di sini cuacanya dingin.
06:06Kemudian yang kedua selimut.
06:08Terut, makanan untuk anak-anak seperti susu atau pimpers dan juga mungkin bisa Pak kepada tim Kemensos untuk membantu masyarakat
06:23menyediakan pendamping psikolog Pak untuk turun ke kampung-kampung terutama di pelosok-pelosok Pak.
06:29Karena anak-anak di sana juga sangat membutuhkan bimbingan trauma healing Pak.
06:35Karena saya sangat kasihan pada anak-anak kalau trauma ini akan berkepanjangan Pak.
06:43Baik, untuk terakhir apakah juga ada korban luka ataupun bagaimana penanganan bila warga di sana yang mengalami sakit atau mungkin
06:51butuh bantuan medis?
06:54Baik, untuk itu Pak kami menggunakan obat-obatan yang seadanya yang kami miliki dan juga karena kami di kampung-kampung
07:06kami menggunakan ramuan-ramuan yang kami percayai seperti itu Pak.
07:10Baik, ini tentu kondisinya sangat memprihatinkan kondisi medis ataupun kondisi rawat bagi warga yang terluka masih digunakan seadanya ataupun bahan
07:20-bahan seadanya dari warga secara swadaya.
07:23Baik juga dengan tenda masih swadaya dengan hawa dingin pada malam hari tentu membutuhkan banyak selimut.
07:29Dan juga tadi Ibu sampaikan makanan ataupun obat-obatan susu ataupun popok bagi anak-anak di sana sangat membuktikan.
07:36Dan terakhir adalah trauma healing terutama bagi anak-anak di sana.
07:41Terima kasih sekali lagi informasinya Ibu dan turut prihatin.
07:45Semoga ada pihak yang dapat mendengar dan memberikan bantuan secara langsung di wilayah Kampung Leda,
07:52Ruting, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.
07:55Sekali lagi terima kasih kami turut prihatin Ibu Liberta Naim Panding telah berbagi informasi bersama kami di Kompas Yang.
Komentar

Dianjurkan